Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Metode Pelat Konvensional (Cast In Situ) dengan Metode Half Slab Precast pada Proyek Pembangunan RS UPT Vertikal Surabaya Gunawan, Rachmat; Dita Pahang Putra, I Nyoman; Puspitasari, Nia Dwi
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v4i02.963

Abstract

The construction project of UPT Vertical Hospital is located in Surabaya, East Java. The project uses a conventional method for its floor slab structure, but the method has many drawbacks such as requiring a lot of labor for formwork work, being highly dependent on weather conditions, and not guaranteeing the quality of concrete in the connection area. For this reason, the precast half slab method will be planned as an alternative solution. This research aims to determine the results of comparative analysis between the conventional method (cast in place) and the half slab precast method in terms of cost and time. The method used in this research is a comparative quantitative method. The results of the analysis of the two methods are the conventional method takes 160 days and costs Rp. 13,315,000,000.00 while the half slab precast method takes 140 days and costs Rp. 10,736,000,000.00. In conclusion, the more efficient method used is the half slab precast method because the method takes 20 days less time and the difference in cost is Rp. 2,579,000,000.00 cheaper than the conventional method (cast in place).
Strategi Pengembangan Pariwisata Muslim Friendly di Kota Pasuruan Gunawan, Rachmat Bryando; Supriadi, Bambang; Risfandini, Andini
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 4 No. 2 Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v4i2.4154

Abstract

Fenomena perjalanan wisatawan Muslim meningkat secara signifikan, dengan data menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan Muslim internasional mencapai 140 juta pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan adanya pemulihan di sektor pariwisata pasca-pandemi. Dengan meningkatnya kesadaran akan kebutuhan fasilitas yang sesuai dengan prinsip Islam, banyak negara berusaha menyesuaikan layanan mereka untuk menarik wisatawan Muslim. Kota Pasuruan, sebagai salah satu destinasi potensial, berupaya mengembangkan pariwisata ramah Muslim untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Tujuan Penelitian adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pariwisata ramah Muslim di Kota Pasuruan, merancang grand dan alternatif strategi pengembangan pariwisata ramah muslim, dan menentukan urutan prioritas dari grand strategy untuk pengembangan pariwisata ramah Muslim di Kota Pasuruan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait pengembangan pariwisata di Kota Pasuruan. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan pariwisata ramah Muslim. Temuan dari penelitian ini adalah Faktor Internal: Keberadaan potensi budaya, sejarah, dan sumber daya alam yang mendukung, namun terdapat tantangan seperti infrastruktur yang belum memadai. Faktor Eksternal: Dukungan pemerintah dan tren global yang menguntungkan pariwisata Muslim. Namun, isu keamanan dan toleransi masyarakat menjadi hambatan. Strategi: Diperlukannya branding Kota Pasuruan sebagai destinasi ramah Muslim, penyediaan fasilitas ibadah, dan promosi kuliner halal. Implikasi Penelitian ini memberikan panduan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengembangan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya pariwisata ramah Muslim untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberagaman.