Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Teknologi Dalam Mendukung Aspek Psikologis Dan Sosial Pembelajaran Bahasa Arab Ismalia Ismalia; Raswan Raswan; Achmad Fudhaili
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education Vol. 2 No. 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab. Bahasa Arab tidak hanya diposisikan sebagai alat komunikasi linguistik, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai religius, psikologis, dan sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran teknologi dalam mendukung aspek psikologis dan sosial pembelajaran bahasa Arab di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan analisis konseptual terhadap teori psikologi pendidikan, sosiolinguistik, dan teknologi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berkontribusi positif terhadap aspek psikologis peserta didik, seperti peningkatan motivasi belajar, minat, kepercayaan diri, serta penurunan kecemasan berbahasa (language anxiety). Pemanfaatan media digital, aplikasi pembelajaran, dan sistem berbasis kecerdasan buatan menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan individu. Dari aspek sosial, teknologi memperluas ruang interaksi dan kolaborasi melalui pembelajaran daring, komunitas belajar digital, serta paparan terhadap konteks autentik penggunaan bahasa Arab. Hal ini memperkuat kompetensi komunikatif, kesadaran sosial-budaya, dan kemampuan bekerja sama peserta didik. Namun demikian, implementasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesenjangan infrastruktur, literasi digital guru, serta keterbatasan konten kontekstual berbasis budaya lokal. Oleh karena itu, integrasi teknologi perlu dilakukan secara terencana, humanistik, dan berorientasi pada pengembangan peserta didik secara utuh. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang efektif, inklusif, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Revolusi Kognitif Noam Chomsky Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Bahasa Arab Daly Auliya Rahayu; Raswan Raswan; Achmad Fudhaili
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education Vol. 2 No. 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pertengahan abad ke-20, studi linguistik didominasi oleh pendekatan behaviorisme yang menekankan bahasa sebagai perilaku hasil stimulus dan respons. Noam Chomsky melalui revolusi kognitif mengkritisi pendekatan tersebut dan memperkenalkan paradigma bahwa bahasa adalah kemampuan mental bawaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperdalam pemahaman tentang hakikat revolusi kognitif Chomsky, prinsip utama teori kebahasaannya, serta relevansi aplikasinya dalam pendidikan bahasa Arab modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa prinsip-prinsip teori Chomsky, seperti konsep Language Acquisition Device (LAD), struktur dalam dan struktur luar, transformasi generatif, kaidah universal, serta kompetensi dan performansi merevolusi pemahaman tentang pemerolehan dan pembelajaran bahasa. Kesimpulan menunjukkan bahwa secara keseluruhan, paradigma kognitif Chomsky relevan diterapkan pada pendidikan bahasa Arab modern, terutama dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemahaman mendalam tentang bahasa. Paradigma ini mendukung pembelajaran bahasa Arab yang lebih sistematis dan individual, dengan fokus pada analisis struktur gramatikal dan sintaksis serta pengembangan kreativitas berbahasa pada peserta didik.