Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Harga, Desain, Dan Kualitas Kepada Kepuasan Pelanggan Dalam Membeli Jersey Olahraga Lukman, Lukman Hakim; Andhika Mayasari; Nur Muflihah; Fatma Ayu Nuning F.A
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 3 No 2 (2024): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v3i2.5602

Abstract

Toko Alat Olah Raga mengalami penurunan penjualan jersey olahraga antara bulan November 2022 hingga Januari 2023. Untuk mengetahui akar permasalahannya, dilakukan penelitian dengan menggunakan metode SEM PLS, yaitu teknik analisis multivariat yang menggunakan model persamaan struktural. Tujuannya adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan penjualan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kualitas, harga, dan desain mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Kualitas memiliki nilai koefisien sebesar -0,154 dan T-statistik sebesar 1,726, harga memiliki nilai koefisien sebesar 0,871 dan T-statistik sebesar 21,308, serta desain memiliki nilai koefisien sebesar 0,173 dan T-statistik sebesar 1,674. Oleh karena itu, penting bagi toko untuk fokus pada faktor-faktor ini untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan meningkatkan penjualan
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Metode Full costing Dan Menentukan Harga Jual Metode Cost Plus Pricing Pada Tahu JB fikri alfisina; Andhika Mayasari; Sulung Rahmawan Wira Ghani; Minto
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 3 No 2 (2024): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v3i2.5605

Abstract

Home industry tahu JB menjadi salah satu usaha mikro kecil menengah yang memperoduksi makanan pokok sehari-hari. Home industri Tahu JB adalah salah satu usaha yang juga memerlukan perhitungan harga pokok untuk menentukan harga jual tahu. Untuk saat ini  Home industry tahu JB masih meggunakan cara perhitungan yang sederhana atau manual, hanya menghitung  pengeluaran bahan baku, ongkos tenaga kerja, dan sebagian pengeluaran overhead variabel. Untuk  perhitungan yang dipakai pada penelitian ini menggunakan metode full costing dan cost plus pricing. dimana pada metode Full costing ini menjumlahkan keseluruhan pengeluaran yang harus dikeluarkan dalam proses produksi, sedangkan untuk metode cost plus pricing yaitu perhitungan untuk menentukan harga penjualan dengan mengharapkan keuntungan yang wajar. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa untuk perhitungan biaya utama dalam proses produksi yang digunakan oleh rumah produksi tahu JB sebesar Rp 33.830, sementara itu perhitungan memakai  rumus  full costing sebesar Rp 34.230. Untuk perhitungan penentuan harga jual yang ditetapkan oleh home industri tahu JB sebesar 39.000, sedangkan perhitungan penentuan harga jual memakai rumus cost plus pricing sebesar 41.560.
SOSIALISASI PENGGUNAAN INTERNET MARKETING PADA UKM BATIK JATIPELEM Mayasari, Andhika; Farida Afiatna, Fatma Ayu Nuning; Muflihah, Nur
ABIDUMASY Vol 5 No 01 (2024): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v5i01.5899

Abstract

Perkembangan usaha batik di Indonesia terus meningkat dan mengalami perkembangan serta semakin memiliki peranan penting di dalam bagian dari kehidupan sosial budaya serta usaha industri. Upaya dalam meningkatkan kinerja dan keunggulan yang kompetitif tidak semudah yang dibayangkan karena banyak UKM batik yang konservatif dan menolak inovasi. Permasalahan yang saat ini dihadapi UKM di bidang industri kerajinan, khususnya UKM Batik Jatipelem yaitu permasalahan dalam pemasaran Batik Jatipelem yang kurang diketahui oleh masyarakat secara luas, sehingga perlu adanya inovasi dalam bidang pemasaran. Orientasi pasar yang berfokus pada situasi saat ini penting untuk meningkatkan keunggulan kompetitif yang akan mengarah pada kelangsungan hidup bisnis yang ada, Pada program pengabdian ini dilakukan sosialisasi penggunaan internet marketing pada UKM Batik Jatipelem. Internet marketing memanfaatkan kekuatan internet dan teknologi digital untuk mencapai tujuan pemasaran, seperti meningkatkan kesadaran merk, menghasilkan prospek, meningkatkan penjualan, dan membangun hubungan dengan pelanggan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dalam sosialisasi penggunaan internet marketing di UKM Batik Jatipelem dapat dilakukan melalui beberapa tahapan yang terstruktur Sosialisasi penggunaan internet marketing di UKM Batik dapat menjadi langkah yang penting untuk membantu UKM Batik memanfaatkan potensi pemasaran secara online dan memperluas jangkauan pasar.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE LOT SIZING EOQ, POQ, DAN LUC DALAM PERENCANAAN MATERIAL BERBASIS MRP PADA INDUSTRI PLASTIK Ardiansyah, Ahmad; Sumarsono; Mayasari, Andhika; Muflihah, Nur
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 5 No 2 (2026): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v5i2.9518

Abstract

Ketidaktepatan dalam perencanaan bahan baku dapat menyebabkan overstock atau kekurangan stok, yang berdampak pada meningkatnya biaya dan terganggunya produksi. PT. X menghadapi tantangan serupa karena belum sepenuhnya mengimplementasikan sistem perencanaan material berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tiga metode lot sizing Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan Least Unit Cost (LUC) dalam sistem Material Requirement Planning (MRP) guna menentukan metode optimal dalam pengadaan bahan baku. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengintegrasikan data hasil peramalan bulanan ke dalam sistem MRP, kemudian membandingkan masing-masing metode berdasarkan total biaya dan frekuensi pemesanan. Hasil menunjukkan bahwa LUC memberikan total biaya terendah sebesar Rp19,70 miliar, diikuti POQ Rp20,24 miliar dan EOQ Rp20,84 miliar. Integrasi MRP dan lot sizing terbukti efektif untuk mengoptimalkan pengadaan bahan baku.
PENERAPAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DALAM MENYUSUN SISTEM PEMELIHARAAN PREVENTIF PADA BOILER Feriyono; Nur Muflihah; Minto; Andhika Mayasari
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 5 No 2 (2026): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v5i2.9843

Abstract

PT. XYZ mengalami downtime produksi yang disebabkan oleh padamnya boiler, salah satu penyebabnya adalah kegagalan pada mesin Forced Draft Fan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mode-mode kegagalan, akibat dari kegagalan dan menyusun lembar kerja perawatan preventif mesin FDF berdasarkan metode RCM. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat 8 mode kegagalan pada tahap FMEA yaitu keausan bearing, pelumasan tidak memadai, bearing retak, VFD terlalu panas, kipas pendingin VFD rusak, pressure transmitter tidak akurat, kerusakan power supply dan sensor rusak, 7 mode kegagalan diantaranya berdampak pada akibat operasional. Lembar kerja perawatan dapat disusun dengan mengacu pada hasil perhitungan fungsi keandalan dan hasil analisis RCM. Dari hasil perhitungan fungsi keandalan, nilai keandalan bearing pada 905,1 jam sebesar 47%, nilai keandalan VFD pada 1187,2 jam sebesar 29% dan nilai keandalan pressure transmitter pada 2082,6 jam sebesar 23%. Kemudian didapatkan pula waktu interval perawatan yang direkomendasikan yaitu setiap 788,2 jam untuk komponen bearing, setiap 663,6 jam untuk komponen VFD dan setiap 689,2 jam untuk komponen pressure transmitter dengan target probabilitas keandalan yang ditetapkan sebesar 70%.