Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Referensi Mendeley: Langkah Optimalisasi peningkatan Skor SINTA STAKPN Sentani Kabanga, Lewi; Tasijawa, Riski; Malatuny, Yakob G.; Bu’tu, Dorce; Layan, Santy; Pentury, Jolanty W.; Rumkabu, Seprianti; Kapojos, Shintia M.; Syafaat, Daniel
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2025)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v5i2.317

Abstract

This community service program aims to enhance the competence of academic writers at STAKPN Sentani in using Mendeley reference management software. The training was designed to help lecturers and writers meet current regulations for producing and publishing scientific works. Participants were grouped into novice writers and those with low SINTA scores. Using an On-the-Job Training (OJT) approach, the sessions were held directly in the participants’ workplace. twenty writers from the departments of Christian Religious Education, Church Music, Theology, and Early Childhood Education took part. The program included initial coordination, core training, and outcome evaluation. Results showed that all participants successfully mastered the use of Mendeley, enabling them to improve the quality and quantity of scientific publications and thereby contribute to increasing the overall SINTA score of STAKPN Sentani.Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penulis akademik di STAKPN Sentani dalam menggunakan perangkat lunak manajemen referensi Mendeley. Pelatihan ini dirancang untuk membantu dosen dan penulis memenuhi ketentuan terkini dalam penyusunan dan publikasi karya ilmiah. Peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu penulis pemula dan penulis dengan skor SINTA rendah. Dengan menggunakan pendekatan On-the-Job Training (OJT), sesi pelatihan dilaksanakan langsung di lingkungan kerja peserta. Sebanyak dua puluh penulis yang berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Musik Gereja, Teologi, dan Pendidikan Anak Usia Dini mengikuti kegiatan ini. Program meliputi tiga tahapan yakni koordinasi awal, pelatihan inti, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil menguasai penggunaan Mendeley, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah serta berkontribusi pada peningkatan skor SINTA STAKPN Sentani secara keseluruhan.
Implementasi Kode Etik Guru PAK dan Pengaruhnya terhadap Budaya Kerja di Lingkungan Kota Sentani Jayapura - Papua Gainau, Markus S; Pentury, Yolanti Wise
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 2 (2023): Teologi dan Pendidikan Kristiani
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v3i2.81

Abstract

Abstract: The Code of Ethics for Christian Religious Education (PAK) serves as a guideline that directs efforts to create a work culture in alignment with the will of God. This research aims to elaborate the ethical code applied by PAK teachers and its impact on the work culture in the Sentani City environment. The methodology employed in this study was a qualitative descriptive approach. Data collection was conducted by recording interviews with 12 PAK teachers in Sentani City and through observations at two Christian schools in the city, namely, Pengharapan Elementary School and Kononia Christian High School. The collected data was then processed using transcription techniques, where spoken text was transformed into written form. The subsequent process involved reduction, wherein relevant text was retained while irrelevant portions were discarded. The results of this reduction were then indexed and presented as data for analysis. The findings of this research indicate that the implementation of the ethical code has an impact on the work culture, encompassing values of integrity, professionalism, responsibility, and exemplary behavior. However, the culture of innovation remains underdeveloped among PAK teachers, primarily due to slow adaptation to information and communication technology. This has the potential to affect the competence and professional development of teachers.Abstrak: Kode Etik Pendidikan Agama Kristen (PAK) berfungsi sebagai pedoman yang mengarahkan dalam upaya menciptakan budaya kerja yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kode etik yang diterapkan oleh guru-guru PAK dan dampaknya terhadap budaya kerja di lingkungan Kota Sentani. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan merekam wawancara dengan 12 guru PAK di Kota Sentani serta melakukan observasi di dua sekolah Kristen di kota tersebut, yaitu Sekolah Dasar Pengharapan dan SMA Kristen Kononia. Data yang terkumpul kemudian diproses dengan teknik transkripsi, di mana teks lisan diubah menjadi bentuk tertulis. Proses selanjutnya adalah reduksi, di mana teks yang relevan dipertahankan sedangkan yang tidak relevan dibuang. Hasil dari reduksi ini kemudian diindeks dan disajikan sebagai data yang akan dianalisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kode etik berdampak pada budaya kerja yang mencakup nilai-nilai integritas, profesionalisme, tanggung jawab, dan keteladanan. Namun, budaya inovasi menjadi aspek yang kurang berkembang di kalangan guru PAK, terutama karena adaptasi terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang berjalan lambat. Hal ini berpotensi memengaruhi kompetensi dan pengembangan kompetensi para guru
Ale Rasa Beta Rasa Filosofi Hidup Dalam Merawat Ikatan Keluarga Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura Pentury, Jolanti Wisje
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.5549

Abstract

Filosofi “Ale Rasa Beta Rasa” memiliki makna mendalam bagi masyarakat Maluku, mewujudkan harmoni komunal, empati, dan saling pengertian. Filosofi ini berfungsi sebagai kompas moral bagi orang Maluku untuk membina ikatan persaudaraan yang kuat. Namun, implementasi nilai-nilai ini di Jayapura menghadapi tantangan, seperti perbedaan latar belakang pendidikan, sosial, dan ekonomi yang menciptakan ketidaksetaraan dalam interaksi sosial dan pembentukan hubungan antarindividu. Penelitian ini bertujuan menganalisis “Ale Rasa Beta Rasa” sebagai filosofi hidup dalam merawat ikatan Keluarga Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi ini mengajarkan kebersamaan, saling membantu, dan toleransi beragama. Sikap saling menghormati dan menghargai menunjukkan bahwa Keluarga Maluku di Jayapura tidak membeda-bedakan anggotanya berdasarkan status sosial atau agama. Nilai-nilai Ale Rasa Beta Rasa mencakup toleransi dalam aspek sosial dan agama, tetap relevan dan diterapkan oleh masyarakat Maluku di Jayapura. Kesimpulannya, filosofi “Ale Rasa Beta Rasa” merupakan simbol kebersamaan, toleransi, dan solidaritas dalam kehidupan masyarakat Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura. Dengan mengedepankan nilai-nilai ini, komunitas dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai, serta mencegah perpecahan. Filosofi ini juga mengajarkan pentingnya bekerja sama dan saling mendukung dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam konteks keluarga maupun komunitas yang lebih luas, memperkuat ikatan komunitas dan memberikan dukungan moral yang kuat bagi masyarakat Maluku di tanah rantau.  
Anjangsana Lintas Agama Rumah Moderasi Beragama STAKPN Sentani: Menyelami Nilai-Nilai Hindu Bali melalui Seni Budaya Warwer, Fredrik; Peradantha, Ida Bagus Gede Surya; Labobar, Yohanes Kristian; Malatuny, Yakob Godlif; Siahaan, Daniel Syafaat; Pentury, Jolanti Wisje; Bu’tu, Dorce; Kabanga, Lewi; Layan, Santy; Tasijawa, Riski; Pandi, Seprianti Elisabet; Kapojos, Shintia Maria
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.25909

Abstract

Papua memiliki keragaman budaya dan agama yang tinggi sehingga membutuhkan ruang perjumpaan lintas iman yang autentik, kontekstual, dan menyentuh secara emosional. Melalui program Kampung Moderasi Beragama, STAKPN Sentani menginisiasi Kunjungan Lintas Iman di Pura Agung Giri Cyclop untuk menggali nilai-nilai moderasi beragama dari perspektif Hindu Bali dengan pendekatan seni budaya. Kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh agama Hindu, dialog interaktif lintas iman, serta penyusunan laporan reflektif dan artikel ilmiah. Salah satu hasil penting adalah terciptanya karya seni kolaboratif berupa Pupuh Durma berjudul “Turunnya Sang Juru Selamat”, yang dibawakan oleh penyanyi Hindu dan diterjemahkan secara lisan oleh peserta Kristen Protestan. Karya ini mengisahkan kelahiran Yesus Kristus dalam perspektif spiritual universal melalui seni vokal tradisional Bali. Kolaborasi ini membuka ruang ekspresi spiritual bersama yang melampaui batas agama, budaya, dan wilayah. Nilai-nilai seperti Tat Twam Asi, Vasudhaiva Kutumbakam, serta cinta sebagai inti ajaran agama disampaikan secara puitis dan reflektif. Program ini menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat diwujudkan tidak hanya melalui wacana normatif, tetapi juga melalui praktik seni inklusif yang sederhana dan dapat direplikasi di berbagai konteks multikultural.