Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Numerik Side Impact Beam Pada Struktur Kendaraan Roda Empat Endah Yuniarti; Sahril Afandi S; Adnan
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i1.222

Abstract

Kasus tabrak samping merupakan jenis kecelakaan tertinggi kedua setelah jenis kecelakaan dari arah depan, mencapai 25%. Side impact beam menjadi komponen penting pada sebuah kendaraan mobil sebagai penyerap energi ketika terjadi tabrakan pada arah samping. Komponen tersebut berfungsi menyerap energi tumbukan akibat tabrakan melalui proses deformasi (bending). Side impact beam secara umum strukturnya berupa pelat tipis dengan model yang beragam. Pada penelitian ini, akan dilakukan analisis tumbukan dinamik dilakukan dengan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak metode elemen hingga, Abaqus Explicit 3D. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan model side impact beam menjadi 8 model yaitu, C square beam, S beam, circular beam, M beam, V beam, W beam, D beam, dan rectangular beam. Hasil output berupa nilai displacement, dan nilai energy absorption setiap model. Nilai displacement terendah yaitu pada model D beam dengan nilai 0.16492 m, dan yang tertinggi pada model W beam 0.17345 m. Nilai energy absorption terendah pada model W beam 1551.189 J, dan yang tertinggi pada model D beam 5405.089 J.   -  Side impact collision accident are the second leading cause of death and injury in the traffic accidents after frontal crashes, reaching 25%. Side impact beam be an important component in a car as absorbing energy when the side impact collision. The component work by absorbing the impact energy collision through deformation process. In this research, a dynamic analysis will be conducted by numerical simulation were performed by finite element method software, Abaqus Explicit 3D. The experiment done by varying 8 model side impact beam, C square beam, S beam, circular beam, M beam, V beam, W beam, D beam, and rectangular beam. The output results shown the displacement, and energy absorption every models. The displacement the lowest that model of D beam with a value of 0.16492 m, and highest that model of W beam with a value of 0.17345 m. The energy absorption the lowest that model of W beam 1551.189 J, and the highest energy absorption that model of D beam 5405.089 J.
Analisis Numerik Perbandingan Variasi Desain Aluminium Foam Pada Crash Box Dengan Metode Elemen Hingga Sahril Afandi S; Aprila Sakti K; Ruslan
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i1.226

Abstract

Seiring penambahan jumlah kendaraan bermotor seperti mobil, kecelakaan terus meningkat. oleh karena itu, teknologi dibutuhkan untuk mengurangi terjadinya cedera pada penumpang. Crash box adalah salah satu teknologi pengaman yang secara luas digunakan saat ini. Crash box dipasang antara bumper dan chassis, dengan proses deformasi (progressive buckling) yang bertujuan untuk memberikan perlambatan ketika mobil tabrakan. sehingga, efek terhadap penumpang menjadi berkurang. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan analisis tumbukan kuasi-statik pada tabung persegi berisi alumunium foam dan alumunium foam tanpa dinding dengan cara numerik. Simulasi numerik menggunakan perangkat lunak metode elemen hingga, Abaqus Explicit 3D. Simulasi dilakukan pada pemodelan dengan panjang sisi 0,055 m tabung luar dan 0,038 m tabung dalam, ketebalan 0,00115 m tabung luar dan 0,001 m tabung dalam dengan 0,18 m. Hasil output menunjukkan gaya terhadap waktu dan displacement terhadap waktu yang kemudian diolah menjadi harga mean crushing force yang berkaitan dengan penyerapan energi. Perbandingan harga mean crushing force pada model berupa aluminium foam saja sebesar 53,4% dan 80,7% untuk SWFF dan DWFF. Serta model yang paling efektif untuk digunakan pada kendaraan ialah DWFF dengan nilai CFE sebesar 81%. According to additional number of vehicle such as car, crash will always be increase. Therefore, technology is need for decrease occupant injury. Crash box is one of safety technology which is used widely today. Crash box is installed between bumper and chassis, with deformation process (progressive buckling) is for giving deceleration when car in crash. In this paper will be done quasi-static crash analysis on square column with aluminium foam filled and aluminium foam without square column by numeric analysis. Numeric simulation used finite element method software, Abaqus Explicit 3D. Simulation was done on model with 0.055 m wall outward dan 0.038 m wall inward, thickness 0.00115 m wall outward and 0.001 m wall inward, lenght 0.18 m. Final output indicated force to time and displacement to time and then calculated to get mean crushing force which related to energy absorption. Comparison of mean crushing force for aluminium foam with no square column is 53.4% and 80.7% for SWFF and DWFF. Then, model which effective for energy absorption (CFE) is DWFF with 81%.
Analisis Kelaiktabrakan Dari Struktur Kolom Yang Diisi Dengan Foam Dan Tanpa Foam Terhadap Beban Pada Subfloor Helikopter Difa Rasyidah, Azzahra; Afandi Sitompul, Sahril; Chaeroni, Amat
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v2i1.1

Abstract

Kelaiktabrakan (crashworthiness) merupakan suatu kemampuan dari struktur kendaraan untuk berdeformasi dengan gaya yang terkontrol dan memberikan ruang yang cukup untuk penumpang sehingga membatasi kemungkinan cedera selama peristiwa tabrakan terjadi. Lalu lintas penerbangan di Indonesia mengalami tren peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan frekuensi penggunaan pesawat terbang tentunya akan meningkatkan kemungkinan kejadian kecelakaan. Konsep kelaiktabrakan pesawat terbang menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian untuk mencegah kerusakan struktur dan cedera pada penumpang. Desain kelaiktabrakan struktur pesawat berada pada tahapan desain awal yang terintegrasi kedalam proses desain pesawat secara keseluruhan menggunakan simulasi Abaqus CAE. Struktur subfloor pada pesawat terbang menjadi bagian yang digunakan untuk menyerap energi kinetik tabrakan dalam kasus pembebanan vertikal pada pesawat terbang. Crash box merupakan komponen pada subfloor yang akan menyerap energi kinetik tabrakan dengan mengubahnya menjadi deformasi plastis. Dimana bentuk octagonal dengan kecepatan 15 m/s memiliki nilai Pmax paling tinggi yaitu 12223.8 kN. Mendapatkan nilai crushing force efficiency (CFE) terbesar dari model Crashbox Square dengan variasi kecepatan 5m/s yaitu bernilai 0.91 dan model Crashbox octagonal dengan variasi kecepatan 5m/s bernilai 0.85.
Analisis Numerik Bird Strike Pada Radome Dengan Struktur Sandwich Rayhan Zhafrando, Muhammad; Afandi Sitompul, Sahril; Yuniarti, Endah
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v2i1.3

Abstract

Bird strike adalah ancaman terhadap keselamatan penerbangan dan menjadi salah satu penyebab kecelakaan dengan korban jiwa manusia. Tugas akhir ini bertujuan untuk mendapatkan respon tabrakan dari radome dengan konstruksi komposit laminate dan sandwich terhadap bird strike. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan konstruksi terbaik berdasarkan studi kasus orientasi serat, pengaruh konstruksi sandwich, serta variasi kecepatan tumbukan. Analisis numerik menggunakan aplikasi elemen hingga ABAQUS. Metode Smooth Particle Hydrodinamics (SPH) digunakan untuk memodelkan material burung karena memiliki keuntungan dari akurasi hasil, waktu dimodelkan menggunakan crushable foam plasticity di ABAQUS. Variasi kecepatan tabrakan antara burung dan radome adalah 80,116, dan 150 m/s. Model radome di-fixed pada bagian tepi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perpindahan terbesar terjadi pada radome dengan konstruksi laminate menggunakan orientasi serat quasi- isotropic pada kecepatan tumbukan 150 m/s. Pada konstruksi sandwich, perpindahan lebih kecil dibandingkan konstruksi laminate. Konstruksi sandwichmampu memberikan kekakuan dan kekuatan relatif yang lebih tinggi dibandingkan konstruksi laminate, yaitu 2.41 kali lebih kaku dan 1.86 kali lebih kuat di kecepatan tumbukan yang sama. Orientasi serat komposit cross-ply menunjukkan hasil 0.97% lebih kuat dibandingkan orientasi quasi-isotropic.
Rancangan Sistem Alat Uji Tabrak Burung Untuk Kebutuhan Sertifikasi Pesawat Terbang Andriansyah, Dika; Afandi Sitompul, Sahril; Hendradjaja, Simon Sindu
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v2i1.7

Abstract

Tabrak burung merupakan salah satu kejadian yang dapat terjadi pada operasional pesawat terbang. Hal ini dapat menyebabkan kerugian dari sisi ekonomi bahkan dapat menyebabkan kecelakaan fatal yang dapat menyebabkan korban jiwa. Berdasarkan hal tersebut otoritas penerbangan dunia membuat regulasi untuk pengujian ketahanan struktur terhadap serangan burung dalam proses sertifikasi kelaikan pesawat terbang. alat uji tabrak burung didesain untuk dapat memberikan gaya high velocity impact dengan proyektil burung dengan massa tertentu. Pada penelitian ini telah merancang alat uji tabrak burung dengan memanfaatkan sistem gas gun. Sistem ini memanfaatkan ekspansi tekanan udara sebagai tenaga penggerak proyektil sebelum menumbuk target. Pada alat uji bird strike dibagi menjadi beberapa sistem yaitu, air supply system, propulsion system, control system, dan safety system. Struktur support pada barrel juga disimulasikan untuk memastikan kekuatan terhadap recoil force dengan metode elemen hingga. Dari hasil analisis menunjukan bahwa defleksi alat impak kurang dari 1,24 mm. Hal ini untuk memastikan struktur support cukup kaku sehingga aman jika dioperasikan.
Simulasi Numerik Tumbukan Kecepatan Rendah Pada Struktur Sandwich Panel Engine Nacelle Pesawat Jet Transport Suryo O, Ari; Afandi, Sahril; Yuniarti, Endah; Aji W, Budi
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v1i2.16

Abstract

Engine Nacelle dapat diartikan rumah untuk mesin pesawat karena mereka melindungi turbin gas dari Foreign Object Debris (FOD). Kerusakan bagian atau komponen pesawat terbang dapat bervariasi yang terjadi seperti lekukan, lubang kecil, dan noda darah apabila terjadi tabrak burung. Konstruksi sandwich saat ini sedang dikembangkan untuk aplikasi struktur utama pesawat, dimana daya tahan dan toleransi kerusakan apabila terjadi tumbukan adalah yang utama untuk dipertimbangkan. Dalam menentukan material struktur pesawat terbang khususnya struktur sandwich perancangan pesawat terbang harus melalui tahap pengujian terhdadap komponen-komponennya. Simulasi numerik ini menggunakan aplikasi ABAQUS, metode yang digunakan dalam jenis tumbukan adalah Dynamic Explicit. Kecepatan yang digunakan dalam simulasi ini adalah 5 m/s, 7 m/s, dan 10 m/s. Untuk mencari hasil yang optimal dilakukannya optimisasi arah serat komposit pada engine nacelle. Hasil optimisasi arah serat dan serat yang digunakan adalah [ 0 ̊, 45 ̊, -45 ̊,0 ̊]s dengan kecepatan yang digunakan adalah 7 m/s. Dengan hasil perpindahan lebih kecil 40 % dibandingkan arah serat sebelumnya. Konstruksi sandwich dapat memberikan kekakuan dan kekuatan yaitu 1,16 kali lebih kaku dan 2,27 kali lebih kuat.
Analisis Respon Dinamik Terhadap Tumbukan Drone Pada Horizontal Stabilizer Pesawat Terbang Menggunakan Metode Elemen Hingga Nafisa, Siti Nur; Sitompul, Sahril Afandi; Supriyanto, Agus
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur pesawat udara sangat rentan terhadap benturan dari benda-benda asing seperti puing-puing, kristal es akibat hujan atau serangan dari hewan. Insiden ini berdampak serius dan menjadi ancaman terhadap keselamatan operasi pesawat sipil dan dapat menyebabkan bencana seperti kecelakaan pesawat. Saat ini, Unmanned Aircraft Vehicle (UAV) berkembang dengan sangat pesat. Horizontal stabilizer merupakan suatu part atau komponen pada pesawat terbang yang sangat penting. Strukturhorizontal stabilizer pesawat dengan berpenumpang 189 orang harus bisa menahan serangan burung dengan massa 8 lb atau sekitar 3600 gr. Tujuan skripsi ini adalah untuk mengetahui respon dinamik pada horizontal stabilizer berdasarkan variasi parameter tumbukan dari drone. Simulasi ini dilakukan menggunakan perangkat lunak elemen hingga atau CAE Abaqus. Simulasi ini dilakukan dengan awalan simulasi tumbukan drone ke bagian horizontal stabilizer dan akan dibandingkan dengan simulasibird ditumbukan ke bagian horizontal stabilizer. Tumbukan drone pada lokasi diantara rib pada section 2 dengan sudut 0o pada kecepatan relatif 180 m/s horizontal stabilizer mengalami kerusakan yang serius. Tumbukan drone dengan massa yang lebih kecil dibandingkan pada horizontal stabilizer lebih serius kerusakannya dibandingkan dengan serangan burung, karena drone merusak rib,spar dan skin pada horizontal stabilizer.
PENGARUH PEMODELAN SMOOTH PARTICLE HYDRODYNAMICS UNTUK APLIKASI SIMULASI NUMERIK BIRD STRIKE DI LEADING EDGE Sahril Afandi S; Freddy Franciscus; Muhammad Faisal Afrianto
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i2.269

Abstract

Kecelakaan karena tabrak burung sering terjadi pada operasi penerbangan serta pada saat musim migrasinya burung-burung, hal ini dapat menyebabkan kegagalan struktur serta mengancam keselamatan penerbangan. Efek yang terjadi pada komponen struktur pesawat yang terkena tumbukan tabrak burung ini umumnya berupa deformasi penyok (Dent) atau berlubangnya lapisan kulit pesawat serta struktur lainnya. Penelitian ini membahas tabrak burung pada Leading Edge dengan metode SPH (smooth particle hydrodinamics) berbasis metode komputasi numeric elemen hingga (finite element method). Struktur Leading Edge diasumsikan hanya terdiri dari skin dengan memvariasikan 4 kecepatan burung yaitu: 75 m/s, 100 m/s, 125 m/s dan 150 m/s, serta 2 variasi sudut sebesar 0 dan 45. Hasil simulasi menunjukan deformasi Leading Edge meningkat dengan bertambahnya kecepatan, serta gaya impact lebih tinggi pada arah tumbukan 0o untuk tiap kecepatan yang sama. Gaya impact maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 0o dan 45o pada rentang 6 – 17 kN dan 3 – 12 kN. Sementara hasil displacement maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 0o dan 45o pada rentang 148 – 336 mm dan 89 – 198 mm.
ANALISIS NUMERIK EFEK TUMBUKAN DAN POLA DEFORMASI CRASH BOX BERBENTUK ORIGAMI Bismil Rabeta; Sahril Afandi S; Romario Fransisco
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v5i1.281

Abstract

Crash box is a longitudinal bar integrated with a bumper of the car is used to absorp the energy due to collision through a process of deformation (progressive buckling). The purpose of this analyis is to determine the response of the crash box when the subject to collision load with low speed. In addition, this analysis is also to determine the value of Pmax (peak force) against the geometry variations of the crash box that produce the value of theforce on the displacement and as a reference to determine the value of mean crushing force (Pmean) and crushing force efficiency (CFE). Every models has a different the value of mean crushing force (Pmean) and crushing force efficiency (CFE). In model 1 has a Pmean value of 12.976 kN and a CFE value of 0.584, Model 2 has a Pmean value of 10.458 kN and a CFE value of 0.789, and Model 3 has a Pmean value of 9.282 kN and a CFE value of 0.798.
Analisis Numerik Pengaruh Geometri Burung Terhadap Tekanan Impak Pada Kasus Bird Strike Dengan Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH) Model endah yuniarti; Sahril Afandi S; Budi Aji Warsiyanto
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v5i1.284

Abstract

his research studies influence of bird geometry on impact pressures during bird strike, namely Hugoniot and Stagnation pressure. Bird geometry is capsule or cylinder with hemisphere end. The geometry is simulated with different L/D ratio, 1.5, 1.7, and 1.9. Elastic-plastic hydrodynamic material model is used in simulation. Bird model simulation are using smooth particle hydrodynamics method and initial velocities are 100 m/s, 200 m/s, and 300 m/s. The results show variation of L/D ratio provide Hugoniot pressure 14-25 times higher than stagnation pressure in L/D = 1.5, 12-25 times in L/D = 1.7, and 11-34 times in L/D = 1.9. Hugoniot pressures show an increased value from L/D 1.5 to 1.9 at a velocity of 100 m/s. However, for Hugoniot pressure at a velocity 200 m/s shows a value that decreases from L/D 1.5 to 1.9. The stagnation pressure ratio of L/D is lower than L/D 1.5 and 1.7 at impact velocity 100 and 200 m/s.