Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

INOVASI MORTAR PLESTER RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MENSUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DARI FLY ASH HASIL PEMBAKARAN SAND DRYER Frebhika Sri Puji Pangesti; Ade Ariesmayana; Nurul Sofian
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 01 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i01.3303

Abstract

Kemajuan perkembangan ilmu dan pengetahuan dalam bahan bangunan yang semangkin meningkat sehingga semakin banyak pula inovasi material bangunan yang beragam. Salah satu inovasi yang pernah diterapkan adalah pemanfaatan fly ash sebagai subtitusi untuk mengurangi pemakaian semen disetiap campuran bahan kontruksi menjadi bangungan ramah lingkungan. Namun inovasi ini diperuntukkan kedalam campuran plester yang bertujuan untuk meratakan tembok. Pengujian eksperimen ini menggunaan fly ash dari hasil pembakaran sand dryer yang direncanakan yaitu 1,625% (sampel A), 3,25% (sampel B), 4,875% (sampel C) dan 6,5% (sampel D) dan diuji dengan sampel pembanding (sampel blanko) untuk diuji perbedaan warna aplikasi, flow, compress, dan pull off yang mengikuti pedoman ASTM C 109 dan EN 1015-12. Berdasarkan hasil penelitian bahwa semakin banyaknya pengunaan fly ash akan mempengaruhi warna aplikasi yang bermula abu-abu menjadi coklat dan kualitas plester cenderung menurun. Namun pada sampel A dengan pengunaan fly ash 1,625% dapat diterapkan karena masih diatas standar sesuai metode ASTM C 109 dan EN 1015-12.
Perencanaan Desain Tempat Penampungan Sementara Sampah di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang Nurlaela Nurlaela; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5951

Abstract

The pace of development, population, activities, and socioeconomic level of the community trigger an increase in the amount of waste generation that will be transported to landfills. The more human growth increases, the more waste generation will increase. Therefore, it is necessary to plan a Temporary Shelter (TPS) and waste transportation system in Pabuaran District, Serang Regency with the aim of reducing the negative impact of garbage accumulation and changing the behavior of people in Pabuaran District who still throw garbage in any place and to reduce the impact caused by the waste itself. The purpose of this study is to determine the rate and composition of waste and design a TPS that meets the criteria. Data that has been obtained from primary data sources and secondary data will be processed and analyzed. Data analysis is used as a determination and planning of waste TPS that will be applied in Pabuaran District. The results showed that the rate of waste generation every yearalways increases along with the increase in the number of residents. In 2021 the amount of waste generation in Pabuaran District was 26 m3 / day. Then in 2022 the amount of waste generation reached 27.24 m3 / day or 326.86 m3 / year and in 2031 it increased to 41.89 m3 / day or 502.73 m3 / year. year. So, the total land needs are based on the assessment of the units of space needed for the TPS building land in Pabuaran District covering an area of 99 m2.
Studi Kelayakan Sungai Cidanau Kabupaten Serang Banten untuk Kebutuhan Sumber Air Baku Kecamatan Padarincang Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti; Anis Khaerunnisa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cidanau River water is one of the important facilities for the people of Padarincang District. People use the river flow for their daily needs. Along its course there are non-densely populated settlements, where residents dump domestic waste into rivers. The purpose of this study is to analyze river water quality, the amount of raw water needs and the feasibility of the Cidanau River. The study used quantitative methods in the form of water sampling, population growth projections and river water feasibility by analyzing the water quality of the Cidanau River with the Pollution Index (IP) method. The results of the pollution index can be concluded that the Cidanau River meets quality standards based on class II criteria with the lightly polluted category because the IP results show a value of 2.84 which means 1 ≤ IP ≤ 5. Based on the results of data processing of projected population of Padarincang District in the next 10 years amounting to 103,440 people, the total clean water needs of Padarincang District are 149,618,181 m³ / day. It can be concluded that based on the water needs of the Padarincang District Population of 149,618,181 m³ / day with a discharge of 1.2269 m³ / day is said to be unfeasible because the river water discharge < water needs.
ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH RUMAH SAKIT KENCANA KOTA SERANG Rina Yulianti Mandasari; Frebhika Sri Puji Pangesti; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i1.2963

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan kegiatan rumah sakit memiliki beban cemaran yang dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan hidup. Rumah sakit memiliki IPAL yang dirancang khusus untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan. Setelah limbah tersebut diolah selanjutnya dilakukan analisis dari inlet dan outlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas limbah cair yang dihasilkan RS Kencana, untuk mengetahui efektivitas IPAL dan evaluasi kinerja IPAL RS Kencana. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif melalui observasi terhadap IPAL RS Kencana dan berbasis uji laboratorium. Terdapat dua parameter yang diuji pada limbah cair tersebut yang melampaui standar baku mutu yang telah ditetapkan, yaitu pada parameter COD dan BOD sebesar 167,25 mg/L dari standar baku 100 mg/L pada parameter COD dan 102,28 mg/L dari standar baku 30 mg/L pada parameter BOD. sehingga IPAL RS Kencana belum dapat dikatakan efektif dalam menurunkan kadar COD dan BOD.
UTILIZATION BAYAH BANTEN ZEOLITE AS A CATALYST AND BACTERIA AS A PRETREATMENT FOR BIODIESEL FROM WASTE COOKING OIL F. Fitriyah; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 2 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v2i2.37

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan zeolit alam Bayah Banten sebagai katalis homogen dalam penelitian ini adalah sebagai alternatif penggunaan katalis sintetik. Selain itu bakteri Rhizopus sp. digunakan sebagai pretreatment biokatalis dalam pemanfaatan minyak jelantah untuk pembuatan biodiesel. Hal ini akan memberikan beberapa keuntungan, yaitu dapat mereduksi limbah minyak jelantah, mengurangi biaya produksi pembuatan bahan bakar serta memanfaatkan kekayaan alam terutama yang terdapat di Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan mempelajari metode pembuatan biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis zeolit alam Bayah dan biokatalis bakteri Rhizopus sp serta uji kualitatif dan kuantitatif standar biodiesel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah reaksi esterifikasi/transesterifikasi minyak dengan alkohol rantai pendek melalui bantuan katalis. Hasil penelitian ini menunjukan minyak jelantah yang sudah diolah menjadi biodiesel, yaitu viskositas (pada suhu 40°C) sebesar 0,862 g/ml dan 29,7, kadar air 0,05 % , titiknyala 120°C, titiktuang 18°C, bilangan asam 0,49 mg KOH/g, angka setana 55, belerang 0,11 mg/kg, fosfor 1,7 mg/kg, waktu bakar 43 detik, residu 1,8 % , sisa pembakaran 9,6% telah memenuhi standar biodiesel SNI-04-7182-201 Kata Kunci : biodiesel, zeolite bayah, minyak jelantah ABSTRACT Utilization of Banten Bayah natural zeolite as a homogeneous catalyst in making biodiesel is an alternative to the use of synthetic catalysts. In addition, the bacteria Rhizopus sp., was used as a biocatalyst in waste cooking oil for the manufacture of biodiesel. This will provide several advantages, reduces waste cooking oil, reduce cost biodiesel production and utilize natural resources, especially those found in Banten Province. This study aims to study the method of making biodiesel from waste cooking oil using natural Bayah zeolite catalyst and Rhizopus sp bacterial as biocatalyst as the quantitative and quantitative standard tests of biodiesel. The methods in this study is the esterification / transesterification reaction of oil with short chain alcohols through of a catalyst. The results of this research show that waste cooking oil has been processed into biodiesel that is density and viscosity parameters (at 40°C ) is 0.862 g/mL and 29.7, 0.05% moisture content 120 ° C point, 18 ° C point, acid number is 0.49 mg KOH / g, setana number 55, sulfur content 0.11 mg / kg, phosphorus content 1.7 mg / kg, burn time 43 seconds, residue 1.8%, residual combustion 9.6% it has fulfilled the biodiesel standard SNI-04-7182-2012. Keyword : biodiesel, zeolite bayah, bacteria, cooking oil
RANCANGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK MENGGUNAKAN ELEKTROKOAGULASI UNTUK PARAMETER KADAR Cr DAN Pb Yusuf, Aris Maulana; Masyruroh, Anis; Pangesti, Frebhika Sri Puji
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3506

Abstract

Industri batik di Indonesia menimbulkan persoalan tersendiri dalam kaitan lingkungan, seperti pencemaran akibat proses produksi batik yaitu polutan logam berat Krom (Cr) dan Timbal (Pb) yang mengancam kesehatan manusia. Teknologi yang bisa digunakan dalam menekan adanya polutan logam berat yaitu membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pada penelitian ini bertujuan merancang prototipe IPAL elektrokoagulasi sederhana dan mengetahui penurunan pada polutan Cr dan Pb. Bak IPAL terdiri dari 4 bak yaitu bak ekualisasi, bak reaktor, bak filtrasi, dan bak kontrol. Efisiensi penurunan kualaitas limbah cair batik menggunakan IPAL elektrokoagulasi yaitu pada hari pertama konsentrasi Cr di waktu 120 menit -42,85%, dan di waktu 240 menit 28,5 %, untuk penurunan Pb di waktu 120 menit -14%, dan di waktu 240 menit 0%. Untuk hari kedua konsentrasi Cr di waktu 120 menit 11,1% dan di waktu 240 menit 33,3%, untuk penurunan Pb di waktu 120 menit 3,8%, dan di waktu 240 menit 3,8%. Hasil uji perbedaan influent dan effluent limbah cair batik menggunakan software SPSS tidak terdapat nilai signifikan.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAMPUNG SIDILEM, DESA TELAGA LUHUR, KECAMATAN WARINGINKURUNG, KABUPATEN SERANG Pangesti, Frebhika Sri Puji; Rozak, Abdur; Ariesmayana, Ade
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3974

Abstract

Kekurangan air bersih terjadi di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Lapisan tanah di daerah Kampung Sidilem cukup tebal dan dilapisi bebatuan sehingga sulit untuk melakukan pengeboran air. Namun, di daerah ini terdapat sumber mata air yang dapat digunakan untuk sumber air bersih. Tujuan penelitian ini menganalisis kebutuhan air bersih Kampung Sidilem dan merencanakan sistem penyediaan air bersih untuk Kampung Sidilem dengan mengandalkan sumber mata air. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif menggunakan software EPANET 2.2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2034, jumlah kebutuhan air bersih yang dibutuhkan untuk 1.247 jiwa adalah sebesar 84.280 liter/hari (0,906 liter/detik). Sistem jaringan air bersih di Kampung Sidilem yang disimulasikan pada Software EPANET 2.2 menggunakan satu reservoir dan satu pompa. Total node yang digunakan adalah 23 dari total 207 sambungan rumah. Hasil perhitungan debit sumber mata air menggunakan metode apung menghasilkan debit sebesar yaitu 7,04 m/detik.
Kajian Penentuan Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Kabupaten Serang Menggunakan Analisis Sistem Informasi Geografis Frebhika Sri Puji Pangesti; Ma’ruf Hidayat; Ade Ariesmayana
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serang Regency has a problem in waste management because it does not have a final processing site since 2009. The Cilowong landfill, which originally belonged to Serang Regency, was transferred to Serang City in 2009. It is necessary to conduct research that aims to determine the location of the Waste Final Processing Site in Serang Regency. This research uses a quantitative descriptive method with spatial analysis using Geographic information systems. Determination of the location of waste landfills uses SNI 03-3241-1994 concerning procedures for selecting the location of final landfills. The study results show that Serang Regency has 11 locations suitable for landfill, and also shows that Serang Regency has 2 recommended locations for landfill. Location 1 is located in the Sindangmandi village area, Baros sub-district with a land area of 71.83 Ha. Location 2 is in the Tanjungsari village area of Pabuaran Subdistrict with a land area of 79.06 Ha.
UTILIZATION BAYAH BANTEN ZEOLITE AS A CATALYST AND BACTERIA AS A PRETREATMENT FOR BIODIESEL FROM WASTE COOKING OIL Fitriyah, F.; Pangesti, Frebhika Sri Puji
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 2 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v2i2.37

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan zeolit alam Bayah Banten sebagai katalis homogen dalam penelitian ini adalah sebagai alternatif penggunaan katalis sintetik. Selain itu bakteri Rhizopus sp. digunakan sebagai pretreatment biokatalis dalam pemanfaatan minyak jelantah untuk pembuatan biodiesel. Hal ini akan memberikan beberapa keuntungan, yaitu dapat mereduksi limbah minyak jelantah, mengurangi biaya produksi pembuatan bahan bakar serta memanfaatkan kekayaan alam terutama yang terdapat di Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan mempelajari metode pembuatan biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis zeolit alam Bayah dan biokatalis bakteri Rhizopus sp serta uji kualitatif dan kuantitatif standar biodiesel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah reaksi esterifikasi/transesterifikasi minyak dengan alkohol rantai pendek melalui bantuan katalis. Hasil penelitian ini menunjukan minyak jelantah yang sudah diolah menjadi biodiesel, yaitu viskositas (pada suhu 40°C) sebesar 0,862 g/ml dan 29,7, kadar air 0,05 % , titiknyala 120°C, titiktuang 18°C, bilangan asam 0,49 mg KOH/g, angka setana 55, belerang 0,11 mg/kg, fosfor 1,7 mg/kg, waktu bakar 43 detik, residu 1,8 % , sisa pembakaran 9,6% telah memenuhi standar biodiesel SNI-04-7182-201 Kata Kunci : biodiesel, zeolite bayah, minyak jelantah ABSTRACT Utilization of Banten Bayah natural zeolite as a homogeneous catalyst in making biodiesel is an alternative to the use of synthetic catalysts. In addition, the bacteria Rhizopus sp., was used as a biocatalyst in waste cooking oil for the manufacture of biodiesel. This will provide several advantages, reduces waste cooking oil, reduce cost biodiesel production and utilize natural resources, especially those found in Banten Province. This study aims to study the method of making biodiesel from waste cooking oil using natural Bayah zeolite catalyst and Rhizopus sp bacterial as biocatalyst as the quantitative and quantitative standard tests of biodiesel. The methods in this study is the esterification / transesterification reaction of oil with short chain alcohols through of a catalyst. The results of this research show that waste cooking oil has been processed into biodiesel that is density and viscosity parameters (at 40°C ) is 0.862 g/mL and 29.7, 0.05% moisture content 120 ° C point, 18 ° C point, acid number is 0.49 mg KOH / g, setana number 55, sulfur content 0.11 mg / kg, phosphorus content 1.7 mg / kg, burn time 43 seconds, residue 1.8%, residual combustion 9.6% it has fulfilled the biodiesel standard SNI-04-7182-2012. Keyword : biodiesel, zeolite bayah, bacteria, cooking oil