Latar Belakang :Capaian pelayanan kesehatan antenatal pada ibu hamil salah satunya adalah dilihat dari cakupan K1 dan K4. Data Puskesmas Rakit Kulim tahun 2020 cakupan K1 yaitu 47,9%, K4 52,3%, sedangkan di tahun 2021 cakupan K1 mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 100% namun pada cakupan K4 81,7%. Dari sini dapat dilihat bahwa ada beberapa pencapaian cakupan belum mencapai target nasional.Tujuan : untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan antenatal di Komunitas Suku Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim.Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 55 orang dengan kriteria ibu hamil dan ibu yang memliki batita. Variable yang diteliti pada penelitian ini adalah usia, pengetahuan, sikap, kepercayaan/Adat istiadat, jarak dandukungan keluarga. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil: bahwa variabel-variabel memiliki kemaknaan secara statistik yaitu Usia (P value 0,011), Pengetahuan (P value 0,000), Sikap (P value 0,006), Kepercayaan/Adat/Istiadat (P value 0,001), Jarak (P value 0,047), dan Dukungan Keluaraga (P value 0,004)Kesimpulan : Penelitian menunjukkan ada hubungan usia (p= 0,011), pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,006), kepercayaan/adat (p = 0,001), jarak (p = 0,047), dukungan keluarga (p = 0,004).Saran : Disarankan meningkatkan pengetahuan ibu dengan tetap melakukan promosi kesehatan dengan pendekatan budaya dan sosial, serta menanamkan sikap yang positif pada agar terus rutin memanfaatkan pelayanan antenatal sehingga terhindar dari komplikasi dalam kehamilan Kata kunci : Faktor, Pemanfatan layanan Antenal, Suku Talang Mamak ABSTRACT Background: One of the achievements of antenatal health services for pregnant women is seen from the coverage of K1 and K4. Data from the Rakit Kulim Health Center in 2020, K1 coverage was 47.9%, K4 52.3%, while in 2021 K1 coverage experienced a significant increase, namely 100% but K4 coverage was 81.7%. From this it can be seen that there are several coverage achievements that have not reached the national target.Objective: to analyze factors utilization of antenatal care service in the Talang Mamak Tribal Community, Rakit Kulim District. This type of research is quantitative with a cross sectional approach with a total of 55 respondents with the criteria being pregnant women and mothers with toddlers. Variable in this research is Age, knowledge, attitude, beliefs/custom, distance, and family support. Data analysis used the Chi Square test.Results: that the variables have statistical significance, namely Age (P value 0.011), Knowledge (P value 0.000), Attitude (P value 0.006), Beliefs/Customs/Customs (P value 0.001), Distance (P value 0.047), and Family Support (P value 0.004)Conclusion: Research shows there is a relationship between age (p = 0.011), knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.006), beliefs/customs (p = 0.001), distance (p = 0.047), family support (p = 0.004) .Suggestion: It is recommended to increase maternal knowledge by continuing to promote health with a cultural and social approach, as well as instilling a positive attitude so that they continue to regularly utilize antenatal services to avoid complications in pregnancy. Keywords: Factors, Utilization of Antenatal Services, Talang Mamak Tribe