Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Gangguan Mental Emosional (GME) sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Annisa Rizkiyah; Ira Deseilla Pawa; Andi Nurhana Magfirah; Muhammad Firdaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1493

Abstract

Gangguan Mental Emosional (GME) pada remaja menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat dan memerlukan perhatian khusus, terutama di lingkungan sekolah. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami tekanan emosional akibat perubahan fisik, psikologis, dan sosial sehingga berisiko mengalami kecemasan, stres, serta perubahan perilaku yang dapat memengaruhi proses belajar dan hubungan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai GME melalui edukasi berbasis sekolah. Peserta kegiatan adalah 30 siswa kelas X dan XI MAK Madani Manado. Edukasi dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, media presentasi, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi pre-test dan post-test. Instrumen evaluasi terdiri atas 10 soal pengetahuan dan 10 pernyataan sikap, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 71% menjadi 81%. Pada aspek sikap, proporsi peserta dengan kategori sangat baik meningkat dari 33% menjadi 47% setelah edukasi. Kegiatan ini berkontribusi pada penerapan edukasi GME berbasis literasi kesehatan mental di sekolah sebagai upaya pengenalan dini masalah mental emosional, tanpa diarahkan untuk menegakkan diagnosis klinis pada siswa. Temuan ini dapat menjadi dasar awal bagi sekolah dan guru bimbingan konseling dalam mengembangkan edukasi kesehatan mental yang aman, sederhana, dan dekat dengan pengalaman siswa.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Perawat dalam Penerapan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) Ira Deseilla Pawa; Wiwi Rumaolat; Muhammad Taufan Umasugi; Maritje Seflin J Malisngorar; Ilyas Ibrahim
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 1, No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh1202

Abstract

Model Praktek Keperawatan Profesional saat ini merupakan tuntutan bagi masyarakat dan rumah sakit. Hal ini akan menjadi tantangan bagi perawat sebagai pemberi pelayanan keperawatan untuk memiliki pengetahuan, sikap maupun perilaku yang diharapkan oleh pasien. Salah satu strategi dalam pelaksanaan Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) adalah melalui tingkat pendidikan dan pengembangan ilmu keperawatan. Hasil studi awal serta wawancara kepala ruangan dan 6 orang perawat di Ruang Rawat Inap Interna Wanita, Bedah Laki, dan Cendrawasih, penerapan MPKP belum dilakukan secara optimal. Hal ini berhubungan dengan tingkat pengetahuan perawat tentang penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) sehingga berpengaruh terhadap mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan Model Praktek Keperawatan Professional (MPKP) di Ruang Rawat Inap RSUD dr. M. Haulussy Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriprif sederhana dengan metode cross sectional, besar sampel sebanyak 37 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan Data dengan SPSS, menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p=0,05. Hasil penelitian ini diperoleh nilai usia dengan tingkat pengetahuan perawat p=0,000, pendidikan dengan tingkat pengetahuan perawat p=0,527, dan pengalaman/masa kerja dengan tingkat pengetahuan perawat p=0,002. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan usia dan pengalaman/masa kerja dengan tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan MPKP diruang rawat inap RSUD dr. M. Haulusy Ambon.