Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

English for Young Learners: Sosialisasi Pentingnya Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini di Tingkat Sekolah Dasar Magfirah, Sulmi; Irsyadi, Hudan; Fajrhi, Nur
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v4i1.3077

Abstract

English is a foreign language in Indonesia. Learning English at the elementary school level means equalizing the country’s education quality. English as an international language should be a skill that every student should have. Foreign language learning methods usually used in schools are less effective, where the teacher's role is only to explain without any other actions that can attract students' interest and curiosity in learning. Therefore, teachers must be able to use methods or techniques that are appropriate and more interesting so that elementary school students, who incidentally are children, can enjoy the learning process more and process the content of the material properly. The service team will carry out work programs that can positively impact the teaching-learning environment, namely implementing English for Fun in learning English at the elementary school level. This activity aims to teach elementary school students the importance of learning English from an early age. Apart from that, to introduce them to what English is and how it is used, of course, in the right way. The socialization of learning English at the elementary school level is expected so that students can understand English early and play an active role in the learning process.
ORAL LITERATURE OF BAJO TRIBE IN SOUTH HALMAHERA: A DOCUMENTATION OF ORAL LITERATURE AS A REFLECTION OF LOCAL WISDOM Magfirah, Sulmi; Irsyadi, Hudan; Talaohu, Ahmad Rifani
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 9 No. 1: Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v9i1.415

Abstract

The study objective is to describe and analyse the meaning of oral literature of the Bajo tribe and to document oral literature as a reflection of local wisdom for the Bajo tribe. The method used in this research is a qualitative descriptive, which analyses the text one by one according to its meaning using thematic analysis approach. The data processing includes transcribed and documented texts in oral literature found in the Bajo Tribe of South Halmahera, including the original and translation texts. The findings reveal that the Legend of Batu Tolu and Batu Anyur, and the Legend of the Rich People Island are oral literature from the Bajo Tribe in South Halmahera, containing key themes such as: praise for Ternate and Tidore Royal families; hopes and prayers; respect for others; and understanding the ancestral heritage culture to uphold togetherness for the next generation. This study carries significant societal implications, particularly in preserving cultural heritage and strengthening community identity. Ultimately, by documenting and analyzing the oral traditions of the Bajo people, this research highlights the crucial role of storytelling in transmitting local wisdom, moral values, and environmental knowledge across generations.
UNDERSTANDING MOTHER’S LOVE THROUGH CHILDREN LITERATURE DI SMP MUHAMMADIYAH 1 KOTA TERNATE Magfirah, Sulmi; Talaohu, Ahmad Rifani; Irsyadi, Hudan; Halil, Citra Buana
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31558

Abstract

ABSTRAK                                                                            Permasalahan rendahnya minat baca siswa dan kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai kasih sayang, khususnya kasih sayang seorang ibu, menjadi perhatian utama dalam program pengabdian ini. Observasi awal di SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate menunjukkan bahwa siswa cenderung kurang tertarik pada literatur anak dan memiliki pemahaman yang dangkal mengenai kasih sayang ibu. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan empati dan kesadaran emosional siswa melalui pendekatan literasi sastra anak. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-partisipatif melalui serangkaian kegiatan literasi, seperti penyediaan buku cerita anak, pelatihan mendongeng, lomba puisi, diskusi interaktif dengan media visual dan digital, serta pelibatan orang tua dalam komunitas literasi keluarga. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 1 dan 2, guru, serta orang tua siswa, dengan total partisipan aktif sebanyak 20 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca siswa dan pemahaman mereka terhadap nilai kasih sayang ibu. Selain itu, program ini berhasil membangun sinergi positif antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi dan pendidikan karakter berbasis sastra. Program ini berpotensi menjadi model praktik baik yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan karakteristik serupa. Kata kunci: kasih sayang ibu; sastra anak; literasi; pendidikan karakter; SMP. ABSTRACTThe issue of low reading interest among students and their limited understanding of core values, particularly a mother’s love, is the main focus of this community service program. Initial observations at SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate revealed that students showed little interest in children’s literature and had a shallow grasp of maternal affection. This program aims to foster empathy and emotional awareness among students through a literary-based approach using children’s literature. The implementation method employed a qualitative-participatory approach involving a series of literacy activities, such as the provision of children’s storybooks, storytelling training, poetry competitions, interactive discussions using visual and digital media, and the active involvement of parents through a family literacy community. The target participants included 1st and 2nd-grade students, teachers, and parents, with a total of 20 active students. The results showed a significant improvement in students’ reading interest and their understanding of a mother’s love. Additionally, the program successfully fostered positive collaboration among students, teachers, and parents in building a culture of literacy and character education through literature. This initiative holds potential as a model of best practice that can be replicated in other schools with similar contexts.  Keywords: mother’s love; children’s literature; literacy; character education; junior high school.
Taktik Ekonomi Warga Tabuji Menghadapi Rencana Aktivitas Pertambangan Nikel Di Desa Baru Pulau Obi ., Zulkifli; Irsyadi, Hudan
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/etnohistori.v10i2.8547

Abstract

Telah banyak artikel yang membahas tentang dampak ekonomi aktivitas pertambangan terhadap masyarakat di sekitar tambang, tetapi masih minim yang fokus membahas respons khususnya taktik ekonomi masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi pertambangan dalam menghadapi rencana aktivitas pertambangan. Tujuan studi ini adalah mendeskripsikan motif dibalik penerapan taktik ekonomi warga Dusun Tabuji Desa Baru Kecamatan Obi menghadapi rencana aktivitas pertambangan. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi digunakan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi pustaka, pengamatan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menampilkan deskripsi emik tentang taktik ekonomi warga Desa Baru di Dusun Tabuji terhadap Rencana Aktivitas Pertambangan. Hasil penelitian menemukan bahwa anggapan masyarakat tentang dampak negatif aktivitas pertambangan yang akan dirasakan dalam waktu yang lama, bahkan hingga anak cucu mereka memunculkan suatu inisiatif untuk menemukan celah dimana mereka bisa menemukan keuntungan-keuntungan ekonomi bahkan sebelum perusahaan pertambangan melakukan aktivitas eksplorasinya. Inisiatif tersebut dipraktikkan dalam bentuk taktik ekonomi berupa praktik resiprositas yang dibangun atas kesepakatan-kesepakatan antara warga dengan pihak perusahaan, baik melalui pertemuan formal maupun pertemuan non-formal. Kesepakatan-kesepakatan tersebut terjalin melalui dua arah, yakni terjalin melalui jalur intervensi sosial berupa fenomena resistensi dan konflik, dan pendekatan personal antara warga dengan pihak perusahaan.Kata Kunci: Taktik Ekonomi, Resistensi dan Konflik, Rencana Pertambangan, Dusun Tabuji Obi.
PEMANFAATAN APLIKASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN WAWASAN SISWA DI PONDOK PESANTREN PUTRI HIDAYATULLAH KOTA TERNATE Magfirah, Sulmi; Talaohu, Ahmad Rifani; Irsyadi, Hudan; Fajrhi, Nur; Agnurhasta, Azzan Wafiq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31139

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pengembangan wawasan siswa. Dalam pengabdian ini, dilakukan pelatihan kepada para siswa dalam penggunaan aplikasi digital yang relevan dengan konten pendidikan Islam dan umum. Metode yang digunakan adalah ‘learning by doing’ (LBT) yang merupakan model pembelajaran yang juga dibarengi dengan tindakan, yang artinya belajar tidak hanya secara teoretis tetapi juga dipraktekkan langsung dilapangan. Rangkaian kegiatan pada program ini meliputi pelatihan praktis, pembimbingan, dan demonstrasi penggunaan aplikasi untuk memastikan pemanfaatan teknologi secara optimal. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pemahaman teknologi dan membantu mereka mengembangkan keterampilan menggunakan teknologi dalam bentuk video digital interaktif. Selain itu, diharapkan pula tercipta lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan di lingkungan pesantren, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesimpulannya, pemanfaatan aplikasi digital dalam pendidikan pesantren memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan semangat belajar siswa, serta mampu mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan di era digital ini. Sangat diharapkan agar program pengabdian ini bisa menjadi acuan untuk bisa diimplementasikan di pesantren-pesantren lainnya yang ada di wilayah Indonesia pada umumnya, dan terkhususnya di Kota Ternate.
UPAYA PREVENTIF TERHADAP BAHAYA NARKOBA DAN GAME ONLINE SEBAGAI ANCAMAN MASA DEPAN Zulkifli, Zulkifli; Irsyadi, Hudan; Mattara, Wildan Andi; Ratna, Ratna
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36612

Abstract

ABSTRAKTerjerumus dalam penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu ancaman yang berpotensi merusak masa depan remaja, tidak terkecuali bagi SMA 8 Kota Ternate. Segala faktor yang melatarbelakanginya penting menjadi perhatian dalam mengawasi perkembangan mereka. Ancaman lain yakni adiksi terhadap game online yang juga berpotensi menimbulkan dampak negatif . Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan kesadaran preventif bagi remaja khususnya pelajar di SMA 8 Kota Ternate tentang upaya dan perilaku positif dalam membentengi diri mereka terhadap ancaman tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah edukatif, diskusi interaktif dan didukung dengan survey persepsi terhadap 40 orang siswa SMA 8 Kota Ternate yang mengikuti kegiatan ini. Informasi yang didapatkan diolah secara hybrid (kualitatif dan kuantitatif) untuk menemukan sejauh-mana persepsi dan perilaku mereka dalam memaknai narkoba dan game online serta kaitannya dengan pemanfaatan waktu luang mereka. Hasil kegiatan ditemukan bahwa upaya preventif untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba khususnya terhadap siswa SMA 8 Kota Ternate tetap perlu ditingkatkan serta didukung kolaborasi antar lini demi memastikan mereka untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika dan boat terlarang. Edukasi tentang dampak negatif merokok juga perlu dilakukan agar tidak menjadi pintu masuk dalam mencoba narkoba. Kecanduan game online oleh siswa juga membutuhkan perhatian serius. Capaian 69% kegemaran bermain game online dengan durasi 3 (tiga) hingga 5 (lima) jam setiap harinya perlu dipandang ancaman serius dan diatasi agar tidak berdampak negatif terhadap mereka. Kolaborasi orang tua siswa, tenaga dan lembaga pendidikan, lembaga-lembaga sosial dan pemerhati pendidikan penting ditingkatkan demi menjaga generasi muda saat ini dari hal-hal yang meghambat dan merugikan mereka. Kata kunci: Upaya Preventif; Narkoba; Game Online; Ancaman Masa Depan; SMA 8 Kota Ternate ABSTRACTFalling into drug abuse is a threat that could potentially ruin the future of teenagers, including those at SMA 8 Ternate City. All of the underlying factors are important to consider when monitoring their development. Another threat is addiction to online games, which also has the potential to create negative impacts. The purpose of this activity is to foster preventive awareness among teenagers, especially students at SMA 8 Ternate City, regarding efforts and positive behaviors to shield themselves from these threats. The method of implementation was carried out in the form of educational lectures, interactive discussions, and supported by a perception survey of 40 students of SMA 8 Ternate City who participated in this activity. The information obtained was processed in a hybrid manner (qualitative and quantitative) to determine the extent of their perceptions and behaviors in interpreting drugs and online games, as well as their relationship to the use of their leisure time. The results of the activity found that preventive efforts to anticipate drug abuse, especially among students at SMA 8 Kota Ternate, still need to be improved and supported by collaboration across lines to ensure that they do not fall into drug abuse and prohibited substances. Education about the negative impacts of smoking also needs to be done so that it does not become an entry point for trying drugs. Online game addiction by students also requires serious attention. The achievement of 69% of students who like to play online games with a duration of 3 (three) to 5 (five) hours every day needs to be seen as a serious threat and addressed so that it does not have a negative impact on them. Collaboration between parents of students, educational staff and institutions, social institutions and education observers needs to be improved in order to protect the younger generation from things that hinder and harm them. Keywords: Preventive Efforts; Drugs; Online Games; Future Threats; SMA 8 Kota Ternate