Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Latihan Bermain Gasing Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke : Studi Pre-Eksperimental di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang Vivi Syofia Sapardi; Fitria Alisa; Ria Desnita; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52577

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang sering berdampak pada penurunan kekuatan otot ekstremitas atas sehingga membatasi kemandirian pasien. Intervensi rehabilitasi yang bersifat fungsional dan menyenangkan diperlukan untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas latihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gasing berbasis permainan tradisional terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest dengan total sampel 14 pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi latihan gasing dilakukan secara terstruktur dan terarah untuk melatih otot-otot lengan, pergelangan, dan tangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai tengah kekuatan otot ekstremitas atas sebelum intervensi adalah 2 dan setelah intervensi meningkat menjadi 3. Hasil uji bivariat dengan Uji Wilcoxon menunjukkan latihan bermain gasing berpengaruh dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke (p=0,001). Latihan gasing terbukti mampu meningkatkan repetisi gerakan, memberikan stimulasi motorik yang bermakna, serta mendorong partisipasi aktif pasien melalui elemen permainan yang menyenangkan. Kesimpulannya, latihan gasing dapat menjadi alternatif intervensi rehabilitasi yang efektif, murah, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke, serta berpotensi diimplementasikan dalam program latihan klinis maupun home based therapy.
CEGAH AMPUTASI DENGAN PENATALAKSANAAN DIABETES MELITUS DI MASA PANDEMI COVID-19 Fitria Alisa; Vivi Syofia Sapardi; Lola Despitasari; Muhammad Farid; Alex Contesa
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 1 No 1 (2021): Jurnal ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v1i1.181

Abstract

Background : Diabetes mellitus (DM) is an insulin insufficiency disorder caused by disruption of insulin products by Langerhans beta cells or the body's cells are less responsive to insulin. Covid-19 attacks all ages, especially those who have chronic diseases (co-morbid) have a more frequent risk of getting it with bad complications from this disease. Physical exercise (Diabetes leg exercises) is one of the pillars in the management of DM, which functions to improve insulin sensitivity and maintain body fitness during the COVID-19 pandemic. The goal of this community service is to prevent amputation by managing diabetes mellitus. Method : This community service method refers to action research with the formation of a DM prolanis group at the MERCUBAKTIJAYA clinic in Padang, socialization and education related to the management of diabetes mellitus, as well as monitoring and evaluation that have been carried out in collaboration with the MERCUBAKTIJAYA clinic in Padang as a follow-up to this activity. Result: 90% of the participants were enthusiastic about the activity and were able to re-practice the material presented.
PEMBERDAYAAN KADER DAN KELUARGA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL HOME CARE SERVICE UNTUK PASIEN DIABETES MELITUS Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Wira Iqbal; Ria Desnita; Dimas Prayoga; Rima Ermayanti; Syifa Satiaranada; Muthia Adwa Salsabil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51470

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui perawatan mandiri dan dukungan keluarga. Keterbatasan pengetahuan dan keterlibatan keluarga seringkali menjadi hambatan utama dalam pencapaian kontrol glikemik pasien. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader Posyandu RW 02 Kelurahan Kalumbuk dan keluarga pasien DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dan keluarga dalam melaksanakan perawatan pasien DM di rumah melalui implementasi Model Home Care Service. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada keluarga pasien serta kader kesehatan di RW 02 Kelurahan Kalumbuk. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyusunan dan distribusi flipbook panduan perawatan DM berbasis keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader dan keluarga mengenai aspek perawatan DM, meliputi pengaturan diet, pemantauan glukosa darah dan pencegahan komplikasi. Sebelum pelaksanaan PKM hanya 33,3% kader dan keluarga yang memiliki pengetahuan baik dan setelah kegiatan didapatkan semua (100%) kader dan keluarga memiliki pengetahuan baik tentang perawatan DM. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi keluarga dalam pendampingan pasien dan peningkatan kemampuan kader dalam melakukan edukasi berkelanjutan. Program ini berhasil memperkuat peran keluarga dan kader sebagai komponen utama dalam sistem home care berbasis komunitas. Diharapkan model ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan oleh Puskesmas dan menjadi rujukan dalam pengembangan program manajemen penyakit kronis di tingkat keluarga.