Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Internalisasi Budaya Anti-Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Oleh Tutor Sebaya di Sekolah Damayanti, Mesra; Nur, Syamsiara; Nurhidayah, Nurhidayah; Jirana, Jirana; Nurmiati, Nurmiati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5544

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 1 Tinambung mengenai nilai-nilai anti-bullying sekaligus membangun layanan konseling sebaya sebagai upaya pencegahan berkelanjutan di sekolah. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan utama, yaitu identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi kegiatan, serta evaluasi hasil. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah, guru BK, dan OSIS, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang meliputi pemberian materi tentang pengertian, bentuk, dan dampak bullying, strategi membangun pribadi anti-bullying, serta pembentukan kelompok konselor sebaya. Selain itu, dilakukan kampanye terbuka dan pemasangan media edukasi berupa poster. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang nilai-nilai anti-bullying, yang tercermin dari respons positif peserta, kemampuan menjawab pertanyaan, serta praktik konseling sederhana yang dilakukan. Evaluasi melalui angket juga memperlihatkan adanya kesadaran baru untuk menolak praktik bullying. Dengan terbentuknya layanan konseling sebaya, kegiatan ini memberikan dampak keberlanjutan bagi sekolah dalam membangun budaya anti-bullying. Program ini membuktikan bahwa pendampingan partisipatif berbasis konseling sebaya dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sulawesi Barat Melalui Optimalisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam Pengembangan Dodol Jewawut Berbasis Kearifan Lokal Ramlah, Ramlah; Nasir, Yusrianto; Nurman, Nurman; Nur, Syamsiara; Musriani, Musriani; Rahmawati, Rahmawati; Abdullah, Nurfiana; Azizah, Rifca Farih; Tuada, Rasydah Nur
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5577

Abstract

Sulawesi Barat yang ditetapkan sebagai daerah otonom pada tahun 2004 menyimpan kekayaan sumber daya alam yang beraneka ragam dengan karakteristik geografis yang unik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Sulawesi Barat melalui optimalisasi peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam pengembangan produk dodol jewawut berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan lima tahap: (1) identifikasi dan analisis situasi awal melalui survei dan focus group discussion (FGD), (2) pelaksanaan pelatihan pembuatan dodol jewawut, (3) pendampingan intensif dalam produksi dan pemasaran, (4) monitoring dan evaluasi, dan (5) keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan melibatkan 26 anggota KWT Sejahtera. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam pengolahan jewawut menjadi dodol, peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 95%, dan terciptanya 3 varian produk dodol jewawut yaitu original, pandan, dan buah naga dengan kemasan menarik. Program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelompok KWT dan melestarikan tanaman pangan lokal jewawut sebagai warisan budaya.
Analisis Keterampilan Kolaborasi Siswa SMA pada Pembelajaran Biologi Firman; Syamsiara Nur; Moh. Aldi SL.Taim
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.7.1.82-89

Abstract

Keterampilan kolaborasi adalah salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan pada pembelajaran Abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran biologi kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Wonomulyo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan  kuantitatif,  desain  penelitian  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini yaitu non eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Wonomulyo. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan berjumlah 67 peserta didik. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Data hasil penelitian dikumpulkan dalam bentuk lembar observasi keterampilan kolaborasi peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kolaborasi siswa SMA Negeri 1 Wonomulyo berada pada kategori sangat baik dengan persentase 53,7% dan 46% berada pada kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan kolaborasi kelas XI MIPA 1 dan 2 SMA Negeri 1 Wonomulyo termasuk kategori sangat baik.
Keanekaragaman Ikan di Perairan Kasoloang Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat Saripa Wahda; Wahid, Masyitha; Firdaus, Firdaus; Nur, Syamsiara
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2025): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v7i1.4953

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keanekaragaman hayati laut yang tinggi, termasuk dalam hal keanekaragaman ikan. Namun, informasi ilmiah mengenai spesies ikan di beberapa wilayah pesisir, seperti Desa Kasoloang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi spesies ikan, (2) menghitung keanekaragaman spesies ikan, dan (3) mengukur karakteristik parameter lingkungan perairan Kasoloang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive (purposive sampling). Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun penelitian selama 12 hari menggunakan pukat dengan diameter mata jaring 1,5 inci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) teridentifikasi 26 spesies ikan di perairan Kasoloang dengan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Gazza dentex, (2) indeks keanekaragaman ikan di perairan Kasoloang tergolong sedang (H’=2,405), indeks kemerataan tergolong tinggi (E=0,738), dan indeks dominansi tergolong rendah (C=0,157) atau tidak ada spesies yang mendominasi, yang mencerminkan komunitas ikan yang relatif stabil, serta (3) kondisi parameter lingkungan seperti suhu (27,7 ºC), salinitas (29,25 ‰), dan pH (7,15), berada dalam kisaran yang masih mendukung kehidupan ikan. Temuan ini memberikan informasi awal yang penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan di wilayah pesisir Sulawesi Barat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMA NEGERI 2 TOPOYO Yunus, Muh Rizal Kurniawan; Hakim, Sufyan; M. Irfan; Panennungi, Paewa; Syamsiara Nur
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 7 No 2 (2025): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v7i2.5431

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri di kelas XI A SMA Negeri 2 Topoyo. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian berupa angket kemandirian belajar dan lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemandirian belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, sebagian besar siswa berada pada kategori sedang (36,85%) dan 21,05% berada pada kategori sangat rendah, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,08 (kategori rendah). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, kemandirian belajar meningkat signifikan, ditandai dengan 26,32% siswa berada pada kategori sangat tinggi dan 52,63% pada kategori tinggi. Nilai rata-rata N-Gain juga meningkat menjadi 0,47 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri efektif dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa, bahkan di sekolah dengan keterbatasan sarana. Dengan demikian, pembelajaran berbasis inkuiri direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai strategi mengembangkan keterampilan belajar mandiri pada jenjang pendidikan menengah.