Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Diani Astriany; Rini Agustin Eka Yanti; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8654

Abstract

Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada pengukuran awal (pretest) dengan pengukuran akhir (posttest).Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dengan pengukuran akhir (posttest).Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining dengan  yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik yang menggunakan metode SFAE lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang menggunakan metode konvensional.
Penerapan Metode Discovery Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Siswa yang Memiliki IQ Tinggi dan Rendah dalam Mata Pelajaran Ekonomi ilah ilah; Rita Patonah
Sosio e-Kons Vol 11, No 3 (2019): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v11i3.4290

Abstract

The aim of this research is to show the differences and interactions between critical thinking skills in students who have a high and low IQ with the discovery learning method. This research was conducted at Senior High School 1 in Baregbeg. The source of research data is all students of class X taking the IPS major. A factorial design was used as the research method. The study used observation, testing, and interview as data collection techniques. Data processing techniques in this study included: data identification, data analysis, normality and homogeneity test, and hypothesis testing. The results of this research is: 1) there are no significant differences in the critical thinking skills of students who have a high and low IQ on economic lessons; 2) the discovery learning method is more effective than conventional method learning to improve critical thinking skills on economic lessons; 3) there is no statistical interaction among learning method, IQ and student’s critical thinking skills.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KAHOOT DENGAN MEDIA QUIZIZZ Elisa Dhema Lestari; Ilah Ilah; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.21146

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Akuntansi Dasar di SMAN 1 Talaga merupakan permasalahan yang harus segera diatasi. Rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan menggunakan media pembelajaran interaktif Kahoot dan media pembelajaran Quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Kahoot pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest); 2) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Quizizz pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest); 3) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Kahoot dengan yang menggunakan media pembelajaran Quizizz pada pengukuran akhir (Posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen desain Nonequivalent Control Group Desain. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Kahoot pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest); 2) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Quizizz pada pengukuran awal (Pretest) dan pengukuran akhir (Posttest); 3) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif Kahoot dengan yang menggunakan media pembelajaran Quizizz pada pengukuran akhir (Posttest). 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) Dede Elin Septianti; Rita Patonah; Yuyun Susanti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.21812

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh prestasi akademik peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Banjarsari, di mana sebagian besar nilai peserta didik di bawah rata-rata. Masalah ini sebagian besar disebabkan oleh pembelajarannyang masih menggunakan metode konvensional dan memprioritaskan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menggunakan teknik pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) dalam kelompok eksperimen dan membandingkannya dengan kelompok kontrol. Kelas kontrol menggunakan metode pengajaran yang lebih konvensional yang banyak digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar peserta didik pada kelas ekperimen dengan pembelajaran menggunakan kooperatif STAD dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan teknik eksperimen yang menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak setara. Pendekatan statistik uji-t digunakan untuk melakukan analisis data. Berdasarkan penelitian, peserta didik dalam kelompok eksperimen menunjukkan hasil belajar yang ketika mereka menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Sedangkan pada kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan pengajaran konvensional menunjukkan perubahan dalam hasil belajar mereka antara pretest dan posttest namun perubahannya tidak signifikan. Pada evaluasi terakhir, hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan kooperatif berdasarkan evaluasi pertama dan terakhir dibandingkan dengan peserta didik menggunakan pembelajaran konvensional.