Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Penyuluhan dalam Peningkatan Pengetahuan Petani mengenai Gejala Defisiensi Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Zafitra, Zafitra; Khoiri, Muhammad Amrul; Trizayuni, Riskia; Irawan, Joni; Yoseva, Sri; Nasrul, Besri; Effendi AR, Arman; Deviona, Deviona; Simatupang, Freddy Alexander; Habibah, Puan; Efrata, Enriski; Azhari, Ahmad Alwi; Fawrin, Heralda; Purwasandi, Purwasandi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.65-70

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir dalam mengenali serta menangani gejala defisiensi unsur hara pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi lapangan, dan evaluasi berbasis pre-test serta post-test. Materi penyuluhan difokuskan pada identifikasi gejala kekurangan unsur hara esensial seperti N, P, K, Mg, dan B serta penerapan prinsip pemupukan berimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 80% dalam mengenali gejala defisiensi antar unsur hara. Pendekatan partisipatif mendorong peningkatan literasi agronomi dan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan hara berkelanjutan serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara ramah lingkungan. Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas petani menuju sistem pertanian yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan, sehingga petani mampu mengetahui gejala defisiensi unsur hara yang terdapat pada tanaman kelapa sawit di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.
Uji Alelopati Ekstrak Daun Alang-Alang (Imperata cylindrica) terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kacang Hijau Simatupang, Freddy Alexander; Habibah, Puan; Azhari, Ahmad Alwi; Efrata, Enriski; Malinda, Novi; Zafitra, Zafitra
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 1 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.1.19464

Abstract

Kacang hijau termasuk salah satu tanaman pangan penting yang pertumbuhannya dapat dipengaruhi oleh senyawa alelopati dari gulma seperti alang-alang (Imperata cylindrica). Tujuan penelitian untuk mengevaluasi respons perkecambahan dan pertumbuhan awal kacang hijau terhadap berbagai konsentrasi ekstrak daun alang-alang serta menganalisis pengaruhnya terhadap viabilitas dan vigor benih kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ekofisiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, dan 20% ekstrak daun alang-alang yang diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati meliputi daya berkecambah, kecepatan berkecambah, panjang akar dan hipokotil, berat basah, berat kering, serta indeks vigor I dan II. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun alang-alang pada konsentrasi 5% hingga 20% tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap seluruh parameter pengamatan. Daya berkecambah yang mencapai 100% pada semua variasi konsentrasi mengindikasikan bahwa ekstrak daun alang-alang tidak bersifat fitotoksik dan tidak menghambat pertumbuhan awal benih kacang hijau. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan sangat kuat antara panjang akar/hipokotil dengan indeks vigor I (r = 0,76), serta berat kering dengan indeks vigor II (r = 0,998). Kata kunci : Alelopati, Imperata cylindrica, kacang hijau, perkecambahan, vigor
Leaf Morphological Characteristics and Biomass Distribution of Oil Palm Seedlings in the Application of Oil Palm Empty Fruit Bunches (EFB) and Watering Intervals in the Pre-Nursery Habibah, Puan; Gusviani, Nisa Azzahra; Zafitra, Zafitra; Efrata, Enriski; Simatupang, Freddy Alexander; Barus, Rizki Al Khairi
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 22 No 1 (2026): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v22i1.15134

Abstract

The pre-nursery stage represents an initial phase that strongly influences the subsequent quality of oil palm seedlings. Nevertheless, information regarding leaf morphology and biomass distribution of oil palm seedlings under organic fertilization and water management remains limited. This study aimed to evaluate leaf morphological traits and biomass allocation of oil palm seedlings in response to oil palm empty fruit bunch (EFB) compost application and different watering intervals during the pre-nursery stage. The experiment was arranged in a completely randomized design with two factors and three replications, consisting of EFB compost rates and watering intervals. Observed variables included leaf area, leaf number, dry weight of leaves, stems, and roots, as well as shoot–root ratio. Data were analyzed using analysis of variance at the 5% significance level and followed by Duncan’s New Multiple Range Test when significant effects occurred. The results indicated no interaction between EFB compost application and watering intervals for all observed parameters. Individually, both treatments did not significantly affect leaf morphology or biomass distribution. However, a numerical tendency of increased plant biomass was observed up to an EFB compost rate of 225 g per polybag, suggesting that seedling responses during the pre-nursery stage develop gradually rather than immediately
Biopriming Ekstrak Bawang Merah untuk Meningkatkan Vigor dan Viabilitas Benih Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Freddy Alexander Simatupang; Puan Habibah; Zafitra
AgriMalS Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v6i1.2284

Abstract

The success of mung bean (Vigna radiata L.) cultivation is determined by the quality of the seeds used. One effort to improve seed quality is through biopriming techniques based on natural ingredients. The purpose of this study was to evaluate the potential of shallot (Allium cepa L.) extract as a biopriming agent in increasing the viability and vigor of mung bean seeds, and to determine the optimum effective concentration. This study was conducted at the Ecophysiology Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Riau. The experimental design in this study was a completely randomized design (CRD) with one factor with six levels of shallot extract concentration, namely 0% (control), 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% with four replications. The observation parameters consisted of germination power and germination rate, vigor index I and II, hypocotyl length, root length, fresh weight, and dry weight of the sprouts. Data analysis used ANOVA and Duncan's advanced test at the 5% level, and was supplemented with effect size analysis with eta-squared (η²). The results showed that 15% extract concentration was the optimum concentration in increasing germination rate and vigor II index. Germination rate and vigor II index decreased in direct proportion to the increase in extract concentration. The application of shallot extract had no significant effect on germination rate, hypocotyl length, root length, dry weight, and fresh weight of mung bean sprouts.
Workshop Agroforestry: Tumpang Sari Kopi di Kebun Sawit pada Kelompok Tani di Desa Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Riau Enriski Efrata; M. Amrul Khoiri; Puan Habibah; Joni Irawan; Fetmi Silvina; Zafitra; Nisa Azzahra Gusviani; Freddy Alexander Simatupang; Ahmad Alwi Azhari; Gian Juliano; Ahmad Imtaz Sumbari
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v3i1.35

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya diversifikasi usaha tani dan tingginya ketergantungan petani Desa Tanjung Kuras terhadap komoditas sawit yang rentan akan fluktuasi harga dan penurunan pendapatan. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan sistem agroforestri berkelanjutan yang adaptif pada lahan gambut melalui integrasi budidaya kopi Liberika sebagai tanaman sela yang berpotensi meningkatkan pendapatan alternatif. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi teknis, serta praktik lapangan terkait teknik budidaya, pengelolaan hama dan penyakit, penanganan pascapanen, serta tata niaga dan pengembangan UMKM kopi. Hasil kegiatan menunjukkan perkembangan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam teknik penanaman, identifikasi dini OPT, dan pemahaman nilai tambah produk kopi melalui hilirisasi. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya inisiatif petani untuk mengembangkan kelompok tani, memperkuat jejaring kemitraan desa, serta membuka peluang pengembangan model agroforestri yang produktif dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat serta menjadi dasar penting bagi pendampingan lanjutan.