p-Index From 2021 - 2026
9.997
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Theologia Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual Jurnal Teologi Berita Hidup Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Manna Rafflesia PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi Jurnal Amanat Agung JURNAL TERUNA BHAKTI EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Teologi Praktika Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Ra'ah KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen THRONOS: Jurnal Teologi Kristen CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Magenang: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies Ra'ah: Journal of Sociology of Religion
Kalis Stevanus
Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu, Indonesia

Published : 95 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Dari Mimbar ke Kehidupan Sehari-hari: Pengaruh Nyata Gaya Hidup Gembala terhadap Jemaat Anita Sari Sole; Kalis Stevanus
Angelion Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jan.v6i2.1016

Abstract

This study aims to examine in depth how a pastor's lifestyle influences the congregation's practices in the context of the challenges of modernity. This study uses a library research method, which involves collecting and analyzing literature from various relevant theological and scientific sources. The results of the study indicate that a pastor's lifestyle, which reflects spiritual, moral, and social values, has a significant influence on the character formation of the congregation, both individually and communally. In the shepherding process, a pastor's exemplary life becomes the primary medium in transferring Christian values to the congregation through concrete actions, not just verbal teachings. A pastor's lifestyle impacts three main dimensions of the congregation's life: spirituality, moral ethics, and social relationships. Authentic and consistent exemplary behavior from a pastor has been proven to strengthen faith, shape ethical character, and encourage the congregation's active participation in social life and church services. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana gaya hidup seorang gembala sidang memengaruhi praktik hidup jemaat dalam konteks tantangan modernitas. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yang melibatkan pengumpulan dan analisis literatur dari berbagai sumber teologis dan ilmiah yang relevan. Hasil kajian menujukan bahwa gaya hidup gembala, yang mencerminkan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial, memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter jemaat, baik secara individual maupun komunal. Dalam proses penggembalaan, keteladanan hidup seorang gembala menjadi media utama dalam mentransfer nilai-nilai kekristenan kepada jemaat melalui tindakan nyata, bukan hanya ajaran verbal. Gaya hidup seorang gembala berpengaruh pada tiga dimensi utama dalam kehidupan jemaat, yakni spiritualitas, etika-moral, dan hubungan sosial. Keteladanan yang otentik dan konsisten dari seorang gembala terbukti mampu memperkuat iman, membentuk karakter etis, serta mendorong partisipasi aktif jemaat dalam kehidupan sosial dan pelayanan gereja.
Dari Kenosis ke Kepemimpinan Hamba: Filipi 2:6-8 sebagai Model Teologis Bagi Transformasi Gereja Masa Kini Ariance Loru; Kalis Stevanus
Angelion Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jan.v6i2.1017

Abstract

This study aims to analyze the concept of servant leadership based on Philippians 2:6-8 and its relevance to the modern church. The method used in this study is a qualitative approach through literature review and exegetical study. The focus of the study is directed at the practical theological realm of Jesus Christ's example of humility, self-emptying, and obedience to the point of death on the cross. The exegetical results indicate that servant leadership offers an alternative, transformative solution amidst the challenges of the modern church, such as secularization, technological development, religious pluralism, and socio-cultural change. The example of Jesus Christ, which teaches three main aspects of servant leadership: relinquishing personal rights, taking on the form of a servant, and living in obedience and sacrifice, will shape the character of Christian leaders who are humble, imbued with integrity, and contextual. This study confirms that servant leadership is not merely an organizational strategy, but a theological calling rooted in the example of Jesus Christ himself.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan hamba berdasarkan Filipi 2:6-8 serta relevansinya bagi gereja modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan studi eksegesis. Fokus kajian diarahkan ke ranah teologis praktis terhadap teladan Yesus Kristus yang merendahkan hati, mengosongkan diri dan taat sampai mati di atas kayu salib. Hasil eksegesis menunjukkan bahwa kepemimpinan hamba memberikan alternatif yang solusi tranformatif di tengah tantangan gereja modern, seperti sekularisasi, perkembangan teknologi, pluralisme agama, serta perubahan sosial-budaya. Teladan Yesus Kristus yang mengajarkan tiga aspek utama kepemimpinan hamba, yaitu: melepaskan hak pribadi, mengambil rupa sebagai hamba, serta hidup dalam ketaatan dan pengorbanan akan membentuk karakter pemimpin Kristen yang rendah hati, berintegritas, dan kontekstual. Penelitian ini memberikan penegasan bahwa kepemimpinan hamba bukan sekedar strategi organisasi, melainkan panggilan teologis yang berakar pada teladan Yesus Kristus sendiri.
Studi Deskriptif Efektivitas Pelatihan Penginjilan pada Jemaat di Gereja Isa Almasih Sindoro Ungaran Yuli Wahyu Setyowati; Kalis Stevanus
Angelion Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jan.v7i1.1115

Abstract

Evangelism is a crucial part of the church's mission in carrying out the Great Commission. However, in reality, not all congregations have the understanding, courage, and skills to carry out evangelism personally. This situation indicates the need for evangelism training that can equip congregations to effectively share the Gospel. The Isa Almasih Sindoro Ungaran Church held evangelism training for its congregation as an effort to increase their understanding and involvement in evangelism ministry. This study aimed to determine the effectiveness of the evangelism training conducted among the congregation at the Isa Almasih Sindoro Ungaran Church. This study used a Field Research / Qualitative Case Study). The results showed that the evangelism training conducted at the Isa Almasih Sindoro Ungaran Church was effective. This was evident in the congregation's increased understanding of the basics of evangelism, their increased courage in sharing the Gospel, and their increased involvement in evangelism activities both personally and in church services. Furthermore, the training methods used, such as biblical teaching, hands-on practice, and mentoring, contributed to the success of the training.   Penginjilan merupakan bagian penting dari tugas gereja dalam melaksanakan Amanat Agung. Namun, pada kenyataannya tidak semua jemaat memiliki pemahaman, keberanian, dan keterampilan yang memadai untuk melakukan penginjilan secara pribadi. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelatihan penginjilan yang dapat memperlengkapi jemaat agar mampu memberitakan Injil secara efektif. Gereja Isa Almasih Sindoro Ungaran menyelenggarakan pelatihan penginjilan bagi jemaat sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterlibatan jemaat dalam pelayanan penginjilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan penginjilan yang dilaksanakan pada jemaat di Gereja Isa Almasih Sindoro Ungaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kepustkaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan penginjilan yang dilaksanakan di Gereja Isa Almasih Sindoro Ungaran tergolong efektif. Hal ini terlihat dari meningkatnya pemahaman jemaat mengenai dasar-dasar penginjilan, bertambahnya keberanian jemaat dalam membagikan Injil, serta adanya peningkatan keterlibatan jemaat dalam kegiatan penginjilan baik secara pribadi maupun dalam pelayanan gereja. Selain itu, metode pelatihan yang digunakan, seperti pengajaran Alkitabiah, praktik langsung, dan pendampingan, turut mendukung keberhasilan pelatihan tersebut.
Karya Roh Kudus yang Karismatik dalam Kehidupan Kristus Menurut Injil Lukas dan Implikasinya bagi Orang Percaya Kalis Stevanus
CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54592/jct.v1i2.23

Abstract

This research method is a descriptive qualitative method with the aim of describing the role of the Holy Spirit in the life of Christ specifically from Luke's writings in the Gospel of Luke. This paper is expected to complement and add to the understanding of what has been written and understood by many theologians and Christians, so that readers can benefit from their Christian faith life. The search results in Luke's Gospel show that Luke emphasizes the charismatic work of the Holy Spirit. In Luke's charismatic theology, the Holy Spirit plays a key role in the history of salvation. This is shown especially in the life of Jesus as a charismatic prophet. Jesus was not only anointed by the Holy Spirit, but was filled and led by the Spirit. For Luke, it was impossible to separate Jesus' salvific mission from the charismatic work of the Holy Spirit.ABSTRAKMetode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan maksud untuk memaparkan peran Roh Kudus dalam kehidupan Kristus secara khusus dari tulisan Lukas di dalam Injil Lukas. Tulisan ini diharapkan dapat melengkapi dan menambah pemahaman apa yang selama ini sudah ditulis dan dipahami oleh banyak teolog maupun umat Kristen, sehingga pembaca mendapat manfaat bagi kehidupan iman kristianinya. Hasil penelusuran di dalam Injil Lukas menunjukkan Lukas memberi penekanan pada karya karismatik Roh Kudus. Di dalam teologi karismatiknya Lukas, Roh Kudus memegang peran kunci dalam sejarah keselamatan. Hal itu ditunjukkan khususnya di dalam hidup Yesus sebagai nabi karismatik. Yesus bukan saja diurapi oleh Roh Kudus, tetapi dipenuhi dan dipimpin oleh Roh. Bagi Lukas, tidaklah mungkin untuk memisahkan misi keselamatan Yesus dari karya Roh Kudus yang karismatik dan misioner. Kata kunci: Injil Lukas, Karismatik, Kristus, Roh Kudus
Kajian Teologis terhadap Kemampuan Indigo berdasarkan Perspektif Karunia Roh Kudus pada1 Korintus 12 Jefri Wungow; Immanuel Sony Kurniawan; Bambang Riyadi; Kalis Stevanus; Yusak Eka Putra Sihombing
CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 1 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54592/jct.v5i1.280

Abstract

Tulisan ini mengkaji konsep kemampuan indigo dari perspektif teologis, terinspirasi oleh pandangan Paulus dalam 1 Korintus 12 mengenai karunia-karunia rohani. Pembahasan ini mengeksplorasi bagaimana kemampuan indigo, yang sering kali dikaitkan dengan sensitivitas spiritual dan pemahaman mendalam terhadap dunia metafisik. Untuk menjawab ini penelitian ialah menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis teks untuk menafsirkan bagaimana kemampuan indigo ditinjau dari perspektif karunia-karunia rohani. Hasil temuan menunjukkan bahwa kemampuan indigo yang peka terhadap dunia metafisik tidak dapat disejajarkan dengan karunia rohani sebab memiliki dasar dan tujuan yang sangat kontras. Sebab itu, seorang Kristen yang memiliki kemampuan indigo penting mendapatkan pelayanan pelepasan dan bimbingan rohani secara intens untuk dapat mengalami kemerdekaan di dalam Kristus.
Co-Authors -, Gidion Adhi Siswanto Wisnu Nugroho Anita Sari Sole Ariance Loru Bambang Riyadi Banowati, Debby Sani Budi Kartika Carolina Etnasari Anjaya Chandra Kirana Luhur Clara Raflesiane Misahapsari Clara Raflesiane Misahapsari Dappa, Debora David Eko Setiawan David Priyo Susilo David Priyo Susilo David Setiawan, David David, Andre Vinsensius Dwiati Yulianingsih Eni Rombe Febrina, Grace Fianus Tandiongan Firman Panjaitan Gidion, Gidion Grace Febrina Halawa, Dian Trikusmawati Hardiyanti Setyorini Hudianto, Swandriyani Ian Griffin Prawiromaruto Imanuel Herman Prawiromaruto Imanuel, Gusti Agung Immanuel Sony Kurniawan Inge Gunawan Ivo Arbie Mauclau Jefri Wungow Jujung Rilman Tambunan Juniva, Estherina Andhi Lie, Tan Lie Lie-Lie, Tan Luhur, Chandra Kirana Maria Setiarini Mauclau, Ivo Arbie Mulyono Mulyono Muskita, Mesak Nathanail Sitepu Pandeirot, Ferri Melki Paulus Purwoto Petrus Bobii Pieter Otta Pranoto, Gangsar Sugio Prawiromaruto, Ian Griffin Purwoto Purwoto Reynaldi, Samuel Riany Butar Butar Rombe, Eni Sari Saptorini Siswandi, Lucky Yohanes Slamet Riyadi Stefani, Stefani Stefanus M. Marbun Lumban Gaol Stefanus Marbun Stevanus, Adiel Suwito, Gregorius Swandriyani Hudianto Swandriyani Hudianto Tammy Yulianto Auw Tan Lie Lie Tantri Yulia Tantri Yulia Tantri Yulia Tri Gunawan Vivilia Vivone Vriska Macarau Yanty Piri Yeremia Didasgil Taneo Yogi Santoso Yonatan Alex Arifianto Yuli Wahyu Setyowati Yulia, Tantri Yulianto, Tomi Yunianto Yunianto Yunianto Yunianto Yusak Eka Putra Sihombing