Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Application of Heuristic Algorithm in Medical Informatics System for Patient Data Management in Southeast Asia Setyani, Seswiyati Asri; Mahendro Prasetyo Kusumo
Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/7ygpx615

Abstract

This research aims to analyze the application of heuristic algorithms in medical informatics systems for managing patient data in Southeast Asia. This research method uses qualitative research. This research data uses secondary data. Data includes scientific literature, technical reports, policy documents, and statistical data from trusted sources such as reputable journals, conferences, books, and health institutional reports. Data analysis using Nvivo 12 Plus software to identify relevant patterns and themes. This research indicates that Southeast Asian countries have begun to adopt information technology in health services. The implementation of the Electronic Medical Record (EMR) System has been used in several large hospitals in Malaysia and Thailand to integrate patient data digitally. The most prominent theme in the data findings regarding the role of heuristic algorithms in managing patient data is the importance of data security, management, optimization, efficiency, and blockchain integration in patient health services. Plus, the challenges heuristic algorithms face in healthcare include infrastructure, data fragmentation, cross-platform system integration, data security and privacy, big data analysis (big data), and potential heuristic algorithms. The significant impact is improving the efficiency, quality, and accessibility of health services. One of the main impacts is increasing operational efficiency. The implications of this research recommend that policymakers and health institutions adopt heuristic algorithms in medical informatics systems for managing patient data in hospitals to improve the quality of health services
MAPPING OBESITY RESEARCH TRENDS AMONG HEALTHCARE WORKERS: BIBLIOMETRIC ANALYSIS AND FUTURE RESEARCH DIRECTIONS Arsy, Mecca Lestina; Kusumo, Mahendro Prasetyo
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2549

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan global, dan prevalensinya meningkat di dunia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perkembangan penelitian obesitas pada tenaga kesehatan. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang menitikberatkan studi bibliometrik. Data sampel diperoleh 242 dokumen dari Scopus. Variabel penelitian berfokus pada obesitas dan tenaga kesehatan. Instrumen penelitian menggunakan reduksi data keterbatasan, jenis dokumen, tahap publikasi, jenis sumber, bahasa. Ditambah keterbatasan data dengan kajian bidang studi; kedokteran, ilmu sosial, profesi kesehatan. Analisis  penelitian menggunakan software VOSViewer untuk memvisualisasikan temuan. Berikut temuan penelitian ini menunjukkan bahwa analisis bibliometrik memberikan informasi berguna tentang studi obesitas di tenaga kesehatan. Publikasi meningkat secara signifikan pada tahun 2022 dengan 19%. United State of America memimpin bidang penelitian ini. Topik seperti obesity, promotion obesitas, tenaga kesehatan, psikologi, perilaku hidup sehat, diabetes melitus, kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan menjadi fokus penelitian obesitas di kalangan tenaga kesehatan. Namun, masih ada beberapa topik seperti kesadaran, persepsi, penyakit penyerta, media sosial, lansia, obesitas pada masa kanak-kanak, program penurunan berat badan dan pandemi yang terbuka untuk penelitian lebih lanjut. Peningkatan kesadaran di kalangan peneliti dan praktisi kesehatan mengenai dampak obesitas pada profesionalisme dan kesehatan tenaga kesehatan. Implikasi penelitian ini hanya berfokus pada kajian obesitas kepada tenaga kesehatan, diperlukan penelitian lebih lanjut dapat mengkolaborasikan antar disiplin untuk mencapai solusi yang lebih komprehensif terkait obesitas di masyarakat.
Public Health Education: Improving Public Understanding and Awareness in Maintaining Health Atmojo, Muhammad Eko; Kusumo, Mahendro Prasetyo; Perdana, Vicky Alfitra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i4.14911

Abstract

Health is very important to humans because good health enables a better, more sustainable life. It is important to stay healthy to ensure life runs smoothly. Various health problems in the community are considered threats that can disrupt activities and the sustainability of life in the future. Through this problem, the community development team assists the Aisyiah Pajangan Sub-District Branch to increase community understanding of maintaining health and preventing disease. This empowerment is carried out through the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, which prioritizes the formulation of results based on program implementation needs. In this activity, two main activities serve as solutions to problems: socialization of awareness about the spread and prevention of disease, and mass health checks. This activity aims to build a community in Pajangan Sub-District that is better prepared to prevent disease and to increase public understanding of ongoing health maintenance.
SELF-EFFICACY, SLEEP DURATION, AND ADOLESCENT MENTAL HEALTH: A STUDY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN YOGYAKARTA Pamudji, Clarissa Rayna Savealty; Kusumo, Mahendro Prasetyo
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2995

Abstract

Kesehatan mental remaja di Yogyakarta semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya tekanan akademik, tuntutan sosial, dan perubahan pola hidup yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis melalui faktor seperti efikasi diri dan durasi tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak program promosi kesehatan mental terhadap kesehatan mental remaja, dengan menyoroti peran mediasi efikasi diri dan durasi tidur pada siswa SMP di Yogyakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner Google Form yang mengukur partisipasi siswa dalam program promosi kesehatan mental, tingkat efikasi diri, durasi tidur, serta kondisi kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan pada Desember 2024 terhadap 200 siswa dari 49 SMP yang dipilih secara purposive dan proporsional, berusia 12–17 tahun dan pernah mengikuti program kesehatan mental di sekolah. Analisis data menggunakan SEM-PLS untuk menguji hubungan antarvariabel serta memastikan validitas dan reliabilitas model. Hasil penelitian menunjukkan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesehatan mental remaja (t-statistik 5,546; p-value 0,000), sehingga hipotesis terkait efikasi diri diterima. Sebaliknya, durasi tidur tidak berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental (p-value 0,530), sehingga hipotesis ini ditolak. Temuan ini menegaskan bahwa program promosi kesehatan mental di sekolah perlu berfokus pada penguatan efikasi diri melalui pelatihan manajemen stres dan regulasi emosional. Meskipun tidak berpengaruh langsung, durasi tidur tetap penting bagi kesejahteraan umum remaja dan perlu tetap menjadi bagian dari kebijakan pendukung.
Implementasi Kebijakan Blud Pada Rumah Sakit di Wilayah Kepulauan: Studi Kasus di Kabupaten Lingga Yan Cahyadi Anas; Mahendro Prasetyo Kusumo; Siti Nafiah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56048

Abstract

Kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bertujuan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan dan kinerja pelayanan rumah sakit melalui pemberian otonomi dalam pengelolaan keuangan dan operasional. Namun, efektivitas kebijakan ini sangat dipengaruhi oleh kondisi konteks lokal, terutama pada wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan tantangan geografis.. Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan BLUD serta pengaruh kondisi geografis terhadap pelaksanaan otonomi rumah sakit di Kabupaten Lingga. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan pada satu rumah sakit daerah. Data diperoleh melalui telaah dokumen kebijakan, dokumen operasional, serta informasi kontekstual terkait kondisi geografis dan sistem pelayanan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka implementasi Edward III yang meliputi dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Keterpencilan wilayah, ketergantungan pada transportasi laut, keterbatasan infrastruktur, serta tingginya biaya logistik membatasi ruang pengambilan keputusan dan fleksibilitas pengelolaan. Otonomi yang diberikan lebih banyak digunakan untuk mempertahankan operasional rutin dibandingkan pengembangan layanan. Kesimpulan Implementasi BLUD di wilayah kepulauan belum optimal karena keterbatasan geografis dan sumber daya. Diperlukan penyesuaian kebijakan yang mempertimbangkan karakteristik wilayah agar pelaksanaan otonomi rumah sakit dapat berjalan lebih efektif
Development of Health Promotion with The Design of Heart Failure Patient Monitoring Instrument Alfan Al Ghifari Sudarmanto; Mahendro Prasetyo Kusumo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6586

Abstract

Heart disease, particularly heart failure, is a prevalent chronic condition requiring regular monitoring to maintain patients' well-being. This study aims to develop and validate a monitoring instrument for heart failure patients. A pilot study was conducted in two main stages: instrument development and pre-test post-test on a sample of outpatient heart failure patients at RSU Muhammadiyah Ponorogo from March to May 2023. The validity test revealed 17 valid questionnaire items, with Cronbach’s Alpha values for routine examination, physical activity, and nutrition domains being 0.729, 0.829, and 0.786, respectively, indicating good reliability. Sample testing demonstrated a significant improvement in patient compliance (p < 0.005) and nutritional status (p < 0.05) after cardiovascular health promotion. However, there was no significant change in physical activity. With a combination of high construct validity, good reliability, and strong content validity, the questionnaire proved to be a robust and reliable measurement tool. The findings depict significant changes in compliance and nutritional status among heart failure patients following health promotion interventions, emphasizing the need for further focus on physical activity aspects. These results can contribute to the development of more effective monitoring and care strategies for heart failure patients.