Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pola Ionik Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Perairan Tambak Lorok, Semarang Nurfuad, Ferdian Adam; Suryanti, Suryanti; Jati, Oktavianto Eko; Anggoro, Sutrisno
Jurnal Pasir Laut Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpl.2023.58572

Abstract

Udang jerbung (Penaeus merguiensis) ialah jenis udang laut yang cenderung hidup di dasar laut atau bersifat bentik. salinitas yang mengandung ion-ion elektrolit merupakan faktor yang mempengaruhi persebaran dan kelangsungan hidup udang jerbung. Saat lingkungan tidak sesuai, udang akan menggunakan energi ekstra untuk melakukan osmoregulasi hingga batasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar ion elektrolit udang jerbung di perairan Tambak Lorok. Penelitian dilakukan Juli 2022 hingga Januari 2023. Lokasi penelitian di Dusun Tambak Lorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, sementara untuk pemilihan lokasi dilakukan melalui metode Purposive Sampling. Hasil yang didapatkan menunjukkan kadar elektrolit media memiliki rata-rata ion Na+ 10,125 mg/kg H2O; K+ 0,35 mg/kg H2O; Ca2+ 0,4 mg/kg H2O, Mg2+ 1,92 mg/kg H2O, dan Cl- 18,4 mg/kg H2O. Sedangkan pada haemolymph udang jerbung didapatkan rata-rata Na+ 9,55 mg/kg H2O; ion K+ 0,35 mg/kg H2O, ion Ca2+ 0,35 mg/kg H2O, ion Mg2+ 4,53 mg/kg H2O, dan ion Cl- sebesar 17,5 mg/kg H2O. Pola ion elektrolit udang jerbung di perairan Tambak Lorok bersifat hipoionik.
Tingkat Sensitivitas Ekosistem Terumbu Karang oleh Buangan Limbah Tambak Udang (Litopenaeus vannamei) di Pesisir Pantai Legon Boyo, Karimunjawa Nugroho, David; Afiati, Norma; Purnomo, Pujiono Wahyu; Ayuningrum, Diah; Jati, Oktavianto Eko
Jurnal Pasir Laut Vol 8, No 2 (2024): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpl.2024.65553

Abstract

Ekosistem karang dan pesisir Pulau Karimunjawa berpotensi terdampak akibat buangan limbah budidaya udang (Litopenaeus vannamei). Setidaknya telah tercatat sejak 2017 hingga Maret 2023 terdapat 33 titik lokasi, terdiri dari 238 petak tambak dengan total luasan sekitar 42 hektare. Penelitian ini bertujuan menghitung tingkat sensitivitas terumbu karang dan mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan budidaya tambak udang terhadap ekosistem karang di Pantai Legon Boyo, Kepulauan Karimunjawa. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif meliputi: teknik pengumpulan data karang menggunakan metode underwater photo transect (UPT), teknik purposive sampling untuk pengumpulan data kualitas perairan dan teknik pengolahan data citra satelit. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer yang dimaksud adalah data ekosistem terumbu karang dan kualitas perairan di lokasi penelitian. Data sekunder meliputi status perlindungan kawasan, kelimpahan ikan dan data kualitas perairan. Sumber data sekunder diperoleh dari hasil penelitian terdahulu yang sesuai dengan topik bahasan dalam penelitian serta publikasi dari instansi terkait. Parameter dalam memperkirakan tingkat sensitivitas karang (S) antara lain: persentase tutupan, tipe pertumbuhan terumbu karang, kerapatan karang, kelandaian, status perlindungan, keberadaan spesies dilindungi dan kelimpahan ikan. Pengolahan data terumbu karang menggunakan software CPCe. Hasil perhitungan tingkat sensitivitas karang sebesar 3,14 yang mengindikasikan status sensitivitas tingkat sedang serta dampak kegiatan limbah buangan budidaya belum berdampak langsung terhadap ekosistem terumbu karang.
Optimasi Konsentrasi Primer dan Suhu Annealing untuk Deteksi Gen PKS-I Pada Bakteri Asosiasi Mangrove Avicennia Marina Asal Pantai Tirang, Semarang Rosari, Arinda; Sabdaningsih, Aninditia; Ayuningrum, Diah; Jati, Oktavianto Eko
Jurnal Pasir Laut Vol 8, No 2 (2024): September
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpl.2024.66027

Abstract

Mangrove hidup di wilayah ekstrem yang memiliki mekanisme unik dalam beradaptasi yang mengarah pada jalur metabolisme dan berpengaruh terhadap proses produksi metabolit sekundernya. Bakteri asosiasi mangrove memiliki sifat yang mirip dengan inangnya. Pemanfaatan bakteri asosiasi dinilai lebih berkelanjutan, karena proses penelitian menjadi lebih cepat, mudah dan terjangkau. Senyawa metabolit sekunder disintesis oleh gen penyandi seperti PKS ( poliketida sintetase ). Gen penyandi menjadi kunci dalam produksi senyawa metabolit sekunder. Produk metabolit sekunder di kalangan industri sedang banyak dicari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan gen penyandi metabolit sekunder PKS-I pada isolat bakteri. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Kelautan Tropis . Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil deteksi gen PKS-I ditemukan pada 7 sampel isolat menggunakan optimasi konsentrasi primer 10μM dan suhu annealing 50°C.
Profil Lingkungan dan Kesuburan Perairan di Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Astuti, Yuli; Ain, Churun; Rahman, Arif; Jati, Oktavianto Eko; Prakoso, Kukuh
Akuatiklestari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i1.6934

Abstract

Danau Rawa Pening merupakan danau yang berada di Kabupaten Semarang Jawa Tengah tepatnya di Kecematan Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru. Danau Rawa Pening dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi keperluan air irigasi, air baku untuk minum, PLTA, perikanan, obyek wisata. Tujuan penelitian mengetahui status kesuburan perairan serta hubungan nitrat dan fosfat dengan klorofil-a. Analisis kesuburan perairan menggunakan metode Trophic State Index dan Trophic Index. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan status kesuburan perairan Danau Rawa Pening metode TSI termasuk eutrofik sedangkan menggunakan metode TRIX termasuk oligotrofik-mesotrofik. Hasil regresi antara nitrat dan ortofosfat dengan klorofil-a menunjukkan hubungan yang kuat dengan persamaan: Y=23,84+2,19NO3+5,77PO4.
POPULATION STUDIES OF SEA TURTLE IN BA'BATOA LAPEO BEACH POLEWALI MANDAR REGENCY, WEST SULAWESI, INDONESIA Rini, Indri Putri Sekar; Anggara, Dimas Wahyu; Ardy, Ardy; Ardiansyah, Muh. Putra; Jakasukmana, Munandar; Nurdin, Nur Masyitha; Yudiarso, Permana; Jati, Oktavianto Eko
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 20, No 3 (2024): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.20.3.148-151

Abstract

Sea turtles are marine biota that have an important role in the lives of coastal communities, but their existence has decreased due to threats to their habitat. The protection status of sea turtles has been regulated nationally and internationally, where they are fully protected. One location with potential sea turtle habitat in West Sulawesi is Ba'batoa Lapeo Beach in Polewali Mandar Regency. This is evidenced by the existence of community groups that carry out sea turtle conservation activities. This research analyzes the population of landed sea turtles, analyzes the success rate of hatching sea turtle eggs, and identifies threats that occur in efforts to manage sustainable sea turtle conservation at Ba'batoa Lapeo Beach. Data was collected through collaboration between BPSPL Makassar and the Laut Biru Community Group—the implementation of data collection from April to July 2024 through primary and secondary data collection. Primary data is obtained directly from the results of monitoring by the Laut Biru Community Group. Secondary data is used to describe primary data. Based on the analysis results, the type of sea turtle that landed on Ba'batoa Lapeo Beach was the Olive Ridley Turtle (Lepidochelys olivacea) 42 times. The highest percentage of Olive Ridley Sea Turtle eggs hatching was in July 2024 at 95.54%, while the lowest was in April 2024 at 51.45%. Threats to sea turtle habitat in Ba'batoa Lapeo Beach are abrasion and natural predators such as monitor lizards. The results of this study are expected to optimize the national sea turtle database and become a concern for stakeholders for sea turtle conservation management in West Sulawesi Province.
Profil Lingkungan dan Kesuburan Perairan di Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Astuti, Yuli; Rahman, Arif; Jati, Oktavianto Eko; Prakoso, Kukuh
Akuatiklestari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i1.7210

Abstract

Danau Rawa Pening terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Masyarakat memanfaatkan danau ini untuk irigasi, PLTA, perikanan, dan obyek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan perairan serta hubungan nitrat dan ortofosfat dengan klorofil-a. Analisis kesuburan perairan menggunakan metode Trophic State Index (TSI) dan Trophic Index (TRIX). Regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui hubungan nitrat dan ortofosfat dengan klorofil-a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesuburan perairan Danau Rawa Pening menggunakan metode TSI dikategorikan eutrofik sedangkan dengan metode TRIX dikategorikan oligotrofik-mesotrofik. Konsentrasi antara nitrat dan ortofosfat dengan klorofil-a menunjukkan hubungan yang kuat dengan persamaan: Y=23,84+2,19NO3+5,77PO4.
SKRINING BAKTERI PENGHASIL ENZIM AMILASE DARI SEDIMEN TAMBAK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) Novitasari, Diva Triza; Purnomo, Pujiono Wahyu; Jati, Oktavianto Eko; Ayuningrum, Diah; Sabdaningsih, Aninditia
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 2 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.15

Abstract

Tambak budidaya udang banyak memproduksi limbah organik yang berasal dari sisa metabolisme dan sisa pakan dari kultivan budidaya. Keberadaan limbah organik yang melimpah dan tidak didampingi dengan manajemen kualitas air, akan mengakibatkan dampak buruk pada kultivan seperti kematian. Proses bioremediasi termasuk salah satu cara untuk membersihkan bahan pencemar pada lingkungan tambak yang dibantu oleh agen biologis yaitu bakteri. Bakteri amilolitik dapat digunakan sebagai agen bioremediator pada lingkungan karena menghasilkan enzim amilase. Amilase merupakan enzim yang mampu menghidrolisis pati menjadi senyawa yang lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri dari sedimen tambak udang vanname dan melakukan skrining enzim amilase menggunakan media Starch Casein Nitrat (SCN). Sedimen diambil pada 5 lokasi tambak pasca panen di Kabupaten Rembang. Sampel diisolasi menggunakan teknik pour plate dan purifikasi dengan teknik streak plate, sedangkan skrining enzim dilakukan dengan teknik dotting. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa terdapat 20 isolat bakteri yang diisolasi dari sedimen tambak udang vanname dan 9 isolat bakteri menunjukkan aktivitas enzim amilase, diketahui dari zona bening yang dihasilkan pada isolat setelah ditambahkan iodine.
Kadar Silika (SiO2) terhadap Kelimpahan Diatom Bentik di Sungai Jamblang Kabupaten Cirebon Haque, Maharani Zahiratun; Afiati, Norma; Jati, Oktavianto Eko
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.9192

Abstract

Jamblang River is a concern because it has a very turbid water color due to natural stone mining activities processed by the natural stone industry. One of the natural stones produced at the location of the Jamblang river is andesite rock which has a constituent component is silica. Silica is the second most abundant element in the Earth's crust after oxygen. Silica usually comes from minerals and rocks that dissolve in water. In fresh water, quartz silica is less soluble than amorphous silica. Enrichment of nutrients with silica favors the growth of diatoms, since diatoms need silica for cell wall biogenesis. The amount of silica present in water is not immediately absorbed by diatoms. The sampling method used is the purposive sampling method. The sampling locations set are 4 locations. The most interesting location is location 2 because there are 38 natural stone industries scattered around the location. There is also a simple linear regression statistical test on SPSS which shows the influence of silica levels on the abundance of benthic diatoms in the Jamblang river. The value of Sig. 0.000 shows that there is an influence of silica on plankton abundance in water because the value is < 0.05. The lowest silica content obtained at location 2 is also supported by the least abundance of diatoms found. The low abundance of diatoms is thought to be caused by high TSS numbers, low observed brightness, and low DO numbers.
Plankton community dynamics based on vertical gradients and transparency in Lake Rawa Pening Trismara, Belia Kharisma Balqis; Rahman, Arif; Jati, Oktavianto Eko
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 12: No. 3 (December, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v12i3.21897

Abstract

The eutrophic conditions of Rawa Pening waters results in the rapid growth of water hyacinth (Eichhornia crassipes). The uncontrolled presence of water hyacinth affects the intensity of sunlight entering the water column and affects plankton abundance. The purpose of this study was to determine the vertical distribution of plankton abundance, the main factors affecting plankton abundance, and plankton associated with light intensity. The study was conducted in January and July 2024 using survey methods, with a total of 3 stations and 2 depths (0 m and 1 m). The statistical analysis used was the t-test and simple linear regression, Pearson correlation test, and multivariate analysis using Nonmetric Multidimensional Scaling (NMDS) with envfit analysis. The results showed that depth did not significantly affect the abundance of phytoplankton and zooplankton, but sampling time in January and July had an effect on the abundance of phytoplankton. The types of phytoplankton found were Chloropyceae, Bacillariophyceae, Cyanophyceae, Zygnematophyceae, Trebouxiophyceae, Euglenophyceae, and Chrysophyceae, while the zooplankton found were Monogononta, Branchiopoda, and Maxillopoda. Phytoplankton abundance values ranged from 740,447 - 3,650,523 cells/L, while zooplankton abundance ranged from 0 - 3,335 ind/L. There was no significant (homogeneous) relationship between light intensity and phytoplankton abundance based on the results of NMDS and envfit association analysis. Nitrate levels significantly affected plankton abundance based on the r value (0.901) and R2 (0.812). Keywords: Abundance, Envfit, Plankton, Rawa Pening, Vertical Distribution
FOOD HABITS OF SPOTTED BARB, SILVER BARB, THREE-SPOT GOURAMI, AND MARBLE GOBY IN RAWA PENING LAKE, SEMARANG: KEBIASAAN MAKAN WADER BINTIK DUA, TAWES, SEPAT RAWA, DAN BETUTU DI DANAU RAWA PENING, SEMARANG Rahman, Arif; Dewi, Shilfi Rohmatika; Jati, Oktavianto Eko
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.17.28-37

Abstract

One of the fishery potentials in Rawa Pening Lake, Semarang Regency, is the indigenous fish. The indigenous fish in this lake have declined due to changes in water quality, intensive fishing activities, and interspecies competition for resources. Some indigenous fish species in this lake include the spotted barb, silver barb, three-spot gourami, and marble goby. The purpose of this study was to analyze the food composition of four indigenous fish species. This study was conducted from October to December 2023. The sampling locations consisted of three stations at different depths (0, 1, and 2 m). Food composition analysis used the index of preponderance. This study found that four indigenous fish of Rawa Pening Lake utilize litter as the main food, phytoplankton as a complementary and additional food source. Zooplankton serve as an additional food source for spotted barb and three-spot gourami. Small fish serve as additional food for the marble goby. These differences in fish diet composition are due to adaptation to available food sources in the water.