Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EVALUASI TAHAPAN FASILITAS TERMINAL DI DEPAN BANDARA SULTANBABULLAH TERNATE, MALUKU UTARA Indra Altarans; Nurul Magfira; Syarly khalik; Rusli Arman; M. Rizal Syahrudin; Asgar Riswan
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara merupakan persepsi dari sebuah pintu gerbang suatu daerah, wilayah, bahkannegara dan juga telah menjadi simbol prestise sendiri yang akan di ingat oleh penumpangpesawat udara baik domestik maupun internasional. Bandar Udara Sultan Babullah Ternatemerupakan bandara yang cukup tinggi tingkat pelayanan terhadap arus penumpang dan barang.Pengelolaan Bandar Udara Sultan Balullah Ternate ini masih berada pada wewenang UnitPelaksana Teknik (UPT) Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Terminal Bandar Udara SultanBabullah Ternate pelayanan kepada penumpang yang berupa peningkatan fasilitas diterminalpenumpang Bandar Udara Sultan Babullah Ternate, maupun dengan melakukan optimalisasiterhadap prasarana yang ada. Bandar Udara Sultan Babullah Ternate salah satu bandara yangterletak di Kecamatan Tafure, Kota Ternate, Maluku Utara. Bandar Udara di Kota Ternate.Penelitian ini di lakukn pada tanggal 17 juni 2023 dan lokasi penelitian pada terminal didepanBandara Sultan Babullah Ternate. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui kesediaanfasilitas yang ada pada Terminal Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. penelitian ini bersifatdeskriptif kuantitatif yang didapatkan dari data primer dan sekunder, data primer yaitu data yangdidapat dari hasil observasi misalnya melakukan wawancara pada pihak yang terlibat langsung diBandar Udara Sultan Babullah Ternate dan juga pada penumpang, dan data sekunder yaitu datayang di kelolah dari sumber yang telah tersedia, data sekunder adalah data yang didapatkanpeneliti melalui sumber-sumber yang sudah data, misalnya bisa dengan literatur, buku, ataupundari penelitian. Terminal di depan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate sangat penting dikarenakan penumpang dan pengunjung (pengantar dan penjemput) semua berada dalam areaterminal penumpang sehingga fasilitas yang ada dalam terminal penumpang harus lebih nyamandan aman. Fasilitas Terminal di depan Bandar Udara Sultan Babullah ternate yaitukeberangkatan (departure), kedatangan (arrival), area publik (public holl), kantin, atm (anjurantunai mandiri), mushola, indomaret.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) ANGKUTAN UMUM di KOTA TIDORE KEPULAUAN ( Studi kasus : Terminal Sarimalaha-Supera): 3Program Studi Teknik sipil Fakultas Teknik Universitas Nuku Tidore UNNU Kalabo, F. Dewi H. A.; Fahira, Nurdjihan; Risal, Nurmala M.; Altarans, Indra
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi adalah gerakan berpindahnya manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan kendaraan ataupun tenaga manusia/hewan. Salah satu contoh transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat Kota Tidore dalam berpergian selain kendaraan pribadi adalah angkutan umum becak motor (bentor) di Kecamatan Tidore Timur sendiri rute kendaraan angkutan umum seperti angkot tidak beroperasi dari terminal Sarimalaha-Supera, maka kendaraan becak motor (bentor) digunakan sebagai alternatif angkutan umum. Dalam penelitian ini penulis mengambil lokasi di Kota Tidore Kepualauan, tepatnya rute angkutan umum trayek terminal Sarimalaha-Supera Pada penelitian ini, peneliti meneliti selama 2 (dua) minggu yang terhitung mulai dari minggu ke 2 sampai dengan minggu ke 3 bulan Mei tahun 2023. Penelitian yang dilaksanakan ini dibagi dalam beberapa tahap yaitu : tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap pengolahan data dan tahap kesimpulan Pada penelitian ini Biaya Operasional Kendaraan (BOK) khususnya biaya langsung yang terdiri dari biaya penyusutan, BBM, ban, servis kecil, servis besar, penambahan oli mesin, restribusi terminal, STNK/pajak. Dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan perhitungan biaya langsung sedangkan biaya tidak langsung tidak digunakan, karena angkutan umum becak motor (bentor) tidak berdiri dibawah naungan lembaga atau instansi melainkan milik pribadi. 1. Jarak dari terminal Sarimalaha – Supera dengan menggunakan angkutan umum becak motor (bentor) yaitu sekitar 6 km. 2. Tarif angkutan becak motor (bentor) untuk umum yaitu Rp. 7.000 dan untuk pelajar Rp. 5.000 sesuai data dari Dinas Perhubungan Darat sedangkan tarif yang sesuai dengan hasil analisis peneliti sebesar Rp 5.000. 3. Hasil load factor untuk angkutan umum becak motor (bentor) memiliki rata-rata sebesar 7% .
EVALUASI FASILITAS UMUM DI BANDAR UDARA SULTAN BABULLAH TERNATE: 3Program Studi Teknik sipil Fakultas Teknik Universitas Nuku Tidore UNNU Albanjar, Hizbullah; Konoras, Suhirto; Abdullah, Siti Ramadani; Anwar, Akbar; Altarans, Indra
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Sultan Babullah Ternate merupakan bandar udara terbesar di Provinsi Maluku Utara. Peningkatan penggunaan pelayanan jasa penerbangan menunjukkan semakin majunya perkembangan lalu lintas angkutan udara. selain juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Namun di sisi lain, laju peningkatan tersebut belum disertai dengan pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas yang memadai. Terbatasnya lahan yang tersedia serta kondisi wilayah juga termasuk permasalahan yang paling mendasar. Hal-hal inilah yang kemudian menuntut perlu adanya suatu evaluasi terhadap fasilitas bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis fasilitas umum di bandara Sultan Babullah seperti kantin/kafe, toko indomaret, galeri ATM, dan area publik yang tersedia di bandara. Metode penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui penelitian langsung di lokasi yang menjadi fokus penelitian, yaitu bandara Sultan Babullah. Di dalam penelitian, peneliti mengamati, mewawancarai, atau mengumpulkan data langsung dari sumber terkait, seperti staf bandara, penumpang, atau pihak terkait lainnya. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan, melibatkan pengumpulan data dari sumber-sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan, dan sumber-sumber lain yang relevan. Dari hasil penelitian ini, beberapa fasilitas umum di bandara Sultan Babullah seperti galeri ATM, kantin/kafe, toko indomaret, dan area publik yang ada di bandara, memiliki fasilitas yang cukup dalam memfasilitasi para pengguna/pengunjung, akan tetapi ada beberapa fasilitas umum yang masih ada masalah dan kekurangan dalam memfasilitasi para pengguna. Kata kunci:
Flow Planning Sistem Trayek dan Manajemen Pengangkutan Sampah di Kelurahan Gurabati Altarans, Indra; Faruk, Fitriyanti; Yahya , M Taurid
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i2.2734

Abstract

Purpose: The aim of empowerment is to plan Flow Planning for the route system and waste transportation management in Gurabati Subdistrict, so that the transportation system is designed with a clear transportation route planning flow so as to minimize residents throwing garbage in the sea and rivers. Methodology: The method of empowerment is to schedule waste transportation times and waste transportation service routes and enforce regulations issued by the Gurabati District government against people who throw garbage carelessly. Results: The result of this service is a fixed transportation schedule, namely three times a week with scheduled transportation times in the afternoon, namely 04.00 in the afternoon to 06.00 in the afternoon. Apart from that, rescheduling the waste transportation system in each RW. Scheduling of waste transportation to be transported by officers, in the morning and afternoon. And the need for strong regulations from the Gurabati sub-district government. Training is also supported to improve capabilities. Conclusions: The community service team implemented a route system approach for waste collection, ensuring that waste is transported properly. However, waste collection officers must strictly follow the planned route system to ensure that waste from each RW is fully collected. Even though a well-planned waste transportation system is in place, the accumulation of waste in Gurabati Village is still likely to occur due to the need for more temporary storage capacity. Limitations: The limitations experienced in carrying out services are the very limited number of transport fleets and officers. If you look at its size, Gurabati Village itself consists of four RWs. Judging from the transportation system analysis, two RWs are needed consisting of one fleet and two waste transport workers. Contribution: Community service activities in Burai show that the contribution of this service is increasing Sogrohogam Partners' knowledge regarding appropriate waste transportation service flows, so that the waste service flow can run well and everything in the Globalti sub-district can be transported as a whole.
PENGARUH PEMAKAIAN SAMPAH STYROFOAM TERHADAP KUAT TEKAN DAN KARAKTERISTIK BATAKO (STUDI KASUS PERBANDINGAN BATAKO KONVENSIONAL DAN BATAKO STYROFOAM DI KOTA TIDORE KEPULAUAN) Alfian Hanafi; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2021)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya zaman diera globalisasi dan kemajuan teknologi, Kota Tidore kepulauan masih banyak sampah yang dibuang kepesisir pantai. Salah satu jenis sampah yang sering ditemukan di pesisir pantai Tidore adalah sampah Styrofoam. Oleh sebab itu peneliti mengambil penelitian tentang pemanfaatan sampah untuk sebagai bahan campuran dalam pembuatan batako. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian sampah styrofoam terhadap kuat tekan dan karakteristik agregat halus bahan penyusun batako styrofoam dengan membandingkan kuat tekan batako styrofoam dan batako konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana penelitian ini dengan metode penelitian eksperimen tentang pengolahan sampah styrofoam untuk dijadikan batako. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa pengujian karakteristik material agregat halus yang digunakan telah memenuhi spesifikasi yang di syaratkan. Dan untuk hasil kuat tekan batako konvensional di peroleh hasil nilai rata-rata beton untuk 3 hari samapai 28 hari mendapatkan hasil tertinggi sebesar 4,7 Mpa. Sedangkan batako Styrofoam peroleh hasil nilai rata-rata beton untuk 3 hari samapai 28 hari mendapatkan hasil tertinggi sebesar 5,2 Mpa. Hasil dari kuat tekan batako konversional dan Styrofoam tidak masuk dalam kuat tekan yang di digunakan.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROYEK KONTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERT DAN CPM (STUDI KASUS PENINGKATAN JALAN TOLOA KOTA TIDORE KEPULAUAN) Armiyanti Asba; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan fasilitas transportasi yang paling penting yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat di Tidore khususnya di Kelurahan Toloa, karena jalan sebagai prasarana transportasi yang mampu memberikan pelayanan bagi masyarakat di lingkungan tersebut, jalan ini merupakan jalan arternatif yang menghubungkan dua Kelurahan yaitu Kelurahan Toloa dan Dokiri, Proyek Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan mengalami keterlambatan (delay) sehubungan dengan konstruksi adalah sebagian waktu pelaksanaan yang tidak dapat dimanfaatkan sesuai dengan rencana, sehingga menyebabkan beberapa kegiatan yang mengikuti tertunda atau tidak dapat diselesaikan tepat sesuai jadwal yang direncanakan. Hal inilah yang mendasari penulis tertarik untuk meneliti perencanaan dan pelaksanaan proyek yang sedang berkembang untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan pendekatan metode-metode pada operasi riset yang berjudul “Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Kontruksi dengan Menggunakan Metode PERT dan CPM ( Studi Kasus Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan)”. Penelitian ini adalah untuk mengetahui Mengetahui probabilitas selesainya proyek Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan Mencari kemungkinan tercapainya waktu proyek yang telah direncanakan dalam Time Schedule dengan analisis menggunakan Metode PERT.
STUDI ANALISIS KELAYAKAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE Taufik Soninga; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemecahan masalah genangan yang ada diperlukan data curah hujan maksimum, data kepadatan penduduk, dan data hidrolika (pengamatan langsung). Setelah curah hujan maksimum didapat, maka dilanjutkan dengan perhitungan intensitas curah hujan. Selanjutnya perhitungan standar deviasi untuk mendapatkan perhitungan kala ulang dengan menggunakan metode gumbell. Dari perhitungan periode ulang tersebut, baru dilakukan perhitungan debit saluran yang ada. Untuk mengetahui kemampuan saluran yang ada, perlu dilakukan perhitungan debit air hujan dan debit air limbah rumah tangga. Dari perhitungan yang telah dilakukan, didapat debit saluran sebesar Q = 0,36 m3/dtk. Untuk hasil perhitungan debit total dari air limbah rumah tangga dan debit air hujan kala ulang 8 bulan nilai Q = 16,5 m3/dtk. Jadi dimensi saluran drainase yang ada masih sanggup untuk mengaliri debit air hujan dan air limbah rumah tangga. Untuk mengatasi genangan yang ada pada ruas jalan tersebut, perlu dilakukan normalisasi atau pengerukan saluran drainase yang ada, supaya saluran tersebut bisa mengaliri debit air limbah rumah tangga dan air hujan
DESAIN PELABUHAN KOTA TIDORE KEPULAUAN (STUDI KASUS PELABUHAN TRIKORA TIDORE) M Faruk Ilman; Amiruddin Hi Muhammad; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Trikora adalah pelabuhan kelas III di Provinsi Maluku Utara yang di singgahi kapal- kapal domestik dan kapal penumpang. Berdasarkan kondisi pelabuhan Trikora pada saat ini terdapat beberapa fasilitas pada pelabuhan yang kurang memadai misalnya Dermaga tempat bertambatnya kapal, terminal penumpang, lapangan penumpukan peti kemas, gudang, dan tempat parkir. sehingga diangkat judul desain pelabuhan Kota Tidore desain Pelabuhan Trikora Kota Tidore Bagaimana Desain Pelabuhan Trikora Kota Tidore saat ini Untuk mengetahui ukuran dermaga, lapangan penumpukan peti kemas, terminal penumpang,dan luas lahan parkir, gudang di pelabuhan Trikora. Untuk mendesain kembali Trikora Kota Tidore Kepulauan dengan menitikberatkan pada beberapa fasilitas yang diatas Defenisi Pelabuhan, Infrastruktur Pelabuhan, Pelabuhan di Indoneia, Macam macam pelabuhan, dan Fasilitas pelabuhan. Metode penelitian yang digunakan untuk kualitatif adalah observasi dan pengmbilan data di instansi terkait. Untuk menganilisis perencanaan atau desain pelabuhan Trikora Kota Tidore, digunakan analisis kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan terhadap bebrapa variabel dimulai dari dermaga tempat kapal bertambat sampai dengan lahan parker. 1.Fasilitas pelabuhan Existing : Panjang 136 meter. Lapangan penumpukan peti kemas 604 meter persegi Terminal penumpang 15 x 7.5 meter.. Tempat parker 32 meter persegi. gudang15 x 25 meter sebanyak 1 unit. 2. Fasilitas pelabuhan yang didesain Panjang dermaga yang di desain/direncanakan adalah 200 meter. Lapangan penumpukan peri kemas yang didesain adalah 1.412 meter persegi. Terminal penumpang yang didesain adalah 15 x20 meter. Tempat parkir yang didesain adalah 135 meter persegi. Gudang yang direncanakan memiliki ukuran yang sama dengan gudang Existing namun ditambahkan 1 unit gudang.
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN JALAN HASAN ESA (STUDI KASUS PERSIMPANGAN KELURAHAN TOBOKO DAN TANAH TINGGI DI KOTA TERNATE) Arviyani Hasim; Amiruddin Hi Muhammad; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Ternate dan Berkembangnya kegiatan Pusat Kota berdampak pada ruas jalan dan persimpangan merupakan suatu daerah yang didalamnya terdapat dua atau lebih cabang jalan yang bertemu atau bersilang termasuk fasilitas – fasilitas yang dibutuhkan untuk pergerakan lalu lintas di jalan Hasan Esa Selatan, Hasan Esa Utara, Jalan Teratai dan Jalan Brogenvil sehingga masalah yang sering dialami oleh masyarakat selaku pengguna jalan baik itu pengemudi kendaraan, maupun tampa kendaraan (pejalan kaki). Pengumpulan data – data volume lalu lintas kendaraan, kapasitas, derajat kejenuhan dan peluang antrian pada jalan Hasan Esa peneliti meneliti selama 7 hari dan membagi dalam tiga pos – pos pengamatan. Data volume lalu lintas ini peneliti peroleh dari hasil survey dilapangan selama 12 jam dan interval waktu 1 jam pada jam –jam sibuk, sedangkan metode pengolahan data disini adalah peneliti ingin pengolahan hasil survey yang didapatkan di lapangan. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat di peroleh untuk volume lalu lintas jalan Hasan Esa selatan dengan nilai q/c = 0,19 arus stabil, untuk ruas jalan Hasan Esa Utara dengan nilai q/c = 0,18 arus stabil, untuk ruas jalan Teratai dengan nilai q/c = 0,05 arus stabil dan jalan ruas Brogenvil q/c = 0,02 arus stabil.
ANALISIS KELAYAKAN UKURAN PANJANG DERMGA GUDANG BONGKAR MUAT DAN SANDARAN KAPAL Sry Dayu Wahdania D. Toduho; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Trikora adalah salah satu pintu gerbang perhubungan laut di Provinsi Maluk Utara dan di luar dari Provinsi Maluku Utara yang melayani arus penumpang, barang, dan petikemas. Berdasarkan kondisi dermaga yang ada. Nampak bahwa pelabuhan Trikora masih membutuhkan pengembangan akan tetapi pelabuhan Trikora saat ini mempunyai lokasi lapangan penumpukan petikemas, dan gudang barang. Yang sedikit mengalami peningkatan, sehingga seharusnya dibuat pengembangan pelabuhan. Mengingat betapa pentingnya Pelabuhan Trikora sebagai prasarana penghubung antar daerah-daerah, di rasa perlu diadakannya kinerja operasional Pelabuhan tersebut. Sedangkan pada penelitian ini lebih diperluas dengan mengevaluasi keseluruhan kinerja pelabuhan yaitu kinerja bongkar muat barang, kinerja pelayanan kapal dan juga kinerja utilisasi fasilitas pelabuhan. Dari hasil pengamatan langsung dilapgan serta informasi yang diperoleh dari kantor KPLP cabang Soasio dengan panjang rata kapal yang berkunjung adalah 129,500 Meter dengan DWT kapal antara 11.184