Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

STRATEGI DALAM MENGURANGI PELANGGARAN LALU LINTAS DI KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku UNNU Altarans, Indra; Abhar, Umiyati; Abubakar, Suryana; Usman, Fitri Sarilina
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu manusia sebagai pengguna, kendaraan dan jalan yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan. Masalah lalu lintas bukan hanya soal kemacetan dan kecelakaan, tetapi banyak hal juga yang terjadi di lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas seperti itu dianggap sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat pengguna jalan, sehingga setiap kali dilakukan operasi tertib lalu lintas di jalan raya oleh pihak kepolisian yang berwenang melakukan penindakan, tidak sedikit orang yang terjaring dioperasi tertib lalu lintas karena melanggar peraturan berlalu lintas dan tidak jarang karena pelanggaran yang dilakukan tersebut menimbulkan kelalaian-kelalaian berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi preventif yang dilakukan untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas di Kota Tidore Kepulauan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dilakukan oleh Kepolisian Tidore yaitu strategi Preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas dengan serangkaian tindakan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan untuk mengurangi atau menghilangkan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran lalu lintas di Tidore.
Flow Planning Sistem Trayek dan Manajemen Pengangkutan Sampah di Kelurahan Gurabati Altarans, Indra; Faruk, Fitriyanti; Yahya , M Taurid
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i2.2734

Abstract

Purpose: The aim of empowerment is to plan Flow Planning for the route system and waste transportation management in Gurabati Subdistrict, so that the transportation system is designed with a clear transportation route planning flow so as to minimize residents throwing garbage in the sea and rivers. Methodology: The method of empowerment is to schedule waste transportation times and waste transportation service routes and enforce regulations issued by the Gurabati District government against people who throw garbage carelessly. Results: The result of this service is a fixed transportation schedule, namely three times a week with scheduled transportation times in the afternoon, namely 04.00 in the afternoon to 06.00 in the afternoon. Apart from that, rescheduling the waste transportation system in each RW. Scheduling of waste transportation to be transported by officers, in the morning and afternoon. And the need for strong regulations from the Gurabati sub-district government. Training is also supported to improve capabilities. Conclusions: The community service team implemented a route system approach for waste collection, ensuring that waste is transported properly. However, waste collection officers must strictly follow the planned route system to ensure that waste from each RW is fully collected. Even though a well-planned waste transportation system is in place, the accumulation of waste in Gurabati Village is still likely to occur due to the need for more temporary storage capacity. Limitations: The limitations experienced in carrying out services are the very limited number of transport fleets and officers. If you look at its size, Gurabati Village itself consists of four RWs. Judging from the transportation system analysis, two RWs are needed consisting of one fleet and two waste transport workers. Contribution: Community service activities in Burai show that the contribution of this service is increasing Sogrohogam Partners' knowledge regarding appropriate waste transportation service flows, so that the waste service flow can run well and everything in the Globalti sub-district can be transported as a whole.
PENGARUH PEMAKAIAN SAMPAH STYROFOAM TERHADAP KUAT TEKAN DAN KARAKTERISTIK BATAKO (STUDI KASUS PERBANDINGAN BATAKO KONVENSIONAL DAN BATAKO STYROFOAM DI KOTA TIDORE KEPULAUAN) Alfian Hanafi; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2021)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya zaman diera globalisasi dan kemajuan teknologi, Kota Tidore kepulauan masih banyak sampah yang dibuang kepesisir pantai. Salah satu jenis sampah yang sering ditemukan di pesisir pantai Tidore adalah sampah Styrofoam. Oleh sebab itu peneliti mengambil penelitian tentang pemanfaatan sampah untuk sebagai bahan campuran dalam pembuatan batako. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian sampah styrofoam terhadap kuat tekan dan karakteristik agregat halus bahan penyusun batako styrofoam dengan membandingkan kuat tekan batako styrofoam dan batako konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana penelitian ini dengan metode penelitian eksperimen tentang pengolahan sampah styrofoam untuk dijadikan batako. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa pengujian karakteristik material agregat halus yang digunakan telah memenuhi spesifikasi yang di syaratkan. Dan untuk hasil kuat tekan batako konvensional di peroleh hasil nilai rata-rata beton untuk 3 hari samapai 28 hari mendapatkan hasil tertinggi sebesar 4,7 Mpa. Sedangkan batako Styrofoam peroleh hasil nilai rata-rata beton untuk 3 hari samapai 28 hari mendapatkan hasil tertinggi sebesar 5,2 Mpa. Hasil dari kuat tekan batako konversional dan Styrofoam tidak masuk dalam kuat tekan yang di digunakan.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROYEK KONTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERT DAN CPM (STUDI KASUS PENINGKATAN JALAN TOLOA KOTA TIDORE KEPULAUAN) Armiyanti Asba; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan fasilitas transportasi yang paling penting yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat di Tidore khususnya di Kelurahan Toloa, karena jalan sebagai prasarana transportasi yang mampu memberikan pelayanan bagi masyarakat di lingkungan tersebut, jalan ini merupakan jalan arternatif yang menghubungkan dua Kelurahan yaitu Kelurahan Toloa dan Dokiri, Proyek Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan mengalami keterlambatan (delay) sehubungan dengan konstruksi adalah sebagian waktu pelaksanaan yang tidak dapat dimanfaatkan sesuai dengan rencana, sehingga menyebabkan beberapa kegiatan yang mengikuti tertunda atau tidak dapat diselesaikan tepat sesuai jadwal yang direncanakan. Hal inilah yang mendasari penulis tertarik untuk meneliti perencanaan dan pelaksanaan proyek yang sedang berkembang untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan pendekatan metode-metode pada operasi riset yang berjudul “Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Kontruksi dengan Menggunakan Metode PERT dan CPM ( Studi Kasus Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan)”. Penelitian ini adalah untuk mengetahui Mengetahui probabilitas selesainya proyek Peningkatan Jalan Toloa Kota Tidore Kepulauan Mencari kemungkinan tercapainya waktu proyek yang telah direncanakan dalam Time Schedule dengan analisis menggunakan Metode PERT.
STUDI ANALISIS KELAYAKAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE Taufik Soninga; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemecahan masalah genangan yang ada diperlukan data curah hujan maksimum, data kepadatan penduduk, dan data hidrolika (pengamatan langsung). Setelah curah hujan maksimum didapat, maka dilanjutkan dengan perhitungan intensitas curah hujan. Selanjutnya perhitungan standar deviasi untuk mendapatkan perhitungan kala ulang dengan menggunakan metode gumbell. Dari perhitungan periode ulang tersebut, baru dilakukan perhitungan debit saluran yang ada. Untuk mengetahui kemampuan saluran yang ada, perlu dilakukan perhitungan debit air hujan dan debit air limbah rumah tangga. Dari perhitungan yang telah dilakukan, didapat debit saluran sebesar Q = 0,36 m3/dtk. Untuk hasil perhitungan debit total dari air limbah rumah tangga dan debit air hujan kala ulang 8 bulan nilai Q = 16,5 m3/dtk. Jadi dimensi saluran drainase yang ada masih sanggup untuk mengaliri debit air hujan dan air limbah rumah tangga. Untuk mengatasi genangan yang ada pada ruas jalan tersebut, perlu dilakukan normalisasi atau pengerukan saluran drainase yang ada, supaya saluran tersebut bisa mengaliri debit air limbah rumah tangga dan air hujan
DESAIN PELABUHAN KOTA TIDORE KEPULAUAN (STUDI KASUS PELABUHAN TRIKORA TIDORE) M Faruk Ilman; Amiruddin Hi Muhammad; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Trikora adalah pelabuhan kelas III di Provinsi Maluku Utara yang di singgahi kapal- kapal domestik dan kapal penumpang. Berdasarkan kondisi pelabuhan Trikora pada saat ini terdapat beberapa fasilitas pada pelabuhan yang kurang memadai misalnya Dermaga tempat bertambatnya kapal, terminal penumpang, lapangan penumpukan peti kemas, gudang, dan tempat parkir. sehingga diangkat judul desain pelabuhan Kota Tidore desain Pelabuhan Trikora Kota Tidore Bagaimana Desain Pelabuhan Trikora Kota Tidore saat ini Untuk mengetahui ukuran dermaga, lapangan penumpukan peti kemas, terminal penumpang,dan luas lahan parkir, gudang di pelabuhan Trikora. Untuk mendesain kembali Trikora Kota Tidore Kepulauan dengan menitikberatkan pada beberapa fasilitas yang diatas Defenisi Pelabuhan, Infrastruktur Pelabuhan, Pelabuhan di Indoneia, Macam macam pelabuhan, dan Fasilitas pelabuhan. Metode penelitian yang digunakan untuk kualitatif adalah observasi dan pengmbilan data di instansi terkait. Untuk menganilisis perencanaan atau desain pelabuhan Trikora Kota Tidore, digunakan analisis kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan terhadap bebrapa variabel dimulai dari dermaga tempat kapal bertambat sampai dengan lahan parker. 1.Fasilitas pelabuhan Existing : Panjang 136 meter. Lapangan penumpukan peti kemas 604 meter persegi Terminal penumpang 15 x 7.5 meter.. Tempat parker 32 meter persegi. gudang15 x 25 meter sebanyak 1 unit. 2. Fasilitas pelabuhan yang didesain Panjang dermaga yang di desain/direncanakan adalah 200 meter. Lapangan penumpukan peri kemas yang didesain adalah 1.412 meter persegi. Terminal penumpang yang didesain adalah 15 x20 meter. Tempat parkir yang didesain adalah 135 meter persegi. Gudang yang direncanakan memiliki ukuran yang sama dengan gudang Existing namun ditambahkan 1 unit gudang.
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN JALAN HASAN ESA (STUDI KASUS PERSIMPANGAN KELURAHAN TOBOKO DAN TANAH TINGGI DI KOTA TERNATE) Arviyani Hasim; Amiruddin Hi Muhammad; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Ternate dan Berkembangnya kegiatan Pusat Kota berdampak pada ruas jalan dan persimpangan merupakan suatu daerah yang didalamnya terdapat dua atau lebih cabang jalan yang bertemu atau bersilang termasuk fasilitas – fasilitas yang dibutuhkan untuk pergerakan lalu lintas di jalan Hasan Esa Selatan, Hasan Esa Utara, Jalan Teratai dan Jalan Brogenvil sehingga masalah yang sering dialami oleh masyarakat selaku pengguna jalan baik itu pengemudi kendaraan, maupun tampa kendaraan (pejalan kaki). Pengumpulan data – data volume lalu lintas kendaraan, kapasitas, derajat kejenuhan dan peluang antrian pada jalan Hasan Esa peneliti meneliti selama 7 hari dan membagi dalam tiga pos – pos pengamatan. Data volume lalu lintas ini peneliti peroleh dari hasil survey dilapangan selama 12 jam dan interval waktu 1 jam pada jam –jam sibuk, sedangkan metode pengolahan data disini adalah peneliti ingin pengolahan hasil survey yang didapatkan di lapangan. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat di peroleh untuk volume lalu lintas jalan Hasan Esa selatan dengan nilai q/c = 0,19 arus stabil, untuk ruas jalan Hasan Esa Utara dengan nilai q/c = 0,18 arus stabil, untuk ruas jalan Teratai dengan nilai q/c = 0,05 arus stabil dan jalan ruas Brogenvil q/c = 0,02 arus stabil.
ANALISIS KELAYAKAN UKURAN PANJANG DERMGA GUDANG BONGKAR MUAT DAN SANDARAN KAPAL Sry Dayu Wahdania D. Toduho; Indra Altarans
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Trikora adalah salah satu pintu gerbang perhubungan laut di Provinsi Maluk Utara dan di luar dari Provinsi Maluku Utara yang melayani arus penumpang, barang, dan petikemas. Berdasarkan kondisi dermaga yang ada. Nampak bahwa pelabuhan Trikora masih membutuhkan pengembangan akan tetapi pelabuhan Trikora saat ini mempunyai lokasi lapangan penumpukan petikemas, dan gudang barang. Yang sedikit mengalami peningkatan, sehingga seharusnya dibuat pengembangan pelabuhan. Mengingat betapa pentingnya Pelabuhan Trikora sebagai prasarana penghubung antar daerah-daerah, di rasa perlu diadakannya kinerja operasional Pelabuhan tersebut. Sedangkan pada penelitian ini lebih diperluas dengan mengevaluasi keseluruhan kinerja pelabuhan yaitu kinerja bongkar muat barang, kinerja pelayanan kapal dan juga kinerja utilisasi fasilitas pelabuhan. Dari hasil pengamatan langsung dilapgan serta informasi yang diperoleh dari kantor KPLP cabang Soasio dengan panjang rata kapal yang berkunjung adalah 129,500 Meter dengan DWT kapal antara 11.184
Analisis Efisiensi Waktu Dan Biaya Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi Dengan Penambahan Jam Kerja Dan Penambahan Tenaga Kerja Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Mochdara K, Irfan; Adjam, Idhar; Altarans, Indra; Muhammad, Amiruddin Hi.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The results of time and cost optimization in this studyusing the alternative of adding working hours resulted in a total completion time of 182days, which is 14 (7.14%) days faster than the normal time of 196 days, with a total project cost ofRp. 1,767,600,000.00, resulting in a cost efficiency of Rp. 232,559,067.27(12.62%). Meanwhile, using the alternative of adding manpower resulted in a totalcompletion time of 179 days, which is 17 (8.67%) days faster than the normal time witha total project cost of IDR 1,767,600,000.00, achieving a cost efficiency ofRp.7,870,582.09 (0.44%). Therefore, time and cost efficiency with the addition ofworking hours is more economical. The implications of this research provide recommendations for project managersin making decisions to accelerate work so that it is efficient in terms of time and cost.
Analisis Kebutuhan Air Bersih di Kota Ternate Ikbal, Khurniawan; Husain, Thamrin; Altarans, Indra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternate City is a spice city located in North Maluku Province, where geographically the land area of ​​Ternate City is 5,795.40 Km2 which has 7 sub-districts. One of the sub-districts in Ternate City is Pulau Ternate Sub-district with an area of ​​37.24 Km2, Pulau Ternate Sub-district has a population of 8,665 people in 2022 and 8,927 people in 2023. The data shows that the population of Pulau Ternate Sub-district has increased. In addition, with increasing population growth every year and the need for water continues to increase. The imbalance between the amount of clean water and the population in Pulau Ternate Sub-district can result in a lack of water supply for the community, because the availability of clean water sources is limited while population growth continues to increase. This study aims to analyze population growth projections, analyze the calculation of clean water needs, and the availability of clean water in order to be able to serve the community for the next 5 years. The data analysis used in this study included population estimation methods, arithmetic, geometric, and exponential methods. Based on existing data from the Ternate City Water Company (PDAM), the clean water provider in Pulau Ternate District, the current installed capacity is 34.0 L/second, while the planned clean water demand until 2028 is 9.3 L/second. The calculation results indicate a surplus of 24.7 L/second. Therefore, it can be concluded that the current clean water supply is sufficient to meet the clean water needs of the people of Pulau Ternate District until 2028.