Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EVALUASI TITIK PEMASANGAN RAMBU LALULINTAS DI KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku UNNU Indra Altarans; Fitriyanti Faruk; Almiffa Damayanti; Diah Safitri
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari beberapa hasil observasi sebagian besar jalan di Kota Tidore Kepulauan belum dipasang rambu lalu lintas sebagai penanda lokasi-lokasi rawan kecelakaan salah satunya di tikungan Kelurahan Dokiri menuju Kelurahan Tongolo/Tugiha. Dengan adanya pemasangan rambu lalulintas ini dapat memberikan petunjuk bagi pengendara bahwa adanya lokasi peringatan, larangan, dan petunjuk bagi pejalan kaki yang bertujuan untuk menghindari terjadi kecelakaan di Kota Tidore Kepulauan. Salah satu contoh yang terjadi seperti kecelakaan yang terjadi pada lokasi KTL ( Kawasan tertib lalulintas ) diperempatan lampu merah Pasar Sarimalaha, yang mengakibatkan kecelakaan antara roda dua dan roda tiga Studi kasus pelanggaran lalu lintas seperti menerobos lampu merah, melawan arus jalan, menerobos jalur pejalan kaki, mengendarai kendaraan dengan muatan berlebih. Tujuan dari penelitian yaitu penertiban dalam rambu rambu lalulintas yang ada, dalam hal bentuk evaluasi dari pemasangan rambu lalulintas yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Penulis menggunakan metode kualitatif, yaitu data yang diperoleh secara langsung dilapangan melalui observasi/wawancara secara langsung. Dari hasil survey yang kami dapat yaitu kurangnya kesadaran bagi pengemudi, dalam hal ini masih banyak rambu-ramu lalulintas yang sering di langgar.
STRATEGI DALAM MENGURANGI PELANGGARAN LALU LINTAS DI KOTA TIDORE KEPULAUAN: Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Nuku UNNU Indra Altarans; Umiyati Abhar; Suryana Abubakar; Fitri Sarilina Usman
DINTEK Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu manusia sebagai pengguna, kendaraan dan jalan yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan. Masalah lalu lintas bukan hanya soal kemacetan dan kecelakaan, tetapi banyak hal juga yang terjadi di lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas seperti itu dianggap sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat pengguna jalan, sehingga setiap kali dilakukan operasi tertib lalu lintas di jalan raya oleh pihak kepolisian yang berwenang melakukan penindakan, tidak sedikit orang yang terjaring dioperasi tertib lalu lintas karena melanggar peraturan berlalu lintas dan tidak jarang karena pelanggaran yang dilakukan tersebut menimbulkan kelalaian-kelalaian berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi preventif yang dilakukan untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas di Kota Tidore Kepulauan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dilakukan oleh Kepolisian Tidore yaitu strategi Preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas dengan serangkaian tindakan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan untuk mengurangi atau menghilangkan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran lalu lintas di Tidore.
Strategi Peningkatan Kapasitas Tampung Reservoir Air Hujan untuk Mengatasi Krisis Air Minum di Desa Jaya Thamrin Husain; Indra Altarans
Jurnal Karajata Engineering Vol. 6 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v6i1.4002

Abstract

This study aims to develop strategies to enhance the storage capacity of rainwater reservoirs to address the drinking water crisis in Jaya Village. The research employs a qualitative-descriptive and quantitative-applicative approach, focusing on analyzing rainfall data, calculating daily water needs, and designing optimal reservoir dimensions. Data were collected from CHIRPS (Climate Hazards Group InfraRed Precipitation with Station Data), field observations, and interviews with villagers. The results show that the existing reservoir capacity is insufficient to meet water demands during the dry season. Calculations based on extreme rainfall events and household needs indicate that a communal reservoir with a capacity of 54 m³ is required to sustain the village for seven dry months. The proposed reservoir design features a cylindrical shape with a diameter of 4.8 meters and a height of 3 meters, optimized for stability and maintenance. The study highlights the potential of rainwater harvesting as a sustainable solution to water scarcity, emphasizing the integration of technical, social, and environmental considerations. The findings contribute to the development of community-based water management systems adaptable to climate change and local challenges.