Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Language and Health

Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Alergi pada Bayi Usia 7-36 Bulan Indriyani, Indi; Lestari, Nur Eni; Istiani, Hari Ghanesia
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3032

Abstract

Alergi atau hipersensitivitas adalah reaksi sistem imun tubuh seseorang yang bersifat spesifik terhadap rangsangan suatu bahan (allergen). Gejala yang muncul akibat alergi cukup ringan, namun dapat menjadi gangguan yang nyata dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari. Pada bayi pengaruh alergi bahkan sampai pada penurunan kualitas hidup dan tumbuh kembang yang tidak optimal serta pada anak kemampuan belajar menjadi terganggu. Alergi dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan salah satu nya pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian asi ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis observasional dengan menggunakan desain potong silang atau cross sectional dengan teknik simple random sampling sebanyak 167 responden. Uji statistik menggunakan korelasi person dan chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu di dominasi oleh responden yang mendapatkan ASI ekslusif sebanyak 114 (68,3%). Dimana terdapat 58 (34,7%) responden tidak mengalami kejadian alergi, 55 (32,9%) responden mengalami alergi ringan-sedang dan 1 (0,5%) responden mengalami kejadian alergi berat. Dengan uji analisis chi-square didapatkan p-value < 0,001 maka terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI ekslusif dengan kejadian alergi pada bayi usia 7-36 bulan. Pemberian ASI ekslusif menjadi salah satu cara yang dapat mencegah dan menurunkan resiko kejadian alergi pada bayi.
Edukasi Kombinasi Video dan Ceramah Meningkatkan Pengetahuan Balance Nutrition Practice pada Orang Tua yang Memiliki Balita Stunting Juliyanti, Virdha Kamal; Lestari, Nur Eni; Yuliza, Emi
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3132

Abstract

Kejadian stunting pada balita harus segera berakhir, hal ini mengakibatkan dampak negatif untuk generasi selanjutnya. Dampak negatif yang terjadi pada balita ialah dampak jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini didukung dengan kurangnya dukungan lingkungan sekitar, keluarga, dan edukasi ke masyarakat tentang stunting. Pendidikan ibu atau ayah berperan penting dalam praktik gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kombinasi video dan ceramah terhadap pengetahuan balance nutrition practice pada orang tua yang memiliki balita stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Populasi penelitian terdiri dari 58 orang tua yang memiliki balita stunting dengan purposive sampling sebanyak 30 responden. Uji statistik menggunakan marginal homogenity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang gizi seimbang, namun setelah intervensi, mayoritas responden menunjukkan peningkatan pengetahuan yang baik. Hasil menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi edukasi (nilai p < 0,001). Edukasi kombinasi ceramah dan video dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua yang memiliki balita stunting.
Pengaruh Edukasi Perawatan Metode Kangguru melalui Video terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu yang Memiliki BBLR Husni, Dian Fauziah; Lestari, Nur Eni; Shifa, Nurul Ainul
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3235

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab kematian bayi tertinggi, terutama selama satu bulan pertama kehidupan mereka. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan nyata tentang pengaruh pembelajaran perawatan metode kangguru melalui video terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu yang memiliki BBLR di ruang NICU. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan one group pre-posttest design. Dalam penelitian ini, populasi yang disurvei adalah ibu yang memiliki BBLR di ruang NICU dengan total sampling 35 Ibu yang memiliki BBLR. menggunakan alat pengumpulan data, kuesioner tingkat pengetahuan 20 soal dengan hasil uji validitas 19 soal dikatakan valid, dengan nilai r > 0,468 dan hasil alpha 0,752 (> 0,05). Pada Kuesioner modifikasi The Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) terdiri dari 7 pertanyaan yang dinyatakan valid secara keseluruhan, dengan hasil alpha 0,752 (> 0,05). Uji statistik menggunakan marginal homogenety. Menurut penelitian ini, nilai sig pretest-posttest pada tingkat pengetahuan < 0,001 dan nilai sig tingkat kecemasan < 0,001, yang menunjukkan bahwa pendidikan perawatan metode kangguru melalui video memiliki dampak pada tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu yang memiliki BBLR di Ruang NICU.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Status Gizi Anak dengan Derajat Dehidrasi dan Lama Hari Rawat Anak yang Mengalami Diare Estiko, Linda; Lestari, Nur Eni; Istiani, Hari Ghanesia
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4403

Abstract

Diare pada anak dapat menyebabkan dehidrasi sampai menyebabkan kematian pada anak. Anak yang mengalami diare harus dilakukan hospitalisasi yang tepat sehingga lama hari rawat sesuai. Beberapa faktor yang menjadi risiko hal tersebut yaitu pengetahuan ibu dan status gizi anak. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan status gizi anak dengan derajat dehidrasi dan lama rawat anak yang mengalami diare. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dan lembar observasi. Uji korelasi menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian mendeskripsikan ada hubungan pengetahuan ibu dengan derajat dehidrasi pada anak yang mengalami diare (p<0,000, a=0,05) Tidak ada hubungan status gizi anak dengan derajat dehidrasi anak yang mengalami diare (p=0,079, a=0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu dan status gizi anak dengan lama hari rawat anak yang mengalami diare (p<0,000, p<0,000, a=0,05).