Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem yang mendukung pengelolaan informasi kesehatan dan pelayanan rumah sakit. Penerapan RME di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo telah dilakukan sejak tahun 2023. Namun, dalam penerapannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti gangguan jaringan, proses loading yang lambat, dan downtime sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan RME berdasarkan aspek Human, Organization, Technology, dan Benefit menggunakan metode HOT-FIT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, yaitu Kepala Instalasi Rekam Medis, petugas rekam medis, dokter, perawat, dan petugas IT. Analisis dilakukan berdasarkan empat komponen HOT-FIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek Human telah berjalan dengan baik. Pengguna memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai setelah memperoleh sosialisasi dan pelatihan. Aspek Organization juga menunjukkan dukungan manajemen melalui kebijakan, SOP, pelatihan, evaluasi, dan koordinasi antarprofesi. Pada aspek Technology, RME telah membantu akses informasi pasien, tetapi masih terdapat kendala jaringan, loading yang lambat, dan downtime. Aspek Benefit menunjukkan bahwa RME memberikan manfaat berupa kemudahan pencarian data, efisiensi dokumentasi, peningkatan koordinasi, keamanan penyimpanan data, serta kemudahan pelaporan dan monitoring. Secara umum, penerapan RME telah berjalan dengan baik, tetapi masih memerlukan peningkatan infrastruktur jaringan, performa sistem, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berkala.