Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FILM DOKUMENTER EKSISTENSI TARIAN DAN KESENIAN SAKRAL WAYANG WONG DESA ADAT SIDAN Setiawan, I Nyoman Anom Fajaraditya; Adnyana, I Nyoman Widhi; Winatha, Komang Redy; Trisemarawima, I Nyoman Yoga
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 5 No. 02 (2019): August 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i2.2561

Abstract

AbstrakSeni pertunjukan wayang wong adalah salah satu kesenian di Bali dan masih ditarikan di daerah desa tradisional Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Kesenian wayang wong ini menjadi menarik, karena merupakan salah satu kesenian yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Tetapi di Desa Sidan, wayang wong hanya ditarikan saat upacara keagamaan khusus. Pada prosesi sebelum pertunjukan ditarikan oleh masyarakat setempat, dilakukan ritual khusus pada para penari. Pengamatan lapangan tidak ditemukan adanya dokumentasi dalam bentuk apapun yang mengacu pada rangkaian acara tersebut, termasuk foto ataupun rekaman video. Berdasarkan wawancara dengan kelompok penari, regenerasi dilakukan dari generasi ke generasi secara langsung. Tidak adanya dokumen fisik atau digital, memotivasi tindak lanjut untuk mengeksplorasi fenomena kesenian ini. Metode kualitatif melalui pengumpulan data observasi tempat rangkaian prosesi kesenian wayang wong dan wawancara dilakukan pada anggota penari serta pimpinan desa adat yang mengetahui eksistensi kesenian ini. Kemudian dikomparasikan dengan proses perancangan video, sehingga didapatkan rangkaian cerita dalam bentuk film dokumenter. Finalisasi film dokumenter kemudian didelegasikan secara langsung pada masyarakat setempat, sehingga dapat digunakan sebagai acuan kajian lebih lanjut oleh para akademisi ataupun praktisi seni. Hal ini bertujuan untuk melestarikan kesenian wayang wong sakral yang telah langka di Bali. Kata Kunci: film, dokumenter, tari, wayang wong, Bali AbstractWayang wong performance art is one of the arts in Bali and is still danced in the traditional village area of Sidan, Petang District, Badung Regency, Bali. Wayang wong art is interesting because it is one of the arts that are considered sacred by the local community. But in Sidan Village, wayang wong is only danced during special religious ceremonies. In the procession, before the performance was danced by the local community, a special ritual was performed for the dancers. Field observations were not found in any form of documentation that refers to the series of events, including photographs or video recordings. Based on interviews with dancer groups, regeneration is carried out from generation to generation directly. The absence of physical or digital documents motivates follow-up to explore this artistic phenomenon. The qualitative method was through observation data collection where a series of wayang wong art processions and interviews were conducted with dancers and traditional village leaders who knew the existence of this art. Then it is compared with the video design process so that a series of stories is obtained in the form of a documentary film. The finalization of the documentary was then delegated directly to the local community so that it could be used as a reference for further studies by academics or arts practitioners. It aims to preserve the art of the sacred wayang wong which has been rare in Bali. Keywords: film, documentary, dance, wayang wong, Bali
FENOMENA PERTANIAN DI DESA CELUK BURUAN BALI DALAM MEDIA DOKUMENTER Setiawan, I Nyoman Anom Fajaraditya; Adnyana, I Nyoman Widhi; Aditama, Putu Wirayudi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 7 No. 01 (2021): February 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i01.3517

Abstract

AbstrakPertanian sebagai salah satu sektor penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan sebenarnya telah memiliki berbagai piranti hukum yang mendukung. Pesatnya pembangunan dan gencarnya pengadaan infrastruktur ternyata bertambah pesat pula alih fungsi lahan-lahan produktif milik petani. Fenomena ini diikuti pula dengan hasil panen dan industri kecil sebagai pendukung perputaran ekonomi kerakyatan yang perlahan mulai menurun. Perancangan dokumenter tentang eksistensi pertanian dan industri pertanian di Celuk Buruan dilakukan untuk membangkitkan kembali semangat agraris pada sektor ini. Pendekatan riset yang dilakukan dengan pengumpulan data secara kualitatif dari informan, perlahan diungkap fenomena pada realitasnya. Didukung proses perancangan dalam merealisasikan dokumenter, riset ini diharapkan dapat memberikan luaran yang semestinya menjadi bahan renungan khalayak. Tidak hanya termotivasi oleh tindakan penyelamatan sektor pertanian, namun mengingatkan kembali bahwa pertanian adalah salah satu garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan manusia terutama pada kondisi sulit saat ini. Media dokumenter ini dapat menjadi suatu edukasi untuk khalayak agar tidak memandang sektor pertanian dengan sebelah mata. Sehingga pada akhirnya perlu diambil tindakan dalam berbagai studi untuk mengkaji beragam hal terkait pertanian untuk strategi tindakan selanjutnya.  Kata Kunci: Bali, Celuk Buruan, dokumenter, pertanian AbstractAgriculture as one of the significant sectors within food commodity has had various supporting legal tools. The rapid development and incessant provision of infrastructure have also rapidly increased the conversion of productive land owned by farmers. This phenomenon followed by yields and the small industry as a supporter of the people's economy that slowly starts to decrease. The documentary design about the agriculture existence and the agricultural industrial sector in Celuk Buruan was carried to revive the spirit of agrarian in this sector. The research approach was performed by collecting data qualitatively from the informants. Slowly the phenomenon is revealed in its reality. Supported by the design process in realizing the documentary, this research is expected to be able to provide an outcome that should be the subject of public reflection. Not only motivated by the act of saving the agricultural sector but reminded that agriculture is one of the frontlines in fulfillment of human needs, especially under current difficult conditions. This documentary media can be an education for society in order not to demean the agricultural sector. Therefore, eventually, it is necessary to take action in various studies to examine multiple matters related to agriculture for further action strategies. Keywords: agriculture, Bali, Celuk Buruan, documentary
IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI DESA DAN KEPENDUDUKAN BERBASIS WEB DI DESA KUKUH KERAMBITAN Parwita, Wayan Gede Suka; Mutiarani, Rizkita Ayu; Adnyana, I Nyoman Widhi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.33 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.25886

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu aparatur pemerintahan desa mengimplementasikan Sistem Informasi Desa dan Kependudukan Berbasis Web di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kebupaten Tabanan. Pengabdian kepada masayarakat ini dipolakan dengan 3 (tiga) tahapan, yaitu 1) tahap pendaftaran Domain.desa.id ke Kementerian Komunikasi dan Informatika; 2) tahap penyiapan server & hosting dengan memanfaatkan jasa para vendor web hosting, serta 3) implementasi Sistem Informasi Desa dan Kependudukan. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukakn dalam bentuk kegiatan partisipasif perguruan tinggi melalui pendekatan terhadap sumber daya yang ada di mitra pada Pemerintahan Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan kabupaten tabanan. Bentuk kegiatan bertahap dan terdistribusi dalam 3 bulan.Kata kunci: Desa Kukuh, Sistem Informasi Desa
Tridatu Responsive Inquiry Adaptive Navigation to Enhance Acid-Base Titration Understanding in Bali Schools Kartini, Ketut Sepdyana; Putra, I Nyoman Tri Anindia; Yusa, I Made Marthana; Adnyana, I Nyoman Widhi
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i2.88273

Abstract

Students' conceptual understanding of acid-base titration remains a challenge in high school science education. This study aims to assess the effectiveness of the TRIAN model in improving cognitive learning outcomes and user satisfaction. A mixed-methods approach was employed, involving 60 high school students in Bali as research participants. Quantitative data were collected through pre-tests and post-tests, while qualitative data were gathered through observations, interviews, and user feedback. The effectiveness evaluation was conducted using Kirkpatrick’s Evaluation Model, focusing on the Learning level to measure knowledge and skill improvements. The results indicated a 50% increase in students' conceptual understanding, with statistically significant improvements based on paired t-test analysis (p < 0.01). Additionally, findings from the User Experience Questionnaire (UEQ) revealed high satisfaction levels, particularly in the dimensions of attractiveness, stimulation, and efficiency. These findings suggest that the TRIAN model effectively enhances cognitive learning outcomes while integrating cultural values into the learning process. This study concludes that the TRIAN model, supported by TitraSee AR, offers a holistic and engaging approach to science education by bridging modern technology and local cultural traditions. Future research could explore the application of this model in various educational and cultural contexts.
Analysis Of Optimising Cooperative Performance Through Digital-Based Reporting Management System Suandana, Ni Putu Widantari; Sandhiyasa, I Made Subrata; Aditama, Putu Wirayudi; Adnyana, I Nyoman Widhi
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 03 (2024): Education and Sosial science, June - August 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i03.2521

Abstract

This research aims to examine the optimization of Cooperative performance through a digital-based reporting management system. The case study method is used to analyze user needs and design relevant system features. The needs analysis is useful in identifying constraints and needs in the current reporting system. Based on this analysis, features such as interactive dashboards, real-time reporting, digital financial management, and member management were designed and tested. The results show an increase in operational efficiency, transparency, and accountability of the cooperative. The implementation of this system successfully met user needs and improved the cooperative's performance