Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Kemampuan Membuat Kesimpulan Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Education for Sustainable Development Eri Ariyanti; Wirawan Fadly; Muhamad Khoirul Anwar; Titah Sayekti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.375 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i2.133

Abstract

Perkembangan di dunia pendidikan saat ini menuntut untuk melatih pengembangan ketrampilan proses pada peserta didik. Ketrampilan proses terdiri atas beberapa bagian salah satunya yaitu kemampuan membuat kesimpulan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui model pembelajaran CTL berbasis ESD apakah berpengaruh terhadap kemampuan membuat kesimpulan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif true eksperimental dengan desain pretest-posttest control group design, dalam menganalisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan sampel yang diambil secara random sampling. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, tes tulis dan angket, sedangkan analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji keterbacaan, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model CTL berbasis ESD terdapat pengaruh peserta didik dalam membuat kesimpulan, hal ini dapat dilihat perbedaan yang antara penggunaan model pembelajaran CTL berbasis ESD dengan model konvensional dalam kemampuan membuat kesimpulan, serta penggunaan model pembelajaran CTL berbasis ESD lebih baik daripada penggunaan model konvensional dalam pembelajaran. Kemampuan membuat kesimpulan yang memiliki nilai tertinggi yaitu mempertimbangkan sesuatu secara induksi, peserta didik lebih mampu membuat kesimpulan dari khusus ke umum sehingga indikator ini memiliki jumlah peningkatan yang lebih tinggi daripada indikator lainnya. Oleh karena itu guru memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan.
Efektivitas Model Pembelajaran Scramble dengan Pendekatan Socio-Scientific terhadap Rasa Ingin Tahu Peserta Didik Erza Novita Sari; Hanin Niswatul Fauziah; Izza Aliyatul Muna; Muhamad Khoirul Anwar
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.517 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan model scramble dengan pendekatan socio-scientific di MTs Al-Ishlah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII A sebanyak 16 peserta sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebanyak 16 peserta sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dengan cara membagikan angket kepada peserta didik sesudah menerapkan model pembelajaran scramble dengan pendekatan socio-scientific. Data dianalisis dengan uji­-t menggunakan software SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai P-value sebesar 0,000. Karena P-Value kurang dari 0,05 maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rasa ingin tahu peserta didik yang menggunakan model pembelajaran scramble dengan pendekatan socio-scientific dengan rasa ingin tahu peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Efektivitas Model Pembelajaran Kontekstual dengan Pendekatan Outdoor Learning terhadap Kemampuan Menyelesaikan Masalah Peserta Didik Ahmad Fatoni David Jazuli Yusup; Hanin Niswatul Fauziah; Muhamad Khoirul Anwar; Titah Sayekti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.604 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kontekstual dengan pendekatan outdoor learning terhadap kemampuan menyelesaikan masalah peserta didik kelas VII di MTs Ma’arif Al Mukarrom. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pretest-postest control group design. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 49 peserta didik. Instrumen pengambilan data menggunakan tes essay yang diberikan sebelum dan sesudah implementasi model pembelajaran kontekstual dengan pendekatan outdoor learning. Data dianalisis dengan uji­-t menggunakan alat bantu SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual dengan pendekatan outdoor learning efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah.
Peningkatan Kemampuan Refleksi Peserta Didik dengan Penerapan Model STM Berbasis Google Form Ana Miftachul Masruroh; Wirawan Fadly; Ulinnuha Nur Faizah; Muhamad Khoirul Anwar
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.338 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i2.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Keterlaksanaan pembelajaran model STM berbasis google form, 2) Keefektivitas model STM berbasis google form dalam meningkatkan kemampuan refleksi peserta didik di SMP Ma’arif 1 Ponorogo, dan 3) Respons peserta didik model STM berbasis google form. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif Quasi Experimental.dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A (kelas eksperimen ) dan VII B (kelas kontrol) yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STM berbasis google form terbukti dapat meningkatkan kemampuan refleksi peserta didik serta dalam proses pembelajaran berjalan dengan baik. Temuan lain dalam penelitian yaitu: 1) proses pembelajran berjalan dengan baik, 2) nilai hasil belajar kelas eksperimen dalam meningkatkan kemampuan refleksi lebih baik daripada kelas konvensional, dan 3) respons peserta didik baik. Saran dalam penelitian yaitu diharapkan untuk menggunakan model STM berbasis google form karena model ini dapat membangun kemampuan refleksi peserta didik dalam kebenaran dan apa yang ditanyakan dalam permasalahan.
Integration of EduCanva in Google Sites to Improve Student Collaboration Skills in the Context of Agroindustry Elviana Nur Salsabilla; Slamet Haryadi; Suratno; Kamalia Fitri; Hikmah Buroidah; Bea Hana Siswati; Muhamad Khoirul Anwar; Bevo Wahono; Nana Mardiana
BIOEDUKASI: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 23 No. 3 (2025): Vol. 23, No. 3, October 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v23i3.53794

Abstract

This study aims to develop Google Sites-based digital learning media integrated with EduCanva to improve students' collaboration skills in agro industrial schools. The research method uses a research and development design with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through validation sheets, questionnaires, tests, interviews, and observations, then analyzed based on validity, practicality, and effectiveness. Expert validation results showed a percentage of 97.22% from subject matter experts, 84.375% from media experts, and 84.375% from learning experts in the highly valid category. The practicality test obtained a 100% response from teachers and a 92.29% response from students, both of which were categorized as very practical. The effectiveness test showed an increase in learning outcomes with an N-gain value of 0.53 (moderate category) and an increase in student collaboration skills of 11.38% from cycle I to cycle II, which was categorized as fair to good. These findings prove that Google Sites-based learning media integrated with EduCanva is feasible, practical, and effective for use in learning. The novelty of this research lies in the combination of two digital platforms that are rarely studied in the context of biology learning in agro industrial areas. This media not only improves conceptual understanding but also strengthens collaboration skills as an important 21st-century competency.
TEACHING MATERIALS IN CREATIVE THINKING SKILLS-BASED LEARNING: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Anwar, Muhamad Khoirul; Suratno; Buroidah, Hikmah; Hasan, M. Ubaidillah
INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Science Education, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/insecta.v6i2.8779

Abstract

Teaching materials designed for creative thinking skills are very important because they guide students to develop innovative problem-solving skills and think outside the box. The purpose of this study is to analyze the characteristics of effective teaching materials in supporting creative thinking skills-based learning, and to identify the essential components that must be present in teaching materials to develop these skills. This study is a systematic literature review that describes teaching materials in creative thinking skills-based learning in the field of biology education. This study synthesizes 11 of 42 articles published between 2021–2024 in Sinta 2–4 journals obtained based on the formulation of the problem. The study results consistently demonstrate the dominance and crucial role of digital-based teaching materials in significantly enhancing students' creative thinking skills. These digital resources are uniquely designed with embedded features like multimedia integration, Problem-Based Learning (PBL) scenarios, and open-ended questions, thereby creating a highly interactive, flexible, and relevant learning environment aligned with 21st-century demands. The efficacy of these digital tools is strongly reinforced through their integration with active learning strategies such as PBL and Inquiry-Based Learning, This finding offers significant novelty by providing empirical evidence that locally-adapted digital products are a primary catalyst for pedagogical transformation. The practical implication is that educators must shift their focus from mere information delivery to designing rich learning experiences that explicitly demand students to generate, test, and validate their own creative ideas, preparing them for future complexity.
Studi Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Lulusan Sarjana Ilmu Sains: Identifikasi Tantangan dan Hambatan Buroidah, Hikmah; Anwar, Muhamad Khoirul; Hasan, M. Ubaidilah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.4081

Abstract

Pemanasan global dan perubahan iklim sedang terjadi, hal itu merupakan masalah antropogenik, dan efeknya menimbulkan ancaman nyata bagi kondisi kehidupan manusia dan ekosistem. Gaya hidup berkelanjutan (sustainable behavior) menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim karena perilaku berkelanjutan memenuhi kebutuhan generasi sekarang dan masa depan tanpa mengorbankan keutuhan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik gaya hidup berkelanjutan lulusan sarjana ilmu sains serta mengidentifikasi tantangan dan hambatannya. Penelitian ini merupakan desain kuantitatif, dengan metode survei. Sebanyak 105 responden (78 perempuan, 27 laki-laki) yang berasal dari Jawa Timur berpendidikan S1 Rumpun Ilmu Sains dengan rentang usia 20-35 tahun mengikuti survei ini yang didistribusikan melalui platform online dan dianalisis deskriptif menggunakan Ms. Excel. Penelitian ini menggunakan instrumen yang diadaptasi dari Tapian-Fonlem untuk mengukur konstruk sikap pro-lingkungan, sikap hemat, dan sikap altruistik, yang dianggap sebagai prediktor perilaku berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan penting, yaitu (1) adanya kontradiksi dalam perilaku pro-lingkungan responden; (2) sebagian besar responden setuju dengan beberapa praktik hemat, namun mereka juga menunjukkan kecenderungan untuk tidak mengubah gaya hidup yang konsumtif; dan (3) banyak responden yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap sesama, namun masih ada ruang untuk mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam kegiatan sosial.
Enhancing digital literacy: Developing powerpoint-based augmented reality media integrated with socioscientific issues Maulidah, Lailatul; Hariyadi, Slamet; Suratno, Suratno; Fikri, Kamalia; Buroidah, Hikmah; Siswati, Bea Hana; Anwar, Muhamad Khoirul; Wahono, Bevo
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 11 No. 01 (2026): May
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v11i01.2120

Abstract

Preliminary observations indicated that students in Islamic senior high schools located in agro-industrial areas demonstrated limited digital literacy skills, particularly in accessing, evaluating, and utilizing digital learning resources to understand abstract biology concepts. This research aims to develop PowerPoint-based augmented reality media integrated with socio-scientific issues to enhance digital literacy. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model involving 19 students and one biology teacher at MA Arriyadlah Pandean, Probolinggo Regency. Data were collected through validation instruments, questionnaires, and pretest–posttest assessments, then were analyzed descriptively and inferentially using the Wilcoxon Signed-Rank Test due to the small sample size. The results showed that the media achieved very high validity (87.33%) and practicality (87.59%). Students’ digital literacy improved after implementation, indicated by a moderate N-Gain score (0.54) and significant differences between pretest and posttest scores. This study contributes an accessible AR-based biology learning medium integrated with socio-scientific issues to support digital literacy in pesantren-based education. The developed media were found to be feasible, practical, and potentially effective for contextual biology learning. However, the findings were limited to a small-scale implementation involving a single class and a single biology topic.