Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Wisata Bahari Pantai Mulut Seribu Sebagai Daya Tarik Wisata Berkelanjutan Di Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur Nugraha, Yudha Eka
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 2 No 2 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v2i2.46

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur menyimpan berbagai keindahan alam yang potensial untuk menjadi sebuah daya tarik wisata, salah satunya di Kabupaten Rote Ndao yaitu Pantai Mulut Seribu. Pantai ini merupakan salah satu dari tujuh destinasi unggulan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai destinasi unggulan, salah satu usaha pengembangannya adalah melalui penerapan wisata bahari yang disambut baik oleh masyarakat setempat sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi pengembangan daya tarik wisata Pantai Mulut Seribu yang berbasis wisata bahari untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Jenis penelitian ini desktriptif kualitatif dengan Kepala Dinas Pariwisata Rote Ndao dan masyarakat setempat yang tinggal di sekitar daya tarik wisata Pantai Mulut Seribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daya Tarik Wisata Pantai Mulut Seribu dalam Kurva 1 yang berarti sedang berkembang secara agresif dengan konsentrasi pengembangan fokus di strategi SO, yaitu strength dan opportunity. Geliat perkembangan ini ditunjukkan dengan adanya festival mulut seribu sebagai bentuk promosi, partisipasi, dan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan wisata bahari di Pantai Mulut Seribu.
Upaya Promosi Pariwisata Pantai Liman Dengan Pemanfaatan Media Sosial (Studi Kasus Pada Akun Instagram @pantailimansemau) Nugraha, Yudha Eka; Dami, Kresna
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 4 No 1 (2021): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v4i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pemanfaatan media sosial dalam mempromosikan pariwisata di Pantai Liman Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Media sosial instagram adalah media yang memfasilitasi penggunanya untuk berbagi media seperti foto maupun video sehingga instagram sangat membantu dan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan promosi Pantai Liman ke wisatawan yang belum mengetahui Pantai Liman melalui foto maupun video yang diposting ke instagram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Desa Uitiuh Tuan dan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Liman. Dalam proses pemanfaatan instagram sebagai media promosi wisata Pantai Liman, fitur instagram yang digunakan pada akun @pantailimansemau adalah fitur hashtag, instagram stories, foto, repost, comment, dan mention. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjadikan instagram sebagai salah satu media promosi secara online dengan memanfaatkan akun instagram @pantailimansemau yang sudah dibuat peneliti agar Pantai Liman lebih dikenal masyarakat luas dan juga menjadikan akun instagram @pantailimansemau sebagai akun resmi dalam mempromosikan Pantai Liman.
Penerapan Manajemen Komplain Pada Pelayanan Penumpang Di PT. Transnusa Aviation Mandiri Kupang Pada Masa Pandemi Nugraha, Yudha Eka; Malelak, Natalia Olpviana
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 3 No 2 (2020): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v3i2.95

Abstract

Penanganan komplain sangat penting bagi setiap maskapai karena dengan adanya berbagai komplain dari setiap pelanggan maka akan dijadikan bahan evaluasi untuk penanganan komplain selanjutnya sehingga dapat membuat customer tetap merasa puas dalam menggunakan TransNusa sebagai pilihan penerbangan mereka. Oleh karena itu, penenlitian ini bertujuan untuk menggambarkan prosedur penanganan komplain yang diterapkan oleh PT TransNusa Aviation Mandiri Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi serta studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis tulisan ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komplain terbanyak di PT TransNusa Aviation Mandiri Kupang terjadi karena early flight tanpa penginformasian terlebih dahulu kepada customer, selain itu jika terjadi delay flight maka kompensasi akan diberikan berupa snack, lunch, endorse hotel, uang, terakhir jika terjadi cancel flight akan dilakukan refund ticket.
Peran Perempuan Dalam Kegiatan Pariwisata Di Pantai Oetune (Studi Kasus Pada Desa Tuafanu Kabupaten Timor Tengah Selatan) Nugraha, Yudha Eka; Balukh, Helen I. S.
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 5 No 2 (2022): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v5i2.116

Abstract

Pantai Oetune merupakan daya tarik wisata berbasis alam di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Secara geografis, Pantai Oetune berdekatan dengan masyarakat setempat penduduk Desa Tuafanu. Hal ini memungkinkan interaksi antara masyarakat lokal dan turis di Pantai Oetune terutama kelompok masyarakat perempuan yang menunjang kegiatan pariwisata di Pantai Oetune. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui peran perempuan pada kegiatan pariwisata di daya tarik wisata pantai dengan pendekatan metode kualitatif. Wawancara dan observasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa peran perempuan dalam kegiatan pariwisata di Pantai Oetune terbagi menjadi tiga yakni (1) Peran Perempuan dalam atraksi wisata seperti tari-tarian, menenun, melestarikan budaya lokal berupa kebiasaan lokal, (2) peran perempuan dalam pengelolaan fasilitas wisata seperti homestay, makanan minuman, memasarkan cenderamata, (3) Peran perempuan dalam pengelolaan organisasi pariwisata. Selain peran, terdapat beberapa kendala dalam mendukung kegiatan pariwisata yakni kurangnya sumber pendanaan, kurangnya koordinasi, dan terbatasnya keahlian masyarakat lokal khususnya perempuan.
Development Strategy of Matalafang Traditional Village as a Cultural Tourism Destination Nugraha, Yudha Eka; Lema, Emy Chlarita
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 4, No 1 (2021): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v4i1.31075

Abstract

ABSTRACTThis study aims to describe the tourism potential and formulate the development of the Matalafang Traditional Village as a cultural tourism destination in Alor Regency. Matalafang Traditional Village is one of the tourist destinations, where the Abui tribes live. The Abui tribe, as one of the largest tribes who inhabit Nusa Kenari Island, has various cultural potentials tourism to be developed. This is in line with the increasing number of tourists visiting. Through qualitative descriptive methods, extracting information is obtained by field observations, structured interviews with 6 key informants, documentation of traditional villages, and literature studies on Matalafang Traditional Village and Alor Regency Tourism. The results showed that the attractiveness of cultural tourism in the Matalafang Traditional Village in the form of the Balai Hatel Traditional Ceremony as a ritual to enter the garden, the Caka Lele dance, the unifying dance of the Alor community Lego-Lego, weaving Ikat for dancing, the fourth level traditional house, and various woven bamboo crafts for putting sirih pinang traditional snacks on it. The strategy formulation is an effort to develop the Matalafang Traditional Village as a cultural tourism destination, such as increasing the awareness of culture-based tourism for the local community, maintaining the authenticity of dance as a tourist attraction, increasing tourist activities after the ritual of opening the garden as alternative tourism, and maintaining the condition of the traditional village that is still original.Keywords: Destinations, Traditional Villages, Matalafang, Cultural Tourism, Development Strategies