Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Relationship Between Speed And Agility Towards The Ability To Dribble The Ball In Football Games Of Students At Inpres 12/79 Gattareng Elementary School Yoyo Prianto; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin
STAMINA Vol 9 No 1 (2026): Journal of Stamina Issue 1
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i1.1336

Abstract

This study aims to determine the relationship between speed and agility towards dribbling skills in football games for students of Inpres 12/79 Gattareng Elementary School. The type used in this study is correlation research. The population in this study were 124 students of Inpres 12/79 Gattareng Elementary School. The sample in this study was 30 students using a purposive sampling technique. This research instrument used a 30-meter running test, Agility T-test, and dribbling test. Data analysis used statistical analysis with the help of a computer through the SPSS program. The results of the study showed that there was a significant relationship between speed and dribbling ability with a sig value of 0.005, there was a significant relationship between agility and dribbling ability with a sig value of 0.009, and there was a significant relationship between speed and agility together with dribbling ability with a sig value of 0.011. Keywords: Speed; Agility; Dribble; Football.
The Relationship between Teachers' Teaching Styles and Students' Learning Motivation in Physical Education Learning Alif Aryadi Hardi
STAMINA Vol 9 No 1 (2026): Journal of Stamina Issue 1
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i1.1338

Abstract

The quality of teaching in elementary education plays a critical role in shaping students’ engagement and motivation, particularly in practical subjects such as physical education, sports, and health. Teaching style is considered a key pedagogical factor that can influence how students perceive, respond to, and participate in the learning process. This study aims to determine the relationship between teacher teaching style and student learning motivation in physical education, sports, and health learning in Jeppe'e 23 state elementary schools. The study used a quantitative approach with a correlational design. The study population consisted of 69 students in grades IV, V, and VI, with a sample of 30 students determined through simple random sampling. Data collection was conducted using a Likert-scale questionnaire on teacher teaching style and student learning motivation. Data were analyzed using descriptive analysis and Pearson Product Moment correlation. The results showed that the teacher’s teaching style was in the good category, while student learning motivation was in the high category. The correlation test showed a positive and significant relationship between teacher teaching style and student learning motivation in physical education, sports, and health learning, with a correlation coefficient of r = 0.62 and a significance value of p < 0.05. These findings indicate that the better the teacher's teaching style applied in physical education, sports, and health learning, the higher the student's learning motivation. Based on the research results, it can be concluded that teacher teaching style plays a crucial role in enhancing student learning motivation in elementary schools. Therefore, physical education, sports, and health teachers are expected to develop varied, communicative, and student-specific teaching styles to create effective and enjoyable learning
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING UNTUK MENGEMBANGKAN KERJA SAMA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Muhammad Zulfikar; Nurliani Nurliani; Ihsan Abbas; Darul Husnul; Alif Aryadi Hardi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan model pembelajaran Teaching Games for Understanding untuk meningkatkan kerja sama siswa di UPT SD Negeri 14 Biru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sasaran kegiatan terdiri atas 2 guru pendidikan jasmani dan 26 siswa kelas VI. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi edukatif kepada guru dan praktik terbimbing bersama siswa melalui permainan olahraga yang dimodifikasi. Pelaksanaan kegiatan menekankan pemahaman permainan, diskusi taktis sederhana, pembagian peran, komunikasi antarsiswa, serta refleksi kerja sama setelah aktivitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam permainan, mampu berkomunikasi dengan teman satu kelompok, saling membantu, dan menunjukkan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas permainan. Berdasarkan pengamatan, tidak tampak perbedaan mencolok antara siswa laki-laki dan perempuan dalam aspek kerja sama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Teaching Games for Understanding dapat menjadi alternatif pembelajaran pendidikan jasmani yang partisipatif dan kolaboratif di sekolah dasar.
Hubungan Antara Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran PJOK Peserta Didik di MTs DDI Maspul Andi Temmassonge; Taufiq Hidayat; Khalid Rijaluddin; Andi Ogo Darminto; Maria Herlinda Dos Santos; Alif Aryadi Hardi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1473

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menuntut aktivitas fisik secara optimal. Berdasarkan hasil observasi awal di MTs DDI Maspul, diketahui bahwa fasilitas pembelajaran PJOK masih terbatas sehingga berpotensi memengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan hasil belajar PJOK. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi berjumlah 86 siswa, sedangkan sampel sebanyak 20 siswa ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data mengenai ketersediaan sarana dan prasarana dikumpulkan melalui angket, sedangkan hasil belajar PJOK diperoleh dari dokumentasi nilai rapor siswa. Analisis data menunjukkan adanya hubungan positif antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan hasil belajar PJOK. Semakin memadai sarana dan prasarana yang tersedia, semakin baik pula capaian hasil belajar siswa. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan terus meningkatkan pengelolaan dan penyediaan sarana serta prasarana agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan mampu menghasilkan capaian belajar yang optimal.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN SEBELUM BERTANDING PADA ATLET FUTSAL SMA NEGERI 13 BONE Sri Dzul Kifli; Maria Herlinda Dos Santoa; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin; Andi Ogo Darminto; Rahmat Ilahi; Andi Temmasonge
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 2 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i2.20475

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan sampel sebanyak 30 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 15 atlet. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling sistematis. Kecemasan diukur menggunakan Skala Kecemasan Olahraga (SKO). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk mengetahui perbedaan efek terapi musik antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terhadap kecemasan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diberi terapi musik memiliki rata-rata skor kecemasan sebesar 46,3 (kategori rendah), sedangkan kelompok kontrol memiliki rata-rata skor kecemasan sebesar 58,8 (kategori rendah). Hasil uji-t menunjukkan nilai p sebesar 0,041 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dalam hal kecemasan sebelum pertandingan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terapi musik efektif dalam mengurangi kecemasan sebelum pertandingan pada atlet futsal SMA Negeri 13 Bone.
Increasing Cardiovascular Endurance (Vo2max) Through High Intensity Interval Training (Hiit) Methode In Athletes Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin; Maria Herlinda Dos Santos; Audri Kausar; Muh. Azwin
STAMINA Vol 8 No 4 (2025): Journal of Stamina December Edition
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v8i4.1314

Abstract

This study aims to determine the effect and effectiveness of the high-intensity interval training (HIIT) method on increasing cardiovascular endurance (VO2max) in athletes. This study used a quasi-experimental design. One group became the experimental group, and the other the control group. The research design used a nonequivalent control group design. The population in this study were all badminton athletes of the PB Kobar club, with a total of 24 people. Because the population size was less than 100, the sampling technique used a total sampling technique. So the sample of this study was 24 people. 12 people in the experimental group and 12 people in the control group. Each group (experimental and control) was given treatment with a frequency of 12 times, which was carried out 3 times a week. This study used a beep test as a research instrument. Data analysis used the Shapiro-Wilk test for data normality testing and Levene's test for data homogeneity testing. For hypothesis testing, the T-test (paired sample t-test) was used. The N-Gain score test was used to measure the effectiveness of the treatment using SPSS 27 software. The results showed that: (1) There was a significant effect on the cardiovascular endurance of athletes participating in high-intensity interval training (P<0.05). (2) There was a significant effect on the cardiovascular endurance of athletes participating in conventional training (P<0.05). (3) High-intensity interval training was more effective in increasing athletes' cardiovascular endurance with a percentage value of 59.67% compared to conventional training with a percentage value of 24.18%. It can be concluded that the application of the High-Intensity Interval Training (HIIT) method is more effective in increasing cardiovascular endurance compared to conventional training
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KESIMBANGAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ismail Ismail; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9705

Abstract

Childhood is a crucial period for the development of soccer technique, but the effectiveness of training is often hampered by a lack of data on dominant physical factors. This study analyzed the contribution of agility and balance to dribbling ability in thirty students at SD Inpres 6/75 Kading. A quantitative correlational approach was applied through a series of stages including the zigzag run test, the Modified Bass Test, and the dribbling test, using the Pearson correlation analysis technique using SPSS. The analysis results showed a significant positive contribution both partially and simultaneously. Quantitatively, agility contributed a correlation of r = 0.460 with a significance value of 0.001, while balance contributed r = 0.468 with a significance value of 0.009. The findings demonstrated that these two variables together explained 32.9% of the variation in dribbling ability with an r = 0.573 and an F-test of 6.606 with a significance value of 0.005. The main conclusion confirms that agility and body stability are crucial physical determinants in supporting manipulative movement performance in soccer. Therefore, this study recommends that coaches and sports teachers prioritize specific physical conditioning training programs to optimize students' mastery of basic techniques from an early age. This aims to build a solid fitness foundation for more effective and sustainable athletic performance development in the national future. ABSTRAK Masa kanak-kanak merupakan periode krusial bagi pengembangan teknik sepak bola, namun efektivitas latihan sering terhambat oleh minimnya data faktor fisik dominan. Penelitian ini menganalisis kontribusi kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan menggiring bola pada tiga puluh siswa SD Inpres 6/75 Kading. Pendekatan kuantitatif korelasional diterapkan melalui serangkaian tahapan meliputi zig-zag run test, Modified Bass Test, serta tes dribbling, dengan teknik analisis korelasi Pearson menggunakan perangkat SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya kontribusi positif signifikan baik secara parsial maupun simultan. Secara kuantitatif, kelincahan menyumbang korelasi r = 0,460 dengan nilai signifikansi 0,001, sedangkan keseimbangan memberikan kontribusi r = 0,468 dengan signifikansi 0,009. Temuan membuktikan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan variasi kemampuan dribbling sebesar 32,9% melalui perolehan nilai r = 0,573 serta F hitung 6,606 dengan signifikansi 0,005. Kesimpulan utama menegaskan bahwa integritas kelincahan dan stabilitas tubuh merupakan determinan fisik yang sangat krusial dalam mendukung performa gerak manipulatif sepak bola. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan agar para pelatih dan guru olahraga lebih mengedepankan program latihan kondisi fisik spesifik guna mengoptimalkan penguasaan teknik dasar siswa sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk membangun fondasi kebugaran yang kokoh demi tercapainya pembinaan prestasi atletik yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan nasional.
Optimalisasi Literasi Mahasiswa dalam Pemanfaatan Aplikasi Manajemen Referensi Alif Aryadi Hardi; Andi Syahrul Jahrir; Muhammad Zulfikar; Ainul Hidayah; Hasyim Hasyim
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 3, Nomor 1, 2026
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/q2nsd110

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi mahasiswa dalam pengelolaan referensi ilmiah yang berdampak pada kesalahan sitasi dan penyusunan daftar pustaka dalam karya akademik. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa semester akhir Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar dalam memanfaatkan aplikasi manajemen referensi pada penyusunan karya ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan aplikasi pengelolaan referensi. Peserta kegiatan berjumlah 84 mahasiswa semester akhir. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam penggunaan aplikasi manajemen referensi yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 53,08 menjadi 85,20 pada posttest. Mahasiswa juga mampu melakukan sitasi dan penyusunan daftar pustaka secara otomatis dengan lebih efektif dan sistematis. Kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan literasi digital akademik mahasiswa dalam pengelolaan referensi ilmiah serta mendukung peningkatan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa.
Hubungan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Dengan Sikap Disiplin Peserta Didik Alif Aryadi Hardi; Muhammad Akbar Syafruddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.171

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui proses pembelajaran di sekolah dasar, khususnya melalui mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pembelajaran PJOK dengan sikap disiplin peserta didik di SD Negeri 13 Biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 57 peserta didik, dengan sampel sebanyak 30 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket pembelajaran PJOK dan angket sikap disiplin yang masing-masing terdiri atas 15 butir pernyataan dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PJOK berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 66,7% dan sikap disiplin peserta didik juga berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 73,3%. Selain itu, ditemukan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara pembelajaran PJOK dengan sikap disiplin peserta didik dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran PJOK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter disiplin melalui aktivitas fisik yang terstruktur, penerapan aturan, serta pembiasaan tanggung jawab dalam proses pembelajaran.
A Descriptive Study Of Stress Level, Sleep Quality, And Physical Activity Of Final Students Muhammad Akbar Syafruddin; Alif Aryadi Hardi
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.174

Abstract

This study aimed to examine the levels of stress, sleep quality, and physical activity among final-year students of the Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Sports and Health Sciences, State University of Makassar. A descriptive quantitative research design was employed, involving 70 students selected through a random sampling technique. Data were collected using closed-ended questionnaires, including a Likert-scale questionnaire to measure stress levels, the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality, and the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) to evaluate physical activity levels. The findings revealed that the majority of students demonstrated good levels of stress management (47.1% or 33 students), sleep quality (48.6% or 34 students), and physical activity (41.4% or 29 students). Descriptive statistical analysis showed the following mean scores and standard deviations: stress (M = 82.56; SD = 8.237), sleep quality (M = 82.86; SD = 8.058), and physical activity (M = 82.24; SD = 8.423). Although the overall results indicate that students generally fall within the good category across these variables, several aspects still require improvement. Therefore, it can be concluded that the levels of stress, sleep quality, and physical activity among final-year students are generally categorized as good, although they have not yet reached an optimal condition overall.