Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Kehamilan (ANC) Pada NY. R G2P1A0 Umur 29 Tahun Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Di Puskesmas Mekar Baru Tanjungpinang Tahun 2025 Ratih Murni Nurrohim; Utami Dewi; Rahmadona; Darwitri
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 12,2%, dan di Kota Tanjungpinang sebesar 5,8%. KEK dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, serta berisiko menyebabkan komplikasi seperti perdarahan dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Salah satu intervensi yang efektif adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, seperti ubi jalar ungu, yang memiliki kandungan tinggi karbohidrat dan protein untuk membantu meningkatkan berat badan dan Lingkar Lengan Atas (LILA) ibu. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk melaksanakan asuhan kebidanan kehamilan pada ibu hamil dengan KEK melalui implementasi pemberian PMT Ubi Jalar Ungu. Laporan ini adalah studi kasus asuhan kebidanan (Case Report). Subjek laporan adalah Ny. R, seorang ibu hamil berusia 29 tahun dengan status G2P1A0 yang didiagnosis KEK. Setelah dilakukan asuhan kebidanan dan pemberian intervensi PMT Ubi Jalar Ungu, ditemukan adanya kenaikan berat badan dan peningkatan LILA pada Ny. R, meskipun masalah KEK belum teratasi sepenuhnya Pemberian asuhan kebidanan kehamilan yang terpadu dan pemberian PMT Ubi Jalar Ungu sebagai pemanfaatan pangan lokal efektif dalam membantu meningkatkan status gizi (berat badan dan LILA) ibu hamil dengan KEK
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS Rahmadona, Rahmadona; Zainul Ikhwan; Darwitri, Darwitri; Kartika Sri Dewi Batubara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia remaja seringkali disebabkan rendahnya asupan zat besi,kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan perilaku tidak sehat seperti merokok. Data WHO tahun 2020 30-40 remaja menderita anemia dan data SKI 2023 menyebutkan bahwa kelompok perokok terbanyak adalah usia 15-19 tahun. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengupayakan pencegahan anemia remaja, meningkatkan pengetahuan melalui edukasi anemia, kesehatan reproduksi dan perilaku merokok remaja. Media yang digunakan adalah Game Edukasi Monopoli Anemia (GEMA), Poster, Leaflet dan Buku Saku “Hidup Sehat Tanpa Rokok”. Kegiatan dilaksanakan dari Mei -November 2025 di SMP N 14 Madong, Kelurahan Kampung Bugis. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia dari 65 (pre test) menjadi 89 (post test), Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dari dan perilaku merokok remaja, dari 75 (pre test) menjadi 87 (post test). Deteksi anemia dari 16% anemia ringan setelah di edukasi dan diberi tablet Tambah Darah (TTD) menjadi 100% tidak anemia.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI e-POSYANDU KESEHATAN (ePoK) DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS Damayanti, Melly; Darwitri, Darwitri; HARDI, Nurul Aini Suria Saputri; Rawdatul Jannah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The toddler period is a golden phase of child growth and development; therefore, optimal monitoring is required to prevent growth and developmental disorders. Posyandu cadres play an important role as the frontline in health monitoring at the community level. This community service program aimed to empower posyandu cadres in improving their knowledge and skills in monitoring and stimulating toddler growth and development through the use of the e-Posyandu Kesehatan (ePoK) application in Kampung Bugis Village, Tanjungpinang City in 2025. The target participants were 30 posyandu cadres from Kampung Bugis. The methods used included preparation, health education, hands-on practice in monitoring and stimulating growth and development, monitoring and mentoring, as well as evaluation. The results showed an improvement in cadres’ knowledge and skills in monitoring and stimulating toddler growth and development. A total of 90% of cadres achieved a high level of knowledge, and 86.7% demonstrated good skills. All toddlers attending the posyandu were monitored and stimulated by the cadres. Empowering posyandu cadres through the utilization of the ePoK application proved effective in optimizing growth and developmental monitoring. The sustainability of this program with the support of healthcare facilities and local government is essential to strengthen efforts in preventing growth and developmental problems in the community.