Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Mitigasi Dampak Digitalisasi melalui Habituasi Dual Literacy (Fisik dan Sosial): Implementasi Permainan Edukatif dan Tradisional di Sekolah Dasar Prayogi Dwina Angga; Nurwahidah Nurwahidah; I Putu Herry Widhi Andika; Catur Prima Eka Putra Abdullah; Irwandi Putra Ramli; Ni Made Kusumasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/6fwxx781

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk optimalisasi lingkungan sekolah sebagai pusat promosi gaya hidupaktif dan sehat, sekaligus menginternalisasikan karakter siswa yang kuat dan terampil secara sosial melalui penguatan literasi fisik dan sosial. Pendekatan berbasis ekspriensial dan pendekatan edukasi melalui permainan menjadi pendekatan yang saling melengkapi pada kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2026 dengan melibatkan 2 sekolah mitra, yaitu SD Negeri 1 Kekait di Kabupaten Lombok Barat dan SD Negeri 24 Mataram. Kegiatan ini terlaksana melalui 3 tahapan utama yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan dilakukan dengn pola progresi yang sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan secara penuh guru sebagai mitra aktif sekaligus pelaksana program. Secara menyeluruh, hasil evaluasi yang dilakukan pada kegiatan ini mendapatkan hasil yang positif dengan merujuk pada rerata respon atau kepuasan siswa sebesar 89,55%, diperkuat dengan hasil wawancara dengan guru yang mendapatkanrespon positif terhadap implementasi permainan edukatif dan permainan tradisional. Hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengabdianjuga menemukan bahwa kegiatan ini telah membangun lingkungan belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Dengan demikian, hasil pelaksanaan kegiatan ini berhasil memperkuat literasi fisik dan literasi sosial sekligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aktif, partisipatif, dan menyenangkan.
Pendampingan Bimbingan Belajar CALISTUNG oleh Mahasiswa melalui Program Asistensi Mengajar di SDN 96 Mataram Ni Ketut Sandra Puspita Sari; Annisa Auliya Romdhani; Ida Ayu Sintiya Prayesti; Diah Ayu Rasmini; I Putu Herry Widhi Andika
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v3i3.3542

Abstract

Reading, writing, and arithmetic skills (calistung) are fundamental competencies that elementary school students need to master. However, some students still struggle to acquire these skills and require additional support. This activity aims to describe the implementation of calistung tutoring provided by university students through the Teaching Assistance Program at SDN 96 Mataram. The activity employed a participatory approach and direct mentoring, proceeding through stages of needs identification, planning, implementation, and monitoring and evaluation. Four students with varying initial proficiency levels participated in the activity. The results demonstrated improvements in reading, writing, and arithmetic skills achieved through progressive exercises tailored to the students' abilities. Direct mentoring also enabled the university students to provide motivation, corrections, and feedback as needed. Thus, calistung mentoring serves as a form of additional support for students in developing their foundational reading, writing, and arithmetic skills.
Edukasi Berbasis Aktivitas Tentang Pemanasan Statis Dan Dinamis Untuk Mendukung Kesiapan Fisik Anak Sekolah Dasar I Putu Herry Widhi Andika; Prayogi Dwina Angga; Catur Prima Eka Putra Abdullah; Irwandi Putra Ramli; Gita Prima Putra; I Ketut Oka Teguh Permana
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 5 (2026): September
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i5.693

Abstract

Warm-ups are a crucial component of physical education, as they prepare students physically and mentally for movement-based activities. However, the implementation of warm-ups in elementary schools often faces challenges, such as limited understanding of static and dynamic warm-up techniques, a lack of activity variety, and a lack of structured application. This community service initiative aims to enhance the understanding and skills of both students and physical education teachers regarding warm-up routines tailored to the characteristics of elementary school children, utilizing an activity-based approach. The program was conducted at SDN 1 Kekait, West Lombok Regency, through a series of stages: outreach, conceptual education, demonstration, hands-on practice, the use of supporting media, mentoring, and evaluation. The implementation strategy emphasized active participant engagement through varied movements and game-based activities, making the warm-up material easier to grasp and more engaging to apply. Supporting materials—including video tutorials, posters or infographics, and digital guides—were utilized to reinforce understanding and ensure program sustainability. The results indicate that the initiative provided students and teachers with practical experience in identifying and applying static and dynamic warm-up routines in a more structured and varied manner. The mentoring process also encouraged teachers to routinely integrate activity-based warm-ups into their physical education lessons. Ultimately, this activity is expected to foster a habit of structured warm-ups as an essential part of physical preparation for students prior to physical education sessions.
Pelatihan Komprehensif Guru PJOK Sebagai Upaya Strategis Menjamin Regenerasi Atlet Potensial Mataram I Putu Herry Widhi Andika; Prayogi Dwina Angga; Catur Prima Eka Putra Abdullah; Irwandi Putra Ramli; Gita Prima Putra; Ichad Awan Kausar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga cricket memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta sebagai sarana pembinaan atlet sejak usia sekolah dasar. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK mengenai teknik dasar, cara bermain, dan penerapan cricket dalam pembelajaran menjadi salah satu kendala pengembangan olahraga tersebut di sekolah dasar Kota Mataram. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK mengenai dasar-dasar olahraga cricket serta memberikan pengalaman praktik sebagai langkah awal mendukung regenerasi atlet cricket. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2026 di Kampus 2 Universitas Mataram dengan melibatkan 20 guru PJOK di Kota Mataram. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan meliputi penyampaian materi pengenalan cricket, pengenalan peralatan, teknik dasar, cara bermain, serta praktik permainan secara langsung. Hasil evaluasi berdasarkan observasi menunjukkan bahwa seluruh 20 peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif dan mampu mengikuti praktik dasar permainan cricket. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai cara bermain dan memperoleh pengalaman langsung dalam mempraktikkan aktivitas cricket. Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui keterlibatan peserta dalam seluruh rangkaian pelatihan, pemahaman terhadap materi, dan kemampuan mengikuti praktik permainan. Dengan demikian, pelatihan memberikan capaian awal berupa peningkatan wawasan dan pengalaman praktik guru PJOK serta menjadi langkah awal dalam mendukung pengenalan cricket pada pembelajaran PJOK dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar.
Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah Botol Plastik Sebagai Upaya Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Sekolah Dasar Ida Ayu Sintiya Prayesti; Ni Ketut Sandra Puspita Sari; Annisa Auliya Romdhani; Diah Ayu Rasmini; I Putu Herry Widhi Andika
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2026): September
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v3i1.203

Abstract

Program Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah Botol Plastik dilaksanakan sebagai upaya mahasiswa Asistensi Mengajar dalam menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar, mengingat SDN 96 Mataram belum memiliki sistem pengelolaan sampah botol plastik yang terorganisir sehingga sampah tersebut cenderung menumpuk dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman siswa mengenai cara memilah dan mengelola sampah botol plastik dengan benar melalui pembentukan bank sampah, sekaligus menanamkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2026 di SDN 96 Mataram dengan melibatkan seluruh siswa dari semua kelas, melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan teknik penyajian materi, pembentukan bank sampah, serta sesi tanya jawab yang dikemas secara interaktif menggunakan media spinner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan. Siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya memilah sampah botol plastik, mulai terbiasa memanfaatkan bank sampah yang telah dibentuk, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dalam menjaga fasilitas sekolah. Program ini juga mendapat respon positif dari pihak sekolah dan dinilai efektif sebagai sarana edukasi lingkungan yang sederhana namun mudah diterima oleh siswa sekolah dasar. Meskipun demikian, keberlanjutan karakter peduli lingkungan tersebut masih memerlukan pengawasan dan pembiasaan secara konsisten dengan dukungan dari guru dan seluruh warga sekolah.