Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Latihan Partner Resisted Starts dan Partner Tubing Acceleration Drill dalam Meningkatkan Performa Akselerasi Atlet Sepak Bola Putri Abah Sandi Prayoga; Indra Yudistira; Pamungkas Yulian Effendi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i2.18444

Abstract

This study aims to analyze the effect of Partner Resisted Starts (PRS) and Partner Tubing Acceleration Drill (PTAD) training on improving sprint speed in female athletes of UNCEN PAPUA FC in 2025. The study used a two-group pre-test and post-test experimental design with a total of 18 athletes divided into two treatment groups. The training program was conducted over six weeks with a frequency of three times per week. Speed data was obtained through a 30-meter sprint test, and data analysis was performed using a paired sample t-test with a significance level of 0.05. The results showed that both training methods had a significant effect on sprint speed improvement (p < 0.001), with a very large effect size (Cohen's d = 1.97 for PRS and 2.48 for PTAD). In general, PRS training was more effective in improving the initial acceleration phase (0–20 meters), while PTAD contributed more to the continued acceleration phase and peak speed (20–30 meters). These findings support the force–velocity relationship theory, which explains that an increase in horizontal force through resistance can accelerate acceleration time. This resistive training also has the potential to improve neuromuscular coordination and joint stability, which are relevant in the context of injury prevention. Therefore, both methods are recommended as effective, affordable, and safe alternatives for speed training in female soccer athletes. Both methods can be applied as efficient and contextual alternatives to speed training in training environments with limited resources
Balap Karung Sebagai Strategi Latihan Berbasis Permainan untuk Meningkatkan Daya Ledak dan Keseimbangan Atlet Senam Usia Dini Muhammad Fitrah Mubarak; Swandika Pinem; Abdul Bashir Nur Hasani; Fachrun Nisa Sofiyah Khasanah; Indra Yudistira; Astini Asri; Toni Kogoya
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 4 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/syaxzd04

Abstract

This study aims to test the effectiveness of sack race training as a game-based training strategy in improving explosive power and balance in early age gymnasts (6-9 years) compared to conventional training methods. The method used was quantitative with a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 30 gymnasts who were divided into two groups: the experimental group (sack race training) and the control group (conventional training). The intervention was carried out twice per week for 12 meetings. The instruments used were the Vertical Jump to measure explosive power and the Stork Stand Test to measure balance. Data analysis used the Mann Whitney test for explosive power and the Independent t-test for balance at a significance level of 0.05. The results showed that the experimental group experienced an increase in explosive power of 16.20 (p = 0.004) and an increase in balance of 20.58 (p = 0.026), while the control group only increased explosive power by 8.24 and balance by 8.62. The conclusion of this study is that sack racing training significantly improves explosive power and balance in young gymnasts and is more effective than conventional methods. Sack racing is recommended as a fun, measurable training alternative for children's gymnastics coaches. Keywords: Sack Race, Explosive Power, Balance, Early-Age Gymnasts
KORELASI KELENTUKAN TOGOK DAN BAHU DENGAN KECEPATAN RENANG 25 METER GAYA KUPU-KUPU Saharuddin Ita; Indra Yudistira; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i2.40259

Abstract

Renang gaya kupu-kupu merupakan salah satu gaya renang yang membutuhkan dukungan komponen fisik yang kompleks, terutama kelentukan togok dan sendi bahu, karena gerakan gelombang tubuh dan tarikan lengan dilakukan secara bersamaan dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan togok dan kelentukan sendi bahu dengan kecepatan renang gaya kupu-kupu 25 meter. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Sampel berjumlah 30 atlet Cenderawasih Swimming Club yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data kelentukan togok diperoleh melalui trunk and neck static flexibility test, data kelentukan sendi bahu diperoleh melalui static flexibility test-shoulder and wrist, dan data kecepatan renang diperoleh melalui tes renang gaya kupu-kupu jarak 25 meter. Analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan analisis regresi berganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan togok dengan kecepatan renang gaya kupu-kupu (p = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi bahu dengan kecepatan renang gaya kupu-kupu (p = 0,000), serta terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan togok dan kelentukan sendi bahu secara bersama-sama dengan kecepatan renang gaya kupu-kupu (R Square = 0,507; p = 0,000). Kelentukan togok dan sendi bahu secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 50,7% terhadap kecepatan renang 25 meter gaya kupu-kupu, sedangkan 49,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Disimpulkan bahwa peningkatan kelentukan togok dan lengan perlu menjadi perhatian khusus dalam program latihan untuk meningkatkan kecepatan renang gaya kupu-kupu.
Sosialisasi Model Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) bagi MGMP PJOK Kabupaten Jayapura Tahun 2026 Indra Yudistira; Miftah Fariz Prima Putra; Muhammad Fitrah Mubarak; Irfan Deny Octavian
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i8.3839

Abstract

Dimensi kebugaran siswa penting untuk meningkatkan mutu Pendidikan Jasmani, namun di Kabupaten Jayapura banyak guru PJOK belum menguasai protokol tes kebugaran yang valid dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mensosialisasikan Model Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) kepada MGMP PJOK Kabupaten Jayapura, meningkatkan kapasitas guru dalam pelaksanaan dan interpretasi hasil, serta mendorong rencana penerapan di sekolah. Mitra sasaran adalah MGMP PJOK Kabupaten Jayapura yang mewakili guru SD dan SMP; peserta berjumlah 21 orang (10 guru SD, 11 guru SMP). TKPN dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun 2022 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah Sosialisasi atau Pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 2 minggu dengan waktu pertemuan perminggu satu kali pertemuan. Direncanakan pertemuan sosialisasi secara langsung (face to face) untuk membahas kendala dalam proses penerapan TKPN dilapangan. Hasil PkM melalui TKPN peserta pengabdian pada guru olahraga menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan melakukan simulasi tes kebugaran sangat kurang. Sehingga ini menjadi tugas utama para guru olahraga untuk meningkatkan kualitas diri kedepan menjadi pengajar olahraga yang sangat baik.
Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura Irfan Deny Oktavian; Pamungkas Yulian Effendi; Swandika Pinem; Indra Yudistira; Muhammad Teguh Prasetyo
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i8.3867

Abstract

Administrasi kepelatihan yang tertib dan mudah diakses merupakan kebutuhan mendesak bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat SMP, mengingat masih banyak dokumen administrasi seperti RPP, program latihan, dan catatan evaluasi siswa yang dikelola secara manual sehingga rentan hilang, sulit diakses, dan tidak terdokumentasi dengan baik. Kondisi ini mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul "Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura" guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola administrasi secara digital, efisien, dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) kepada dua puluh lima anggota MGMP PJOK, meliputi pengenalan fitur Google Drive, penataan struktur folder administrasi, serta praktik unggah dan berbagi dokumen. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 72,9% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test, dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan menyusun struktur folder digital. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan tergolong sangat baik, dan seluruh peserta berhasil membuat struktur folder digital secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi kerja guru PJOK dan mendukung transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan di sekolah, sehingga perlu keberlanjutan melalui pendampingan berkala agar pemanfaatannya menjadi kebiasaan kerja yang konsisten dan berdampak luas bagi mutu pengelolaan administrasi kepelatihan PJOK.
Balap Karung Sebagai Strategi Latihan Berbasis Permainan untuk Meningkatkan Daya Ledak dan Keseimbangan Atlet Senam Usia Dini Muhammad Fitrah Mubarak; Swandika Pinem; Abdul Bashir Nur Hasani; Fachrun Nisa Sofiyah Khasanah; Indra Yudistira; Astini Asri; Toni Kogoya
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 5 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7h8wcz14

Abstract

The objective of this study was to examine the effectiveness of sack race training as a game-based training strategy in improving explosive power and balance in early-age gymnasts (aged 6-9 years) compared to conventional training methods. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental design, specifically a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 30 gymnasts who were divided into two groups: an experimental group (sack race training) and a control group (conventional training). The intervention was conducted twice a week for 12 sessions. The instruments used were the Vertical Jump test to measure explosive power and the Stork Stand Test to measure balance. Data were analyzed using the Mann-Whitney test for explosive power and the Independent t-test for balance at a significance level of 0.05. The results showed that (1) the experimental group experienced an increase in explosive power of 16.20 (p=0.004); (2) an increase in balance of 20.58 (p=0.026); (3) the control group only increased by 8.24 in explosive power; and (4) 8.62 in balance. The conclusion of this study is that sack race training has a significant effect on improving explosive power and balance in early-age gymnasts and is more effective than conventional methods. The sack race is recommended as a fun, measurable alternative training method for children's gymnastics coaches. Keywords: Sack Race, Explosive Power, Balance, Early-Age Gymnasts