Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PELATIHAN PENGEMBANGAN ATP DAN MODUL AJAR SEKOLAH PENGGERAK SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI NUNUKAN Jhoni Eppendi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.31922

Abstract

Program Sekolah Penggerak merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 2021. Sebagai program Angkatan pertama maka tidak jarang pelaksanaan kegiatan belum secara optimal dilakukan. Ditambah lagi, kondisi pakdemik saat ini yang menuntun kegiatan bimbingan teknis dilakukan secara daring dimana letak geografis peserta berpengaruh terhadap kwalitas jaringan sehingga tujuan bimtek belum sepenuhnya menjawab tujuannya. Terutama peserta yang berada diwilayah perbatasan, Binusan Nunukan. Kondisi ini yang membuat komite pembelajaran belum mampu sepenuhnya mengembangkan ATP dan Modul Ajar PSP padahal ATP dan Modul Ajar adalah kunci utama bagi komite pembelajaran dalam melaksanakan pengajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik. Sehingga pelatihan pengembangan ATP dan Modul Ajar secara luring kepada komite pembelajaran dimana bertujuan untuk meningkatkan kwalitas komite pembelajaran dalam menjalankan program sekolah penggerak. 15 guru dari Sekolah Luar Biasa Negeri Nunukan adalah peserta pelatihan pengembangan ATP dan Modul Ajar. Kegiatan dilakukan sebanyak 4 sesi dimana masing-masing sesi selama 240 menit. Kegiatan pelatihan menggunakan group discussion yang dilakukan dalam sesi 2, 3, dan 4. Kagiatan pelatihan menghasilkan ATP dan Modul ajar yang lengkap untuk PKN fase A dan Matematika fase D. Group discussion mengarahakan semua peserta berperan aktif dalam mengembangkan ATP dan Modul Ajar. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan juga menunjukkan respon yang sangat positif dari semua peserta.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL BERBASIS KONTEKSTUAL PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP KELAS IV SD Annisah Putri Hutagalung; Beta Rapita Silalahi
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 9: Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i9.2503

Abstract

This development research aims to develop contextual-based modules on theme 3 "Caring for Living Things" Sub-theme 1 "Animals and Plants in My Home Environment" that are suitable for use in the learning process in class IV. This research is a type of research and development (Research and Development) using the 4D development procedure developed by Thiagarajan. In this study, researchers carried out the 4D development procedure only up to stage 3, namely development, because the focus of this research was only to develop contextual-based modules on theme 3 "Caring for Living Things" Sub-theme 1 "Animals and Plants in My Home Environment which is suitable for use in the learning process. The instrument used to collect data was a questionnaire or questionnaire given to the validator, namely the media expert validator, material expert validator and learning expert validator. Based on the validation results from the media expert validator, a score of 89.2 was obtained. From the results of the material expert validation, a value of 91 was obtained and from the results of the learning expert validation, a value of 92 was obtained. The average value obtained from the overall assessment of the three expert validators was 90.73. Tracing the scoring score criteria, it can be said that the contextual-based module on theme 3 "Caring for Living Things" Sub-theme 1 "Animals and Plants in My Home Environment" developed is Very Valid for use in the learning process.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL DENGAN MODEL ADDIE BERBASIS FLIP PDF PROFESSIONAL MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG KELAS IX SMP JAMBI MEDAN Abdul Razak; Zulfi Amri; Tua Halomoan
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 4, No 1 (2023): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA (In Press)
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v4i1.13697

Abstract

Bahan ajar matematika berbasis Flip PDF Professional merupakan bahan ajar alternatif yang diberikan oleh guru dalam proses pembelajaran. Pengembangan penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis e-modul menggunakan Flip PDF Professional agar tepat guna dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development di SMP Jambi Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar matematika berbasis e-modul menggunakan Flip PDF Professional yang dikembangkan adalah valid, praktis dan efektif digunakan untuk siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan tahapan pengembangan model ADDIE yaitu peneliti merancang suatu bahan ajar matematika menggunakan Flip PDF Professional pada materi bangun ruang sisi lengkung. Kelayakan media di lihat oleh 3 aspek yaitu aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Pada validasi siklus 1 hasil yang didapatkan adalah 75%, pada validasi siklus 2 didapatkan hasil 85% dan pada siklus 3 didapatkan hasil 90% dengan kategori “ Sangat Valid”.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL INSTALASI BANGUNAN SEDERHANA PADA MATA PELAJARAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK KELAS XI TITL DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Sholihati, Amirotus; Munoto, Munoto; Rijanto, Tri; Fransisca, Yulia
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 11 No. 02 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.114 KB) | DOI: 10.26740/jpte.v11n02.p177-187

Abstract

Bahan ajar adalah sarana dalam proses pembelajaran yang dirangkai secara terstruktur untuk menyampaikan materi dengan praktis dan dapat meningkatkan hasil belajar, salah satu bahan ajar yaitu berupa modul. Penelitian ini dilatar belakangi pembelajaran yang berpusat pada guru, kurangnya sumber belajar, dan kurangnya pemahaman peserta didik sehingga hasil belajar kurang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh Modul Instalasi Bangunan Sederhana (M-IBS) yang layak digunakan, dilihat dari sisi validitas, praktikalitas dan efektivitas. Jenis penelitian ini penelitian pengembangan dengan menggunakan model Research andDevelopment yang mengadopsi model penelitian Sugiyono dengan menerapkan 6 tahap pertama, dilanjukan pengolahan data dan pelaporan, dengan desain penelitian One Shot-Case Study. Subjek uji coba 20 peserta didik SMK Negeri 1 Driyorejo kelas XI TITL. Pengambilan data digunakan untuk mengetahui validitas M-IBS dengan instrumen validasi, untuk mengukur praktikalitas M-IBS menggunakan angket respon siswa dan guru, untuk mengukur efektivitas M-IBS menggunakan hasil belajar peserta didik yang dinilai dengan instrumen butir soal pos-test, lembar observasi tes kinerja dan lembar observasi sikap. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat validitas modul sebesar 84% (sangat valid), tingkat praktikalitas modul dari angket respon guru dan siswa sebesar 82,45% (sangat praktis), sedangkan efektivitas modul dari hasil belajar peserta didik dengan rerata 86,97 (sangat efektif) dan hasil analisis data uji-t mendapat rerata sig.(2-tiled) sebesar 0.000 artinya data deskriptif lebih tinggi signifikan dari KKM ?75. Dapat disimpulkan M-IBS sangat valid, praktis dan efektif, artinya modul sangat layak digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Lokal Kalimantan Barat Berbasis E-Modul Ika Rahmatika Chalimi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4602

Abstract

Based on the results of the needs analysis, the learning conditions of local history are still not optimal. The teacher still focus on learning general history and has not been maximized in teaching local history material limited spesific learning resources. Problems of a local history learning can be solved through the development of e-module-based teaching materials designed to facilitate students to learn independently. This development research was created in an effort to assist teachers in teaching local history through e-module-based teaching materials with the application Adobe Flash CS version 6. The e-module-based teaching material design consists of a title page, table of contents, basic competency information, introduction to e-modules, scope, learning objectives, learning materials, evaluations and bibliography. The initial validation test of local history e-module products is carried out with media experts and local history material experts. After the expert validation test it was stated to be advanced, then a small-scale and large-scale feasibility test was carried out at the SMAN 6 Pontianak. The evaluation of local history teaching materials based on e-modules can be said to be feasible but there are a number of things that must be revised to be products that can be implemented in the classroom. Keywords: development, e-module-based teaching materials, local history. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, kondisi pembelajaran sejarah lokal masih belum optimal. Guru masih berfokus pada pembelajaran sejarah secara umum dan belum maksimal dalam mengajarkan materi sejarah lokal dengan keterbatasan sumber belajar yang spesifik. Permasalahan pembelajaran sejarah lokal tersebut dapat diatasi melalui pengembangan bahan ajar berbasis e-modul yang dirancang untuk memfasilitasi siswa belajar secara mandiri. Penelitian pengembangan ini dibuat sebagai upaya untuk membantu guru dalam mengajarkan sejarah lokal melalui bahan ajar berbasis e-modul dengan aplikasi Adobe Flash CS versi 6. Desain bahan ajar berbasis e-modul terdiri dari halaman judul, daftar isi, informasi kompetensi dasar, pengantar e-modul, ruang lingkup, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, evaluasi dan daftar pustaka. Uji validasi awal produk e-modul sejarah lokal dilakukan dengan ahli media dan ahli materi sejarah lokal. Setelah uji validasi ahli dinyatakan layak untuk dilanjutkan, kemudian dilakukan uji kelayakan skala kecil dan skala besar di SMAN 6 Pontianak. Hasil evaluasi bahan ajar sejarah lokal berbasis e-modul dapat dikatakan layak namun ada beberapa hal yang harus direvisi untuk menjadi produk yang dapat diimplementasikan di kelas. Kata kunci: pengembangan, bahan ajar berbasis e-modul, sejarah lokal.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Mata Kuliah Konsep Arsitektur Menggunakan Model 4D Safarena Salsabella; Tuti Iriani; Rosmawita Saleh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah Konsep Arsitektur yang menghasilkan produk berupa e-modul menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model penelitian dan pengembangan Thiagarajan 4D (Four-D) yang melalui 4 (empat) tahapan yaitu, pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data, uji kelayakan produk melalui validasi ahli dan uji coba produk kepada mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah Konsep Arsitektur. Analisis data validasi ahli dan uji coba produk menggunakan rumus nilai rata-rata. Hasil pengembangan bahan ajar berupa e-modul Konsep Arsitektur mendapatkan hasil validasi oleh ahli media dengan persentase kelayakan sebesar 94,45% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi dengan ahli materi mendapatkan persentase kelayakan sebesar 77,17% dengan kategori layak. Hasil respon mahasiswa terhadap uji coba produk media mendapatkan persentase kelayakan sebesar 86,70% dengan kategori sangat layak.
PENGEMBANGAN MODUL PELATIHAN UNTUK MENYUSUN MATERI AJAR PADA LMS PT. KHARISMA PRINTEX BANDUNG Gede Agung Ary Wisudiawan; Indra Lukmana Sardi; Nungki Selviandro; Muhammad Bambang Hidayanto
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.292 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18637

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini melanjutkan road maps penelitian yang sudah dikembangkan sebelumnya, dimana kegiatan sebelumnya berhasil mengembangkan aplikasi Learning Management System (LMS) pada PT. Kharisma Printex Bandung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan mengembangkan modul pelatihan penggunaan aplikasi microsoft powerpoint dalam menyusun materi ajar pada LMS PT. Kharisma Printex Bandung. Modul yang berhasil dikembangkan terdiri dari lima bab pembelajaran yaitu bab pembelajaran terkait pengenalan aplikasi, bab pembelajaran untuk menghias slide presentasi, bab pembelajaran untuk memasukkan teks, bab pembelajaran yang berisikan tips and trick agar presentasi lebih hidup, dan bab terakhir terkait dengan bagaimana cara membawakan presentasi. Metodologi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merujuk kepada metodologi penelitian research and development (R&D) yang meliputi 5 langkah : (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi produk, dan (5) revisi produk. Kegiatan ini menggunakan analisis diagram tulang ikan dengan subjek adalah stakeholder dari PT. Kharisma Printex Bandung, adanya revisi yang dibutuhkan sesuai kebutuhan dari perusahaan sampai akhirnya menghasilkan modul “pelatihan penyusunan materi ajar menggunakan microsoft powerpoint pada PT. Kharisma Printex”. Evaluasi dari kegiatan ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada pimpinan dari PT. Kharisma Printex Bandung. Hasil evaluasi menunjukkan para pimpinan setuju dengan kegiatan dan modul yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.Kata Kunci: modul, learning management system, presentasi
Pengembangan Modul Ajar Digital Fotografi Arif Yudianto; Dadan Rahmat
PETIK : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol 9, No 1 (2023): Vol 9 No 1 Maret 2023
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jpetik.v9i1.2735

Abstract

Abstrak —. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) menghasilkan modul ajar digital yang terdiri atas modul ajar digital fotografi, panduan dosen, dan panduan mahasiswa. 2) menghasilkan paket pembelajaran yang terdiri atas modul ajar   yang tervalidasi, praktis, efektif dari segi penggunaan waktu dan menarik. Merancang modul ajar sesuai analisis kebutuhan mahasiswa dengan pengorganisasian materi yang memadukan teori dan praktik dan memiliki daya tarik. Diharapkan dengan modul ajar digital ini dapat membantu mahasiswa mendapakatkan pengetahuan mengenai fakta, konsep dan prosedur pemotretan yang benar agar dapat mengatasi masalah sulitnya belajar fotografi. Pengembangan produk berdasarkan kajian teknologi pembelajaran dan desain pembelajaran model Dick & Carey dengan tahapan: (1) Identifikasi tujuan umum pembelajaran, (2) melakukan analisis pembelajaran, (3) menganalisis karakteristik peserta didik, (4) merumuskan tujuan khusus pembelajaran, (5) mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, (6) mengembangkan strategi pembelajaran (7) mengembangkan dan memilih materi pembeiajaran (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif, (9) merevisi produk pembelajaran. Hasil penelitian menyimpulkan produk modul ajar digitan Fotografi layak untuk di gunakan di pembelajaran matakuliah FotografiKata Kunci— Modul Ajar digital, Modul Fotografi,Abstract —The aims of this research are: 1) to produce digital teaching modules consisting of digital photography teaching modules, lecturer guides, and student guides. 2) produce learning packages consisting of teaching modules that are validated, practical, effective in terms of time use and interesting. Designing teaching modules according to student needs analysis by organizing material that combines theory and practice and has appeal. It is hoped that this digital teaching module can help students gain knowledge about facts, concepts and correct shooting procedures so that they can overcome the difficulty of learning photography. Product development based on the study of learning technology and the learning design of the Dick & Carey model with the following stages: (1) Identifying general learning objectives, (2) conducting learning analysis, (3) analyzing student characteristics, (4) formulating specific learning objectives, (5) developing benchmark reference test items, (6) developing learning strategies (7) developing and selecting learning materials (8) designing and conducting formative evaluations, (9) revising learning products. The results of the study concluded that digital photography teaching module products were appropriate for use in photography coursesKeywords— Digital Teaching Module, Photography Module   
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar Menggunakan Flip PDF Professional Mariska Sophia Kindangen; Jorry F. Monoarfa; I Nyoman Sukajaya
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i1.883

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Bahan ajar merupaksan aspek penting yang digunakan dalam proses pembelajaran yang dapat dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi seperti E-Module. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar bangun ruang sisi datar dengan menggunakan Flip PDF Professional serta mengetahui kualitas dari bahan tersebut dilihat dari tiga aspek yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Jenis penelitian ini ialah Research  and Development  (RD) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis , Design, Development, Implementation dan Evaluation). Menurut aspek Kevalidan dengan persentase dari ahli media 78,23% dengan kriteria valid, dari ahli materi 85,71% dengan kriteria sangat valid, dan persentase dari aspek kepraktisan 88,22% dengan kriteria sangat praktis, serta persentase dari aspek keefektifan 80% dengan kriteria efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa E-Module bangun ruang sisi datar Valid berdasarkan penilaian pakar, menarik berdasarkan hasil angket respon siswa, dan efektif berdasarkan tes hasil belajar siswa.
Validasi Pengembangan Modul Ajar Pola-pola Hereditas Berbasis Problem Based Learning Widya Refmianti; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Helsa Rahmatika
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.13670

Abstract

Modul ajar yang sekarang dikembangkan menggunakan kurikulum merdeka dan dirancang oleh guru pada satuan pendidikan. Guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun modul ajar secara lengkap dan sistematis. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan pada kurikulum merdeka adalah model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan 3 tahapan dari four-D models, terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Kelayakan produk modul ajar diukur berdasarkan validitas. Modul ajar divalidasi oleh 2 orang dosen Biologi FMIPA UNP dan 2 orang guru Biologi SMAN 1 Lubuk Alung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dihasilkan modul ajar pola-pola hereditas berbasis problem based learning untuk mata pelajaran biologi fase F SMA dan diperoleh nilai rata-rata 83,93% dengan kriteria sangat valid.

Page 21 of 90 | Total Record : 896