Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MODUL BAHASA INDONESIA MATERI TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS X SMAN 1 PALABUHAN RATU DAN SMA PASUNDAN 1 CIMAHI Diki Iskandar
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v2i1.2553

Abstract

Bahan ajar memiliki sifat unik dan spesifik. Bersifat unik karena bahan ajar diaplikasikan untuk audiens tertentu dalam proses pembelajaran tertentu. Bersifat spesifik karena digunakan untuk mencapai tujuan tertentu dari audiens tertentu pula. Selain itu, tuntutan zaman dan teknologi menuntut para pendidik baik langsung maupun secara tidak langsung untuk kreatif serta berinovasi dalam mengembangkan bahan ajar agar pembelajaran tetap dapat maksimal hasilnya. Dalam hal ini terutama dalam pembelajaran teks eksposisi di SMA. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) Menjelaskan skenario pembelajaran menulis teks eksposisi yang telah dilaksanakan guru pada kelas SMA, 2) Menjelaskan kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran daring, 3) menjelaskan bahan ajar dan LKS yang digunakan guru dalam pembelajaran teks eksposisi, 4) menjelaskan pengembangan bahan ajar teks eksposisi agar pembelajaran menjadi efektif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tahapan pada metode ini, yaitu 1) penyajian data (data display), 2) reduksi data (data reduction), 3) menarik kesimpulan (verification). Pengembangan bahan ajar yang dilakukan memuat tiga tahap, yaitu 1) Analisis kebutuhan modul, 2) tahap desain elektronik modul, 3) tahap validasi dan penyempurnaan modul. Hasil validasi atau penilaian yang diperoleh dalam pengembangan bahan ajar elektronik modul pada pembelajaran menulis teks eksposisi pada 87,75 dengan kriteria revisi kecil. Hal ini membuktikan bahwa elektronik modul pembelajaran menulis teks eksposisi kelas X SMA dapat digunakan guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI GEOMETRI UNTUK MENUMBUHKAN SPATIAL SKILLS SISWA SEKOLAH DASAR Wardhani, Indah Setyo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i1.5759

Abstract

A spatial imaginative learning model to develop elementary school students' spatial skills has been developed by researchers, but its implementation requires a teaching module. This research aims to describe the process and results of developing teaching modules that have valid criteria for developing the spatial skills of elementary school students. The type of research chosen is development research. The development theory chosen is Plomp theory with stages: 1) initial investigation, 2) prototype development, and 3) assessment. The results of the research are teaching module products that have valid criteria and have been assessed by experts through reliable teaching module validation sheets. Implementation of research shows that teaching modules can be used as supports for spatial imaginative learning models and can be applied in geometry learning.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PMRI MENGGUNAKAN KONTEKS PASAR INPRES LUBUKLINGGAU PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL KELAS VII Selviyani, Anggi; Refianti, Rani; Purwasi, Lucy Asri
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i2.5591

Abstract

This study aims to produce PMRI-based teaching modules using the market context of Inpres Lubuklinggau on class VII social aritamtics material that is valid, practical, and has potential effects. This research is a development research using the ADDIE development model, which consists of stages: analysis, design, development, implementation and evaluation. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, questionnaires, and tests, with the subjects of the study being grade VII students of SMPIT Mutiara Cendekia Lubuklinggau totaling 6 students for the small group test and 24 students for the field test. Based on the results of data analysis, it shows that Aiken's V value from the validation of linguists is 0.85, media experts are 0.83 and material experts are 0.81 with very valid categories. In the practicality test, teachers and students obtained an overall percentage of 85.34% in the very practical category. And the results of the potential effect test through tests given by 24 students obtained data that 21 students (88%) were included in the complete category and 3 students (12%) with the incomplete category.
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis TPACK bagi Guru Kota Malang Nuraini, Ni Luh Sakinah; Cholifah, Puri Selfi; Rini, Titis Angga; Aurelia, Davina; Sofirin, Ahmat; Huzaimah, Cempa; Nafisah, Nada
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6306

Abstract

Kelompok Kerja Guru 8 Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang mengungkapkan bahwa mereka seringkali merasa kesulitan dalam penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan harus sesuai dengan CP kurikulum merdeka yang menggunakan pendekatan technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK). Tujuan penelitian ini adalah untuk wadah pelatihan bagi guru terkait modul ajar yang berbasis technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK). Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup tahap perencanaan dengan menjajaki kebutuhan mitra, tahap pelaksanaan yang dilakukan dengan format blended learning dengan pemanfaatan platform Google Sites. Selanjutnya tahap evaluasi dengan penilaian hasil dengan teman sejawat. Hasil data menunjukkan bahwa sebagian besar guru sudah mengikuti perkembangan teknologi dan menggunakannya pada pembelajaran, serta mampu menggabungkan pengetahuan tentang materi, pedagogi, dan teknologi yang dimiliki untuk merancang pembelajaran. Melalui kegiatan pelatihan pengembangan modul ajar berbasis TPACK ini, lebih dari 90% peserta dapat menyajikan contoh-contoh penerapan TPACK yang menarik dikemas dalam bentuk modul ajar kurikulum merdeka. Pelatihan pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka berbasis TPACK sukses dilaksanakan serta dipandang menarik dan bermanfaat oleh guru.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Darmansyah, Ady; Susanti, Atika; Rahman, Afar Azis
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6349

Abstract

Literasi finansial menjadi keterampilan esensial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola keuangan. Kesenjangan dalam pemahaman literasi finansial di kalangan siswa sekolah dasar mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan modul pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengadopsi model 4D Thiagarajan, Semmel, & Semmel tahun 1974. Validasi modul ajar dilakukan oleh dua orang dosen ahli dan data respon guru divalidasi oleh dua orang guru kelas II SD. Analisis data melibatkan teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif, mencakup evaluasi hasil validasi oleh ahli dan analisis respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dari aspek materi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,90 (Sangat Valid). Pada aspek bahasa modul dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,89 (Sangat Valid). Respon guru terhadap modul ajar mencapai rata-rata persentase sebesar 85,25% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning yang dapat efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.
Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis STEM untuk Mewujudkan Keterampilan Dasar Berpikir Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Puspitasari, Juwita Fitria; Patonah, Siti; Sukamto, Sukamto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7319

Abstract

Keterampilan berpikir ilmiah merupakan keterampilan berpikir untuk menenghasilkan suatu keputusan atau kesimpulan secara ilmiah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Keterampilan berpikir ilmiah dapat dilatih dengan menerapkan pendekatan STEM (Science, Tecnology, Engineering and Mathematics) yang menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersaam dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM yang dapat mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi memperoleh hasil validasi indeks aiken sebesar 0,94 pada komponen modul ajar, 0,96 pada validasi materi, 0,96 pada validasi bahasa, 0,94 pada validasi media Augmented Reality, dan 0,98 pada validasi media konkrit. Uji efektifitas modul ajar diperoleh nilai N-Gain 0,56 dan uji kepraktisan modul ajar memperoleh nilai 95,2. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa  modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah siswa kelas V sekolah dasar.
Persepsi Siswa dan Guru Terhadap Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Dengan Menggunakan Metode Inquiry Learning Nurhayati, Dwi Astuti Wahyu; Utami, Dini Karunia
Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023 - Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jitp.v3i2.30

Abstract

Pengembangan bahan ajar merupakan suatu tahapan atau proses yang dilakukan secara sistematis yang mencakup kegiatan mengidentifikasi, mengembangkan dan mengevaluasi isi serta strategi dalam pembejaran yang mengarah pada pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih efektif dan efesien. Persepsi dari siswa yang dapat menentukan kelayakan dari bahan ajar yang telah dikembangakan pada mata pelajaran sejarah yang dimana pada mata pelajaran sejarah dibutuhkanya bahan ajar yang efesien untuk menunjang belajar siswa. Metode inquiry learning merupakan metode proses pembelajaran yang didasarkan pada pola berfikir siswa secara sistematis. Siswa dilatih untuk berfikir memecahkan masalah secara madiri agar siswa dapat berfikir secara kritis dalam pembelajaran tidak hanya mengandalkan guru nya saja. Penelitian ini terfokuskan pada persepsi siswa terhadap pengembangan bahan ajar E-Modul dengan model inquiry learning mata pelajaran sejarah. Pada penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD) yang sering disebut dengan penelitian dan pengembangan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan prosedur penelitian dalam pengembangan bahan ajar ini mengacu pada Borg and Gall yang mencangkup 7 langkah yang meliputi pertama pengumpulan data (obeservasi, wawancara, angket dan soal post-test). Kedua Perencanaan (menentukan KI dan Kd serta pemilihan materi yang akan dikembangkan dalam bahan ajar). Ketiga pengembangan draf awal. Keempat Uji validasi (meliputi validasi ahli materi, ahli media dan ahli guru mata pelajaran). Kelima revisi produk. Keenam uji coba lapangan (Uji coba skala kecil dan besar). Ketujuh Revisi akhir. Objek utama pada penelitian ini yaitu siswa kelas X pada lembaga MAN 1 Trenggalek.
Pengembangan Modul Ajar Materi Puisi dengan Pendekatan Kontekstual pada Kurikulum Merdeka untuk Siswa Kelas X SMKN 1 Percut Sei Tuan Tahun Pembelajaran 2022/2023 Ellen Cyndi Hutahean; Oky Fardian Gafari
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 4 (2023): December : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v1i4.291

Abstract

This research focuses on developing a teaching module for poetry material with a contextual approach in the Independent Curriculum for class X students at SMK N 1 Percut Sei Tuan for the 2022/2023 academic year. The results of the author's interviews with several students at SMKN 1 Percut Sei Tuan show that students lack confidence in learning to write poetry, and students are even less interested in poetry material. This is proven by the level of student learning focus, namely only 40% of all students are focused during the teaching and learning process. Apart from that, the lack of references for vocabulary and ideas that will be expressed when learning to write poetry is also one of the obstacles experienced by students. The researcher took research samples from three classes, namely TKJ 1 with 32 students, TKJ 2 with 32 students, and TKJ 3 with 32 students, so the total sample was 96 people. The type of research carried out in this research uses the research and development (RnD) method. The validation results from material experts and design experts on the teaching materials developed show the "feasible" category. The feasibility percentage can be detailed in the form of material expert validation results, a percentage of 98%. Validation from design experts obtained a percentage of 83% which was categorized as very feasible.
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Masalah pada Materi Statistika di SMAN 1 gunung Talang Kabupaten Solok Okta, Sandi Ramadani; Hamdunah, Hamdunah; Fitri, Dewi Yuliana
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i1.4252

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa di SMAN 1 Gunung Talang, belum sepenuhnya dapat belajar mandiri, aktif, progresif, kurangnya konsep pemecahan masalah matematika pada peserta didik, pendidik belum mengembangkan modul ajar sebagai bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka berbasis masalah pada materi statistika di SMAN 1 Gunung Talang yang valid dan praktis. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan R&D (Reseacrh and Development) dengan  model pengembangan Plomp dengan tahap pengembangannya adalah analisis silabus, analisis bahan ajar buku teks  wawancara guru dan peserta didik, pada tahap prototyping phase membuat rancangan sistematika dari struktur, pembuatan prototype, evaluasi diri, tinjauan ahli, melakukan uji satu-satu dan uji kelompok kecil.  Instrumen yang digunakan yaitu angket validitas, dan praktikalitas. Hasil validasi dari penelitian validator yaitu 82,08% dengan kriteria sangat valid. Hasil Praktikalitas Uji satu-satu dengan satu guru matematika diperoleh nilai 92,62% dengan kategori sangat praktis. Hasil Praktikalitas Uji satu-satu dengan tiga peserta didik diperoleh nilai 83,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil Praktikalitas Kelompok kecil dengan enam peserta didik diperoleh nilai 89,10% dengan kategori sangat praktis. Bedasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar kurikulum merdeka pada materi statistika di SMAN 1 Gunng Talang telah valid, dan praktis untuk digunakan oleh guru dan peserta didik.  
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SDI MUNTING KAJANG Nahak, Roswita Lioba; Tanggur, Femberianus Sunario; Ndapa Lawa, Selfiana T.M
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI JANUARI 2024)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v3i1.1226

Abstract

Abstract. The aim of this research is to produce differentiated teaching modules on the subject of Indonesiaku Kaya Budaya which are valid, practical and effective which can be used by teachers in the process of teaching and learning activities. The research uses Research and Development (R&D) research using the ADDIE development model which consists of several stages: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The assessment instruments used by researchers are validation and practicality sheets, then the assessment instruments are validated by three validators, namely content validator, language validator and graphic validator, then the practicality sheet is determined by practitioners. The results of the validity of the Teaching Module carried out by the validator team obtained an average validity value of 91.33%, categorized as very valid, while the average value of practicality test results by educators was 95%, categorized as very practical and the average value of practicality test results by students 83% of students are in the very practical category. Furthermore, the effectiveness test results show students' completeness of effective student learning outcomes with an average score of 85.71%. Thus, the results of the product of developing differentiated teaching modules are very valid, practical and effective and can be used by teachers as teaching tools in learning in class IV on the material Indonesiaku Rich in Culture. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan modul ajar berdiferensiasi pada pokok bahasan Indonesiaku Kaya Budaya yang valid, praktis dan efektif yang dapat digunakan guru dalam proses kegaiatan belajar mengajar. Penelitian menggunakan jenis penelitian Research dan Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari beberapa tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Instrumen penilaian yang digunakan oleh peneliti berupa lembar validasi dan praktikalitas, selanjutnya instrumen penilaian divaliditas oleh tiga validator yakni validator isi, validator bahasa dan validator kegrafikan, kemudian lembar praktikalitas ditentukan oleh praktisi. Hasil validitas Modul Ajar yang dilakukan oleh tim validator diperoleh hasil rata-rata nilai validitas sebesar 91,33% dikategorikan sangat valid sedangkan nilai rata-rata hasil uji praktikalitas oleh pendidik sebesar 95% dikategorikan sangat praktis dan nilai rata-rata hasil uji praktikalitas oleh siswa siswa sebesar 83% dengan kategori sangat praktis. Selanjutnya hasil uji efektivitas menunjukkan ketuntasan siswa terhadap hasil belajar siswa yang efektif dengan perolehan rata-rata skor sebesar 85,71%. Dengan demikian hasil produk pengembangan modul ajar berdiferensiasi sangat valid, praktis dan efektif serta dapat digunakan guru  sebagai perangkat ajar dalam pembelajaran di kelas IV pada materi Indonesiaku Kaya Budaya.

Page 37 of 90 | Total Record : 896