Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI II JEREBU’U Liku, Fransiska; Wangge, Maria Carmelita Tali; Bhoke, Wilibaldus
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.306

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul ajar berbasis inkuiri terbimbing di tingkat SMA. Modul dimaknai sebagai seperangkat bahan ajar yang di sajikan secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menghasilkan produk modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear. 2). Untuk mengetahui modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear terhadap hasil belajar valid dan praktis.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa tenggara Timur. Subjek penelitian adalah siswa di SMA Negeri II Jerebu’u kelas X sebanyak 0 orang. Produk penelitian ini di kembangkan dengan model research & development merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Memilih model pengembangan ini didasari atas pertimbangan bahwa model research & development dikembangkan secara sistematis. Modul berbasis inkuiri terbimbing ini divalidasikan kepada dosen ahli dan prktisi lapangan yakni guru matematika dari sekolah tempat penelitian dilaksanakan. Hasil validasi dari semua ahli menunjukan bahwa modul berbasis inkuiri terbimbing ini valid atau layak digunakan dengan presentase oleh ahli materi dengan skor nilai 80% dengan kriteria baik, ahli desain dengan skor 78,62% dengan kriteria Baik , angket respon guru dengan skor 92,72% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa dengan skor 94,28% dengan kriteria Sangat baik.Kata Kunci : Modul ajar, Inkuiri terbimbing,Sistem persamaan dan pertidaksamaan linear AbstractThe aim of this research is to produce a guided inquiry-based teaching module at the high school level. A module is interpreted as a set of teaching materials that are presented systematically. The objectives of this research are 1) To produce a guided inquiry-based mathematical module product on systems of linear equations and inequalities. 2). To find out the guided inquiry-based mathematics module on systems of equations and linear inequalities on valid and practical learning outcomes. This research was conducted in Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. The research subjects were 0 students at SMA Negeri II Jerebu'u class X. This research product was developed using the research & development model, which is a research method used to produce certain products. Choosing this development model is based on the consideration that the research & development model is developed systematically. This guided inquiry-based module was validated with expert lecturers and field practitioners, namely mathematics teachers from the school where the research was carried out. Validation results from all experts show that this guided inquiry-based module is valid or suitable for use with a percentage of material experts with a score of 80% with good criteria, design experts with a score of 78.62% with good criteria, teacher response questionnaires with a score of 92.72 % with very good criteria and student response questionnaires with a score of 94.28% with very good criteria.Keywords : Teaching module, guided inquiry, system of linear equations and inequalities
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATAN CODING TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BINTANG ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER HARAPAN BARU KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO Oka, Gde Putu Arya; Tuga, Raymunda Nona
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan modul ajar bermuatan codingdengan suplemen video animasi tema alam semesta sub tema bintanganak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru, (2) mengetahui kelayakan produk modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang anak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru. Penelitain ini menggunakan model pengembangan ADDIE Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluate. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, metode angket, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun baik secara perorangan maupun kelompok kecil yang ada di Kober Harapan Baru. Hasil penelitian pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang berdasarkan hasil uji coba ahli dan pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi diperoleh nilai rata-rata 90,66% berada pada kategori sangat valid, (2) uji coba ahli media pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 82,66% berada pada kategori valid, (3) uji coba ahli desain pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 85, 33% berada pada kategori valid, (4) uji coba perorangan sebagai pengguna produk diperoleh nilai rata-rata 93,33%% berada pada kategori sangat valid, (5) uji coba kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 75% berada pada kategorivalid. Dengan demikian, pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang untuk pengembangan aspek kognitif anak layak digunakan pada anak usia 5-6 tahun. Kata-kata kunci: Modul Ajar, Coding, Alam Semesta Abstract This study aims to: (1) produce teaching modules containing coding with animation video supplements for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years at Kober Harapan Baru, (2) determine the feasibility of a teaching module product containing coding for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years. 5-6 years at Kober Harapan Baru. This research uses the ADDIE development model. This model consists of five steps, namely: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluate. The method used is the method of observation, questionnaire method, interview method and documentation method. The subjects in this study were children aged 5-6 years both individually and in small groups in Kober Harapan Baru. The results of the research on the development of teaching modules containing coding for the universe theme, sub-theme of stars based on the results of expert trials and product users, are as follows. (1) the material expert test obtained an average value of 90.66% in the very valid category, (2) the learning media expert trial obtained an average value of 82.66% in the valid category, (3) the expert trial learning design obtained an average value of 85, 33% was in the valid category, (4) individual trials as product users obtained an average value of 93.33%% were in the very valid category, (5) small group trials obtained values an average of 75% are in the valid category. Thus, the development of a teaching module containing coding for the universe theme, sub-theme of stars for the development of cognitive aspects of children, is appropriate for children aged 5-6 years. Keywords: Teaching Module, Coding, Universe
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI GURU MATEMATIKA SDIT IMAM BUKHARI DOMPU Asmedy, Asmedy; Fathirma’ruf, Fathirma’ruf; Damayanti, Putri Surya; Afrianti, Indah; Fitri, Ainun; Wati, Dewi Citra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35706

Abstract

Kegiatan pelatihan terkait pemahaman konsep matematika dan mengembangkan soal kreatif berbasis kearifan lokal bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta atau guru matematika SDIT Imam Bukhari Dompu sebelum mengembangkan modul ajar kreatif, kegiatan sosialisasi dilaksanakan Bersama dengan mitra untuk memastikan lancarnya kegiatan, sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan dan pendampingan juga dilaksanakan pre-test dan post-test pada awal dan akhir kegiatan sebagai bahan laporan serta refleksi untuk kegiatan pendampingan selanjutnya. Data hasil pre-test dan post-test akan dilakukan analisis terkait porsentase jumlah peserta yang menjawab benar sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, data ini akan menjadi dasar untuk kegiatan pelatijan selanjutnya serta pada kegiatan pendampingan pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal dilakukan secara off-line maupun on-line melalui zoom meeting sebagai upaya menjamin tercapainya modul ajar yang dikembangkan oleh guru, kegiatan pelatihan pemahaman konsep dan pengembangan soal kreatif berbasis kearifan lokal bahwa diperoleh porsentase sebesar 98% dan 97% luaran kegiatan ini berupa modul ajar kreatif berbasis kearifan lokal yang akan diimplementasikan di kelas.
Problematika Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di SDIT Qurrata A’yun 3 Limakaum Tanah Datar Irwan, Dedi; Habibillah, Ahmad; Fadriati
Rayah Al-Islam Vol 8 No 4 (2024): Rayah Al Islam November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i4.1145

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui problematia yang dihadapi guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dalam mengembangkan modul ajar di SDIT Qurrata A’yun 3 Limakaum Tanah Datar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari dua orang guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak ditemukan kesulitan yang berarti dalam mengembangkan modul ajar karena guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti sering mengikuti pelatihan dan seminar mengenai pengembangan modul ajar oleh sekolah dan mandiri. Kegiatan pelatihan dan seminar ini menjadi perhatian dan prioritas bagi sekolah karena memang sekolah ini ditunjuk sebagai pilot proyek penerapan kurikulum merdeka di sekolah di Tanah Datar. Selain itu, sekolah Islam terpadu ini berada dalam naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang memiliki visi dan misi pendidikan Islam yang terintegrasi atau terpadu yang sesuai dengan kurikulum merdeka. The aim of the research is to determine the problems faced by Religious and Character Education teachers in developing teaching modules at SDIT Qurrata A'yun 3 Limakaum Tanah Datar. The research uses a qualitative approach. The research subjects consisted of two Religious Education and Character Education teachers. Data was collected through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data was tested through triangulation techniques. The results of the research explain that no significant difficulties were found in developing teaching modules because Religious Education and Character Education teachers often take part in training and seminars regarding the development of teaching modules by schools and independently. These training and seminar activities are of concern and priority for the school because this school was appointed as a pilot project for implementing the independent curriculum in schools in Tanah Datar. Apart from that, this integrated Islamic school is under the auspices of the Integrated Islamic School Network (JSIT) which has a vision and mission of integrated Islamic education that is in accordance with the independent curriculum.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR UNTUK MEMBANTU PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI GELOMBANG BUNYI Firliana Sani; M. Barkah Salim; Dedy Hidayatullah Alarifin
JURNAL FIRNAS Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jurnal firnas.v5i2.7512

Abstract

Differentiated teaching modules are designed to provide learningexperiences that are more appropriate to students' learning styles and focus onstudent-centered learning. Therefore, students with different interests andtalents can obtain learning material in the same class but in different ways, oneof which can be identified by looking at the learning style of each student. Theaim of this research is to determine the level of feasibility and user response toteaching modules to assist differentiated learning in sound wave material. Thistype of research is descriptive quantitative with the development model used isADDIE, which involves five stages: Analysis, Design, Development,Implementation, and Evaluation. The instruments used were interview sheetsand assessment questionnaires in the form of validation from media experts,material experts, summative tests and user responses. Researchers used theresults of assessment questionnaires and interviews to make it easier to drawconclusions. Based on the analysis results, the average percentage value ofthe three validations is 86.2%. The teaching module developed is very worthyof the valid category. The results of responses from users of the teachingmodule for learning differentiation of sound wave material from physics subjecteducators at SMA Negeri 1 Batanghari, SMA Negeri 1 Metro, and MAMuhammadiyah Metro obtained an average percentage score of 88.1% with thecriteria "very good".
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Etnomatematika pada Materi Bangun Datar Kelas II di SDN 42 Mataram Aulya, Hafiana; Turmuzi, Muhammad; Nurmawanti, Iva
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.498

Abstract

Permasalahan kesulitan siswa di sekolah dasar dalam memahami pembelajaran matematika ditimbulkan oleh ketidaksesuaian modul pembelajaran yang digunakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk modul ajar Kurikulum Merdeka berbasis etnomatematika pada materi bangun datar kelas II di SDN 42 Mataram, yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi 5 tahap penelitian yaitu Analyze (Analisis) Design (Desain), Development (Pengembangan) Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Tempat penelitian dilakukan di SDN 42 Mataram dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SDN 42 Mataram sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan peserta didik. Hasil dari penelitian ini adalah produk modul memenuhi standar validitas dengan persentase penilaian pada tahap validasi media 92,8% dan tahap validasi materi 92% sehingga masuk dalam kategori sangat valid. Pada tahap uji kepraktisan produk modul telah memenuhi kriteria kepraktisan dengan persentase penilaian uji coba lapangan sebesar 91,9% dari siswa dengan kriteria sangat praktis dan 95% dari guru dengan kriteria sangat praktis. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa modul ajar Kurikulum Merdeka yang dikembangkan valid dan praktis
Pengembangan Modul Ajar Biologi Kelas XI Berbasis Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sarwati, Sarwati; Indra Himayatul Asri; Titin Yuliana; Nur Annisa Fitri Badaruddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.593

Abstract

This study aims to: (1) Develop a biology teaching module based on Project-Based Learning (PjBL) to enhance students' creative thinking skills. (2) Determine the feasibility and idealness of the (PjBL) based biology teaching module in enhancing students' creative thinking. (3) Assess the effectiveness of the (PjBL) based teaching module in improving students' creative thinking. This developmental research follows the Borg and Gall model, consisting of seven stages: initial information gathering, planning, initial product development, limited-scale testing, product revision, large-scale testing, and product revision. The subjects of this study included subject matter experts, biology teachers, design experts, 15 students for limited-scale testing, and 70 students for large-scale testing at SMAN 1 Pringgasela. Data collection techniques involved the used of questionnaires, and the data were analyzed using descriptive quantitative analysis. Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the (PjBL) based biology teaching module is feasible, ideal, and effective for use in the learning process. The feasibility was demonstrated by an average feasibility percentage of 84.52% from subject matter experts, and 86.07% from design experts. These ratings fall under the very feasible and feasible criteria. The idealness of the module was reflected in the average idealness scores of 3,72 from biology teachers and 2,94 from students, categorized as very ideal and ideal. The effectiveness of the teaching module was seen in the average N-Gain score, with the experimental class at 0.62 and the control class at 0.28 on a larger scale. The N-Gain scores suggest moderate effectiveness, categorized as reasonably effective. The average percentage of Project-Based Learning (PjBL) worksheets per group indicated that the worksheets were in the very creative category for enhancing students' creative thinking skills.
Pengembangan Modul Ajar Seni Rupa Berbasis Numerasi untuk Sekolah Dasar Insani Juniarti; Muna Iffat Nabilah; Arisandi Nirmala; Imam Hamzan Wijaya; Edy Herianto; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.601

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menggunakan kemampuan numerasi mendasari penelitian ini untuk menemukan solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Sehingga, tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan serta mengukur tingkat kelayakan dan kepraktisan modul ajar seni rupa berbasis numerasi untuk sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Model ADDIE dipilih sebagai model untuk mengembangkan produk melalui lima tahapan yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket validasi ahli modul, ahli numerasi serta angket respon guru. Hasil penelitian menemukan bahwa pengembangan modul ajar berdasarkan validasi ahli modul memperoleh persentase sebesar 85,3 % dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi ahli numerasi memperoleh persentase sebesar 93,5% dengan kriteria sangat layak. Sementara itu, hasil uji respon guru pada tahap implementasi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, modul ajar seni rupa berbasis numerasi yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan oleh guru sebagai salah satu acuan dalam proses pembelajaran seni rupa dan numerasi di sekolah dasar.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Siswa pada Pembelajaran Matematika Rizqi, Nur Rahmi; Yusnika, Yusnika; Sari, Tina; Aurellia, Clarine; Tanjung, Fina Meilini Panduwinata
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2024): OMEGA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v3i3.817

Abstract

Pengembangan modul ajar berbasis inkuiri menjadi salah satu inovasi pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian bertujuan merancang dan mengembangkan modul ajar berbasis inkuiri yang efektif, menarik, dan sesuai kebutuhan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari siswa sekolah menengah pertama (SMP). Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul ajar berbasis inkuiri mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara signifikan. Modul ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif, menantang, dan berpusat pada siswa, sehingga mendorong mereka untuk aktif mengeksplorasi konsep matematika dan menerapkan strategi pemecahan masalah secara sistematis. Temuan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan bahan ajar yang inovatif dan mendukung pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa.
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbantuan Canva dalam Meningkatkan Student Well Being di Sekolah Dasar Azizah, Muflichati Nurin; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2067

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada saat ini, masih banyak guru yang belum menggunakan modul ajar berdiferensiasi dan mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membuat dan mendesain modul ajar adalah canva. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan modul ajar berdiferensiasi yang valid dan efektif dalam meningkatkan student well being di sekolah dasar. Penelitian menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 80 peserta didik kelas V SD Negeri di Gugus Jenderal Soedirman Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes. Instrumen penilaian yang digunakan oleh peneliti berupa lembar validasi ahli dan praktisi. Selanjutnya instrumen penilaian divalidasi oleh tiga validator yakni validator materi, validator media dan validator praktisi. Hasil validasi dilakukan oleh ahli materi diperoleh persentase sebesar 94,33% dikategorikan sangat valid sedangkan nilai validator dari ahli media memperoleh hasil 97,73% dikategorikan sangat valid, sementara hasil validasi dari praktisi diperoleh persentase sebesar 95,50% dikategorikan sangat valid. Selanjutnya hasil uji efektivitas menunjukkan modul ajar berdiferensiasi berbantuan canva efektif dalam meningkatakan student well being terlihat dari nilai rata-rata student well being pada kelas eksperimen lebih besar dari pada kelas kontrol. Dengan demikian hasil produk pengembangan modul ajar berdiferensiasi berbantuan canva sangat valid serta dapat digunakan guru sebagai perangkat ajar dalam pembelajaran. Penelitian R&D dengan ADDIE ini hanya sampai tahap Analysis, Desain, Development, sehingga peneliti berharap untuk penelitian berikutnya bisa mengembangkan sampai tahap Implementation dan Evaluation.

Page 48 of 90 | Total Record : 896