Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MEMFASILITASI KOMPETENSI MENJELASKAN FENOMENA SECARA ILMIAH PADA LITERASI SAINS SISWA SMP Indriansu, Shenny Rahmah; Sauqina, Sauqina; Irhasyuarna, Yudha
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6480

Abstract

Rendahnya keterampilan literasi sains siswa disebabkan oleh beberapa bahan ajar yang belum mampu memfasilitasi kompetensi-kompetensi yang ada pada aspek literasi sains. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan agar menghasilkan bahan ajar interaktif berbasis Nearpod dalam pembelajaran IPA materi pemanasan global yang valid, praktis, dan efektif. Peneliti mengembangkan penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model ADDIE. Teknik perolehan data menggunakan lembar validasi ahli media dan materi, angket respon peserta didik, dan hasil tes belajar melalui pretest dan postest. Hasil penelitian pengembangan ini memperoleh validitas E-modul dengan skor 0,81 dalam kategori sangat valid melalui uji validitas Aiken’s V. Aspek kepraktisan memperoleh skor 87,44% dalam kategori sangat praktis melalui angket respon peserta didik, serta aspek keefektifan memperoleh skor 0,61 yang termasuk dalam kategori sedang.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Karakter Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMP Negeri 2 Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat Ni Luh Widia Wati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 10 (2024): GJMI - OKTOBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i10.1507

Abstract

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Karakter Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMP Negeri 2 Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan dan efektivitas pengembangan modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Berbasis karakter pada peserta didik kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D), rancangan pengembangannya menggunakan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Pasangkayu. Instrumen Pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji validasi, angket respons guru, angket respons peserta didik, instrumen penilaian hasil belajar dan jurnal penilaian sikap. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter berupa pengembangan modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter, pada rentang persentase sebesar 81,00-100% dan memenuhi kriteria Sangat Valid. Modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter dinyatakan praktis dari hasil analisis respons guru dengan persentase hasil keseluruhan respons guru adalah 95% dengan kategori sangat praktis, dan hasil respons peserta didik dengan respons peserta didik skala kecil dan skala besar adalah 90,48%, masuk pada kategorikan sangat praktis. Modul Pendidikan Agama Hindu berbasis karakter dinyatakan efektif karena ditinjau dari hasil belajar dan nilai sikap peserta didik mencapai ketuntasan klasikal pada elemen Acara dalam sub-tema Bentuk dan Fungsi Upakara kelas VII SMP yaitu 95% berada pada kategori sangat baik dan rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 84% berada pada kategori sangat baik. Rata-rata nilai sikap peserta didik 4,8 dengan predikat A. Peserta didik aktif dalam proses pembelajaran dan sikap peserta didik mencerminkan karakter beriman dan bertaqwa kepada TYME dan berahlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif serta dapat memberikan kemudahan kepada guru dalam menyampaikan materi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI PELUANG DENGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Juli, Sofie Fauziyyah; Muin, Abdul; Kustiawati, Dedek
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model Problem Based Learning untuk memfasilitasi kemampuan literasi matematis siswa pada materi peluang. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu MTs di Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi, pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli dan praktisi, dengan persentase masing-masing sebesar 93% dan 94%, serta praktis menurut validasi pengguna dengan persentase sebesar 83,5%. Tingkat keefektifan modul ajar berdasarkan nilai siswa yang mencapai KKM sekolah masing-masing yaitu memperoleh kriteria efektif. Hasil respon siswa menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga modul ajar layak digunakan guru sebagai alternatif bahan ajar yang mendukung pembelajaran, khususnya untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL SETTING PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Beka, Yuliana Ardianti; Wewe, Melkior; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul pada materi aritmatika sosial berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu analysis,design, development, implementation, dan evaluation.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi para ahli untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan bahan ajar.Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah. (1) Berdasarkan hasil penilaian kevalidan bahan ajar, rata-rata skor keseluruhan 4,5 dengan ktiteria “Sangat Baik”. (2) Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan rata-rata skor keseluruhan 4,7 dengan kriteria “Sangat Baik”, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING BERBASIS SETTING ETNOMATEMATIKA NGADA PADA MATERI POLA BILANGAN Wako, Angelia; Tali Wangge, Maria Carmelita; Wewe, Melkior
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.435

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika ngada pada materi pola bilangan, dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu (Analize) Analisis, (Design) Desain, (Development) Pengembangan, (Implementation) Implementasi, (Evalution) Evaluasi. Penelitian ini juga, bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar modul pola bilangan dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada yang valid dan praktis. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Citra Bakti sebagai calon pengguna produk yang berskala kecil dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Jenis data yangg dipakai dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Dimana analisis kualitatif berupa komentar dan saran yang diperoleh dari para ahli, sedangkan analisis data kuantitatif yaitu mengukur kevalidan dan kepraktisan bahan ajar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah interview atau wawancara dan kuisioner atau angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada pada materi pola bilangan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui instrumen dari validator serta kuisioner atau angket respon guru dan siswa. Hasil uji coba dari para ahli dengan rata-rata kevalidan bahan ajar modul adalah 4,1 atau berkriteria baik. Hasil uji kepraktisan terhadap guru dan siswa dengan menggunakan kuisioner atau angket diperoleh hasil 4,5 atau berkriteria sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul yang dikembangkan peneliti berkriteria valid dan praktis dan layak digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ETNOMATIKA NGADA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL SISWA KELAS VII SMP Yoanita Ngina, Maria; Bhoke, Wilibaldus; Editha Bela, Maria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasikan modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid dan praktis. Pengembangan modul ajar ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi, wawancara, dan angket/instrumen. Berdasarkan hasil analisis data penilain kevaildan modul ajar dilihat dari lembar validasi ahli materi dan ahli desain diperoleh rata-rata skor sebesar 4,4 dengan kriteria “Baik”. Berdasarkan hasil analisis data penilaian kepraktisan modul ajar yaitu dilihat dari angket respon guru dan angket respon siswa diperoleh rata-rata skor sebesar 4,42 dengan kriteria ”Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK NDOTO UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEO TENGAH SATAP Wea, Yohana; Bate Dopo, Ferdinandus; Fikri, Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik memainkan alat musik Ndoto. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development), dengan model yang dikembangkan adalah ADDIE. Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara angket dan dokumentasi. Hal pertama yang dilakukan peneliti yaitu menyusun draf dan mendesain bahan ajar dan materinya. Untuk menghasilkan produk yang baik, peneliti melakukan ujicoba kepada 3 ahli yaitu: ahli konten/materi, ahli bahasa, ahli dan desain. Uji coba dilakukan dengan memberikan lembar kuisioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli konten/materi (Bapak Florentianus Dopo S.Fil.,M.Pd) berada pada kategori “valid” dengan presentase 82,81%. Kemudian peneliti melakukan uji coba kepada ahli bahasa (Bapak Pelipus Wungo Kaka M.Pd) berada pada kategori “sangat valid” dengan presentase 96,87%. Yang terakhir peneliti melakukan uji coba kepada ahli desain (Bapak Dek.Ngurah Laba Laksana M.Pd) berada pada kategori“ sangat valid” dengan presentase 86,42%. Dari hasil penilaian di atas disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA FASE B DI SD NEGERI MARGOREJO 02 PATI Shafira, Fierda Tri Hesti; Wijayanti, Arfillia; Artharina, Fillia Prima
Literasi Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i1.22273

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia serta untuk kemajuan suatu bangsa (Kurniawan, 2019). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik dan mengevaluasi kevalidan modul ajar berdiferensiasi Kurikulum Merdeka pada materi Bagian Tubuh Tumbuhan berbasis Project Based Learning pada fase B di SD Negeri Margorejo 02 Pati. Berkaitan dengan muatan yang berisi tujuan, metode, serta hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Reasearch adn Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis. Design, Development Implementation and Evaluation). Hasil penelitian ini berhasil membuat, mendesain dan memodifikasi modul ajar SD Negeri Margorejo 02 Pati menjadi modul ajar berdiferensiasi khususnya materi bagian Tubuh Tumbuhan pada Fase B menjadi modul ajar berdiferensiasi yang sudah dilengkapi dengan komponen-komponen modul ajar berdiferensiasi pada umumnya, serta dilengkapi dengan desain modul ajar yang menarik. Modul Ajar Berdiferensiasi dapat diterima oleh guru, siswa dan 2 dosen validator. Dari hasil penskoran yang sudah didapat oleh 3 validasi ahli materi 1 dan ahli materi 2 yakni oleh kedua dosen dengan hasil nilai 84,5 dinyatakan valid dan layak digunakan atau diterapkan. Hasil dari rata rata nilai postest dan postest peserta diik dinyatakan meningkat dengan rata rata nilai 85,00.  Untuk penerapan pembelajaran berdiferensiasi belum sepenuhnya dan sebagian besar belum memenuhi ketetapan yang ditetapkan. Pembelajaran berdiferensiasi diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar, karena pembelajaran berdiferensiasi memerlukan waktu (JP) yang panjang, disamping itu pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi memerlukan sarana dan prasarana yang memadai dan dibutuhkan skill ( keterampilan) pendidik yang kompeten. Pada dasarnya pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar saja tetapi juga pada jenjang SMP hingga SMA. Disamping itu untuk kelengkapan penulisan modul ajar berdiferensiasi selebihnya sudah lengkap karena sebelumnya ada pedoman dari salah satu sekolah AbstractEducation is one of the important factors in determining the quality of human resources and for the progress of a nation (Kurniawan, 2019). The purpose of this study was to analyze the characteristics and evaluate the validity of the Independent Curriculum differentiated teaching module on the material of Plant Body Parts based on Project Based Learning in phase B at SD Negeri Margorejo 02 Pati. Relating to the content containing the objectives, methods, and results of the study. This study uses the Research and Development (RD) method with the ADDIE (Analysis. Design, Development Implementation and Evaluation) development model. The results of this study succeeded in creating, designing and modifying the teaching module of SD Negeri Margorejo 02 Pati into a differentiated teaching module, especially the material on Plant Body Parts in Phase B into a differentiated teaching module that is equipped with components of differentiated teaching modules in general, and is equipped with an attractive teaching module design. The Differentiated Teaching Module can be accepted by teachers, students and 2 validator lecturers. From the scoring results obtained by 3 validations of material experts 1 and material experts 2, namely by the two lecturers with a score of 84.5, it was declared valid and suitable for use or implementation. The results of the average posttest and posttest scores of students were stated to have increased with an average score of 85.00. The implementation of differentiated learning has not been complete and most have not met the established requirements. Differentiated learning is applied at the Elementary School level, because differentiated learning requires a long time (JP), besides that the implementation of differentiated learning requires adequate facilities and infrastructure and competent educator skills are needed. Basically, differentiated learning is not only applied at the Elementary School level but also at the Junior High School to High School levels. In addition, for the completeness of writing differentiated teaching modules, the rest is complete because previously there were guidelines from one of the schools.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KUE TRADISIONAL BANJAR UNTUK PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI DI KELAS V SD Ella Aulia; Sukmawarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22772

Abstract

Abstract This research aims to produce a teaching module, analyze its feasibility and see teacher and student responses to a teaching module based on traditional Banjar cakes for understanding geometric concepts. This research design uses development research using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The subjects of this research were fifth grade students at SD Negeri 104261 Sukajadi. The tools used in this research were material expert validation questionnaire sheets and teacher response and student response questionnaire sheets. Based on the results of the assessment carried out by the material expert validator, the results of the material expert assessment were 90% with the criteria "Very feasible" so that it could be declared suitable for testing. The teacher response assessment results were 95% with the criteria "Very Appropriate", while the student response results were 97% with the criteria "Very Appropriate". The results of the scores on the evaluation questions in the module received and average score of 90.Thus, it can be concluded that the teaching module product developed is suitable for use and has received a good response from teachers and students.
Pengembangan Modul Ajar PTK Sumarni, Sri; Andika, Windi Dwi; Kartika, Wilda Isna; Rukiyah, Rukiyah; Septiani, Yin Yin; Carisa, Aulia; Angraini, Melisa Nabima; Oktarina, Rizki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6411

Abstract

Pentingnya modul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terletak pada kemampuannya mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru. Namun, hingga saat ini, belum tersedia modul ajar yang terintegrasi antara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul PTK yang valid bagi mahasiswa PPG di FKIP UNSRI. Menggunakan metode Research and Development (R&D) hingga tahap expert review, validitas modul ini dinilai oleh ahli materi (89,28%), ahli media (88,33%), dan ahli bahasa (97,91%). Modul yang dikembangkan tidak hanya memadukan teori dan studi kasus, tetapi juga dirancang untuk praktis digunakan dalam pembelajaran nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini dapat membantu mahasiswa PPG merancang dan melaksanakan PTK secara efektif, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi profesionalisme mereka sebagai calon guru. Implikasi praktisnya, modul ini memberikan panduan aplikatif dalam pelaksanaan PTK, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Page 57 of 90 | Total Record : 896