Filter By Year

1945 2024


Found 57 documents
Search PERPUSTAKAAN DAN MASYARAKAT INFORMASI

Web-Based Library Information System for Prasung Village Community Services: Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web untuk Layanan Masyarakat Desa Prasung Ivan Khasani; Hindarto; Sumarno; Nuril Lutvi Azizah
Indonesian Journal of Cultural and Community Development Vol. 16 No. 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/4vzd0h26

Abstract

General Background: Information technology adoption in community facilities is increasingly necessary to support organized public services. Specific Background: The Prasung Village Hall library managed borrowing, returns, and membership records manually, leading to inefficiencies and data risks. Knowledge Gap: Limited implementation of structured web-based systems in village libraries constrains systematic data management and service delivery. Aims: This study designed and implemented a website-based library information system tailored to the operational needs of the Prasung Village library. Results: The system computerized member registration, book cataloging, borrowing–return transactions, barcode generation, reporting, and fine management, verified through black-box testing with successful functional outcomes. Novelty: The integration of flowchart, DFD, ERD, and the waterfall model produced a context-specific digital library system for village-level services. Implications: The system supports organized library administration, reduces paper-based records, and provides structured access to educational resources for the local community.
INOVASI PERPUSTAKAAN DESA DALAM MENINGKATKAN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT DESA BATU MILA KABUPATEN ENREKANG Nurhasana Nurhasana; Ismaya Ismaya; Muhammad Nasrul
Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi Vol. 7 No. 1 (2026): Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Publisher : Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ib.v7i1.698

Abstract

This study aims to analyze the forms of innovation carried out by the Batu Mila Village Library and their impact on improving the information literacy of the village community.  This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the Batu Mila Village Library has implemented various service innovations, such as a gazebo, computer services, a display board, and educational games. Based on the data obtained, the implementation of these innovations has had a positive impact on increasing visits, community involvement in literacy activities, and the use of the library as a non-formal learning center in the village.
Peran Perpustakaan Ngudi Ilmu Ngemplak Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat Desa Faaza; Imam Mahmudi
Jurnal Gema Pustakawan Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Perpustakaan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role of Ngudi Ilmu Ngemplak Library in improving community information literacy and identify factors supporting its implementation. This study employed a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The results indicate that Ngudi Ilmu Ngemplak Library plays an active role in enhancing community abilities to identify, access, understand, evaluate, and utilize information through social inclusion-based literacy programs, information technology utilization, child-friendly educational services, and community empowerment activities. The success of information literacy development is influenced by librarian competence, village government support, community participation, and technological infrastructure. The study concludes that Ngudi Ilmu Ngemplak Library has become an information literacy center that contributes to improving community knowledge and strengthening lifelong learning opportunities for rural communities.
Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin: Penelitian Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita; Hairansyah; Heri; Aelaya Frida Putri; Ahmad Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7381

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan hoaks. Di sisi lain, pemanfaatan layanan Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin sebagai pusat literasi dan sumber informasi masih belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi informasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan layanan perpustakaan daerah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, serta masyarakat sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan literasi informasi, pendampingan praktik pemanfaatan layanan perpustakaan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya literasi informasi, teknik mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, pemanfaatan koleksi perpustakaan, penggunaan katalog digital, serta pemanfaatan berbagai layanan perpustakaan sebagai sumber belajar sepanjang hayat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi, meningkatnya kemampuan peserta dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang valid, serta bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin menjadi faktor pendukung keberhasilan program sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi informasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan.
Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY sebagai ruang publik dalam menghadapi masyarakat informasi Adzkiyah Mubarokah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 14 No. 1: Juni 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v14i1.20191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi layanan yang dikembangkan oleh Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY dalam menghadapi masyarakat informasi dengan menggunakan konsep ruang publik Jürgen Habermas. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive dan snowball sampling, sehingga jumlah serta karakteristik informan berkembang selama proses penelitian berlangsung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat informasi memberikan pengaruh signifikan terhadap munculnya inovasi di perpustakaan. Masyarakat informasi dipahami sebagai fase perkembangan yang membawa perubahan yang tidak dapat dihindari. Inovasi layanan yang dikembangkan dapat ditinjau melalui konsep ruang publik, meliputi: perpustakaan sebagai wahana perjuangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat; adanya diskursus melalui interaksi langsung dan media digital seperti kuesioner, survei kepuasan, kotak saran, dan Forum Konsultasi Publik, transformasi layanan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan aplikasi; serta perubahan fungsi layanan, di mana sebagian layanan lama tidak lagi relevan atau efisien dalam memenuhi kebutuhan masyarakat informasi
Peluang Perpustakaan Digital dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Global Dara Septiara; Salsabila Guspayane
Maktabatuna Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mj.v7i2.12661

Abstract

Penelitian ini dimulai dengan gambaran umum mengenai peningkatan eskalasi permintaan informasi dalam era digital kontemporer dan transformasi strategis perpustakaan konvensional menuju model digital sebagai respons terhadap arus informasi global. Tujuan utama dari penulisan ini adalah untuk menganalisis secara ketat peluang strategis paradigma perpustakaan digital dalam memenuhi kebutuhan informasi yang dinamis dari masyarakat global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis kajian pustaka (library research). Metodologi yang diterapkan meliputi analisis kritis dan sintesis literatur ilmiah primer dan sekunder yang diterbitkan dalam satu dekade terakhir (2015–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang yang ada bersifat multidimensi, didukung oleh integrasi Teori Diffusion of Innovation (DOI) dan Teori Network Society. Dari perspektif DOI, perpustakaan digital unggul karena tingginya keunggulan relatif (efisiensi) dan kesesuaian (compatibility) dengan perilaku pengguna kontemporer. Sebaliknya, kerangka Network Society memosisikan perpustakaan digital sebagai simpul kritis dalam space of flows, memfasilitasi akses informasi tanpa batas geografis dan temporal (timeless time). Temuan ini mengindikasikan bahwa perpustakaan digital berfungsi bukan hanya sebagai inovasi teknologi, melainkan sebagai instrumen sosial krusial yang menopang pembentukan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge society). Kesimpulannya, penelitian ini mengungkapkan bahwa perpustakaan digital memiliki potensi signifikan untuk menjadi pilar fundamental bagi kesetaraan pengetahuan global dengan menyediakan akses terhadap sumber daya informasi yang inklusif, efisien, dan terdiversifikasi.
DIGITALISASI PERPUSTAKAAN DESA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MINAT BACA DAN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT Sri Rahmayanti; Dailami Dailami; Lanna Reni Gustianty; Heni Subagiharti; Dian Armanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61178

Abstract

Perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi masyarakat, namun sebagian besar masih berfungsi sebatas tempat penyimpanan buku dengan koleksi terbatas dan belum memanfaatkan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan Perpustakaan Desa Ambalutu, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, menjadi pusat edukasi berbasis digitalisasi guna meningkatkan minat baca dan literasi informasi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang terdiri atas lima tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi kegiatan, pelatihan dan bimbingan teknis, penerapan teknologi digital, serta pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Sasaran kegiatan meliputi perangkat desa, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada berbagai aspek layanan perpustakaan, antara lain perencanaan kerja berkelanjutan (skor 4,53), kepuasan pelatihan staf (4,45), pengelolaan koleksi (4,40), digitalisasi koleksi dan layanan (4,18), serta kepuasan pengguna (4,50). Digitalisasi perpustakaan berupa penerapan aplikasi katalog digital, penyediaan bahan bacaan elektronik, dan pengembangan sistem peminjaman daring terbukti meningkatkan partisipasi masyarakat dan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga berhasil membangun kemitraan multipihak antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan organisasi PKK yang mendukung keberlanjutan program. Model pengabdian ini berpotensi direplikasi di desa lain sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis komunitas.

Page 6 of 6 | Total Record : 57