Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Portraying IFL (BIPA) Class in UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: A Somalian Student’s Perspective Anggarini, Ida Fitri; Noviyanti, Shobihatul Fitroh; Rusdiyana, Athi' Firliya; Darojat, Karimah
ELITE JOURNAL Vol 5 No 4 (2023): ELITE JOURNAL: Journal of English Linguistics, Literature, and Education
Publisher : ELITE Association Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Indonesian as a Foreign Language or IFL well-known as BIPA is an obligation for foreign learners before being a student in Indonesia’s university, for example in UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Indonesia. This study aimed to explore the BIPA class at that university by focusing on Somalian students’ perspective. This qualitative study used observation, in-depth interviews, and documentation to collect primary data from five Somalian students. The study revealed that there are many activities at BIPA Class in UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang such as combining the lecturer and the tutor in teaching BIPA, various activities, methods, and intensive communication that promote the Somalian students Bahasa Indonesia’s skills (listening, reading, writing and speaking). The findings indicate that BIPA class has a significant impact on Somalian students. Keywords: BIPA Class; Various Strategies; Somalian Student
KARAKTERISTIK STIMULUS DAN RAGAM TES ASESMEN APRESIASI SASTRA DALAM BUKU AJAR BIPA SAHABATKU INDONESIA Aswan, Aswan; Harsiati, Titik; Basuki, Imam Agus
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p180-198

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam soal asesmen apresiasi sastra yang digunakan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk memberi gambaran karakteristik asesmen dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Buku ajar tersebut merupakan buku ajar BIPA yang paling populer dan telah dikaji dalam berbagai perpektif. Meskipun demikian, aspek yang belum dikaji adalah asesmen sehingga penelitian ini memiliki urgensi dan kebaruan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik dokumentasi. Adapun tahapn pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku, membaca, mencatat, dan mereviu. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis model analisis interaktif. Data penelitian ini adalah buku Sahabatku Indonesia yang bersumber dari laman Badan Bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus soal yang digunakan antara lain audio, gambar, video, dan narasi teks. Stimulus soal tersebut diintegrasikan dengan batang kode (barcode) beserta transkripnya. Adapun ragam soal yang digunakan juga memunculkan karakteristik tersendiri, yaitu tes uraian, pilihan ganda, dan performansi-produk yang dilakukan dengan mengacu pada keterampilan berbahasa dan dikemas melalui unit-unit sastra. Penggunaan asesmen apresiasi sastra dalam buku Sahabatku Indonesia merepresentasikan aktivitas prakegiatan, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Empowering BIPA Educators in Australia through Indonesian Local Wisdom Training Yulianeta, Yulianeta; Hardini, Tri Indri; Wirza, Yanty; Haerudin, Dingding; Amandangi, Dewi
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v2i1.305

Abstract

In Australia, Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) educators have diverse educational backgrounds, including not only bachelor's or master's degrees in teaching Indonesian but also various disciplines such as linguistics and sociology. Interestingly, a number of these educators are native Australians who have mastered Indonesian. This study aims to improve the capacity of BIPA educators by equipping them with local Indonesian wisdom so that they can teach the Indonesian language and culture more effectively. This study uses a qualitative approach with direct training methods and field mentoring, which was carried out at the Indonesian Embassy in Canberra for two days. On the first day, 20 educators were introduced to the concept of local Indonesian wisdom, and on the second day, they practiced teaching using local wisdom-based materials. Data were collected through observation and in-depth interviews with participants. The analysis results showed that after the training, 85% of participants felt more confident in integrating local cultural elements into their teaching, as measured by a post-training survey. In conclusion, this training has successfully empowered BIPA educators by providing additional skills that enable them to teach Bahasa Indonesia more engagingly and contextually. This emphasizes incorporating local cultural elements into language learning to enhance student appeal and understanding. Thus, improving the competence of BIPA educators through this local wisdom training has contributed significantly to Bahasa Indonesia education in Australia.
Kuliner “Timlo Solo” sebagai Bahan Ajar BIPA dalam Upaya Internasionalisasi Bahasa Indonesia Kristin Setyawati; Imam Nurcahyono; Khansa Hafidza; Lina Juliasari; Khundaru Saddhono
Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 2 (2024): June: Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/fonologi.v2i2.620

Abstract

This article discusses the important role of teaching the Indonesian language for Foreign Speakers (BIPA) in supporting the internationalization of the language of Indonesia, with a focus on the use of the culinary material "Timlo Solo" in learning BIPA at Yale University. Through a qualitative method with a literature study approach, the study reviews the history, variation, way of making, culinary location, and role in Timlo Solo's local culinarian culture. The results of the study show that the use of Timlo solo's cooking lessons helps foreign students understand not only language, but also the cultural context, social life, and norms in Indonesia. By using culinary as a teaching material, BIPA students can gain a deeper understanding of Indonesian cultural diversity. In addition, the culinary integration in BIPA learning enriches the learning experience with practical and enjoyable aspects. In the context of the internationalization of the Indonesian language, the use of Timlo Solo’s culinary lessons at Yale University is a significant step in broadening the understanding and appreciation of Indonesia’s culture among foreign students.
Desain Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Bermuatan Budaya Lokal Sumatera Utara Melalui Pendekatan Kualitatif Deskriptif Khadavi Khadavi; Luci Epita Banjarnahor; Putri Enjel Tarigan; Yemima Rina Yanti Panjaitan; Safinatul Hasanah Harahap
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2024): August : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v2i4.796

Abstract

This research aims to analyze BIPA teaching materials by including the local culture of North Sumatra. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include documentation and data sources from BIPA teaching materials which include the local culture of North Sumatra. The data analysis technique uses the concept of Prastowo theory. The results of this research are BIPA teaching materials with Angkola Batak ethnic culture really help foreign language speakers in understanding Indonesian with the cultural nuances of the Angkola Batak ethnic tribe. This can be seen from the material which is prepared systematically and structured.
REVITALISASI CERITA RAKYAT SAMPURAGA MELALUI KOMIK DIGITAL SEBAGAI BAHAN AJAR PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT PEMULA Syahfitri, Dian; Wityasminingsih, E.; Ariani, Isa; Waruwu, Mikha Ulina Putri
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 7 No 1 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v7i1.2704

Abstract

Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam etnis, seperti Batak Toba, Pakpak Dairi, Mandailing, Karo, Simalungun, Nias, dan Melayu. Setiap suku bangsa mempunyai beragam budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Salah satu budaya yang menonjol adalah beragamnya cerita rakyat yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Salah satu cerita rakyat yang akan diteliti adalah cerita rakyat Sampuraga yang berasal dari daerah Mandailing Natal. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, deskriptif artinya menjelaskan atau mendeskripsikan dengan kata-kata dan menjelaskannya secara jelas dan rinci. Hasil penelitian ini menceritakan cerita rakyat Sampuraga melalui perancangan komik digital sebagai bahan ajar pembelajaran BIPA dengan harapan cerita rakyat Sampuraga dapat lebih dikenal orang banyak dan penutur asing. Selain itu juga dapat menjadi upaya memperkenalkan budaya Indonesia ke seluruh penjuru dunia. Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat saat ini kurang populer. Banyak faktor penyebabnya, seperti semakin canggihnya teknologi yang menyebabkan anak malas membaca cerita rakyat. Untuk itu penulis mengadopsi cerita rakyat dari Sumatera Utara yaitu cerita rakyat Sampuraga. Cerita ini kurang begitu dikenal di kalangan masyarakat umum karena kurangnya perkembangan cerita rakyat itu sendiri.
PENGENALAN BUDAYA SUMATERA UTARA (ULOS BATAK TOBA) MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA EDUKATIF SEBAGAI BAHAN AJAR BIPA Putri, Tri Witya; Lumbangaol, Putri Meledina; Syahfitri, Dian; ., Arianto
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 7 No 1 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v7i1.2705

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai bahan ajar BIPA tentang Ulos Budaya Batak Toba Provinsi Sumatera Utara melalui permainan ular tangga edukatif. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yaitu Internet searching dengan mengkaji beberapa artikel pada jurnal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa kain ulos merupakan kerajinan tenun khas Batak Toba Sumatera Utara, kain ulos yang mempunyai ragam jenis, makna dan fungsi yang berbeda dalam setiap pengunaannya. yang dimana didalam nya permainan ular tangga edukatif sebagai media belajar yang digunakan pemelajar BIPA. Ular Tangga Edukatif merupakan permainan yang dikembangkan dari permainan ular tangga biasa menjadi jenis permainan yang memiliki nilai edukasi. Dalam belajar bahasa Indonesia , pemelajar BIPA Sekaligus belajar Budaya masyarakat Batak Toba . Dengan demikian proses belajar mengajar dapat lebih efektif sesuai dengan tujuan pemelajar BIPA dan tujuan pembelajaran.
POLA BELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA Putra, Agus Darma
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v2i1.23

Abstract

Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan program pembelajaran bagi penutur asing yang bertujuan untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia. Program BIPA selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dibahas, dalam penelitian ini membahas tentang pola belajar BIPA tingkat pemula di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menjelaskan tentang pola belajar BIPA tingkat pemula di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika; (2) menjelaskan tentang kendala pembelajar BIPA tingkat pemula di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasi dari penelitian ini adalah: (1) pola belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing tingkat pemula di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, menggunakan pola belajar individu; (2) saat ini di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika belum ada yang menyediakan kelas belar, belajar kelompok atau sejenisnya, seperti lembaga BIPA.
The Development of Interactive Reading Digital Module with Contextual Approach for BIPA International School Students Meiruly, Vietcia; Idris, Nuny Sulistiany; Sundusiah, Suci
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 24, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v24i1.72248

Abstract

Teaching BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) in SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) has its polemics. Based on the needs analysis, one of them is that not all BIPA learners in SPK exhibit enthusiasm toward engaging with Indonesian reading materials. This displeasure comes from several factors including a general disinterest in reading, a lack of motivation to utilize the Indonesian language beyond the confines of language classes, and other obstacles like unappealing teaching materials. Thereby, this research aims to develop an Interactive Reading digital Module based on Contextual Approach in SPK. This research uses the RD method with the ADDIE Model design and has evaluation sessions at each stage. This article will focus on the developing stage and show validation results from the expert validators. The results showed that based on expert validators, the interactive reading digital module can be used with the material, media design feasibility percentage of 83% of eligible excellent predicate.
Materi Budaya Indonesia sebagai Kebutuhan Pemelajar BIPA dalam Program Immersion Maherani, Vania; Yulianeta, Yulianeta; Idris, Nuny Sulistyani; Ismail, Nor Hasimah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 7: JULY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i7.16117

Abstract

Dalam program immersion, diperlukan materi pengenalan budaya untuk meminimalisasi gegar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) sesi orientasi budaya Indonesia yang diperoleh dan (2) materi budaya Indonesia yang dibutuhkan pemelajar BIPA sebelum immersion. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sesi orientasi budaya Indonesia yang diperoleh pemelajar BIPA dapat membantu mengantisipasi gegar budaya dan (2) materi budaya Indonesia yang dibutuhkan pemelajar BIPA adalah materi tentang cara berpakaian, berkomunikasi, makan, menggunakan transportasi, informasi makanan, serta hubungan antara lawan jenis. Hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai bahan validasi bahwa materi budaya dibutuhkan pemelajar BIPA untuk mengantisipasi gegar budaya.

Page 76 of 118 | Total Record : 1176