cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENJARINGAN ISU STARTEGIS PERMASALAHAN PENGELOLAAN WADUK SUMBER AIR BAKU DI PULAU BINTAN Winny Retna Melani; Tri Apriadi; Wahyu Muzammil; Andi Zulfikar; Deni Sabriyati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11073

Abstract

Abstract. Bintan Island has limited freshwater stock. Fulfillment of raw water is obtained by four existing main reservoirs: Sei Pulai, Sei Gesek, Kolong Enam, and Sei Jago. These reservoirs have some problems that can affect the quality and quantity of raw water. The objective of this community empowerment was to facilitate communication between stakeholders who had an interest in capturing strategic issues related to reservoir management problems in Bintan Island. This activity was carried out through a focused discussion forum (FGD) involving stakeholders related to reservoir management on Bintan Island. Stakeholders came from various government agencies and related institutions. Based on the stages of activities that had been carried out, the facilitator activities have succeeded in getting strategic issues on the problem of raw water reservoirs in Bintan Island. The study involving all stakeholders (academics, government, non-governmental organizations) needs to be carried out to manage the reservoir in Bintan Island in a sustainable manner. In addition, intersectoral synergy management is required through water resources forums.               Abstrak. Pulau Bintan memiliki keterbatasan ketersediaan air tawar. Pemenuhan kebutuhan air baku diperoleh dari empat waduk uama yang ada: Sei Pulai, Sei Gesek, Kolong Enam, dan Sei Jago. Waduk-waduk tersebut memiliki permasalahan yang dapat memengaruhi kualias dan kuantitas ketersediaan air. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memfasiliasi komunikasi antar stakeholder yang memiliki kepentingan dalam rangka menjaring isu-isu strategis terkait permasalahan pengelolaan waduk di Pulau Bintan. Kegiatan dilakukan melalui rangkaian kegiatan forum diskusi terarah (FGD) yang melibatkan stakeholder yang berkaitan dengan pengelolaan waduk di Pulau Bintan. Stakeholder berasal dari berbagai instansi pemerintahan dan lembaga terkait.  Berdasarkan tahapan kegiatan yang telah dilakukan, Tim Pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah berhasil mendapatkan isu-isu strategis permasalahan waduk sumber air baku di Pulau Bintan. Kajian komprehensif melibatkan semua stakeholder (Akademisi, Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat) perlu dilakukan dalam rangka pengelolaan waduk di Pulau Bintan secara berkelanjutan. Selain itu, diperlukan pengelolaan sinergis lintas sektor melalui wadah/ forum sumber daya air.
PENGUATAN EKONOMI KELUARGA MELALUI USAHA TANAMAN BUAH DALAM POT JAMBU MADU DELI HIJAU DI DESA SAMAENRE, KECAMATAN MATTIRO SOMPE, KABUPATEN PINRANG Kaslam; Kurnia Sulistiani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11130

Abstract

Abstract. Samaenre village is an area where the majority of its residents work as rice farmers. However, over time, agricultural land became narrower and population growth increased, causing agricultural land ownership to be very tight. Therefore, residents must think creatively to take advantage of the existing potential as an alternative in generating additional income for their families. One of the potentials that has not been exploited is rice husks and manure. Both of these agricultural wastes have potential as a planting medium that can be used in the business of tabulampot (potted fruit plants), madu deli hijau guava. In this community service program (Community Development Leader) we collaborate with the Dompet Dhuafa Education Foundation to assist 30 families from underprivileged people for 1 year, to run a madu deli hijau guava tabulampot business, starting from nursery activities, maintenance, harvesting to product sales. The methods used are training, practice and mentoring until they are truly proficient and independent. The output produced is in the form of ready-to-sell products (planting media, plant seeds, potted fruit plants, madu deli hijau guava). With this product, the beneficiaries can make it an effort to strengthen the family economy.             Abstrak. Desa samaenre merupakan daerah yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani padi. Namun, seiring berjalannya waktu, lahan pertanian semakin sempit dan pertumbuhan penduduk semakin meningkat, menyebabkan kepemilikan lahan pertanian sangat ketat. Oleh karena itu, warga harus berfikir kreatif untuk memanfaatkan potensi yang ada sebagai alternatif dalam menghasilkan pemasukan tambahan bagi keluarganya. Salah satu potensi yang belum banyak dimanfaatkan adalah sekam padi dan kotoran ternak. Kedua limbah pertanian ini, memiliki potensi sebagai media tanam yang dapat digunakan dalam usaha tabulampot (tanaman buah dalam pot) jambu madu deli hijau. Pada program pengabdian masyarakat ini (Pemimpin Pembangun Masyarakat) kami bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa mendampingi sebanyak 30 keluarga dari kalangan kurang mampu selama 1 tahun, untuk menjalankan usaha tabulampot jambu madu deli hijau, mulai dari kegiatan pembibitan, pemeliharaan, pemanenan hingga penjualan produk. Metode yang digunakan adalah pelatihan, praktek dan pendampingan hingga benar-benar mahir dan mandiri. Luaran yang dihasilkan berupa produk siap jual (media tanam, bibit tanaman, tanaman buah dalam pot, buah jambu madu deli hijau). Dengan adanya produk tersebut, para penerima manfaat dapat menjadikannya sebagai usaha dalam rangka penguatan ekonomi keluarga untuk kesejahteraannya.  
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP BIOTA LAUT DILINDUNGI DI KEPULAUAN RIAU MELALUI MEDIA BUKU SAKU DAN VIDEO Wahyu Muzammil; Aminatul Zahra; Yulia Oktavia
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11188

Abstract

Abstract. The richness of biological diversity is an asset for the development and prosperity of the nation, but human needs and environmental pressure increased, especially marine biological resources, it has resulted in a decline in the population of several marine life. This causes several marine life to be rare and endangered. Conservation efforts need to be carried out covering aspects of preservation, protection, and utilization. Another preventive way that can be done is providing education to the community, especially in the elementary school young generation. Given that education related to the preservation of marine biodiversity is important to learn as early as possible, elementary school young generation are the main target for socialization about protected marine life to create a sense of care, willingness, and knowledge so that marine wealth can be preserved. Introduction of protected marine life in the Riau Islands region with participants of grade VI students at the State/Public Elementary School (SDN) 06 Gunung Kijang, Bintan Regency. The activity is carried out in several stages, namely pre-test knowledge of protected marine life, education of protected marine life in the Riau Islands region (video and pocketbook containing short stories and information on protected marine life in Riau Islands), and post-test to know enhancement of student knowledge of protected marine life. The level of understanding increased from a range of poor-moderate understanding by pre-test correct answers (47% -79%) to a moderate-high range of understanding by post-test correct answers (74% -100%).             Abstrak. Kekayaan keanekaragaman hayati menjadi aset bagi pembangunan dan kemakmuran bangsa, namun dengan meningkatnya kebutuhan manusia dan tekanan terhadap lingkungan khususnya sumberdaya hayati laut, mengakibatkan terjadinya penurunan populasi beberapa biota perairan. Hal ini menyebabkan beberapa biota perairan menjadi langka dan terancam punah. Upaya konservasi perlu dilakukan yang meliputi aspek pelestarian, perlindungan, dan pemanfaatan. Cara preventif lain yang dapat dilakukan adalah pemberian edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak sekolah. Mengingat pendidikan terkait kelestarian keanekaragaman hayati laut penting untuk dipelajari sedini mungkin, maka anak-anak sekolah dasar menjadi sasaran yang tepat untuk dilakukan sosialisasi mengenai biota-biota laut yang dilindungi agar terwujudnya rasa peduli, kemauan, serta ilmu pengetahuan sehingga kekayaan laut dapat terjaga. Pengenalan biota laut dilindungi di wilayah Kepulauan Riau dengan peserta siswa-siswi kelas VI di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu pre test pengetahuan tentang biota laut yang dilindungi, edukasi biota laut yang dilindungi di wilayah Kepulauan Riau (media video dan buku saku yang berisi cerita pendek serta keterangan biota laut dilindungi yang ada di Kepulauan Riau), dan post test pengetahuan tentang biota laut yang dilindungi. Tingkat pemahaman meningkat dari rentang pemahaman yang kurang sampai sedang dilihat dari persentase jawaban benar pre-test sebesar 47%-79% menjadi rentang pemahaman sedang sampai tinggi dengan hasil jawaban benar post-test sebesar 74%-100%.
PELATIHAN PEMBUATAN PAPAN IKLAN DOT-MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER DI SMKN 1 WAJO A. Arifin; Ida Laila; Muqoil Darussalam; Nurlindah Hamrun; Dahlang Tahir; Syamsir Dewang
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11254

Abstract

Technological development in the manufacture of microcontroller-based dot-matrix billboards carried out in the form of counseling and training for students at Wajo 1 State Vocational High School (SMK). The implementation of this training aims to increase the insight, knowledge, and skills of vocational school students, which are an educational level that must have different knowledge from the level of education in general. The method of implementing this activity includes site observation, preparation, counseling, and provision of materials related to physics and energy, entrepreneurship, optoelectronic technology, as well as the implementation of training on making Arduino microcontroller-based dot-matrix billboards and evaluating the training implementation. The result of this activity is an increase in the knowledge and insight of students in terms of making a series of dot-matrix billboards using electronic components, understanding program code, running the Arduino Integrated Development Environment (IDE) program, conducting simulations on circuits using the Arduino microcontroller and students have successfully demonstrated and run the running text panel that was created using an Android smartphone. --- Pengembangan teknologi dalam pembuatan papan iklan dot-matriks berbasis mikrokontroler yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan kepada siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wajo . Pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi SMK yang merupakan tingkat pendidikan yang harus memiliki pengetahuan yang berbeda dari tingkat pendidikan pada umumnya. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi peninjauan lokasi, persiapan, penyuluhan dan pemberian materi terkait fisika dan energi, kewirausahaan, teknologi opto-elektronika, serta pelaksanaan pelatihan pembuatan papan iklan dot-matriks berbasis mikrokontroler arduino dan evaluasi pelaksanaan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatkan pengetahuan serta wawasan siswa dalam hal pembuatan rangkaian papan iklan dot-matriks menggunakan komponen elektronika, memahami kode program, menjalankan program arduino Integrated Developement Environment (IDE), melakukan simulasi pada rangkaian menggunakan mikrokontroler arduino serta siswa telah berhasil mendemonstrasikan dan menjalankan panel running text yang telah dibuat dengan menggunakan smartphone android.  
PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID DALAM MENDUKUNG ELEKTRIFIKASI DI KAWASAN JAVAN LANGUR CENTRE KOTA BATU JAWA TIMUR Mohammad Noor Hidayat; Ferdian Ronilaya; Irwan Heryanto/Eryk; Sapto Wibowo; Lukman Hakim
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.11286

Abstract

Javan Langur Center (JLC) is a Javan Langur rehabilitation center located approximately 10 km from the center of Batu city, East Java. To support activities at this rehabilitation center, electrical energy is needed, especially to meet the needs of lighting facilities and the operation of a primate baby incubator machine. To date, no electricity distribution network from the State Electricity Company (PLN) has entered the area. To meet these electricity needs, the electricity supply is obtained from a gen-set owned by residents which is approximately 2 km from the JLC. This Community Service Program was carried out between February and August 2020 with activities in the form of the construction of a hybrid power plant to meet the electricity needs of the JLC. The hybrid power plant that is installed is a combination of pico-hydro power plant technology (PLTPH) and solar power plant (PLTS). During the implementation of the program, there were two activity partners who played an active role, namely The Aspinall Foundation Indonesia Program (JLC manager) and the Javan Lutung Conservation Community, with a total of about 10 personnel. The result of this community service program is the installation and operation of a hybrid power generation system, which consists of a 300-watt pico-hydro power plant and a 200-watt peak solar power plant. With this hybrid power plant, the electricity needs in the JLC area for lighting and operating the Lutung baby incubator machine, with a total power of 180 watts, can be met. In addition, to maintain the sustainability of the operation and maintenance of the hybrid power plant, a transfer of knowledge and skills has been carried out to partners, namely The Aspinal Foundation Indonesia Program and the Javan Lutung Conservation Community. --- Javan Langur Center (JLC) adalah pusat rehabilitasi Lutung Jawa yang terletak lebih kurang 10 km dari pusat kota Batu, Jawa Timur. Untuk menunjang kegiatan di pusat rehabilitasi ini, energi listrik sangat dibutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan fasilitas penerangan dan pengoperasian mesin inkubator bayi primata. Sampai saat ini, belum ada jaringan distribusi listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang masuk di kawasan ini. Untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut,  pasokan energi listrik didapatkan dari gen-set milik warga yang jaraknya kurang lebih 2 km dari JLC. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan antara bulan Pebruari sampai bulan Agustus 2020 dengan kegiatan berupa pembangunan pembangkit listrik hybrid untuk memenuhi kebutuhan listrik di JLC. Pembangkit listrik hybrid yang dipasang merupakan penggabungan teknologi pembangkit listrik tenaga pikohidro (PLTPH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Selama pelaksanaan program, ada dua mitra kegiatan yang berperan aktif, yakni The Aspinall Foundation Indonesia Program (pengelola JLC) dan Komunitas Konservasi Lutung Jawa, dengan total personel sekitar 10 orang. Hasil program pengabdian kepada masayarakat ini berupa pemasangan dan pengoperasian sistem pembangkit tenaga listrik hybrid, yang terdiri atas pembangkit listrik tenaga piko hidro berkapasitas 300 watt dan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 200 watt peak. Dengan adanya pembangkit listrik hybrid ini, maka kebutuhan listrik di area JLC untuk penerangan dan pengoperasian mesin inkubator bayi Lutung, dengan total daya 180 watt dapat terpenuhi. Selain itu, untuk menjaga keberlangsungan pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit tenaga listrik hybrid tersebut, telah dilakukan transfer pengetahuan dan keterampilan kepada pihak mitra kerja, yakni The Aspinal Foundation Indonesi Program dan Komunitas Konservasi Lutung Jawa.
PELATIHAN OPTIMALISASI MICROSOFT OFFICE UNTUK MENDUKUNG KINERJA TENAGA PENDIDIK DI SEKOLAH Sittati Musalamah; M. Agphin Ramadhan; Arief Saefudin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.11350

Abstract

School, as an organization, has goals by educators and educational staff. If human resources in schools have a good performance, this goal can be successful. The use of technology can maximizing performance. Most schools that are far from the city center find it challenging to take advantage of technology to support schools' performance. The teacher's performance The process in the classroom and education staff relate and on administration. Good administrative management has an impact on improving the performance of an agency. Microsoft Office can improve the performance of educators and education personnel in schools. Microsoft Office provides several supporting applications, such as Microsoft Word, Excel, PowerPoint, etc. To be well accepted, this technology needs to be well socialized and taught. As an analysis of the situation of community service Partner Schools, it is known that these schools are already using Microsoft Office but have not yet optimized its use. This activity aims to train participants in optimizing Microsoft Office to support learning and administration in schools. The participants were 45 teachers of SMKN 6 Kota Bekasi and SMKN 1 Cikarang Barat. The pretest (64.44) increase to posttest (75,11) shows that participant-test understanding of optimizing Microsoft Office has increased. --- Sekolah sebagai suatu organisasi memiliki tujuan yang hendaknya dicapai, baik oleh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Tujuan tersebut dapat dicapai jika SDM di dalamnya memiliki kinerja yang baik. Peningkatan kinerja dapat dicapai jika memanfaatkan teknologi yang ada. Sebagian besar sekolah yang jauh dari pusat kota kesulitan untuk memanfaatkan teknologi untuk mendukung kinerja di sekolah. Bukan hanya kinerja guru dalam proses pembelajaran di kelas namun juga kepada tenaga kependidikan terkait administrasi pendidikan. Pengelolaan administrasi yang baik berdampak pada peningkatan kinerja dari sebuah instansi. Microsoft Office dapat meningkatkan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah. Hal ini dikarenakan Microsoft Office menyediakan beberapa aplikasi pendukung, seperti: Mirosoft Word, Excel, Power Point, dan lain sebagainya. Agar dapat diterima dengan baik, teknologi ini perlu disosialisasikan dan diajarkan dengan baik. Sebagai analisis situasi kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Mitra diketahui bahwa sekolah tersebut sudah menggunakan Microsoft Office namun belum mengoptimalkan kegunaannya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengoptimalkan Microsoft Office untuk mendukung pembelajaran dan administrasi di sekolah. Peserta merupakan guru dan tenaga kependidikan di SMKN 6 Kota Bekasi dan SMKN 1 Cikarang Barat sejumlah 45 orang. Peningkatan nilai dari pretest (64,44) ke posttest (75,11) menunjukkan pemahaman peserta mengenai optimalisasi Microsoft Office meningkat. 
APLIKASI SISTEM SKRINING MANDIRI BERBASIS WEB DALAM UPAYA MEMBANTU PENANGANAN PANDEMI COVID-19 Sulis Setiowati; Rika Novita Wardhani; Riandini
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.11461

Abstract

Corona virus is a group of viruses that can cause disease in animals or humans. Since the first case was discovered, the spread of COVID-19 in Indonesia has been very fast and massive to date. nowadays, technology and digitization have started to simplify all human jobs. One of them is the covid-19 screening system in various regions. This is very helpful in reducing the rate of spread of the virus, but not all regions can use the system. This community service aims to reduce the spread of COVID-19 in Indonesia, especially in the Beji area, Depok City with a web-based self-screening system application as an effort to detect COVID-19 early. The method used consists of several steps, namely collecting data on the residents who live in Beji, Depok; create a screening website related to travel history and health conditions of residents, especially symptoms of COVID-19. The data collected is used as access to the website to fill in the questions on the screening website. That way, it is hoped that the collection of citizen data can be carried out without physical contact because it can be done in their respective homes, thereby reducing the risk of spreading COVID-19. The result showed that the screening application was effective in assisting the COVID-19 task force in the Beji area in conducting the tracing and screening of its citizens. --- Virus Corona adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Sejak kasus pertama ditemukan, penyebaran COVID-19 di Indonesia sangat cepat dan masif sampai saat ini. Saat ini teknologi dan digitalisasi sudah mulai mempermudah segala pekerjaan manusia. Salah satunya mulai bermunculan sistem skrinning covid-19 diberbagai daerah. Hal ini tentu sangat membantu dalam menekan laju penyebaran virus, akan tetapi belum semua daerah dapat menggunakan sistem tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengupayakan mengurangi penyebaran COVID-19 di Indonesia terutama di wilayah Beji, Kota Depok dengan aplikasi sistem skrining mandiri berbasis web sebagai upaya deteksi awal COVID-19. Metode yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap yaitu mendata warga yang bertempat tinggal di Beji, Depok; membuat website skrinning terkait riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan warga terutama gejala COVID-19. Data yang dikumpulkan tadi digunakan sebagai akses masuk kedalam website untuk setiap warga yang nantinya akan diminta untuk mengisi pertanyaan pada website skrinning tersebut. Dengan begitu diharapkan pengumpulan data warga dapat dilakukan tanpa adanya kontak fisik karena dapat dilakukan di rumah masing-masing sehingga mengurangi resiko penyebaran COVID-19. Dari hasil uji coba sistem, didapati bahwa aplikasi skrinning efektif dalam membantu satgas COVID kelurahan Beji dalam melakukan tracing dan screening terhadap warganya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGAJIAN AT-TAWWABIN MENGENAI PERAN PARALEGAL DALAM MEMBERIKAN BANTUAN HUKUM BAGI MASYARAKAT MISKIN Istianah Z.A.; Fadia Fitriyanti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11506

Abstract

Kasihan Bantul sub-district has a different level of vulnerability from other regions. The problems in this area are much more complex. The residents of Tundan Hamlet, especially the women of the At-Tawabin recitation group, hoped that there would be a solution to overcome the legal problems above through training on the role of paralegals as executors of legal aid. This program aims to socialize and provide assistance to the role of paralegals in the At-Tawwabin Recitation group in Tundan Hamlet, Ngrame Village, Taman Tirto Village, Kasihan District. The method offered in this community activity program is to provide socialization on the role of paralegals with counseling and practical case study assistance for the At-Tawwabin Recitation Mothers Group in Tundan Hamlet, Ngrame Village, Taman Tirto Village, Kasihan District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region. The extension was carried out by lecturing and question-and-answer methods. Assistance to the practice of case studies is carried out using a simple legal case discussion method around the community. The results and discussion in the community service program that based on the results of the pretest and posttest from 41 participants in understanding paralegals, the role of paralegals, actions that can be taken by paralegals, and actions to resolve disputes that participants can understand, master about the legal and their roles and actions. The results of the pretest and posttest obtained an increase in understanding of paralegals by 77%, understanding of the role of paralegals by 77%, understanding of actions that can be taken by paralegals by 57%, understanding of dispute resolution actions by 69%. So that the overall understanding of the participants about the legal actors, their roles, and actions has increased significantly. --- Kecamatan Kasihan Bantul  mempunyai tingkat kerawanan berbeda dengan daerah lainnya. Persoalan di wilayah tersebut jauh lebih kompleks. Warga masyarakat Dusun Tundan khususnya Ibu-Ibu kelompok Pengajian At-Tawabin berharap adanya solusi untuk mengatasi permasalahan hukum diatas melalui pelatihan peran paralegal sebagai pelaksana bantuan hukum. Program ini  bertujuan untuk mensosialisasikan peran paralegal sebagai pelaksana bantuan hukum bagi masyarakat miskin pada Kelompok Ibu-ibu Pengajian At-Tawwabin di Dusun Tundan, Pedukuhan Ngrame, Kelurahan Taman Tirto, Kecamatan Kasihan. Metode yang ditawarkan dalam program kegiatan masyarakat ini ialah dengan memberikan sosialisasi peran paralegal dengan penyuluhan serta pendampingan praktek studi kasus bagi Kelompok Ibu-ibu Pengajian At-Tawwabin di Dusun Tundan, Pedukuhan Ngrame, Kelurahan Taman Tirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyuluhan  dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pendampingan praktek studi kasus  dilakukan dengan metode pembahasan kasus hukum sederhana yang ada disekitar masyarakat. Hasil dan pembahasan dalam program pengabdian masyarakat bahwa berdasarkan hasil pretest dan posttest dari 41 peserta dalam memahami paralegal, peran paralegal, tindakan yang dapat dilakukan oleh paralegal serta tindakan penyelesaian sengketanya bahwa peserta sudah dapat memahami, menguasai mengenai para legal dan peran dan tindakannya. Hasil pretest dan posttest diperoleh peningkatan pemahaman mengenai paralegal sebesar 77% , pemahaman mengenai peran paralegal sebesar 77%, pemahaman tindakan yang dapat dilakukan oleh paralegal sebesar 57%, pemahaman terhadap tindakan penyelesaian sengketa sebesar 69%. Sehingga secara keseluruhan pemahaman peserta terhadap para legal, peran dan tindakannya mengalami peningkatan yang signifikan.
PENERAPAN KANTONG JARING UKURAN MINI UNTUK PRODUKSI LOBSTER UKURAN SUPER DI DESA TAPULAGA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE PROVINSI SULAWESI TENGGARA Yusnaini; Muhammad Ramli; Indriyani Nur; Muhammad Idris; Agus Kurnia; Irdam Riani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.11630

Abstract

Abstract. Lobster is a fishery resource of significant economic importance. The supply of lobster is still mainly derived from natural capture. In addition, to the seed problem, lobster is cannibal and growth is relatively slow in cultivation. The solution applied is a cultivation system using floating net bags (KJA) of small size (dimensions of length and width of 1 m and height of 1.5 m). The aims of this activity is to increase the knowledge and skills of the technical guidance participants, especially the lobster farming group. It also provides production facilities in the form of small zise of cage, juvenile lobster and feed for the production of super sized lobsters. The results of this activity were increased knowledge 69-100% and skills 44-100%  of lobster culture partners in the mini KJA system. As a result, the weight of the pearl lobster (Panulirus ornatus) had an average increase 38 g per month, while the mortality rate was < 10 %. Selective harvesting was carried out with juvenile measuring an average of 200 g/lobster which could reach a weight of >500 g after being cultivated for 6-10 months. The such size of the lobster is super. The advantage of cultivation is to increase the weight (biomass) and price categories. The juvenile prices were Rp 350,000/kg or Rp 80,000/lobster, after reaching the super size the price increased to Rp 900,000/kg or Rp 450,000/lobster. The cultivation system using mini size net bags can be an alternative to the developmen of lobster culture.               Abstrak. Lobster sebagai komoditas perikanan mempunyai nilai ekonomis penting. Pasokan lobster masih dominan berasal dari penangkapan di alam. Selain masalah benih, kendala lain budidaya adalah lobster bersifat kanibal dan pertumbuhan relatif lambat. Solusi yang diterapkan adalah sistem budidaya dengan mengunakan kantong jaring apung (KJA) berukuran mini/kecil (dimensi panjang dan lebar 1 m serta tinggi 1,5 m). Tujuan kegiatan  adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta bimbingan teknis, khususnya kepada kelompok yang membudidayakan lobster. Dilakukan juga menyediakan sarana produksi berupa KJA mini, juvenil lobster dan pakan untuk produksi lobster berukuran super. Hasil kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan  69-100% dan keterampilan 44-100% mitra tentang budidaya lobster sistem KJA mini. Bobot lobster mutiara (Panulirus ornatus) yang dipelihara mengalami peningkatan bobot rata-rata 38 g/ekor/bulan dan  tingkat  kematian  <20%.  Panen selektif dilakukan, juvenil lobster berukuran rata-rata 200 g/ekor dapat mencapai bobot >500 g dan berkategori ukuran super, setelah dipelihara 6-10 bulan. Budidaya pembesaran meningkatkan bobot (biomassa) lobster dan kategori harga. Lobster mutiara berukuran 200-300 g, harganya sekitar  Rp 350.000/kg (Rp 80.000/ekor) dan setelah mencapai ukuran super harganya sekitar Rp 900.000/kg. (Rp 450.000/ekor yang berukuran 500 g/ekor). Sistem budidaya menggunakan kantong jaring ukuran mini dapat menjadi alternatif pada pengembangan budidaya lobster.
GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS): PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) DI DUSUN TEGALSARI, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Elisabeth Desiana Mayasari; Andreas Erwin Prasetya; Albertus Hartana
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.11755

Abstract

This research aims to provide insight and training of healthy habits in humans’ daily activities. The results of the initial observations and interviews conducted by the volunteers show that the limited access to information is the main obstacle. The implementation of this community service was carried out by distributing brochures as the media of information and providing training on healthy living habits supported by the provision of supporting tools such as masks, hand soaps, hand washing stations as the model so that people can develop independently. This Community Service is focused on 7 Healthy Living Community Movements  in accordance with the recommendations of the Indonesian Ministry of Health, namely (1) doing physical activity through healthy exercise, (2) eating healthy food with balanced nutrition and how to cook it, (3) maintaining family health, (4) using masks and self-made masks, (5) independently detecting symptoms of Corona Virus (Covid-19), (6) maintaining environmental cleanliness, (7) hand washing movement with Tegalsari, Karangmojo, Gunungkidul villagers. The conclusions of this service activity are: 1) The understanding of the people in Tegalsari about the Covid- 19 pandemic is getting better, so that they can protect themselves from the risk of contracting Covid-19, 2) There is an increase in people’s awareness about the Covid- 19 pandemic, namely: increased availability of masks and the use of masks among the people of Tegalsari, 3) The people of Tegalsari feel helped by the Food Security and Health Package provided by community service. ---  Perkembangan penyebaran Covid-19 harus diantisipasi dengan baik, termasuk kemungkinan ditemukannya kasus tersebut di desa-desa. Berdasarkan situasi yang terjadi, masyarakat Dusun Tegalsari mengatakan bahwa perlu adanya informasi mengenai pencegahan penyebaran wabah Covid-19 ini. Mereka merasa membutuhkan bantuan secara pengetahuan, pelatihan dan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Tujuannya adalah memberikan wawasan dan pelatihan kebiasaan hidup sehat dalam beraktivitas. Dari hasil observasi dan wawancara awal yang dilakukan oleh pengabdi terbatasnya akses informasi menjadi kendala utama. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan penyebaran brosur sebagai media informasi dan pemberian pelatihan kebiasaan hidup sehat didukung dengan pengadaan alat-alat penunjangnya seperti masker, sabun cuci tangan, tempat cuci tangan sebagai percontohan agar masyarakat mampu mengembangkan secara mandiri. Pengabdian Masyarakat ini difokuskan pada 7 Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sesuai dengan anjuran Kemenkes RI yaitu (1) melakukan aktivitas fisik melalui senam sehat, (2) makan makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang dan cara memasaknya, (3) cara menjaga kesehatan keluarga, (4) penggunaan masker dan pembuatan masker mandiri, (5) deteksi dini gejala Virus Corona (Covid-19) secara mandiri, (6) menjaga kebersihan lingkungan, (7) gerakan cuci tangan bersama warga desa Tegalsari, Karangmojo, Gunungkidul. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Pemahaman Masyarakat Dusun Tegalsari mengenai pandemi Covid-19 semakin baik, sehingga mereka menjaga diri dari resiko tertular Covid-19, 2) Peningkatan pemahaman Masyarakat Dusun Tegalsari terhadap pandemic Covid-19 yaitu: semakin tersedianya masker dan penggunaan masker semakin meningkat bagi masyarakat Dusun Tegalsari, 3) Masyarakat Dusun Tegalsari merasa terbantu dengan Paket Ketahanan Pangan dan Kesehatan yang diberikan oleh pengabdian.

Filter by Year

2017 2025