cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Share : Social Work Journal
ISSN : 23390042     EISSN : 25281577     DOI : -
Core Subject : Social,
Share Social Work Journal adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian lapangan dan atau pustaka mengenai isu-isu kesejahteraan sosial, di tingkat nasional, regional dan internasional. Share Social Work Journal adalah tempat publikasi yang tepat sebagai sumber referensi dan juga sebagai sumber diskusi topik-topik yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial karena telah ber ISSN printed dan elektronik. ISSN p: 2339-0042 ISSN e: 2528-1577
Arjuna Subject : -
Articles 356 Documents
PENGUATAN SELF-EFFICACY PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PEMBERDAYAAN Enggarati, Lanita; Santoso, Meilanny Budiarti
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.63692

Abstract

Penyandang disabilitas kerap menghadapi tantangan yang kompleks dalam kehidupannya, tidak hanya terbatas pada keterbatasan fisik, sensorik, maupun intelektual, tetapi juga mencakup stigma sosial, diskriminasi, dan hambatan struktural yang membatasi akses mereka terhadap pendidikan, pekerjaan, informasi, dan partisipasi dalam kehidupan di masyarakat. Kondisi demikian sering kali berdampak negatif terhadap persepsi diri dan keyakinan penyandang disabilitas terhadap kemampuan yang dimilikinya, atau dikenal dengan istilah self-efficacy. Bagi penyandang disabilitas, self-efficacy memainkan peran penting dalam membangun ketahanan psikologis, meningkatkan motivasi, serta mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggambarkan penguatan self-efficacy penyandang disabilitas melalui pemberdayaan. Kajian literatur dilakukan untuk menelaah berbagai konsep dan hasil penelitian terdahulu yaitu mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas dan faktor-faktor pembentuk self-efficacy menurut Bandura, yang terdiri dari mastery experiences, vicarious experiences, verbal persuasion, dan emotional states. Hasil kajian menunjukkan bahwa upaya penguatan self-efficacy pada penyandang disabilitas dapat dilakukan melalui strategi pemberdayaan antara lain berupa pelatihan keterampilan, partisipasi aktif dalam kegiatan, interaksi dalam kelompok sebaya (peer group), serta kehadiran role model yang inspiratif, sehingga dapat memperkuat self-efficacy yang telah dimiliki oleh penyandang disabilitas. Strategi-strategi tersebut tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga menciptakan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, membuat keputusan, serta memiliki kontrol atas kehidupannya. Dengan demikian, pemberdayaan menjadi pendekatan strategis dan transformatif dalam mendukung penyandang disabilitas untuk mencapai kemandirian dan keberdayaan secara berkelanjutan.
SUFI SOCIAL WORK DALAM KONTEKS INDONESIA MODERN: TINJAUAN TEMATIK ATAS KERANGKA TEORETIS DAN PRAKTIK (1990–2024) Hakim, Budi Rahman
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.63635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan praktik Sufi Social Work (SSW) dalam konteks Indonesia modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Fokus kajian diarahkan pada integrasi nilai-nilai sufistik dalam pekerjaan sosial, baik secara teoretis maupun praktis. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah bereputasi, buku akademik, dan laporan etnografis yang diterbitkan dalam rentang 1990–2024. Pencarian dilakukan melalui basis data Scopus, Google Scholar, dan Mendeley Reference Manager dengan kriteria inklusi seperti keberadaan DOI aktif, keterdeteksian di Mendeley, dan relevansi dengan tema sufisme, pekerjaan sosial Islam, dan intervensi spiritual. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi tiga tema utama: (1) integrasi spiritualitas dalam kurikulum dan praktik pekerjaan sosial, (2) praktik sufistik dalam rehabilitasi dan pemberdayaan sosial, dan (3) transformasi sosial berbasis nilai-nilai tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SSW telah berkembang melalui berbagai praktik lapangan, seperti Pondok Inabah TQN Suryalaya, Rumah Gemilang Indonesia, dan transformasi digital Tarekat Idrisiyyah. Temuan juga menunjukkan potensi besar integrasi SSW ke dalam kebijakan sosial melalui reorientasi kurikulum, kemitraan kelembagaan tarekat, dan kolaborasi dengan Islamic Social Finance. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa SSW adalah pendekatan intervensi sosial yang relevan, kontekstual, dan spiritual, serta dapat berkontribusi terhadap sistem kesejahteraan nasional yang lebih holistik.
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Intervensi Pekerjaan Sosial: Kajian Konseptual dan Literatur Siregar, Raymond Ananda; Irfan, Maulana
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.65371

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan aspek fundamental dalam praktik pekerjaan sosial, krusial dalam membangun hubungan profesional yang efektif dan bermakna antara pekerja sosial dan klien. Artikel ini mengkaji peran komunikasi interpersonal sebagai strategi intervensi dalam konteks pekerjaan sosial melalui studi literatur.  Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis terhadap karya ilmiah mengenai komunikasi interpersonal, intervensi pekerjaan sosial, dan teori pekerjaan sosial modern yang relevan dengan konsep Malcolm Payne. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki fungsi strategis sebagai sarana dialogis, terapeutik, dan pemberdayaan. Proses komunikasi memungkinkan terbentuknya makna sosial yang dinegosiasikan secara reflektif, mendorong partisipasi aktif klien dalam perubahan sosial, serta memperkuat posisi pekerja sosial sebagai mitra dalam pemulihan dan keberdayaan klien. Pendekatan relasional Payne yang menggabungkan konstruktivisme, naratif, dan pemberdayaan memperkaya strategi komunikasi dalam intervensi sosial yang humanistik dan kontekstual. Selain itu, konsep komunikasi terapeutik dari Stuart dan Sundeen menegaskan pentingnya aspek afektif dalam pemulihan emosional. Kajian ini juga menyoroti berbagai tantangan dalam praktik, seperti hambatan budaya, beban administratif, dan ketimpangan relasi kuasa. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan kompetensi komunikasi interpersonal dalam pendidikan pekerjaan sosial, praktik reflektif, dan ruang intervensi yang etis dan suportif. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis dalam menempatkan komunikasi interpersonal sebagai fondasi strategis dalam intervensi, serta membuka ruang bagi penelitian lapangan lebih lanjut untuk menguji efektivitasnya secara kontekstual. 
PENGEMBANGAN KAPASITAS CAREGIVER DAYCARE BERDASARKAN PERLINDUNGAN ANAK DAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA 0-5 TAHUN Sitisaroh, Nanda; Apsari, Nurliana Cipta; Nurwati, Nunung
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.63058

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak (daycare) menjadi isu yang mengkhawatirkan dan menunjukkan adanya kesenjangan kapasitas caregiver dalam memahami prinsip pengasuhan ramah anak. Anak usia dini secara alami aktif, bereksplorasi, dan mengekspresikan emosi, sehingga membutuhkan pendekatan pengasuhan yang menghormati hak dan kebutuhan perkembangannya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pengembangan kapasitas caregiver dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di daycare. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau jurnal dan literatur ilmiah dalam lima tahun terakhir. Fokus kajian meliputi prinsip perlindungan anak, yaitu keselamatan (safety), kepastian pengasuhan (permanency), dan kesejahteraan anak (well-being), serta pemahaman tentang tugas perkembangan psikososial anak usia 0-5 tahun. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sensitivitas sosial caregiver menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, stabil, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Analisis Kebijakan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar Berbasis Panti Menggunakan Value-Critical Approach Sinarta, Ode Esa; Rusyidi, Binahayati; Nulhaqim, Soni Akhmad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.67370

Abstract

Kebijakan sosial merupakan instrumen utama pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar. Namun desain kebijakan yang kurang memadai seringkali menimbulkan permasalahan dalam implementasinya di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna menganalisis salah satu kebijakan sosial lanjut usia yaitu Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial pada Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Banyumas dengan menggunakan value-critical approach. Pendekatan tersebut menganalisis kebijakan secara kritis menggunakan kriteria berbasis nilai, seperti keadilan, efisiensi, kecukupan, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur terhadap berbagai dokumen resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menemukan kelemahan desain kebijakan Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial, yaitu ketiadaan indikator kuantitatif sasaran layanan, potensi stigmatisasi penerima manfaat, ketiadaan kendali penerima manfaat untuk menentukan layanan, kriteria penerima manfaat yang terlalu luas, kurangnya kesempatan penerima manfaat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan peluang tumpang tindih yang tinggi dengan kebijakan serupa. Oleh sebab itu, diperlukan upaya revisi desain kebijakan Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial pada Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Banyumas oleh para pemangku kebijakan.
Perlindungan Pekerja Migran di Asia Tenggara melalui Kerjasama Regional ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) Humaira, Salsabila; Husna, Nurul; Mubarak, Muhammad Arief
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.68820

Abstract

Kesenjangan antara kontribusi ekonomi pekerja migran dan minimnya perlindungan hak asasi mereka telah menjadi tantangan utama dalam integrasi regional ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mekanisme ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) membangun harmonisasi kerja sama perlindungan pekerja migran di negara anggota, dengan menggunakan kerangka teori Institusionalisme Neoliberal dan Pembangunan Sosial. Menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi terhadap dokumen hukum utama (Deklarasi 2007 dan Konsensus 2017), rekomendasi AFML ke-17 tahun 2024, serta laporan evaluasi implementasi jangka panjang, studi ini membedah dinamika kerja sama regional dari aspek Institusional Neoliberal yaitu transparansi informasi, penyesuaian timbal balik, dan kepatuhan reputasional serta aspek Pembangunan sosial yaitu kesejahteraan, investasi sosial, dan Kerjasama berbasis hak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AFML membangun harmonisasi melalui dua jalur utama: pertama, penyelarasan norma dan standar ekspektasi bersama yang mengurangi biaya transaksi diplomasi. Kedua, inisiasi investasi sosial di tingkat operasional melalui layanan informasi dan pengakuan keahlian. Meskipun AFML berhasil menciptakan kerangka perlindungan berbasis hak yang lebih spesifik dan responsif terhadap isu baru seperti ekonomi perawatan (care economy), proses harmonisasi ini ditemukan bersifat asimetris. Negara anggota menunjukkan komitmen tinggi pada harmonisasi teknis-administratif namun cenderung resisten terhadap reformasi hukum domestik yang bersifat struktural. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun AFML efektif membangun fondasi investasi sosial kawasan, harmonisasi kebijakan yang menyeluruh masih terhambat oleh kepentingan kedaulatan nasional, sehingga perlindungan substantif belum sepenuhnya terimplementasi secara merata di lapangan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Kerja Penduduk Lanjut Usia di Kecamatan Denpasar Barat Dewiani, Ni Putu Pradistya; Meydianawathi, Luh Gede
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.65285

Abstract

Tingkat produktivitas berbanding terbalik dengan pertambahan usia. Faktanya, berdasarkan Statistik Penduduk Lanjut Usia Tahun 2025 persentase lansia bekerja cenderung mengalami peningkatan. Hal tersebut memunculkan pertanyaan apa yang menjadi pendorong lansia untuk bekerja. Untuk mengetahui hal tersebut, penelitian ini menggunakan Teori Motivasi Kerja oleh Hezberg. Peneliti menerapkan metode regresi linear berganda dalam mengolah data yang telah terkumpul. Hasil kajian ini mendukung teori motivasi kerja dua faktor yang dikemukakan oleh Hezberg yang menyatakan faktor intrinsik (motivator) menjadi pendorong motivasi kerja yang sangat kuat bagi lansia di Kecamatan Denpasar Barat. Selain itu, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan serta jumlah tanggungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja penduduk lanjut usia di Kecamatan Denpasar Barat. Lansia laki-laki bertendensi lebih tinggi dalam berpartisipasi kerja dibandingkan lansia perempuan di Kecamatan Denpasar Barat. Terdapat perbedaan dalam status perkawinan yang mana lansia berstatus menikah/ kawin lebih banyak berpartisipasi kerja dibandingkan lansia yang berstatus tidak menikah/kawin.
Implementasi Creating Shared Value pada PT Putra Perkasa Abadi Site BIB: Studi Kemitraan dengan UMKM Lokal di Kalimantan Selatan Revina, Najwa Aulia; Irfan, Maulana; Innda, Shelvy Setia; Pradigdo, Dedy Bayu; Setiawan, Agung Heri
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.64426

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi konsep Creating Shared Value (CSV) oleh PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Site BIB pada UMKM lokal di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kajian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik in-depth interview. Analisis data dilakukan melalui serangkaian proses seperti transkripsi, coding, kategorisasi, interpretasi, serta verifikasi data melalui member checking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model CSV yang diimplementasikan oleh PT PPA Site BIB mampu mengintegrasikan kebutuhan bisnis perusahaan dengan pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Bagi UMKM, model CSV dinilai membantu meningkatkan pendapatan, produktivitas, dan penyerapan tenaga kerja lokal. Bagi perusahaan, model CSV lebih efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, dan pikiran; menambah variasi menu; memastikan bahan baku segar; dan memperkuat relasi perusahaan dengan lembaga lokal sehingga model CSV dinilai lebih unggul dibandingkan CSR tradisional yang cenderung bersifat charity.
The Role of CSR in Enhancing Vocational Education for Community Social Welfare Soulthoni, Hannin Pradita Nur; Rizki, Dian Puspita; Harnia, Sitti
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.66706

Abstract

This study aims to explore the role of Corporate Social Responsibility in enhancing the quality of vocational education through industry-education collaboration, particularly in improving students' digital skills and carCorporate Social Responsibility (CSR) is increasingly promoted as a mechanism to support educational development, yet empirical explanations of how CSR generates educational outcomes in vocational contexts remain limited. This study examines how CSR-driven technology interventions contribute to educational transformation through a qualitative case study of SMK Forward Nusantara Depok, Indonesia. Drawing on Creating Shared Value and Human Capital theories, the study proposes a CSR-Driven Educational Transformation Model to explain the link between CSR inputs and learning outcomes. A theory-informed single-case design was employed, using semi-structured interviews with corporate representatives, school leaders, and students, supported by observation and document analysis. Data were analyzed thematically to examine pathways related to technology access, pedagogical change, digital competency development, and career readiness. The findings show that CSR interventions improved digital infrastructure and enabled more applied, industry-relevant learning practices, contributing to enhanced digital skills and career readiness. However, the study also highlights boundary conditions, including sustainability risks, ethical concerns, and institutional readiness. Overall, this study provides a process-based contribution to CSR and vocational education literature and offers practical insights for designing sustainable CSR-education partnerships.  
Stres Pengasuhan dan Risiko Perlakuan Salah pada Anak dalam Keluarga Rentan: Tinjauan Literatur Berbasis Family Stress Theory Sari, Dian Puspita; Apsari, Nurliana Cipta; Taftazani, Budi Muhammad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.66637

Abstract

Kasus perlakuan salah terhadap anak masih menjadi persoalan sosial mengkhawatirkan, khususnya pada keluarga rentan yang menghadapi berbagai tekanan dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur mengenai keterkaitan stres pengasuhan dalam keluarga dengan risiko perlakuan salah terhadap anak dalam kerangka Family Stress Theory (stressor: A, resources:B, perception:C, outcome:X). Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap publikasi tahun 2016–2025 dari basis data Scopus dan EBSCO, yang menghasilkan sembilan artikel terpilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres pengasuhan berperan sebagai mediator penting antara berbagai tekanan sosial ekonomi dan risiko perlakuan salah pada anak. Hubungan ini bersifat dua arah, di mana kekerasan terhadap anak juga dapat memperburuk stres pengasuhan dan menciptakan siklus berulang yang sulit diputus. Penelitian ini merekomendasikan intervensi multilevel yang menyasar berbagai jalur perubahan, mulai dari pengurangan sumber tekanan, penguatan sumber daya serta pembentukan cara pandang keluarga yang lebih adaptif untuk mencegah risiko perlakuan salah pada anak dalam keluarga rentan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal Vol 12, No 2 (2022): Share : Social Work Journal Vol 12, No 1 (2022): Share : Social Work Journal Vol 11, No 2 (2021): Share : Social Work Journal Vol 11, No 1 (2021): Share : Social Work Journal Vol 10, No 2 (2020): Share: Social Work Journal Vol 10, No 1 (2020): Share: Social Work Journal Vol 9, No 2 (2019): Share: Social Work Journal Vol 9, No 1 (2019): Share: Social Work Journal Vol 8, No 2 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal More Issue