cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Gizi dan Kesehatan (JGK) merupakan jurnal ilmiah nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan, yang terkait aspek gizi klinis, gizi masyarakat, gizi olahraga, gizi molekular, biokimia gizi, pangan fungsional, serta pelayanan dan manajemen gizi. Jurnal Gizi dan Kesehatan (JGK) diterbitkan enam bulan sekali sejak terbit Januari 2014 hingga Agustus 2016 (Volume 1-3). Jurnal Gizi dan Kesehatan (JGK) diterbitkan oleh Prodi S2 Ilmu Gizi, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Oleh karena itu, JGK juga terus mengundang para penulis untuk menyumbangkan artikel, terutama yang merupakan hasil-hasil penelitian kontemporer di bidang gizi dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014)" : 8 Documents clear
Hubungan Kecerdasan Emosional dan Status Anemia terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Tingkat III Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri Santoso, Puguh; Syamsulhadi, Muchamad; Wasita, Brian
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pencapaian tujuan pendidikan tergantung pada proses belajar yang dialami individu. Salah satu faktor internal yang memiliki hubungan dengan prestasi belajar adalah kecerdasan emosi, kondisi fisik yang mengganggu kemampuan belajar, dan anemia. Tujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan status anemia terhadap prestasi belajar mahasiswa Tingkat III Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tingkat III Tahun 2013/2014 Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri yang terdiri dari 2 kelas. Melalui teknik Simple Random Sampling diperoleh subjek berjumlah 91 orang. Metode untuk memperoleh datak ecerdasan emosional dengan kuesioner, kadar Hb menggunakan cyanmethemoglobin dan prestasi belajar menggunakan studi dokumentasi. Data di analisis dengan uji bivariat menggunakan regresi linier sederhana, serta multivariat menggunakan regresi linier berganda dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 5%).Hasil : Kecerdasan emosional mempunyai hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa Tingkat III  Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri (p = 0,000). Status anemia tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa Tingkat III  Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri (p = 0,104). Ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan status anemia secara bersama - sama terhadap prestasi belajar mahasiswa Tingkat III  Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri (p = 0,000). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan status anemia secara bersama – sama terhadap prestasi belajar mahasiswa Tingkat III  Akademi Keperawatan Dharma Husada di Kediri. Sumbangan kecerdasan emosional dan status anemia terhadap prestasi belajar adalah 20%, dengan kontribusi kecerdasan emosional sebesar 17,1% dan status anemia sebesar 2,9%, sedangkan 80%  berhubungan dengan  faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Kata Kunci :  Kecerdasan Emosional, Status Anemia,  Prestasi Belajar
Hubungan Jenis Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Pratiwi, Ariza Putri Uniq; Murti, Bhisma; Subijanto, Achmad Arman
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Gizi merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Gizi buruk pada usia dini akan memberi dampak gangguan pada status gizi dan meningkatkan kesakitan, penurunan produktifitas serta kematian. Sehingga perlu diperhatikan dalam status gizi, baik dengan cara memberikan makanan bergizi seimbang yang sangat penting untuk status gizi yang optimal. Status gizi juga dapat dipengaruhi oleh praktek pola asuh gizi yang diwujudkan dengan tersedianya pangan dan perawatan kesehatan serta sumber lainnya untuk kelangsungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya hubungan jenis pola asuh terhadap status gizi pada bayi usia 6-12 bulan.            Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan croos sectional. Subjek penelitian adalah bayi usia 6-12 bulan dan ibu bayi yang memeriksakan bayinya di Wilayah Kerja Puskesmas Badegan Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 70 subjek penelitian yang dipilih dengan menggunakan metode exhaustive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung dan pengisian angket. Data dianalisis dengan analisis regresi logistik ganda dan diolah dengan SPSS 17.0 for Windows.Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan hasil, terdapat pengaruh pola asuh yang demokratis (OR=1,42; CI 95% 0,48 sd 4,24; p=0,531), terhadap status gizi bayi usia 6-12 bulan, walaupun secara statistik tidak signifikan.Kesimpulan Penelitian : Terdapat pengaruh walaupun secara statistik tidak signifikan antara pola asuh yang demokratis terhadap status gizi pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan ini diperoleh setelah mengontrol pengaruh  pendapatan keluarga. Kata kunci : Jenis Pola Asuh, Status Gizi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan.
Hubungan Konsumsi Fast Food dan Soft Drink dengan Kejadian Obesitas pada Remaja Usia 15-17 Tahun Barokah, Falah Indriawati; Mudigdo, Ambar; Prayitno, Adi
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Fast food dan soft drink keduanya banyak mengandung gula, terutama gula buatan. Gula buatan terbukti tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi terus menerus. Sehingga penulis tertarik untuk mengetahui hubungan konsumsi fast food dan soft drink dengan kejadian obesitas pada remaja umur 15-17 tahun.Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dengan jumlah sampel 105 siswa. Teknik pengumpulan data dengan food frequency questionnaire dan formulir food recall. Data yang terkumpul dianalisis dengan Regresi Linear Berganda.Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas remaja (β = 0,111) dan (p = <0,001) dengan persamaan (Y = 0,1X). Terdapat hubungan yang signifikan antara selera konsumsi soft drink dengan kejadian obesitas remaja (β = 0,05) dan (p = 0,018) dengan persamaan (Y = 0,05X). Semakin banyak remaja mengkonsumsi soft drink, dan fast food maka semakin tinggi risiko kejadian obesitas pada remaja umur 15-17 tahun. Kadar kortisol rata-rata pada siswa obesitas (A) dan non obesitas (B) berbeda tidak signifikan (A:B = 9,47:9,76).Kesimpulan : Sehingga kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah bahwa fast food dan soft drink keduanya banyak mengandung karbohidrat. Selanjutnya kelebihan karbohidrat akan diubah menjadi asam lemak oleh hormon kortisol yang ditandai dengan terjadinya obesitas. Keywords : Fast Food, Soft Drink, Obesitas
Pengaruh Media Puzzle Tumpeng Gizi Seimbang Terhadap Pengetahuan Gizi dan Pola Makan Anak Taman Kanak – Kanak Thamrin, Hermawati; Santoso, Santoso; Prayitno, Adi
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pendidikan gizi sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan gizi murid, membentuk sikap positif terhadap makanan bergizi dalam rangka membentuk kebiasaan makan yang baik. Kurang gizi pada anak TK umumnya disebabkan karena rendahnya pengetahuan gizi dan pola makan anak yang tidak teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengetahuan gizi dan pola makan anak TK sebelum dan sesudah dilaksanakan metode pendidikan gizi menggunakan media Tumpeng Gizi Seimbang, Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam pelaksanaan metode pendidikan gizi menggunakan media Puzzle Tumpeng Gizi Seimbang terhadap peningkatan pengetahuan gizi dan pola makananak TK.Metode: penelitian ini menggunakan metode eksperimen, pendekatan cross sectionaldenganpre –eksperimental design bentuk one group pre –post. Populasi penelitian ini adalah semua murid TK Islam Bakti I Karanganyar tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah sampel 30 anak. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner pengetahuan gizi dan formulir food recall pola makan. Data yang terkumpul dianalisis dengan One Way Anova dan dilanjutkan Regresi Linier.Hasil: Penelitian pengetahuan gizi anak TK, One Way Anova menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan dari kategori rendah (pvalue = 0.004) menjadi baik (pvalue = 0.000) dan hasil analisis Regresi menunjukkannilai pvalue = 0.002atau< 0.05.  Hasil penelitian pola makan dengan analisis One Way Anova menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan(pvalue energi, protein dan vitamin C = 0.000) dan hasil analisis Regresi pola makan (energi nilai pvalue = 0.002, protein nilai pvalue = 0.044 dan vitamin C nilai pvalue = 0.010) atau nilai pvalue< 0.05. Sehingga ada pengaruh metode pendidikan gizi menggunakan media Puzzle Tumpeng Gizi Seimbang terhadap pengetahuan gizi dan pola makan anak TK.Kesimpulan: Pendidikan gizi dilaksanakan secara kontinyu dan berulang – ulang maka pengetahuan gizi dan pola makan (kecukupan zat gizi ; energi, protein, lemak dan vitamin C) anak TK akan semakin meningkat. Kata Kunci : Pendidikan Gizi, Pengetahuan Gizi, Pola Makan , Anak TK
Pengaruh Suplementasi Besi Terhadap Profil Darah dan Skor Tes Potensi Akademik Pada Mahasiswa AKPER Dharma Husada Kediri Susilowati, Erna; Hanim, Diffah; Ardiyanto, Tonang Dwi
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia di Indonesia masih tinggi dan perlu penanggulangan khusus dengan intervensi yang tepat. Kadar besi bagi remaja putri sangat dipengaruhi oleh jumlah konsumsinya melalui makanan, bagian yang diserap melalui saluran pencernaan, cadangan zat besi dalam jaringan, ekskresi dan kekebalan tubuh. TujuanPenelitian ini  untuk mengetahui pengaruh suplementasi besi terhadap profil darah dan skor tes potensi akademik mahasiswi AKPER Dharma Husada KediriMetode:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan Randomized Control Trial pada populasi mahasiswi AKPER Dharma Husada Kediri. Subjek diambil secara simple random sampling sebanyak 40 mahasiswi dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 20 mahasiswi pada kelompok perlakuan A di beri suplementasi 1 tablet zat besi setiap haridan 20 mahasiswi pada kelompok perlakuan B diberi suplementasi 1tablet zat besi setiap minggu selama 6 minggu. Data anemia mahasiswa diperoleh dengan pengambilan sampel darah dan diperiksa profil darahnya di laboratorium Sam Husada Kediri. Data skor potensi akademik diperoleh dari tespotensi akademik BAPPENAS. Data asupan gizi diperoleh dari data food recall 24 jam dan diolah menggunakan nutria survei .Analisis data menggunakan uji paired t tes untuk mengetahui perubahan profil darah pada masing – masing kelompok, independen t test untuk mengetahui perbedaan profil darah antar kelompok dan uji Mann Whitney U test untuk mengetahui perbedaan skor TPA antar  kelompok dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 5%)Hasil:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada mahasiswi AKPER Dharma Husada Kediri sebesar 44,3%. Suplementasi besi dapat meningkatkan kadar profil darah kedua kelompok (p Hb = 0,000, p eritrosit = 0,000, p MCV = 0,000, p MCH = 0,013 dan p MCHC = 0,003) dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kadar profil darah antar kedua kelompok (p Hb= 0,661, p eritrosit = 0,250, p MCV = 0,413, p MCH = 0,76dan p MCHC = 0,5935). Pemberian suplementasizat besi 1 tablet setiap hari secara signifikan berpengaruh terhadap skor TPA (p = 0,037) sedangkan pemberian suplementasi zat besi 1 tablet setiap minggu tidak berpengaruh terhadap skor TPA (p = 0,075)Kesimpulan:.Pengaruh suplementasi besi terhadap profil darah mahasiswi yang berumur 18 – 20 tahun secara statistic tidak bermakna, sedangkan terhadap skor TPA secara statistic signifikan (p= 0,037). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperjelas faktor yang dapat mempengaruhi suplementasi zat besi dalam pencegahan anemia di AKPER Dharma Husada KediriKata Kunci: Anemia, Suplementasi Besi, Mahasiswi, Profil darah,SkorTes Potensi Akademik
Pengaruh Multiple Micronutrient Powder Terhadap Kadar Hemoglobin pada Anak dengan Anemia Usia 6-59 Bulan Basuki, Prastiwi Putri; Murti, Bhisma; Hanim, Diffah
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Suplementasi berupa Multiple Micronutrient Powder  lebih baik daripada  memberikan suplementasi Fe saja dalam penanggulangan anemia defisiensi besi, karena penyebab anemia tidak hanya kekurangan Fe tetapi juga kekurangan micronutrient lain seperti riboflavin, asam folat, vitamin C, vitamin A, yang diketahui berperan dalam absorpsi besi dan haematopoeseis. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis pengaruh Multiple Micronutrient Powder terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada anak dengan anemia usia 6-59 bulan.Metode: Penelitian dilakukan di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Metode penelitian adalah Randomized Control Trial . Anak dengan anemia usia 6-59 bulan dipilih secara random , dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang diberi Multiple Micronutrient Powder dan kelompok lain diberi plasebo. Keduanya diberi perlakuan selama 12 minggu. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil: Berdasarkan analisis regresi linier ganda didapatkan hasil bahwa Balita dengan anemia yang diberi Multiple Micronutrient Powder rata-rata mempunyai kadar hemoglobin 0.3 g/dL lebih tinggi daripada tanpa Multiple Micronutrient Powder, walaupun  secara statistik tidak signifikan (b = 0.30 ; CI = 95% ; -0.29 s.d 0.89;  p = 0.293).Kesimpulan: Pemberian Multiple Micronutrient Powder pada balita dengan anemia meningkatkan kadar hemoglobin, meskipun secara statistik tidak signifikan. Kata kunci : Anemia, multiple micronutrient powder, kadar hemoglobin
Pengaruh Pemberian Beras Aking terhadap Profil Lipid Tikus Diabetes yang Diinduksi Aloksan Ermamilia, Aviria; Dharmawan, Ruben; sugiarto, Sugiarto
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah kelompok kelainan metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia. Kelainan metabolisme lemak merupakan salah satu yang sering muncul pada penderita diabetes melitus. Beras yang mengalami beberapa proses pengolahan menjadi beras aking dapat meningkatkan kandungan pati resisten yang dapat memberikan pengaruh positif pada profil lipid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian beras aking terhadap profil lipid tikus diabetes yang diinduksi aloksanMetode: Penelitian menggunakan tikus wistar Sprague-Dawley (Rattus norvegicus) jantan sebanyak 28 ekor yang dibagi menjadi kelompok kontrol negatif (non DM), kontrol positif (DM dengan pakan standar), perlakuan 1 (substitusi 50% beras aking) dan perlakuan 2 (substitusi 100% beras aking). Beras aking diproses dengan satu kali siklus pemanasan-pendinginan-pengeringan dan didapatkan kadar pati resisten 12,23%(bk).  Tikus diambil darah sebelum perlakuan dan 4 minggu setelah perlakuan untuk analisis profil lipid (Trigliserida, Kolesterol total, LDL, HDL).Hasil: Trigliserida serum menurun 12.70±1.65 mg/dl pada kelompok perlakuan 1 dan 28.31±2.19 mg/dl pada kelompok perlakuan 2 (p < 0.05). Kolesterol total serum menurun 29.21±2.89 mg/dl pada kelompok perlakuan 1 dan 53.49±2.20 mg/dl pada kelompok perlakuan 2 (p < 0.05). Kolesterol LDL menurun 4.22±1.70 mg/dl pada kelompok perlakuan 2 (p < 0.05). Kolesterol HDL menurun pada kelompok tikus DM (p < 0.05), namun rerata HDL pre test pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kontrol positif dan semakin meningkat dengan peningkatan dosis aking.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian beras aking terhadap penurunan kadar trigliserida, penurunan kadar kolesterol total, penurunan kadar kolesterol LDL, dan peningkatan kadar kolesterol HDL plasma. Keywords : Beras aking, pati resisten, asam lemak rantai pendek, tikus diabetes, profil lipid
Pengaruh Pendidikan Gizi Terhadap Aktivitas Fisik, Asupan Energi dan Indeks Massa Tubuh Pada Mahasiswa dengan Kelebihan Berat Badan Lestari, Dwi Ayu; Murti, Bhisma; Kusnandar, Kusnandar
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi secara penyuluhan dan leaflet terhadap aktivitas fisik, asupan energi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa dengan kelebihan berat badan.Metode: penelitian ini adalah  eksperimen dengan Randomized Controlled Trial (RCT). Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA dengan kelebihan berat badan, jumlah sampel 50 orang. Pembagian kelompok intervensi dengan cara random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner antropometri, aktivitas fisik, food recall.Analisis data menggunakan Independent Sample T-Test dan regresi linier berganda.Hasil: Terdapat pengaruh signifikan antara pendidikan gizi terhadap aktivitas fisik (b=0,07;CI 95%; antara 0,01 hingga 0,13; p=0,027). Ada pengaruh antara pendidikan gizi terhadap asupan energi (b=-1,47; CI 95% antara -1,56 hingga 4,51; p=0,334), asupan lemak (b=-2,79;CI 95% antara -3,92 hingga 9,50; p=0,190) dan indeks massa tubuh (b=0,88; CI 95% antara -2,90 hingga 1,14; p=0,125), tetapi pengaruhnya secara statistik tidak signifikan pada mahasiswa dengan kelebihan berat badan.Tidak ada perbedaan peningkatan aktivitas fisik yang bermakna (p=0.078) sesudah pendidikan gizi antara kelompok penyuluhan dan kelompok leaflet. Tidak ada perbedaan penurunan asupan energi (p=0.164) sesudah pendidikan gizi antara kelompok penyuluhan dan kelompok leaflet. Tidak ada perbedaan penurunan asupan lemak yang bermakna (p=0.238) sesudah pendidikan gizi antara kelompok penyuluhan dan kelompok leaflet. Tidak ada perbedaan penurunan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang bermakna (p=0.561) sesudah pendidikan gizi antara kelompok penyuluhan dan kelompok leaflet.Kesimpulan : Pendidikan gizi secara penyuluhan dan leaflet efektif terhadap peningkatan aktivitas fisik, tetapi pendidikan Gizi belum efektif terhadap penurunan asupan energi dan penurunan indeks massa tubuh pada mahasiswa dengan kelebihan berat badan. Kata Kunci : Kelebihan Berat Badan, Aktivitas Fisik, Asupan Energi, IMT, Pendidikan Gizi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8