cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
DESAIN PRAKTIS PELAT KONVENSIONAL DUA ARAH BETON BERTULANG Kembuan, Patricia; Wallah, Steenie E.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain pelat beton bertulang dibuat berdasarkan standar yang berlaku. Suatu tabel desain praktis pelat adalah tabel desain yang mudah digunakan di lapangan dan dapat dijadikan bahan acuan para enginer sipil. Pelat yang ditinjau adalah pelat beton bertulang konvensional dua arah berdasarkan SNI 2847: 2013, dengan menggunakan metode desain langsung untuk menghitung Momen-momen lentur. Hasilnya dibandingkan dengan hasil analisa struktur dengan software SAP v.14. Hasil analisa menggunakan metode desain langsung dan software yang ada, mempunyai trend yang sama, meskipun nilainya tidak akan sama persis. Program MS Excel digunakan sebagai alat bantu dalam menghitung desain pelat dengan beberapa variasi. Parameter yang divariasikan adalah ukuran bentang, ukuran balok dan kolom, beban hidup, f’c, dan fy. Hasil yang diperoleh berupa nilai momen lentur dan jarak tulangan, yang dituangkan dalam bentuk tabel-tabel desain.  Kata kunci : Desain, Pelat, Metode desain langsung, Momen lentur
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA MALIAMBAO KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Kaunang, Chrisiansen Dirk; Kawet, Lingkan; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maliambao di Kec. Likupang Barat terdiri dari 5 jaga. Desa ini belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM Kabupaten Minahasa Utara dan selama ini mengandalkan jaringan pipa yang dibuat oleh PEMKAB Minahasa Utara dengan memanfaatkan sumber air yang ada. Desa Maliambao memiliki jaringan pipa dari sumber mata air yang dialirkan secara gravitasi ke 2 reservoir kemudian dialirkan ke 17 kran umum, namun hanya melayani sebagian wilayah desa, sehingga ada masyarakat yang tidak mendapat air. Perencanaan jaringan distribusi air bersih yang baru dibuat di desa Maliambao agar sebagian wilayah desa Maliambao yang belum terlayani air bersih dapat terlayani dengan baik. Air dari sumber mata air beroperasi dengan debit 0,33 l/d, pada mata air eksisting menghasilkan 28512 liter dalam satu hari. Dalam perencanaan ini, dibuat sistem jaringan yang baru dengan debit yang dipakai 1 liter/detik. Debit mata air tersebut masih mampu melayani kebutuhan air total Desa Maliambao sampai tahun 2022. Air dialirkan secara gravitasi dari mata air ke reservoir yang direncanakan terletak di desa Maliambao pada elevasi 56,285 m. Ukuran reservoir yang direncanakan adalah (3 x 3 x 2,1 m). Pipa distribusi dari reservoir ke hidran-hidran umum yang disebarkan di desa, menggunakan pipa HDPE SDR-11, S-5 dengan diameter bervariasi dari ½” – 2”. Kata kunci: DesaMaliambao, Mata Air, Reservoir
PENGARUH PENERAPAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT PEMBANGUNAN GEDUNG PENDIDIKAN FPIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI Tumiwa, Joshua Marcellino; Tjakra, Jermias; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini perkembangan konstruksi di Kota Manado sangat berkembang ditandai oleh banyaknya proyek konstruksi pada umumnya hal posistif ini terlihat dengan adanya peningkatan pembagunan sarana infrastruktur, sehingga memberi peluang terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat karena dari sektor inilah banyak tenaga kerja yang dapat diserap Keberhasilan proyek tidak hanya diukur dengan tercapainya target waktu dan kualitas proyek,tapi juga dengan tidak terjadinya kecelakaan (zero accident) dalam pelaksanaan proyek. Hasil analisa produktivitas tenaga kerja 1 Tukang dan 2 pekerja untuk pekerjaan plesteran dinding dengan tebal dinding 2,0 cm,  yang tidak memakai APD  6,2m dan memakai APD 6,5m Nilai Produktivitas acian yang tidak memakai APD 6,6m dan yang menggunakan APD 6,9m Dari hasil perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa  dengan menggunakan APD nilai produktivitas tenaga kerja meningkat karena Para pekerja merasa  aman dalam mengerjakan pekerjaan. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, APD, Produktivitas Tenaga Kerja, Konstruksi
ANALISIS TATA LETAK STIFFENER TERHADAP TEKUK LOKAL BAJA Tumurang, Olivia Maria; Dapas, Servie O.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balok baja adalah komponen struktur yang memikul beban-beban gravitasi, seperti beban mati dan beban hidup. Dalam balok baja, akan ada saat dimana balok tersebut tidak memiliki kemampuan pada badan profil untuk mendukung reaksi akhir atau beban terpusat sehingga dibutuhkan pengaku vertikal (stiffener). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi tata letak stiffener terhadap tekuk lokal baja yang disebabkan oleh gaya aksial atau gaya yang bekerja pada sumbu utama penampang struktur. Stiffener diposisikan bervariasi dengan jarak simetris (a) pada profil yang akan dianalisis. Stiffener dianalisis secara tiga dimensi menggunakan software SAP2000 dengan pemodelan elemen balok baja yang menggunakan WF 2100 x 500, dengan stiffener 2076 x 236 dengan panjang balok 4,5 m. Analisis dibagi menjadi dua pemodelan dengan 5 variasi tata letak jarak stiffener disetiap modelnya. Dari analisa struktur yang dilakukan pada SAP2000, dapat disimpulkan bahwa gaya geser balok dengan stiffener yang dipasang dekat dengan daerah tumpuan semakin kecil, sedangkan gaya geser akan meningkat apabila stiffener diletakkan di daerah lapangan.   Kata kunci: Balok, Stiffener, Tekuk Lokal, Gaya Geser, SAP2000
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI DI PT. PLN (PERSERO) UIP KIT SULMAPA PLTU 2 SULAWESI UTARA 2 X 25 MW POWER PLAN Lonteng, Christian Vicky Delfis; Balamba, Sjachrul; Monintja, Sartje; Sarajar, Alva N.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dampak yang disebabkan oleh gempa bumi adalah hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat getaran yang disebut dengan likuifaksi. Peristiwa likuifaksi akibat gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan berat dan kegagalan infrastruktur. Dalam hal ini, PT. PLN ( PERSERO ) UIP KIT SULMAPA PLTU 2 SULAWESI UTARA 2 X 25 MW POWER PLAN menjadi lokasi evaluasi potensi likuifaksi, dengan menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) dan Cone Penetration Test (CPT).Analisis potensi likuifaksi ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan (FS) dengan membandingkan nilai Cyclic Resistance Ratio (CRR) yang merupakan tahanan tanah terhadap terjadinya likuifaksi dan Cyclic Stress Ratio (CSR) yang merupakan tegangan geser yang ditimbulkan oleh gempa. Peristiwa likuifaksi akan terjadi untuk angka keamanan (FS) lebih kecil dari satu.Hasil perhitungan nilai CSR adalah sama untuk kedua metode tersebut, dikarenakan lokasi titik pengujian yang ditinjau jaraknya berdekatan. Sedangkan nilai CRR untuk metode CPT umumnya memiliki nilai yang lebih besar dari metode SPT. Nilai CRR yang berbeda menghasilkan nilai FS yang berbeda untuk data SPT dan CPT. Nilai FS yang didapat dari empat titik uji data SPT dan CPT lebih besar dari satu. Artinya tanah tidak berpotensi untuk terjadi likuifaksi. Nilai CRR dan FS dari setiap pengujian menurun, dengan meningkatnya magnitude gempa. Menurunnya Fines Content menyebabkan nilai CRR dan FS dari setiap pengujian akan menurun.Kata Kunci: gempa bumi, likuifaksi, cyclic stress ratio (CSR), cyclic resistance ratio (CRR), factor of safety (FS)
EVALUASI KINERJA BREAKWATER TERHADAP GELOMBANG DI KAWASAN PELABUHAN MANADO Samudra, Annisa Rimadantia; Jasin, M. Ihsan; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado merupakan kota yang terletak ditepi pantai dan berada di jalur laut yang menghubungkan pulau-pulau disekitarnya dalam wilayah kesatuan Republik Indonesia. Kondisi ini menyebabkan sarana transportasi laut sangat diperlukan sebagai sarana mobilitas orang dan barang sepanjang pantai, pesisir serta antar pulau-pulau kecil dalam rangka pemberdayaan potensi daerah serta distribusi bahan pokok dan hasil-hasil pertanian serta pemerataan hasil-hasil pembangunan. Dalam sistem transportasi, pelabuhan merupakan suatu simpul dari mata rantai kelancaran muatan angkutan laut. Pelabuhan Manado merupakan salah satu pelabuhan yang memiliki sarana transportasi laut dengan alur pelayaran dan kolam pelabuhan. Agar alur pelayaran dan kolam pelabuhan menjadi perairan yang tenang dan terlindung dari ombak biasanya dilndungi dengan pemecah gelombang (breakwater). Seiring dengan berjalannya waktu, perubahan kondisi alam serta terjadinya pemanasan global yang mengakibatkan terjadinya kenaikkan elevasi muka air laut yang berpengaruh terhadap efektifitas kinerja dari breakwater di Pelabuhan Manado.Evaluasi dilakukan dengan menganalisis data sekunder untuk kinerja bangunan pantai pemecah gelombang (breakwater) yang ada. Peramalan gelombang dianalisis dengan metode hindcasting gelombang menggunakan data angin selama 10 tahun dari BMKG Maritim Bitung untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang signifikan serta elevasi muka air laut yang terjadi di pelabuhan Manado, transformasi gelombang, run-up dan overtopping gelombang.Hasil analisis gelombang di perairan pelabuhan Manado didominasi oleh gelombang arah Barat dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Januari 2014 dengan  H = 1,483 m  dan T = 5,118 det, pada perhitungan run-up diperoleh tinggi run-up 1,398 m sampai 1,933 m. Untuk kala ulang(10,20,30,50, dan 100 tahun) tinggi run-up diperoleh 1,995 m  sampai 2,456 m . Berdasarkan hasil analisis tidak terjadi overtopping dan hasil penelitian terhadap breakwater eksisiting pada area  pengembangan yang berada di arah utara, menunjukkan bahwa breakwater dikatakan Aman terhadap gelombang yang ada  sekarang, maka efektifitas kinerja breakwater dikatakan masih efektif dalam melindungi ketenangan dalam kolam pelabuhan. Kata kunci: pelabuhan manado, karakteristik gelombang, transformasi gelombang, run-up gelombang, overtopping gelombang.
ANALISIS GERUSAN LOKAL PADA PILAR JEMBATAN KUWIL KABUPATEN MINAHASA UTARA MENGGUNAKAN METODE EMPIRIS Suma, Muayyad Feisal; Halim, Fuad; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang analisis gerusan lokal pada pilar jembatan dengan menggunakan metode empiris dilakukan untuk mengetahui besarnya kedalaman gerusan, pola gerusan dan  kesesuaian formula yang digunakan dalam perhitungan gerusan lokal terhadap kondisi lapangan.Kedalaman gerusan dianalisa melalui 2 tahap yaitu analisa fisik dan analisa menggunakan metode empiris, untuk analisa fisik dilakukan dengan pengukuran secara langsung di lapangan dengan menggunakan alat theodolite. Pengukuran elevasi dilakukan dengan cara membagi sungai arah memanjang dalam bebarapa pias (P) dan setiap pias dibagi dalam beberapa titik (S) dengan jarak 2 m dan analisa dengan metode empiris, metode yang digunakan adalah metode Laursen dan Toch, Metode Froehlich, dan Colorado State University. Bentuk pilar yang dianalisis adalah pilar kumpulan silinder dengan jarak antar pilar 3,8 m dan lebar 1,2 m. Debit yang digunakan pada penelitian ini adalah debit puncak (peak discharge) yaitu  177,4 m3/det.Berdasarkan hasil analisa fisik dan analisa menggunakan metode empiris yang memliki kedalaman gerusan : metode Laursen dan Toch = 1,77 m, metode Froehlich = 1,471 m, dan metode Colorado State University (CSU) = 2.73 m, ke tiga metode tersebut memiliki kesesuaian namun perhitungan kedalaman gerusan menurut metode Froehlich memiliki hasil yang lebih mendekati hasil analisa fisik. Kata Kunci : Pilar Jembatan Kuwil, Metode Empiris, Gerusan Lokal
KAJIAN PENERAPAN SISTEM TATA KELOLA TERHADAP USULAN PENGEMBANGAN SEKOLAH DI KABUPATEN SORONG Manullang, Siska Riris; Dundu, Ariestides K. T.; Lumeno, Shirly S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan gedung sekolah merupakan prasarana yang sangat penting dalam mendukung suksesnya program pendidikan. Kondisi fisik bangunan sekolah yang memenuhi standar dan didukung dengan sarana-prasarana yang memadai menjadi tolak ukur kualitas/mutu sekolah. Penelitian ini mengkaji penerapan sistem Tata Kelola terhadap usulan pengembangan sekolah di Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dimana hasil survey, wawancara dan kuisioner diolah dengan menggunakan SPSS dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pendukung dan kekurangan dalam penerapan sistem Tata Kelola terhadap usulan sekolah di Kabupaten Sorong baik dari data Dapodik sekolah, software/aplikasi Tata Kelola, jaringan internet, dan pelatihan/Bimtek. Perbaikan kerusakan bangunan sekolah sebagaimana yang dimaksud adalah pemeliharaan rutin mulai dari pengecatan sampai dengan tingkat yang relatif tinggi dalam upaya untuk memenuhi tingkat standarisasi ruang/bangunan perlu disesuaikan dengan klasifikasi tingkat kerusakan yang dijadikan dasar dalam menentukan kebijakan oleh pihak manajemen sekolah atau Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong. Model aplikasi sistem Tata Kelola dalam penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang sistem Tata Kelola terhadap usulan pengembangan sekolah di Kabupaten Sorong. Kata Kunci: Sistem Tata Kelola, usulan sekolah, Kabupaten Sorong, kerusakan bangunan.
LIFE CYCLE COST (LCC) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI MANADO (UNIMA) DI TONDANO Buyung, Rudy. A. H. F.; Pratasis, Pingkan A. K.; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Life Cycle Cost (LCC) merupakan biaya yang dibutuhkan oleh suatu bangunan selama umur rencananya.  Yang termasuk biaya ini adalah biaya perencanaan dan pembangunan yang dinamakan biaya awal, biaya perawatan rutin dan perbaikan dinamakan biaya pemeliharaan, serta biaya pembongkaran dan perbaikan bahan-bahan yang tidak digunakan.  Tujuan penelitian ini adalah Mendapatkan Total Biaya Siklus Hidup Life Cycle Cost (LCC) untuk masa periodik perawatan per 20 tahun pada pembangunan.  Dalam hal ini, bangunan yang akan ditinjau adalah Gedung Akuntansi Universitas Negeri Manado (UNIMA) di Tondano, dan bagian bangunan yang akan dihitung Life Cycle Cost-nya yaitu dinding, lantai serta plafon dari bangunan tersebut.  Melalui proses perhitungan untuk item pekerjaan dinding, lantai dan plafon dari Gedung Akuntansi Universitas Negeri Manado tersebut, maka didapatkan total biaya sebesar Rp 1.011.144.661,00. Dengan biaya pemeliharaan yang terdiri dari; Biaya pemeliharaan Dinding Rp 221.568.010,00, Biaya pemeliharaan Lantai Rp 499.433.784,00, Biaya pemeliharaan Plafon Rp 290.142.867,00Kata kunci : Life Cycle Cost, Bahan Bangunan, Biaya
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN JADWAL DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2010 (Studi Kasus: Proyek PT. Trakindo Utama) Walean, David M.; Mandagi, Robert J. M.; Tjakra, Jermias; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu proyek bisa dikatakan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Perencanaan proyek yang baik harus didukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik. Karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa  yang  telah  direncanakan.  Pengendalian  yang  buruk  dalam  suatu  proyek  dapat mengakibatkan pemborosan terhadap penggunaan sumber daya dan ini dapat mengakibatkan kegagalan untuk mencapai tujuan proyek itu sendiri. Untuk  merencanakan  jadwal  suatu  proyek  dengan  program Microsoft  Project  2010  yang pertama  harus  dilakukan  adalah  memasukkan  data-data  seperti  jenis  kegiatan,  durasi, sumber  daya  dan  lain-lain.  Dalam  tahap  pengendalian  proyek  menggunakan  Microsoft Project  salah  satu metode yang dapat dilakukan  ialah dengan menambahkan waktu  lembur pada suatu kegiatan. Dari perencanaan jadwal pada proyek pembangunan fasilitas PT.Trakindo Utama khususnya pembangunan Annex Building dengan menggunakan Microsoft Project 2010 didapat 66 hari kerja.  Pada  tahap  pengendalian  terdapat  pekerjaan  yang  berada  pada  lintasan  kritis sehingga penulis melakukan  sistem kerja  lembur  (Crash Program) dengan  tambahan 2  jam lembur. Sehingga durasi pekerjaan pengecatan berkurang menjadi 9 hari  kerja dari waktu normal 12 hari kerja.  Kata kunci: Microsoft Project 2010, Pengendalian, Perencanaan.

Page 8 of 82 | Total Record : 817


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue