cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA MOTONGKAD UTARA KECAMATAN NUANGAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Abdul Karim, Intan A. N. S.; Supit, Cindy J.; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Motongkad Utara terletak di Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar 1.230 Ha dengan jumlah penduduk pada tahun 2015 mencapai 921 jiwa. Penduduk desa Motongkad Utara hanya memanfaatkan air sumur sebagai sumber air bersih sehari-hari, dimana kuantitas dan kualitas air sumur ini tidak terjamin, terlebih di saat musim kemarau sehingga dibutuhkan alternatif sumber air sungai yang dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tahapan perencanaan sistem penyediaan air bersih dimulai dengan menangkap air dari Sungai Motongkad sebagai sumber air bersih menggunakan intake bebas kemudian dialirkan ke bak penampung. Air yang berasal dari sungai (air permukaan) dipastikan mempunyai kualitas air yang buruk sehingga memerlukan pengolahan lengkap, tetapi dilakukan uji pemeriksaan kualitas air untuk mengetahui adanya zat-zat berbahaya/beracun yang terkandung didalamnya. Debit air untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2036 adalah sebesar 0,6 l/detik. Hasil akhir dari perencanaan ini adalah proses pengolahan dan gambar desain dari tiap-tiap unit pengolahan. Perencanaan memerlukan unit-unit pengolahan dengan jumlah dan dimensi unit, yaitu : 1 unit proses pengolahan pendahuluan berupa bak prasedimentasi dengan dimensi bak (4,6 x 1 x 0,6) m dan ruang lumpur berbentuk limas segitiga berukuran (4,6 x 1 x 0,1) m,  1 unit bak filtrasi berukuran (4,68 x 2,32 x 2,4) m, 1 unit ground reservoir yang memiliki dimensi (3 x 2,6 x 2,5) m dan 1 unit reservoir distribusi dengan ukuran (2,8 x 2,7 x 2,6) m dan kapasitas berguna sebesar 13,608 m3. Kata kunci : Desa Motongkad Utara, Air Bersih, Perencanaan Sistem Penyediaan
EVALUASI KEMAMPUAN STRUKTUR RUMAH TINGGAL SEDERHANA AKIBAT GEMPA Waworuntu, Gerry F.; Sumajouw, Marthin D. J.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah Negara kepulauan yang berada diantara pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Hindia-Australia, dengan adanya pertemuan ketiga lempengan tersebut membuat Indonesia menjadi rawan terhadap resiko terjadinya gempa bumi yang besar. Gempa-gempa yang besar sudah banyak terjadi di Indonesia, sehingga membuat banyak bangunan yang runtuh termasuk rumah tinggal sederhana. Dengan adanya keruntuhan rumah tinggal sederhana akibat gempa di Indonesia, maka perlu adanya evaluasi yang dapat memperkirakan kinerja dari struktur jika terjadi gempa di Provinsi Sulawesi Utara yang juga termasuk dalam wilayah zona gempa tinggi. Salah satu metode analisis yang memperhitungkan kondisi non-linier adalah analisis pushover. Analisis Statik Non-Linier Pushover merupakan suatu analisis yang menggunakan pola beban lateral statik yang ditambahkan secara bertahap sampai kondisi bangunan mencapai titik keruntuhan. Kurva hasil analisis pushover dapat diketahui tingkat kinerja dari suatu struktur dengan mengacu pada metode ATC-40 dan FEMA 273/356. Pada analisis ini juga dapat diketahui letak sendi plastis yang terjadi sesuai dengan iterasi dari pola beban lateral statik. Penelitian ini menghasilkan kurva pushover dari variasi nilai kuat tekan beton mulai dari 20 MPa, 25 MPa dan 30 MPa. Dari variasi nilai kuat tekan beton tersebut dapat dilihat bahwa semakin besar nilai kuat tekan beton maka semakin kecil displacement yang terjadi. Namun tingkat kinerja dari ketiga nilai kuat tekan beton tersebut berada pada daerah limited safety yang artinya bangunan sudah mulai mengalami keruntuhan jika terjadi gempa rencana. Kata kunci : bangunan rumah tinggal sederhana, gempa, analisis pushover, tingkat kinerja.
ANALISIS KEKUATAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN PERKUATAN BERLAPIS KARUNG GONI DAN KARUNG PLASTIK Slat, Pethreesia; Sompie, Oktovian B. A.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah adalah material dasar dalam pembangunan suatu konstruksi. Keadaan tanah yang kurang baik dapat berakibat kurang baik juga bagi kostruksi di atasnya. Salah satu perkuatan yang digunakan untuk menstabilkan yaitu dengan menggunakan karung goni dan karung plastik.Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui perilaku mekanis tanah yang ada di kawasan Royal Teracce Citra Land untuk dibuat perkuatan dengan karung goni dan karung plastik. Penelitian dilakukan dengan cara membandingkan tanah yang menggunakan perkuatan dan tanah yang tidak menggunakan perkuatan.Parameter tanah yang diperoleh dari laboratorium dimodelkan ke dalam program PLAXIS 2D v.8.2 untuk mendapatkan faktor keamanan (Msf), penurunan (Uy). Setelah itu dimodelkan lagi ke dalam program PLAXIS 2D v.8.2 dengan menggunakan perkuatan karung goni dan karung plastik.Dari pemodelan pada program PLAXIS 2D v.8.2 diperoleh bahwa dengan menggunakan perkuatan karung goni dan karung plastik, faktor keamanaan (Msf) menjadi meningkat, dan penurunan (Uy) menjadi kecil. Kata kunci : Kekuatan tanah, Perkuatan karung goni dan karung plastic, Plaxis 2D v.8.2.
STUDI ANGKUTAN SEDIMEN DI PANTAI SINDULANG KOTA MANADO Pesik, Anggrili Ch.; Mamoto, Jeffry D.; Jasin, M. Ihsan
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado merupakan salah satu daerah di Sulawesi Utara yang sedang melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan sektor industri. Daerah yang rencananya akan dikembangkan yaitu pada daerah pesisir pantai Sindulang berdasarkan Permen PU No.06/PRT/M/2007 tentang Pedoman Umum RTBL. Pada tanggal 24 Juni 2013 telah diadakan Focus Group Discussion Kesatu Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Boulevard-2, Kota Manado. Adapun beberapa hal yang dihasilkan yaitu daerah perencanaan reklamasi mulai dari sungai tondano sampai area TPI Tumampa, kedalaman perencanaan area reklamasi berupa pedoman/aturan perencanaan dan pembangunan kawasan reklamasi sepanjang Boulevard II dan yang terakhir diperlukan fasilitas tambatan perahu bagi nelayan. Bertita acara tersebut telah ditandatangani oleh Kepala Dinas Tata Kota Kota Manado dan Asisten II Kota Manado. Dalam melakukan pengembangan didaerah pesisir dengan melakukan reklamasi perlu diketahui angkutan sedimen yang terjadi di pantai tersebut.Oleh karena itu, lewat penulisan ini ditemukan suatu alternatif yang dilakukan dengan mengumpulkan dan mengolah data-data seperti peta lokasi dan data kecepatan angin. Selanjutnya bisa dihitung angkutan sedimen tiap tahunnya.Dari hasil perhitungan gelombang di pantai Sindulang kota Manado didominasi oleh gelombang arah Barat dengan gelombang mkasimum terjadi bulan Januari 2014 dengan H = 1.466 m dan T = 5.091 det. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.002 sampai 1.832 dan koefisien shoaling berkisar antara 0.999 sampai 1.711. Tinggi gelombang yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada 1.144 m sampai 1.468 m pada kedalaman 1 m sampai 25 m. Besarnya angkutan sedimen sejajar pantai sebesar 254374 m3/tahun dan laju angkutan sedimen tegak lurus pantai sebesar 750673.99 m3/tahun. Kata kunci: Pantai Sindulang, karakteristik gelombang, refraksi, shoaling, gelombang pecah, Angkutan Sedimen.
ANALISA PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PEMATANGAN LAHAN PEMBANGUNAN TOWER SUTET LIKUPANG - PANIKI Kalengkongan, Blessing Billy; Arsjad, Tisano Tj.; Mangare, Jantje B.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan alat berat yang akan digunakan merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatu  proyek konstruksi. Alat berat yang dipilih harus tepat sehingga proyek/pekerjaan berjalan lancar. Penelitian ini adalah untuk mengetahui produktifitas alat berat, jumlah alat berat dan waktu pelaksanaan pekerjaan.. Penelitian ini dibatasi pada masalah produktivitas alat berat yang berkaitan dari alat barat excavator JCB tipe JS205SC.Dengan menggunakan parameter-parameter yang sesuai dengan alat berat dan kondisi lapangan, perhitungan literatur produktifitas excavator per jam pada tip 65 sebagai patokan untuk waktu siklus di lapangan diperoleh nilai produktifitas excavator per jam sebesar 59,616 m3 dan jam kerja yang di butuhkan untuk menggali 14912,76 m3 total galian tanah adalah 248,469 jam. Sedangkan untuk data perhitungan lapangan diperoleh nilai produktifitas per jam dari excavator sebesar 114,134 m3 dan jam kerja yang di butuhkan hanya 130,661 jam. Jumlah alat berat yang digunakan dan produktivitasnya sudah optimum terhadap target penyelesaian pekerjaan galian proyek. Serta waktu pelaksanaan pekerjaan menurut perhitungan aktual lapangan jauh lebih cepat dari rencana waktu kerja. Kata Kunci: Proyek, Konstruksi, Alat Berat, Excavator, Produktivitas
OPTIMASI BIAYA DAN DURASI PROYEK MENGGUNAKAN PROGRAM LINDO (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN DERMAGA PENYEBERANGAN SALAKAN TAHAP II) Leatemia, Kristi Elsina; Mandagi, Robert J. M.; Tarore, Huibert; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Lemahnya pengendalian terhadap sumber daya dapat menyebabkan keterlambatan pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Ketidaksesuaian antara jadwal rencana dan realisasi di lapangan menimbulkan masalah pembengkakan biaya proyek. Salah satu upaya untuk mengembalikan tingkat kemajuan proyek ke rencana semula, adalah dengan mengoptimasi biaya dan durasi proyek, yaitu mencari pemendekan durasi yang paling maksimum dengan penambahan biaya langsung yang minimum tanpa mengurangi kualitas (mutu) suatu konstruksi. Pemendekan durasi pada Proyek Pembangunan Dermaga Penyeberangan Salakan Tahap II dilakukan untuk semua aktivitas yang berada pada lintasan kritis dan pengendalian biaya dilakukan pada biaya langsung proyek khususnya biaya upah dan tenaga kerja. Pemecahan masalah optimasi biaya dan waktu dilakukan menggunakan pemrograman linier (LP), dengan bantuan program aplikasi LINDO, untuk menyelesaikan pemodelan matematik yang digunakan untuk mengoptimalkan suatu tujuan dengan berbagai kendala yang ada. Hasil optimasi penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempercepat umur proyek dari 240 hari dengan pengurangan waktu 39,5 hari diperlukan biaya sebesar Rp. 99.193.327,- Kata kunci : LINDO, Optimasi, Pemrograman Linier
PERILAKU SAMBUNGAN BAUT FLUSH END-PLATE BALOK KOLOM BAJA PADA KONDISI BATAS Tayu, Billina; Handono, Banu Dwi; Pandaleke, Ronny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambungan balok kolom merupakan sambungan yang perilakunya sangat mempengaruhi keseluruhan sistem struktur. Perilaku sambungan yang terjadi  berada diantara sambungan rigid dan sambungan sederhana yang disebut sambungan semi rigid atau partially restrained (PR). Metode alternatif untuk analisis perilaku sambungan dapat dilakukan dengan membuat pemodelan sambungan menggunakan program ANSYS Mechanical APDL sebagai 3D-FEM.Sembilan model sambungan dengan variasi tebal end-plate dan diameter baut telah dianalisis pengaruhnya terhadap momen ultimate dan kapasitas rotasi sambungan.Pada sambungan tipe Flush End-plate dengan tebal end-plate 16 mm, peningkatan diameter baut dari 16 mm menjadi 20 mm meningkatkan momen ultimate dan kapasitas rotasi secara signifikan masing-masing sebesar 29.1574 % dan 20.0745 %. Perubahan diameter baut 20 mm menjadi 22 mm meningkatkan momen ultimate dan kapasitas rotasi masing-masing sebesar 13.9041% dan 13.7144%.Pada sambungan dengan diameter baut 22 mm, peningkatan tebal pelat dari 16 mm menjadi 20 mm meningkatkan momen ultimate dan kapasitas rotasi sambungan masing-masing sebesar 11.861%  dan 19.149 %. Namun, perubahan tebal end-plate dari 20 mm menjadi 25 mm menurunkan momen ultimate dan kapasitas rotasi masing-masing sebesar 14.326 % dan 37.981 %Dengan demikian, diameter baut meningkatkan momen ultimate dan kapasitas rotasi sambungan secara signifikan. Peningkatan tebal end-plate meningkatkan momen ultimate dan kapasitas rotasi namun pada batas ketebalan tertentu, momen ultimate dan kapasitas rotasi menurun diakibatkan oleh kegagalan pada baut sementara kondisi end-plate belum mencapai titik leleh. Kata Kunci : Sambungan balok kolom baja, sambungan baut, sambungan flush end-plate, kurva momen-rotasi
PENATAAN SISTEM DRAINASE DI KOMPLEKS PERUMNAS KELURAHAN PANIKI DUA KECAMATAN MAPANGET KOTA MANADO Pattihahuan, Vincent Alexander; Tangkudung, Hanny; Wuisan, Eveline M.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleks Perumnas Kelurahan Paniki Dua Kecamatan Mapanget memiliki permasalahan yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan saluran drainase dalam menampung debit air yang ada, saluran yang ada juga tidak menyambung/terputus dengan saluran lainnya, dan di beberapa tempat tidak memiliki saluran drainase yang mengakibatkan terjadinya genangan di beberapa ruas jalan.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan meliputi analisis hidrologi dengan menggunakan distribusi Log-Pearson III untuk menentukan besaran variabel hidrologi pada periode ulang tertentu dan perhitungan intensitas hujan menggunakan rumus Mononobe. Kemudian menghitung debit rencana dengan menggunakan metode rasional dan analisis hidrolika untuk menghitung kapasitas debit saluran eksisting dan saluran rencana dengan menggunakan rumus Manning. Kedua hasil ini dibandingkan ( ) untuk melihat daya tampung dari setiap ruas saluran.Berdasarkan hasil analisis diperoleh 1 ruas saluran eksisting dari 20 ruas saluran eksisting yang tidak mampu menampung debit air hujan dengan kala ulang 10 tahun, maka diperlukan perubahan dimensi saluran. Perlu penambahan 17 ruas saluran rencana karena sebagian besar belum memiliki saluran drainase. Kata Kunci : Sistem drainase, Analisis Hidrologi, Debit Rencana.
METODE ESTIMASI WAKTU PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG Inkiriwang, Revo Lany
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu penyelesaian konstruksi merupakan salah satu ukuran keberhasilan proyek konstruksi. Proyek dikatakan berhasil jika selesai tepat waktu, total biaya sesuai dengan rencana anggaran, dan mutu pekerjaan sesuai dengan rencana dan spesifikasi. Dengan pendekatan statistik akan dicoba untuk melihat hubungan antara waktu penyelesaian konstruksi bangunan gedung dengan parameter-parameter fisik bangunan tersebut, ada beberapa macam bentuk hubungan pendekatan di antara variabel-variabel tersebut antara lain berupa garis lurus, parabola, hiperbola atau bentuk yang lain. Metode ini disebut dengan metode analisis regresi. Bila hubungan antara variabel satu dengan variabel lain berbentuk garis lurus disebut dengan regresi linier. Secara umum, persamaan merupakan penyederhanaan dan abstraksi dari keadaan yang sesungguhnya,. Statistical Product and Service Solution (SPSS), sebuah program komputer yang biasa digunakan untuk menyelesaikan masalah statistik, telah dipakai untuk mendapatkan persamaan matematika. Juga dilakukan beberapa pengujian statistik untuk mendapatkan persamaan matematika yang paling sesuai. Sebuah uji statistik yang dilakukan pada sebelas bangunan beton bertulang dua atau tiga lantai mendapatkan sebuah persamaan matematika: Y = 19,2265 + 0,00877 (X) dimana; Y, estimasi waktu; X, volume beton bertulang. Ternyata pada kasus ini, komponen struktural yang menentukan.Uji validitas yang dilakukan pada tiga bangunan beton bertulang dua atau tiga lantai, memperlihatkan bahwa hasil yang didapat dengan menggunakan persamaan matematika yang diusulkan ternyata bisa dibandingkan dengan yang didapat menggunakan persamaan yang dipakai oleh pemerintah (metode standard). Persamaan matematika memperlihatkan hasil yang bervariasi dari - 5,65 %  sampai dengan + 2,58 %. Kata kunci: estimasi waktu, konstruksi bangunan, beton bertulang, uji statistik, SPSS
PERHITUNGAN INTER STORY DRIFT PADA BANGUNAN TANPA SET-BACK DAN DENGAN SET-BACK AKIBAT GEMPA Rumimper, Berny Andreas Engelbert; Wallah, Steenie E.; Windah, Reky S.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada bangunan dengan set-back terjadi perbedaan simpangan yang cukup signifikan antar lantai-lantai yang berbatasan dengan set-back tersebut. Perbedaan massa dan kekakuan yang signifikan itu menyebabkan terjadinya konsentrasi gaya-gaya yang ekstrim pada lantai tersebut. Besarnya simpangan lateral dan potensi kerusakan bangunan mempunyai hubungan yang sangat kuat yang akan mengakibatkan terjadinya kerusakan pada bagian set-back tersebut. Simpangan dihitung menggunakan respon spektrum dengan menganggap struktur berada pada kondisi tanah keras wilayah gempa V Indonesia. Dalam analisa diambil 2 tipe/model struktur (dua dimensi) yaitu struktur bangunan dengan dan tanpa set-back. Struktur terbuat dari material beton yang dimodelkan sebagai bangunan penahan geser (shear building). Dari hasil analisa yang dilakukan diperoleh bahwa simpangan struktur pada bangunan dengan set-back seperti pada contoh aplikasi adalah lebih kecil dari pada simpangan struktur pada bangunan tanpa set-back, sedangkan pada bangunan dengan set-back terjadi inter story drift (simpangan antar tingkat) yang cukup ekstrim antara lantai yang berbeda massa dan kekakuannya dan pada bangunan tanpa set-back tidak terjadi, karena massa dan kekakuan tiap lantai adalah sama. Kata kunci: set-back, respon spektrum, inter story drift.

Page 9 of 82 | Total Record : 817


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue