cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2013)" : 18 Documents clear
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD Dr.ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2013 Wiwit Fetrisia; Siti Nurhasanah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.182

Abstract

Ketuban Pecah Dini merupakan salah satu penyulit dalam kehamilan dan persalinan yang berperan dalam meningkatkan kesakitan dan kematian meternal-perinatal. Insiden Ketuban Pecah Dini berkisar antara 5-10% dari semua kelahiran di dunia. Kasus ketuban pecah dini di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2013 mencapai 9,06% dari seluruh persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik dilakukan menggunakan rancangan penelitian secara case control. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2014 di RSUD Achmad Mochtar Bukittingi dan sampel sebanyak 280 orang diambil secara total sampling terdiri dari 140 orang kasus dan 140 orang control. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari data rekam medik rumah sakit. Analisa data dilakukan dengan uji statistic Chi square. Hasil penelitian menunjukan dari 280 responden sebanyak 56,4% berada pada usia 20-30 tahun dengan nilai p=0,549, 92,9 % berada pada paritas kurang atau sama dari tiga dengan nilai p=0,824, 96,4 % tidak mengalami kelainan letak dengan nilai p=0,570, 99,3% tidak mengalami hamil gemelli dengan nilaip=0,367. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara umur,paritas, kelainan letak dan gemelli terhadap kejadian ketuban pecah dini. Diharapkan bagi tempat penelitian dapat meningkatkan kualitas asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini untuk menghindari terjadinya komplikasi bagi ibu maupun bayi karena kejadian ketuban pecah dini belum diketahui secara pasti faktor resikonya karena ibu yang dianggap memiliki faktor resiko maupun tidak sama-sama memiliki peluang untuk mengalami insiden ketuban pecah dini.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMA KAUM II KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2013 Rahmi Kurnia Gustin; Mellia Fransiska
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.183

Abstract

Di dunia setiap tahun diperkirakan lebih dari 2 juta anak balita meninggal karena ISPA ( 1 anak balita/15 detik ) dari 9 total kematian balita. Kabupaten Tanah Datar memiliki 23 Puskesmas, dari 23 Puskesmas yang ada, Puskesmas lima Kaum II menempati urutan tertinggi kejadian ISPA. ISPA merupakan proses infeksi akut yang berlangsung selama 14 hari yang menyerang saluran pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada anak balita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian crossectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lima Kaum II Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan juli sampai agustus 2014. Populasi penelitian adalah anak balita sebanyak 758 jiwa dengan jumlah sampel 110 anak balita diambil secara Multistage Random Samling. Dari hasil pengumpulan data yang menderita ISPA 75(68,2), yang memiliki gizi baik 97 (88,2%), yang memiliki imunisasi lengkap 107 (97,3%), dan ASI Ekslusif 70 (63,6%). Status gizi tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian ISPA yaitu p.value > 0,05 (p=0,219) Ho diteriama, Status imunisasi tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadin ISPA yaitu p.value>0,05 (p=0,550) Ho diterima, ASI Ekslusif memiliki hubungan bermakna dengan kejadian ISPA yaitu p.value 0,05 (p=0,04) Ho ditolak. Dapat disimpulkan, bahwa dari 3 variabel yang dibahas, terdapat 1 yang berhubungan dengan kejadian ISPA yaitu ASI Ekslusif, 2 diantaranya tidak memiliki hubungan. Disarankan pada petugas kesehatan dan orang tua agar selalu memperhatikan kesehatan dan perkembagan bayi dan anak balita agar terhindar dari penyakit terutama penyakit infeksi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK DI RUMAH PADA MASYARAKAT DI JORONG GANTIANG ATEH NAGARI TANTUNG ALAM KECAMAAN TANJUNG BARU KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2013 Hendri Zoni; Debby Ratno Kustanto
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.184

Abstract

Perilaku merokok selalu terjadi peningkatan di Indonesia, survei yang dilakukan di Kabupaten Tanah Datar pada dua puluh dua jorong ditemukan tingginya kasus yang merokok di rumah terutama pada kepala keluarga di jorong Gantiang Ateh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok di rumah pada masyarakat di Jorong Gantiang Ateh Nagari Tantung Alam Kecamatan Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar Tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di Jorong Gantiang Ateh dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Systematic Random Sampling dengan jumlah populasi 203 orang dan sampel 67 orang. Hasil penelitian ini ada 62 orang merokok di dalam rumah, 35 (52,2%) orang yang memiliki sikap negatif, 36 (53,7%) terpapar dengan iklan rokok, dan 51 (76,1%) orang berada pada lingkungan yang buruk. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square tidak ada hubungan antara sikap dan iklan rokok dengan perilaku merokok, dan terdapat hubungan antara lingkungan sosial dengan perilaku merokok, dengan p value 0,010 ≤ α (0,05). Dapat disimpulkan dari tiga variabel yang diteliti tidak terdapat hubungan antara sikap dan iklan rokok dengan perilaku merokok, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial dengan perilaku merokok. Diharapkan kepada kepala keluarga untuk tidak merokok di rumah agar dapat meningkatkan kesehatan keluarga dan kepada pihak puskesmas agar dapat melakukan pembinaan kepada keluarga yang memiliki kepala keluarga perokok.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP INTERNE RSUD PROF. DR. MA. HANAFIAH SM BATUSANGKAR TAHUN 2013 Rinawati Kasrin; Yuhendri Putra
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.185

Abstract

Flebitis merupakan komplikasi akibat pemasangan infus yang masih banyak terjadi di rumah sakit dengan tanda dan gejala adanya daerah yang memerah dan hangat, nyeri atau rasa lunak dan pembengkakan didaerah penusukan atau sepanjang vena. Hasil survei awal di Ruang Rawat Interne RSUD Prof. Dr. Ma. Hanafiah, SM Batusangakar ditemukan masih ada pasien yang terpasang infus mengalami flebitis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama terpasang infus, lokasi pemasangan dan penggantian balutan terhadap kejadian flebitis pada pasien pemasangan infus. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai Mei tahun 2013 dengan jenis penelitian kwantitaif yang menggunakan metode analitik observasional dan penelitian ini menggunakan disain crossectional. Sampel adalah pasien yang terpasang infus yang berjumlah 46 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan data uji chi-square kemudian diolah dengan komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan faktor pada lama terpasang nilai p value =0,007 < 0,05, maka terdapat pengaruh lama terpasang infus dengan kejadian flebitis. Pada faktor lokasi pemasangan didapatkan nilai p value=0,025 < 0,05, maka terdapat pengaruh lokasi pemasangan dengan kejadian flebitis. Pada penggantian balutan didapatkan nilai p value=0,025 < 0,05, maka terdapat pengaruh penggantian balutan terhadap kejadian flebitis. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada pengaruh lama terpasang, lokasi pemasangan dan penggantian balutan terhadap kejadian flebitis pada pasien pemasangan infus. Diharapkan pada perawat pelaksana agar lebih meningkatkan perawatan pada pasien yang terpasang infus.
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR PRA-NIKAH TENTANG IMUNISASI TT (CATIN) SEBELUM MENIKAH DI JORONG KURANJI KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2013 Khairannisa Khairannisa; Yeltra Armi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.186

Abstract

Tetanus pada maternal dan noenatal merupakan salah satu penyebab kematian paling sering terjadi akibat persalinan dan penanganan tali pusat yang tidak bersih yang ditandai dengan kaku otot yang nyeri yang disebabkan oleh neurotoxin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani pada luka anaerob. Tetanus Neonaturum (TN) merupakan salah satu penyebab utama kematian neonatal. Imunisasi TT sebelum menikah merupakan salah satu langkah untuk mencegah penyakit TN. Data dari dinas kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, sebanyak 92.558 orang sasaran wanita usia subur di Kabupaten Lima Puluh Kota, didapatkan cakupan imunisasi TT catinnya adalah 93 orang (0,1 %). Data yang didapatkan dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Guguak, dari 285 pasangan yang menikah tahun 2012 hanya 9 orang yang mendapatkan imunisasi TT catin (3,15 %). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan wanita usia subur pra nikah tentang imunisasi Tetanus Toksoid calon pengantin di Jorong Kuranji Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2013. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan teknik analisa univariat, populasi adalah 298 dengan sampel penelitian 100 orang wanita usia subur belum menikah yang akan dijadikan responden. Hasil penelitian didapatkan 54% responden dengan pengetahuan rendah dan 46% responden dengan pengetahuan tinggi. Dapat disimpulkan bahwa lebih dari setengah responden memiliki pengetahuan rendah. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan agar tenaga kesehatan memberikan penyuluhan yang lebih terkelola terutama dalam memberikan imunisasi untuk calon pengantin.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DENGAN PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Siti Nurhasanah; Fitri Ramadhaniati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.187

Abstract

Anak adalah anugerah, karunia dan amanah yang tidak boleh diabaikan, apalagi disengsarakan dan tidak dipenuhi hak dan kebutuhannya untuk memperoleh kehidupan yang layak. Sesuai pasal 28 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan anak usia dini telah ditempatkan sejajar dengan pendidikan lainnya. Bahkan pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2003, Presiden Republik Indonesia telah mencanangkan pelaksanaan pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia demi kepentingan terbaik anak Indonesia (Direktorat PAUD, 2008). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Tingkat pengetahuan dan sikap Ibu balita tentang Pendidikan Anak Usia Dini dengan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Metode peneltian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain case control dengan populasi 407 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik stratified random sampling sebanyak 50 orang. Data penelitian diolah secara komputerisasi. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat lebih dari separoh responden yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 28 orang (56%). Terdapat lebih dari separoh responden yang memiliki Sikap Negatif yaitu sebanyak 27 orang (54%). Terdapat lebih dari separoh responden yang kurang berperanyaitu sebanyak 30 orang (60%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan Peran serta Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan Sijunjung Tahun 2011 (p = 0,000). Oleh karena itu disarankan penelitian ini dapat menjadi data dasar oleh pegambil kebijakan terkait dengan pendidikan anak usia dini agar proses sosialisasi tentang pendidikan anak usia dini terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia dimasa yang akan datang.
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERUS PADA BBL 2-10 HARI DI BPM “N” PADANG PANJANG TAHUN 2013 Rulfia Desi Maria; Suci Rahmadeni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.188

Abstract

Ikterus merupakan masalah yang bisa berdampak serius terhadap bayi.Berdasarkan survei awal di 4 BPM di Padang Panjang, didapatkan data ikterus dan persalinan yang banyak di BPM N yaitu bayi ikterus 28 orang dari 85 orang yang lahir dalam 2 bulan terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus pada Bayi Baru Lahir 2-10 hari di BPM “N “Padang Panjang. Penelitian merupakan penelitian observasional Analitik dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan pada bulan Juni- Juli 2013 di BPM “N” padang panjang dengan sampel sebanyak 60 orang, 30 untuk kelompok kasus dan 30 untuk kontrol dengan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden pada kelompok kasus ada sebanyak 12 responden (40%) sering diberikan ASI eksklusif dan pada keompok kontrol ada sebanyak 28 responden (93,33%) yang sering diberikan ASI eksklusif. dan hasil uji statistik chi square didapatkan p value = 0,00 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ikterus pada BBL 2-10 hari di BPM “N”Padang Panjng tahun 2013. Diharapkan pada BPM “N” Padang Panjang untuk dapat meningkatkan pemberian informasi tentang pentingnya pemberian ASI yang adekuat kepada bayi.
HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN DISMENORE PADA SISWI SLTPN 7 BUKITTINGGI TAHUN 2012 Rinawati Kasrin; Rima Berlian Putri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.189

Abstract

Olahraga secara teratur bermanfaat untuk membantu mengurangi dismenore karena akan memicu keluarnya hormon endorfin yang dinilai sebagai pembunuh alamiah untuk rasa nyeri. Pada siswi SLTP N7 Bukittinggi ditemukan sebagian besar siswi mengalami nyeri haid, salah satu penyebabnya kurangnya olahraga yang berdampak pada kehadiran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dengan dismenore. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2012 di SLTPN 7 Bukittinggi. Populasi penelitian ini adalah semua siswi SLTPN 7 Bukittinggi yang berjumlah 246 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan batas minimal sampel sehingga didapatkan sampel berjumlah 152 responden; pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner dan menggunakan uji statistik, analisis data dengan univariat dan bivariat diolah secara komputerisasi. Hasil analisis didapatkan bahwa 59 responden (38,8%) mengalami dismenore dengan olahraga teratur, dan 93 responden (61.2%) mengalami dismenore dengan kebiasaan olahraga yang tidak teratur. Dari hasil penelitian didapatkan nilai p= 0,002 < 0,05, maka terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan olahraga dengan dismenore pada siswi SLTPN 7 Bukittinggi tahun 2012. Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara dismenore dengan kebiasaan olahraga, maka diharapkan kepada siswi SLTP N 7 Bukittinggi agar dapat menambah pengetahuan tentang kebiasaan olahraga dengan dismenore, selanjutnya dapat melakukan olahraga secara rutin, agar nyeri haid dapat berkurang.
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN SEROTINUS DI RSUD DR.ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2011-2012 Tuti Oktriani; Darnisah Umala Harahap
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.190

Abstract

Kematian janin akibat kehamilan serotinus dapat terjadi pada 30% sebelum persalinan, 55% dalam persalinan, 15% setelah persalinan. Jumlah kasus kehamilan serotinus di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011 ditemukan 37 kasus (2,60%), pada tahun 2012 sebanyak 43 kasus (2,94%). Dilihat dari data tersebut dari tahun 2011-2012 terdapat 80 kasus kehamilan serotinus dari 2.883 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian kehamilan serotinus di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011-2012. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2011-2012 dan sampel sebanyak 160 orang diambil secara total sampling terdiri dari 80 orang kasus dan 80 orang control. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang mengalami kehamilan serotinus ditemukan pada kelompok paritas tidak berisiko sebanyak 74 orang ( 92,5 % ) dan yang berisiko 6 orang ( 7,5 % ).Hasil uji statistik pada É‘ 0.05 diperoleh X2 hitung 0,06 lebih kecil dari X2 tabel 3,84 yang bearti Ha ditolak Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu bersalin dengan kejadian kehamilan serotinus. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan pihak rumah sakit agar dapat melengkapi data rekam medik dan meningkatkan pelayanan khususnya dalam penatalaksanaan kehamilan serotinus.
HUBUNGAN PARITAS, UMUR, DAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEJADIAN PROLAPSUS UTERI DI RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2013 Lismarni Lismarni; Wiwit Fetrisia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.191

Abstract

Survey yang dilakukan antara bulan Januari 2013 sampai Desember 2013 telah didapatkan 54 kasus prolapsus uteri di RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi, dari 54 kasus tersebut sebagian besar adalah jumlah seluruh ibu yang pernah melahirkan dengan paritas tinggi dengan usia antara 25-44 tahun dan 45-64 tahun. Sedangkan paling sedikit berusia antara 15-24 tahun. (Rekam medik RSAM, 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hubungan paritas, umur, dan jenis persalinan dengan kejadian prolapsus uteri. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control yang dilaksanakan di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi pada Juni 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin bulan Januari sampai Desember Tahun 2013 yang berjumlah 1545 orang. Sampel berjumlah 108 responden yang terdiri dari 54 responden pada kelompok kasus dan 54 responden pada kelompok kontrol. Data dianalisis secara bivariat untuk melihat besarnya risiko dengan menggunakan uji chi square dengan melihat nilai OR dan p value pada CI 95% dan alpha 0,05. Hasil uji statistik hubungan paritas dengan kejadian prolapsus uteri didapatkan nilai OR 6,400 dan hubungan umur dengan kejadian prolapsus uteri OR 2,483, dan hubungan jenis persalinan dengan kejadian prolapsus uteri didapatkan nilai OR 4,375. Dapat disimpulkan bahwa paritas, umur, dan jenis persalinan merupakan faktor risiko kejadian prolapsus uteri di RSUD Achmad Muchtar tahun 2013. Disarankan tenaga kesehatan dapat memberi asuhan dan informasi yang lengkap tentang prolapsus uteri pada ibu bersalin yang melakukan kunjungan ke ruang kebidanan RSUD Ahmad Mochtar Bukittinggi.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue