cover
Contact Name
Muhammad `Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalqodiri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
ISSN : 22524371     EISSN : 25988735     DOI : -
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Arjuna Subject : -
Articles 516 Documents
Peran Profesi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Berwawasan Imtaq (Studi Pengembangan Kurikulum Di SMK Latifiyah Kalisat Jember) Syaehotin, Sayyidah; Hasanah, Lailatul; Yunan Athoillah, Akhmad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4379

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memfokuskan dan mencurahkan segenap pikiran dan wawasan dalam rangka melacak dan mengetahui: bagaimana peran guru dalam aspek perencanaan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, bagaimana peran guru dalam aspek penerapan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, dan bagaimana peran guru dalam aspek evaluasi pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, studi kasusnya di SMK Latifiyah Kalisat Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Subyek penelitian menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan bahan pertimbangan. Dan analisis datanya menggunakan reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi, keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber. Dalam penellitian tersebut dapat ditemukan beberapa kesimpulan bahwa Peran Guru pengembangan kurikulum berwawasan imtaq Di SMK Latifiyah : 1) Dalam aspek perencanaan sangat penting, dari perumusan penetapan tujuan diadakannya pengembangan kurikulum berwawasan imtaq, sarana prasarana, jadwal yang dilakukan setiap hari, sampai dengan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2) Dalam aspek penerapan menjadi yang utama menggunakan kurikulum 2013 yang lebih menekankan aspek afektif peserta didik, dengan menerapkan keagamaan bukan hanya saat pelajaran agama dan di dalam kelas saja tapi juga di luar kelas, penenaman akidah menjadi tugas utama yang harus guru tanamkan kepada siswa. 3) Dalam aspek evaluasi dilihat dari nilai peserta didik di dalam dan di luar kelas. Penilaian terhadap keaktifan dan afektif siswa menjadi yang utama. Evaluasi terhadapa guru juga dilakukan dari metode yang dipakai, cara penyampaian, media dan alat yang digunakan, karena guru adalah peran utama dalam proses pendidikan. Kata kunci: Peran Guru, Pengembangan Kurikulum, Wawasan Imtaq
Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Pekerja Outsourcing Atas Tindakan Pemutusan Hubungan Kerja Oleh Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja Sugiyono, Heru; Pardede, Jeremy
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4388

Abstract

Pelaksanaan outsourcing ini pada awalnya bertujuan untuk menciptakan efisiensi bagi perusahaan melalui fokus pada usaha inti, dan mengurangi biaya pekerja (cost labor). Namun dalam pelaksanaan, kedudukan bagi pekerja secara outsourcing tidak menentu dikarenakan hampir secara keseluruhan. pekerja outsourcing bekerja dengan dasar perjanjian kerja waktu tertentu(PKWT).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Outsourcing dalam pemenuhan hak-hak pekerja oleh perusahaan penyedia pekerja dan perlindungan hukum terhadap pekerja outsourcing atas tindakan pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan penyedia pekerja menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketengakerjaan Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif yaitu metode Hukum yang dilakukan dengan cara mengkaji bahan pustaka, berkaitan dengan permasalahan yang sedang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Pelaksanaan sistem pemborongan pekerjaan (sistem outsourcing)di Indonesia belum dapat memberikan kesejahteraan pada pekerja upah lebih rendah,jaminan sosial yang minim,tidak ada jaminan job (job security) serta tidak adanya jaminan pengembangan karier. Disamping itu dalam Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan tidak mengatur uang pesangon atau tunjangan lainnya sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja outsourcing. Kata kunci: Tenaga Kerja; Perlindungan Hukum; Outsourcing
Status Hukum Notaris Yang Dipidana Kurang Dari 5 Tahun Alition, Davin Yusriputra
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4389

Abstract

Notaris adalah pejabat publik, apabila dijatuhi hukuman pidana dapat dikenakan sanksi dalam Undang-undang Jabatan Notaris. Notaris yang telah dijatuhi hukuman pidana kurang dari lima tahun, memiliki kesempatan untuk menjalani jabatannya. Hal ini disebabkan tidak adanya aturan mengenai sanksi pemberhentian tidak hormat dalam Pasal 12 dan 13 yang mengatur mengenai hal tersebut. Jurnal ini bertujuan mengetahui dan menganalisis serta menemukan adanya kekosongan hukum mengenai Pemberian Sanksi bagi Notaris yang telah dijatuhi pidana dengan hukuman kurang dari lima tahun berdasarkan analisis Pasal 12 dan 13 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Jurnal ini menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan konsep. Bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik analisis bahan hukum yang telah dikumpulkan menggunakan metode interpretasi gramatikal dan interpretasi sistematis. Hasil jurnal menyimpulkan Notaris yang telah dijatuhi hukuman pidana kurang dari lima tahun telah merendahkan kehormatan dan martabat namun, dapat menjalankan jabatanya kembali. Notaris tidak dapat dikenakan sanksi pemberhentian tidak hormat yang diatur dalam Pasal 12 dan 13 karena dalam pasal tersebut tidak dapat menjangkau apabila terdapat Notaris yang dijatuhi hukuman pidana kurang dari lima tahun. Terdapat adanya kekosongan hukum, maka perlunya pengaturan sanksi pemberhentian tidak hormat bagi Notaris yang telah dijatuhi hukuman kurang dari lima tahun karena dapat memberikan perbaikan terhadap kejahatan yang dilakukan oleh Notaris tersebut agar tidak melakukan kejahatan dan dapat memberikan efek jera bagi Notaris. Kata Kunci: Notaris, Sanksi, Pemecatan Tidak Terhormat, Pidana, Kurang dari Lima Tahun.
Perlindungan Hukum Terhadap Penumpang Kereta Api Dalam Peristiwa Kecelakaan Kereta Api Di Indonesia Bintara Putra, Resanda Hendrawanto
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4390

Abstract

Kereta api adalah salah satu contoh alat pengangkutan darat, kereta api sebagai salah satu alat pengangkutan darat yang paling diminati, hal ini terbukti semakin meningkatnya kebutuhan jasa pengangkutan kereta api bagi mobilitas orang dan/atau barang dari suatu tempat ke tempat lain di seluruh wilayah tanah air. Dalam prakteknya di Indonesia, tidak jarang sarana transportasi kereta api mengalami kecelakaan. Pentingnya pemahaman mengenai hak-hak penumpang dirasa masih kurang sehingga perlu adanya sosialisasi dari pihak penyelenggara jasa transportasi kereta api yaitu PT. Kereta Api Indonesia demi terjaminnya perlindungan hukum bagi masyarakat pengguna jasa transportasi kereta api di Indonesia. Kata kunci : Kereta api, Kecelakaan, Penumpang
Notaris Yang Terlibat Dalam Pembuatan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Yang Dipalsukan Putro Wibowo, Aditya Moho
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4391

Abstract

Notaris merupakan pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik. Salah satu tugas Notaris adalah membuat akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Pengikatan Jual Beli merupakan perjanjian pendahuluan yang sudah mengikat antara pihak penjual dan pihak pembeli. Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara pihak penjual dan pembeli dibuat tanpa dilengkapi sertifikat. Masalah yang dibahas dalam tesis ini adalah apakah Notaris yang terlibat dalam pembuatan Akta Perjanjian dengan melanggar proses pembuatan akta notaris dapat memenuhi Pasal 266 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dan Apakah transaksi Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang telah memenuhi Pasal 266 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dapat dibatalkan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dalam membuat akta perjanjian tanpa disertai sertipikat asli merupakan unsur tindak pidana pemalsuan atau tidak dan untuk mengetahui terpenuhinya tindak pidana pemalsuan surat akan mengakibatkan akta perjanjian tersebut dapat dibatalkan atau tidak. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang – undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conseptual approach), dan di dukung dengan studi kasus (case study). Maka ditarik kesimpulan yang bersifat umum menuju bersifat khusus yang mengenai Notaris yang terlibat dalam Akta Perjanjian Jual Beli yang dipalsukan. Notaris apabila dimintakan pertanggungjawabannya berkaitan dengan akta yang dibuatnya maka dengan tidak terpenuhinya salah satu tahapan proses pembuatan akta notaris yaitu tidak adanya sertipikat hak atas tanah yang diperjanjikan, berakibat akta otentik yang telah diterbitkan oleh Notaris beban pembuktiannya bukan lagi sebagai pembuktian akta otentik melainkan hanya pembuktian sebagai akta dibawah tangan. Perjanjian Pengikatan Jual Beli telah memenuhi syarat subyektif yang sah suatu perjanjian, tetapi tidak memenuhi syarat objektif yang sah suatu perjanjian. Kata Kunci: Notaris, Proses Pembuatan Akta, Ikatan Jual Beli, Tindak Pidana Pemalsuan
Akibat Hukum Dan Perlindungan Hukum Bagi Debitur Yang Tidak Mampu Melakukan Pembayaran Kredit Pada Masa Pandemi Covid-19 Ruwe, Andreas Florenzo
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4392

Abstract

Virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) muncul dan berkembang di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir tahun 2019 yang kemudian menyebar dengan cepat kehampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Karena penyebarannya yang begitu luas Virus SARS-CoV-2 ini menimbulkan Pandemi yang dikenal dengan Pandemi Covid – 19 yang menimbulkan berbagai kerugian, terutama dibidang ekonomi. Dalam bidang perbankan dampak dari Pandemi Covid – 19 yang paling signifikan adalah para debitur yang tidak mampu memenuhi prestasinya (wanprestasi) dalam melakukan pembayaran kredit. Kendati demikian Indonesia yang menjunjung tinggi kemakmuran bagi rakyatnya sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945 memberikan payung perlindungan bagi para pihak yang tidak mampu melakukan pembayaran kredit karena dampak Covid – 19 berupa penyelamatan kredit. Kata Kunci: Pandemi Covid – 19, Wanprestasi, Penyelamatan Kredit
Implikasi Pendekatan Multipple Intelligences Menurut Gardner Bagi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Muhamad Ansori
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 3 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2022.19.3.740-752

Abstract

This research describes the theory of multiple intelligence and its implication for Is lame education. Result of this research is expected can reply a little from so much pro blems of Islamic education. Problems which can be witnessed, namely religion study during the time not yet full develop various potencies or multi of intellegence. Others, Islam taught by more though Islam of full of value and norm which must be practiced. Result of research indicate that the that intellegence potency is not single but majemuk (multiple intellegence), even altogether can be brought back to three elementary intellegence type: IQ, El, and IS. Thereby, related! relevant of multi intellegence with the study development lay in deduction to study which only develop the cognate aspect neglectfully aspect of affective andpsychemotor Keyword : Pendekatan Multipple Intelligences Gardner, Pembelajaran PAI
Kepemimpinan Kiai Dalam Mendidik Santri Di Pondok Pesantren Imaduddin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4401

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang sudah ada sebelum kemerdekaan Indonesia. Keberadaannya sangat berpengaruh terhadap dinamika kehidupan masyarakat disekitarnya. Sejalan dengan arah perkembangan zaman, pesantren selalu berusaha meningkatkan mutu pendidikannya. Penelitian ini menyiratkan sesuatu yang urgen untuk diketahui dan dikaji secara mendalam tentang kepemimpinan pondok pesantren dalam membina santri. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah library reaserch. Kepemimpinan kyai sangat urgen dalam menjalankan roda pesantren agar pesantren tetap eksis dan berkembang mengikuti perkembangan zaman, maka menjadi penting gaya dan pola kepemimpinan kyai dalam mengelola pesantren. Seringkali kyai dalam mengelola pesantren dengan pola rangkap jabatan, yaitu semua urusan ditangani sendiri. Model kepemimpinan tersebut terjadi karena kyai membangun pesantren dengan upaya mandiri serta belum menemukan sosok kader. Kepemimpinan kyai sebagai seorang pendidik di pondok pesantren sangat urgen untuk mengarahkan dan membina santri. Kepemimpinan kyai yang diperlukan adalah kepemimpinan yang kharismatik dengan tetap mengedepankan suasana dan nuansa demokratis agar santri tetap dapat berinteraksi dengan leluasa sehingga mereka merasa nyaman dengan suasana di pesantren. Kepemimpinan kyai yang didelegasikan kepada satu sosok santri pada beberapa kasus menimbulkan gejolak, yaitu kurang diterima oleh kalangan sesama santri sebagaimana kepemimpinan kyai karena kurangnya ilmu dan pengalaman serta self control oleh santri tersebut, sehingga cenderung otoriter dan tidak demokratis seperti kyai. Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang didelegasikan secara kolektif dengan struktur organisasi yang jelas Kata Kunci: Kepemimpinan Kyai; Santri; Delegasi.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab Di Lenguage Intensif Program (LIP) SMP Nurul Jadid Paiton Probolinggo Soleh, Mohammad; Muhammad Farid; Mualim Wijaya
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran bahasa Arab di Language Intensive (LIP) SMPNJ Nurul Jadid Paiton probolinggo 2020-2021. Metode yang digunakan berjenis kualitatif dengan teknik pengamatan, wawancara terbuka kepada Musyrif (pendamping). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di LIP SMP Nurul Jadid Paiton Probolinggo disiapkan dengan baik dan dilaksanakan secara kolektif dengan target agar supaya peserta didik mampu mempraktekkan percakapan, pidato & bercerita bahasa Arab secara fasih dan lancar. Pembelajaran di Language Intensive Program Program (LIP) SMPNJ Nurul Jadid Paiton probolinggo terbagi menjadi: 1) kegiatan proses pembelajaran bahasa Arab, 2) ektra kurikuler seperti pidato, bercerita & percakapan menggunakan bahasa Arab. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran; Bahasa Arab.
Fa’liyah Istighdami al-Munaqasah al-Fiqhiyyah bil-‘Arabiyah fi Tanmiyati Maharatil Kalam bi Ma’had Darul Lughah Wadda’wah Bangil Jawa Syarqiyah (Bahsu Tajri’bi fi Fashal At Tsalist Assanawi fi Ma’had Darul Lughah Wa Da’wah) Baharun, Segaf; Muhamad Solehudin; Munapi; Yusuf Arisandi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4409

Abstract

Observations and interviews that have been carried out by researchers at some Mustawa tsanawi that some students are not sufficient with the existing methods that students learn and some students want new methods, because some students want to allow them to express what they want and expand their thinking, and therefore the researcher put a new way besides the method used by the pesantren, and because the researcher saw that some students wanted to expand their thinking, and improve the way they expressed themselves on speaking skills, and by looking at the conditions that occurred, the researcher wanted to test the effectiveness of using munaqosah fiqih with Arabic to improve speaking skills in the third grade Tsanawi at the Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Islamic boarding school, and the researcher wrote two problem formulations: how to use munaqosah fiqih in Arabic to improve skills speaking in the third grade Tsanawi at the Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Islamic boarding school? And what is the effectiveness of munaqosah fiqih with Arabic to improve speaking skills in the third grade Tsanawi at the Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Islamic boarding school ?. And the approach used by the researcher is a quantitative approach, and in terms of its implementation, it uses an experimental method, because the researcher tests the hypothesis and the existing variables, and the researcher collects data by observation, interview, and test. The researcher draws the conclusion of this study that the degree T Count in this study is 4.63 greater than the degree T Table at the standard 5% (2.0), and from the degree T Table on the standard 1% (2.66), it is known that the hypothesis in this study is accepted, and this suggests that the use of Munaqosah Fiqih with Arabic in Arabic learning to develop EFFECTIVE speaking skills. Keyword: Musaqosah Fiqih in Arabic; Speaking Skills.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 3 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 2 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 1 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 3 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 3 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 2 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 15 No. 2 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 1 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 13 No. 2 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol 12 No 1 (2017): April Vol. 12 No. 1 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 5 No. 2 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2011): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan More Issue