Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus.
Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Articles
516 Documents
Korporasi Pertanggungjawaban Pidana Direktur Utama Korporasi Atas Kegiatan Usaha Bahan Kimia Yang Menimbulkan Pencemaran Lingkungan Hidup Ditinjau Dari Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Rakhmadiar, Derry Hadi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.507-523
It is possible that most environmental crimes involve corporations, in the sense that crimes are committed within the scope of the corporation and on behalf of the corporation. This contribution attempts to answer questions about how corporate criminal responsibility has evolved in several jurisdictions, and how this concept has been interpreted and implemented in Indonesia. contributions explain the development of corporate criminal liability, and classify them into obligations for companies and obligations for company officials. To find this out, it is necessary to investigate further to find out where the errors and criminal liability of the corporation and the management/leader of the corporation lie. In this issue, environmental crimes involving corporations and corporate management/leaders are discussed, namely whether corporate management/leaders can be subject to criminal responsibility for causing pollution in terms of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. It was found that the corporation had disposed of B3 waste without prior treatment into the sea and damaged the mangrove forest to death, its action violated Article 103 of the UUPPLH. This has prompted corporations to provide false data to investigators to avoid criminal liability, and this action has violated Article 113 of the UUPPLH. The management/leader of the corporation has the right to be responsible for environmental pollution caused by chemicals produced by the corporation based on the individual vicarious liability theory, where the corporate leader is responsible for the actions of others or the actions of the corporation, because the corporate leader is considered to have allowed or not adequately supervised the actions of the corporation. perpetrator.
Aspek Hukum Dan Tanggungjawab PPAT Membuat Hibah Secara Tertulis Dengan Kompensasi Saham
Tigang, Ignatius Rama
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.536-551
PPAT memiliki wewenang membuat tulisan perpindahan kepemilikan tanah melalui perbuatan memberikan secara Sukarela dan pemasukan barang dalam persekutuan modal. PPAT membuat hibah secara tertulis atas kemauan para penghadap atas bidang tanah, yang sebenrnya perbuatan menyerahkan bidang tanah sebagai pemasukan harta dalam perusahaan melalui kerjasama dengan balasan saham. Hal yang dipermasalahkan aspek hukum hukum PPAT membuat hibah secara tertulis bidang tanah dengan balasan perbuatan memberikan saham dan keadaan wajib menanggung PPAT atas dibatalkannya hibah secara tertulis. Metode penelitian yang digunakan yuridis aturantif dengan bahan penelitian pokok berwujud perundang-undangan dan bahan penelitian subsider buku-buku literatur, jurnal dan yang lain, diperoleh suatu kesimpulan bahwa aspek hukum hukum PPAT membuat hibah secara tertulis bidang tanah dengan balasan perbuatan memberikan saham, hibah secara tertulis yang dibuatnya tidak selaras dengan asas hukum hibah, yakni perbuatan memberikan secara sukarela, hibah yang demikian batal dengan sendirinya. Keadaan wajib menanggung PPAT atas dibatalkannya hibah secara tertulis, dibatalkannya hibah berdasarkan putusan Hakim Pengadilan Negeri, hibah secara tertulis yang dibuat di depan PPAT bersangkutan tidak memiliki fungsi lagi sebagai bukti adanya suatu perbuatan hukum hibah, pihak yang dirugikan dapat digunakan sebagai landasan yang dirugikan untuk menggugat penggantian rugi sebagaimana Pasal 62 UU Pencatatan Tanah. Kata Kunci: Aspek Hukum, Tanggungjawab PPAT, Hibah secara tertulis, Balasan Saham.
Konversi Agama
Nur Aulia Fitri
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.1.347-354
Religion is very important in Indonesia. Almost all Indonesian people have one way of life, namely the religion they adhere to. There are many religions in Indonesia. Although there are only six recognized religions in Indonesia, namely Islam, Christianity, Protestantism, Hinduism, Buddhism and Confucianism. From this diversity of religions, Indonesian society can be said to be a multicultural society. In Indonesia, people are free to choose a religion that they believe in and that is the right of every citizen. This is also supported in the Universal Declaration of Human Rights. In the end, freedom of religion creates many situations of religious conversion in society. The phenomenon of religious conversion in Indonesia has become commonplace, especially since freedom of religion is guaranteed by law. Religious conversion is a phenomenon that often occurs in interfaith couples in uniting their love to the marriage level. One of the impacts that the perpetrators of religious conversion receive from their actions is experiencing gaps or conflicts with their families of origin which in turn affects the relationship with their partner to become disharmonious. In building a harmonious relationship between partners, they must have the nature of mutual understanding and understand the differences between fellow families. Keywords: religion; religious conversion; process of religious conversion.
Kewenangan Majelis Pengawas Pu-Sat Menjatuhkan Hukuman dan Hak Notaris Melakukan Pembelaan Diri
Pesa, Karmila Amalia
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.552-569
Pengangkatan dan pemberhentiannya Notaris dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM). Apabila notaris dalam menjalankan jabatanannya tidak menerapkan asas kehatian-hatian, maka diperiksa dalam persidangan dan diamanahkan sanksi oleh Majslis Pengawas Pusat Notaris (MPPN) sebagai mandatari MENKUMHAM dengan sanksi administrasi. Hal yang dipermasalahkan terkait tanggung jawab EH, SH memasukan penjelasan palsu dalam Akta Akad utang piutang Nomor 67 Tanggal 8 April 2010 dan hak EH, S.H, untuk menggunakan haknya melakukan pembelaan diri ketika diperiksa pada sidang oleh Majelis Pengawas Pusat Notaris atas putusan pemb erhentian sementara. Penelitian memakai proses normatif dengan sumber bahan penelitian utama dan subsider, didapat suatu kesimpulan sebagai berikut: Majelis Pengawas Pusat Notaris mempunyai kekuasaan untuk bertindak untuk memeriksa dan menyampaikan sanksi administrasi berupa penghentian untuk sementara tempo dan mengusulkan penghentian untuk sementara tempo pada MENKUMHAM, namun sanksi tersebut sifatnya hanya perencanaan pada Menteri untuk mendapatkan tindakan sepihak. Notaris yang terdampak dari tindakan sepihak Majelis Pengawas Pusat Notaris tersebut jika kenyataannya tidak berpedoman kepada AUPB, maka dapat mengajukan upaya pembatalan tindakan sepihak TUN tersebut pada Peradilan TUN. ES, S.H., notaris tidak menggunakan haknya melakukan pembelaan diri saat diperiksa dan diputus oleh Majelis Pengawas Pusat Notaris dan stas usul Majelis Pengawas Pusat Notaris MENKUMHAM memberhentikan sementara, putusan tersebut mempunyai kekuatan hukum tetap. Kata Kunci: Kewenangan Majelis Pengawas, Notaris, Sanksi
Penerapan Pembelajaran Model PBL Pada Materi Sistem Tata Surya Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas VII SMPN 2 Sukorejo
Yuanita Kartika Sari;
Sanusi;
Efa Hanifah Kustianingrum
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.570-580
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan presentase keaktifan belajar siswa secara klasikal pada kelas VII SMP Negeri 2 Sukorejo. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan guru IPA didapat bahwa motivasi belajar siswa tergolong rendah dan ekatifan siswa yang tergolong masih rendah merupakan salah satu penghambat dalam tercapainya tujuan pembelajaran, hal tersebut disebabkan oleh penerapan model pembelajaran yang kurang efektif serta dominan dengan cara konvensional, dan kegiatan diskusi masih didominasi oleh siswa yang memiliki kemampuan lebih tinggi. Salah satu solusi alternatif dari permasalahan tersebut adalah penerapan model pembelajaran PBL. Pendekatan penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Data yang diperoleh akan diolah dalam bentuk kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII semester genap tahun akademik 2022/2023 pada materi sistem tata surya. Penerapan model PBL ini diharapkan dapat merangsang keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model PBL dapat merangsang keaktifan siswa pada materi sistem tata surya. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan keaktifan siswa dari 41,3% pada siklus I menjadi 61,3% pada siklus II. Simpulan penelitian adalah penerapan model PBL dapat merangsang keaktifan siswa pada materi sistem tata surya SMP Negeri 2 Sukorejo. Kata kunci : model Problem-Based Learning; keaktifan siswa.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Nonik Mahdarani;
Puji Rahayu;
Erna Suwangsih
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.598-611
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah kemampuan 4C yang harus dimiliki oleh siswa di abad 21 untuk dapat menghadapi perkembangan zaman. Salah satu kemampuan dari 4C yaitu berpikir kritis (critical thinking). Berpikir kritis adalah kemampuan menyelidiki sebuah permasalahan sehingga seseorang tersebut mampu mengambil kesimpulan untuk dapat menyelesaikan masalah. Tetapi kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar masih rendah terutama pada pembelajaran IPA. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan serta pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada Pembelajaran IPA dengan menerapkan model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian ini siswa kelas VB dan VC sekolah dasar, kemudian dua kelas tersebut dibagi menjadi dua kategori yakni kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pengolahan data pada model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle diperoleh peningkatan sebesar 0,61 (kategori sedang) sedangkan pada pembelajaran konvensional memperoleh peningkatan sebesar 0,31 (kategori sedang). Hasil perolehan dari menunjukkan bahwa peningkatan yang terjadi pada model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional serta terdapat pengaruh yang dengan menggunakan model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle terhada kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 43%. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle lebih baik daripada pembelajaran konvensional; (2) Terdapat pengaruh penggunaan model Project Based Learning berbantuan Smart Apps Creator Water Cycle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning Berbantuan Alat Peraga Manipulatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Sekolah Dasar
Fita Nur Fitriana;
Turmudi;
Wina Mustikaati
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.625-633
Secara teori model pembelajaran Contextual Teaching And Learning konsep belajar di mana guru dapat menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan dapat mendorong siswa untuk membuat pengetahuan yang dimilikinya dengan menerapkan di dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga atau anggota masyarakat, hasil pembelajaran lebih diharapkan untuk lebih bermakna bagi siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan pemahaman matematis siswa baik sesudah diberikan maupun sebelum diberikan perlakuan, pada materi satuan waktu di mata pelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimental dengan desain Onegrup Pretest-posttest design, dan populasi siswa kelas III di salah satu Sekolah Dasar swasta berbasis Islam. Metode Pre Eksperimental ini dilakukan 3 tahapan yaitu Pretest, Treatment atau perlakuan dan Posttest. Hasil penelitian ini siswa mengalami peningkatan kemampuan matematis dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 64,4 dan posttes 85,4.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar
Dewi Wahyuningsih;
Srie Mulyani;
Jennyta Caturiasari
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.612-624
This research was conducted at SDN 1 Ciwareng class IV IPAS subject. The background in the study is related to the learning outcomes of students who on average get scores below the KKM. In general, the KKM value determined in elementary schools is 70. The factor that causes students to be less active in the learning process and the average value is below KKM is that the learning carried out in the classroom still uses conventional methods. One of the efforts that can be made is to apply a picture and picture type cooperative learning model that can make students learn in groups and train teamwork. The type of research used is quasi experiment with Non-equivalent Control Group Pretest-Posttest Design. The sample used in the study was grade IV students of SDN 1 Ciwareng with a total of 57 students divided into experimental groups and control groups. Based on the results of the study, it shows that there is an effect on student learning outcomes of 16.7%. Meanwhile, the increase in learning outcomes that received treatment with the picture and picture type cooperative learning model was seen from the average n-gain score of the experimental group of 0.4441 in the medium category, and the control group of 0.2349 in the low category. This means that the use of the picture and picture type cooperative learning model is better than the conventional model. Keywords: cooperative learning model; picture and picture type; student learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Sekolah Dasar
Sofiahtun Ni'mah;
Sri Mulyani;
D. Wahyudin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.634-645
Social studies learning is one of the learning that is applied at the elementary school level. Through social studies learning, social studies learning is guided, supported and assisted in order to become a quality human being. Therefore, social studies learning should be implemented properly. The purpose of this study was to determine the effect of Make A Match learning model on student outcomes in learning social studies elementary school. This research is included in quasi-experimental research with a design that is nonequivalent pretest-posttest control group design. The sample used was grade IV elementary school students as many as 20 students. This design divides into two groups, namely the experimental group and the control group. Based on the results of the study, there is a significant effect of using the Make A Match model by 20%. Thus stated, the Make A Match learning model has an influence in supporting students to understand and remember the subject matter. This can be seen from the average score before and after treatment. In addition, there is an increase in student learning outcomes known from the average N-Gain score of the experimental group which is 0.5075 with a moderate category. While the control group obtained an average N-Gain score of 0.2295 in the low category. The average N-Gain score of the experimental group was higher than the control group. So it can be stated that learning using the Make A Match model is better than conventional learning. Keywords: Make A Match learning model; social studies learning; learning outcomes.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Di Sekolah Dasar
Melan Aprilianti;
Rahayu, Puji;
Erna Suwangsih
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.463-476
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan memecahkan masalah siswa yang disebabkan karena penggunaan model pembelajaran yang digunakan oleh guru yang dimainkan dengan ceramah serta menghafal rumus. Model Problem Based Learning (PBL) diharapkan dapat dijadikan solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan memecahkan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian jenis quasi eksperimentdengan bentuk desain kelompok kontrol yang tidak setara . Sampel dalam penelitian ini yakni kelas Va dan Vb pada salah satu siswa di Sekolah Dasar Negeri di Purwakarta. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk soal deskripsi dan dokumentasi. Instrumen tes kemampuan pemecahan masalah untuk memperoleh data kuantitatif pretest dan posttest siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.; 2) Terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning(PBL) terhadap peningkatan kemampuan memecahkan masalah siswa sekolah dasar. Dengan model demikian Problem Based Learning (PBL) direkomendasikan oleh penulis sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.