cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF (PISK) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Lilis Pebeyanti Simbolon; Haninda Bharata; Caswita Caswita
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2528

Abstract

This research was aimed to determine effect of  application of the Cooperative Setting Interactive Learning Model (PISK) on the Student’s Mathematical Critical Thinking Ability. The factor that influences students' mathematical critical thinking skills is the lack of use of learning media in schools. This study used One-Group Pretest-Posttest Design, with subject 20 students at SMP Negeri Satu Atap 3 Krui and data were analyzed using descriptive statistics. Based on results of inferential statistical analysis using the t-test formula. Based on results of t-test, tcount 14.75 > ttable 2.093 at 0.05 significance level. This showed that the PISK has an influence on mathematical critical thinking skills on student learning. According to the test criteria H0 was rejected. So, it could be concluded that there is an effect of applying the cooperative setting interactive learning model (PISK) on students' mathematical critical thinking skills.ABSTRACTThis research was aimed to determine effect of  application of the Cooperative Setting Interactive Learning Model (PISK) on the Student’s Mathematical Critical Thinking Ability. The factor that influences students' mathematical critical thinking skills is the lack of use of learning media in schools. This study used One-Group Pretest-Posttest Design, with subject 20 students at SMP Negeri Satu Atap 3 Krui and data were analyzed using descriptive statistics. Based on results of inferential statistical analysis using the t-test formula. Based on results of t-test, tcount 14.75 > ttable 2.093 at 0.05 significance level. This showed that the PISK has an influence on mathematical critical thinking skills on student learning. According to the test criteria H0 was rejected. So, it could be concluded that there is an effect of applying the cooperative setting interactive learning model (PISK) on students' mathematical critical thinking skills.Keywords:Critical Thinking, PISK model
PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ERA MERDEKA BELAJAR : LITERATURE REVIEW Rohmatulloh Rohmatulloh; Novaliyosi Novaliyosi; Hepsi Nindiasari; Abdul Fatah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2510

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan muatan matematika dan karakteristik pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka. Literature review digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Artikel ditelusuri pada artikel dilakukan pada database Google Cendekia, Portal Garuda dan Sintaristekbrin. Berdasarkan hasil penelaahan artikel yang didapat, muatan matematika dalam kurikulum merdeka terdapat dua elemen, yaitu elemen konten dan proses. Selain itu, pelaksanaan pembelajaran matematika pada era merdeka belajar dimulai dengan asesmen diagnostik sebagai dasar pemetaan peserta didik untuk kemudian dilakukan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi sejalan dengan kurikulum merdeka, mengakomodir peserta didik, luwes dalam penerapan dan berfokus pada pengembangan karakter. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi rekomendasi bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika pada era merdeka belajar.
PERKEMBANGAN KURIKULUM MATEMATIKA: BERDASARKAN TUJUAN KURIKULUM Naufal Rizqullah; Aziz Muhtasyam; Yuyu Yuhana
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2520

Abstract

Kurikulum merupakan pedoman yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang berisi rencana, peraturan, tujuan, isi dan bahan pelajaran demi tercapainya tujuan pendidikan. Terdapat lima tujuan umum dalam pembelajaran matematika yang dirancang oleh National Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 2000) yaitu pertama, belajar memecahkan masalah; kedua, belajar menalar; ketiga, belajar berkomunikasi; keempat belajar mengaitkan ide; kelima, belajar membuat representasi. Dengan berdasar pada lima tujuan pembelajaran matematika menurut NCTM mencakup belajar memecahkan masalah, menalar, mengkomunikasikan, mengaitkan ide, dan membuat representasi yang berarti perkembangan kurikulum matematika setidaknya mencakup kelima hal tersebut. Perkembangan kurikulum dari waktu ke waktu menuntut siswa untuk mandiri dan aktif serta dapat memahami dan memanfaatkan pengetahuannya. Dalam proses pembelajaran guru berperan penting dalam mengimplementasikan penerapan kurikulum. Siswa memang belajar mendapatkan informasi secara aktif, tetapi guru hendaknya dapat memilih dan menggunakan strategi yang tepat untuk melibatkan siswa aktif dalam belajar. Sebaik apapun rancangan kurikulum akan menjadi tidak berarti apabila guru sebagai pelaksana tidak dapat menguasai dan memahami kurikulum tersebut dalam kemasan pembelajaran yang baik dan bermakna.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP/MTs PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI Dwi Wirda Lastari; Yenita Roza; Nahor Murani Hutapea
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2465

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matemats siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis serta mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP/MTs pada materi relasi dan fungsi. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas VIII Pondok Pesantren MTs As-Sakinah Kabupaten Kampar. Jenis penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data berupa tes tertulis serta wawancara. Tes tertulis berbentuk uraian sejumlah 3 butir soal. Teknik penganalisisan data yang dilakukan yaitu: memeriksa jawaban siswa; mengklasifikasikan serta mengkategorikan tingkatan kemampuan komunikasi matematis siswa; hasil persentase dikelompokk berdasar pada tingkatan kemampuan komunikasi matematis siswa; data yang telah diperhitungkan selanjutnya dianalisis dengan deskriptif melalui penafsiran hasil persentase kemampuan komunikasi matematis siswa; serta memaparkan simpulan. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skor keseluruhan soal semua siswa pada kemampuan komunikasi matematis termasuk ke dalam kriteria cukup. Siswa mencapai indikator 1 (memberikan jawaban menggunakan bahasa sendiri) sebesar 21,43%, indikator 2 (menyajikannya ide, situasi, maupun solusi dari masalah matematika dengan bentuk gambar) sebesar 78,57%, dan pencapaian indikator 3 (menyajikannya ide dengan mempergunakan bahasa notasi maupun simbol matematika dengan benar) sebesar 50%. Kesulitan yang terjadi saat menyelesaikan soal berdasarkan indikator  kemampuan komunikasi matematis yaitu tidak terpenuhi pada kemampuan prasyarat, pemahaman matematis masih rendah, dan kemampuan menulis siswa yang belum baik.
Pengembangan Modul Etnomatematika Kearifan Lokal Suku Sasak Materi Volume Bangun Ruang Kelas V Lalu Muhammad Alditia; Hari Witono; Iva Nurmawanti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2690

Abstract

Permasalahan kesulitan belajar matematika di sekolah dasar ditimbulkan oleh minimnya ketersediaan dan penggunaan media pembelajaran berkualitas, serta muatan pelajaran yang kurang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk  modul etnomatematika berbasis kearifan lokal pada materi volume bangun ruang kelas 5, yang valid dan praktis sebagai produk media pembelajaran untuk memaksimalkan  proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi 5 tahapan penelitian, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian dilakukan di SDN 52 Cakranegara dengan menggunakan instrumen lembar validasi ahli dan angket respon siswa dan guru untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah produk modul memenuhi standar validitas dengan persentase penilaian pada tahap validasi media 94,4 % dan tahap validasi materi 96 % sehingga masuk dalam kategori sangat valid. Pada tahap uji kepraktisan produk modul telah memenuhi kriteria kepraktisan dengan persentase penilaian uji coba kelompok kecil 94 % dan pada uji coba kelompok besar 98,2 % dari siswa dan 100% dari guru sehingga masuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan keseluruhan tahapan pengembangan yang telah dilakukan maka, produk modul etnomatematika berbasis kearifan lokal suku sasak pada materi volume bangun ruang kelas 5 telah valid dan praktis.   
METAKOGNISI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI MATRIKS Anggita Maharani; Misni Misni
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2627

Abstract

Kemampuan metakognisi siswa dalam hal pemecahan masalah terkait matematika matriks dideskripsikan pada penelitian ini. Data kualitatif digunakan oleh peneliti guna memperoleh gambaran terkait metakognisi siswa dalam memecahkan suatu masalah mengenai matematika matriks. Maka, penelitian deskriptif-kualitatif termasuk dalam penelitian ini. Siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tukdana menjadi subjek penelitian yang dipilih oleh peneliti. Dari delapan belas siswa dipilih tiga siswa dengan kemampuan metakognisi rendah, sedang dan tinggi. Soal tes dan wawancara diterapkan oleh peneliti sebagai teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh oleh peneliti, memperlihatkan bahwa: Subjek S1 mempunyai metakognisi dengan kemampuan tinggi mampu menjalankan kegiatan terkait metakognisi seperti, melakukan pemantauan pada tiap-tiap langkahnya, melakukan suatu perencanaan, melakukan evaluasi tindakan pada masing-masing tahapan pemecahan dan melakukan evaluasi untuk hasil akhir, serta dapat melaksanakan seluruh kegiatan metakognisi untuk memecahkan suatu masalah di tahap Polya. Subjek S2 memiliki metakognisi dengan kemampuan sedang, karena S2 dapat melakukan kegiatan metakognisi di tahap pemahaman masalah, serta melakukan perencanaan pemecahan masalah, tetapi S2 kurang maksimal dalam melakukan aktivitas memantau dan evaluasi hasil yang diperolehnya. Subjek S3 memiliki metakognisi rendah, karena S3 belum mampu melaksanakan aktivitas metakognisi dengan baik.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATERI ARITMATIKA SOSIAL Fitri Wulandari; Budi Murtiyasa
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2608

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan narasi deskriptif terkait kemampuan atau kapabilitias tingkat literasi matematika siswa dan langkah pengerjaan tipe soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) sebagai alat ukur kemampuan literasi matematika. Pendekatan kualitatif dipilih sebagai pendekatan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Surakarta kelas VIII sebanyak 3 siswa berdasarkan kapabilitas literasi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Data primer penelitian yang diolah merupakan hasil jawaban ulangan materi aritmatika sosial dan interview dengan siswa. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman dan disajikan ke dalam bentuk tabel. Verifikasi data didapatkan dari triangulasi sumber melalui perbandingan antara jawaban tes, hasil wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari ketiga subjek penelitian, siswa dengan kapabilitas literasi matematis kategori tinggi dan sedang mampu mengidentifikasi nilai-nilai matematika dalam persoalan nyata, mampu menerapkan strategi model matematis dalam mencari solusi, dan melakukan interpretasi hasil serta evaluasi kelaziman solusi matematis dalam konteks riil. Adapun untuk siswa berkemampuan literasi matematika rendah, maka guru bertanggung jawab untuk memfasilitasi dan meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran sehingga meminimalisasi terjadinya miskonsepsi pada materi aritmatika sosial, khususnya soal tipe HOTS.
PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LOGARITMA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA Dyah Permata; Muh. Hasbi; Sudarman Bennu; Rita Lefrida
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2557

Abstract

Pemahaman konsep siswa perlu untuk diprofilkan agar guru dapat mengetahui gambaran dari pemahaman konsep matematika yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi atau gambaran mengenai pemahaman konsep siswa kelas X MAN 2 Kota Palu dalam menyelesaikan persamaan logaritma ditinjau dari kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpul melalui tugas tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman konsep KT dalam menyatakan ulang konsep persamaan logaritma yaitu numerus dan basis yang memuat variabel dengan basis bisa tidak memuat variabel, mengidentifikasi contoh yaitu numerusnya yang memiliki variabel dan bukan contoh yaitu numerus tidak memuat variabel, mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep yaitu basis > 0 dan ≠ 1, sifat penjumlahan logaritma dan alog a = 1, serta menyelesaikannya secara algoritma; Pemahaman konsep KS dalam menyatakan ulang konsep yaitu basis dan numerusnya memuat variabel, mengidentifikasi contoh yaitu numerusnya memuat variabel dan bukan contoh yaitu numerus tidak memuat variabel, mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep yaitu alog a = 1 namun tidak menyelesaikannya secara algoritma; Pemahaman konsep KR dalam mengidentifikasi contoh persamaan logaritma yaitu numerus dan basis yang terdapat variabel.Students' understanding of concepts needs to be profiled so that teachers can know the picture of the understanding of mathematical concepts that students have. This study aims to obtain a description or description of the understanding of the concepts of class X MAN 2 Palu City students in solving logarithmic equations in terms of mathematical ability. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. Data is collected through written assignments and interviews. The results of this study show the understanding of the KT concept in restating the concept of logarithmic equations, namely numerus and bases that contain variables on the basis that they cannot contain variables, identifying examples, namely numerus that has variables and not examples, namely numerus does not contain variables, classifying objects according to certain properties according to the concept, namely bases > 0 and ≠ 1, logarithmic summation properties and alog a = 1,  as well as solving it algorithmically; Understanding the concept of KS in restating the concept, namely the base and numerus contain variables, identifying examples, namely numerus contains variables and not examples, namely numerus does not contain variables, classifies objects according to certain properties according to the concept of alog a = 1 but does not solve it algorithmically; Understanding the concept of KR in identifying examples of logarithmic equations, namely numerus and the basis on which there are variables.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GEOGEBRA PADA MATERI LUAS BANGUN DATAR Anggi Hariyanti; Danang Setyadi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2702

Abstract

Konsep matematika adalah segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat dan inti atau isi dari materi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Geogebra pada konsep luas bangun datar yang valid, praktis dan efektif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP N 2 Tengaran. Jenis  penelitian Research  and  Development atau penelitian dan pengembangan dengan model  ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dokumentasi, dan teknik analisis data (analisis validasi, analisis kepraktisan dan analisis keefektifan). Hasil validasi media sebesar 82,5% (sangat baik), validasi materi 94,16% (sangat baik) dan kepraktisan 95,55% (sangat baik). Keefektifan media menggunakan uji wilcoxon diperoleh  nilai Asymp. Sig (2-tailed) menunjukkan 0.000 < 0.05 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar dari pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji coba media pembelajaran berbasis Geogebra yang dikembangkan menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif sebesar 82% (sangat baik) sehingga dinyatakan media pembelajaran berbasis Geogebra valid, praktis, dan efektif. 
VALIDITAS KONSTRUK INSTRUMEN ADAPTASI KUESIONER SUMBER DAYA SEKOLAH Husain Abdul Rahman
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2564

Abstract

This research aims to test the construct validity of the adapted Resource Management Questionnaire Instrument, which was developed to measure examining resource management in Muhammadiyah private junior high schools in the Makassar City. The researchers used Confirmatory Factor Analysis and several fit indices, including Normed Chi-square, RMSEA, Standardized RMR, NFI, NNFI, and CFI, to evaluate the overall fit of the model. The standardized factor loadings and t-Values were used to provide evidence of the construct validity of the instrument. All of the 30 items in the questionnaire, had factor loadings greater than 0.4 and t-Values greater than 1.96.