cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Perancangan E-Book “Procedure Text” berdasarkan Kearifan Lokal Kuliner Pontianak dengan Model ADDIE Eka Anjasari; Indri Astuti; Eny Enawaty
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4481

Abstract

Pelajaran Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan pada peserta didik jenjang sekolah menengah pertama. Dalam pelajaran Bahasa Inggris ada empat keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh peserta didik yaitu keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Sebagai seorang pendidik, penulis merancang sebuah media pembelajaran berupa e-book berbasis kearifan lokal yakni kuliner Pontianak. Media pembelajaran ini diterapkan melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) diyakini mampu membuat pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih baik. Dalam pengembangan media pembelajaran ini penulis menggunakan model ADDIE sebagai sebuah model penelitian dan pengembangan yang prosedural dan sistematis.
Representasi Makna pada Istilah Benda dan Bangunan Versi Bahasa Indonesia oleh Pemandu Wisata di Keraton Kasepuhan Cirebon Fedro Iswandi; Cecep Agus; Juwintan Juwintan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4550

Abstract

Benda dan bangunan merupakan tanda dari kehidupan. Dalam hal ini, benda dan bangunan di Keraton Kasepuhan Cirebon. Maka dari itu, seorang pemandu wisata memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi ini kepada wisatawan. Jadi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makna pada istilah benda dan bangunan versi bahasa Indonesia oleh pemandu wisata di Keraton Kasepuhan Cirebon. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa frasa yang mempresentasikan makna denotasi, konotasi dan mitos. Lalu, data diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, observasi dan kuesioner. Kemudian, data dianalisis dengan analisis domain dan taksonomi. Berdasarkan hasil temuan, peneliti menemukan 10 data pada istilah benda dan 12 data pada istilah bangunan. Namun, beberapa istilah tidak memiliki makna konotasi dan mitos. Hal ini disebabkan oleh perbedaan latarbelakang dan kompetensi dari pemandu wisata. Mengingat, pemandu wisata perlu mempelajari dan mencari referensi terkait sejarah serta budaya suatu benda dan bangunan. Setiap pemandu wisata memiliki ciri khas tersendiri untuk menyampaikan pesan.   
Analisis Kelengkapan Unsur Berita Detik.com serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar Viona Ainun Rizki As Sidiq; Slamet Triyadi; Wienike Dinar Pratiwi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4202

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis struktur dan unsur berita Detik.com serta relevansinya sebagai bahan ajar teks berita kelas VIII. Tujuannya guna mengetahui struktur berita, unsur-unsur berita yang terdapat dalam berita bencana alam pada media online Detik.com periode Januari-Maret 2022, dan mengetahui relevansi hasil analisis kelengkapan unsur-unsur berita pada media online Detik.com sebagai bahan ajar teks berita kelas VIII. Peneli menerapkan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek pada penelitian ini ialah berita pada media online Detik.com. Objek dalam penelitian yakni kelengkapan struktur dan unsur-unsur berita bencana alam pada media online Detik.com periode Januari-Maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis dari 30 berita bencana alam pada media online Detik.com memiliki struktur berita yang lengkap terdiri dari; judul, teras berita, tubuh berita, dan akhir berita, terdapat sepuluh berita memiliki unsur 5W+1H sedangkan dua puluh berita lainnya tidak memiliki kelengkapan unsur 5W+1H dalam beritanya. Selain itu, hasil penelitian akan direlevansikansebagai bahan ajar berupa handout teks berita kelas VIII. Handout dibuat berdasarkan Kompetensi Dasar (KD) teks berita kelas VIII yang terdapat dalam kurikulum 2013.
Pengaruh Model Pembelajaran CIRC terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa di Sekolah Dasar Nani Nani; Rien Anitra; Evinna Cinda Hendriana
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC)  terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas III di SDN 13 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental design dengan bentuk nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan keterampilan membaca pemahaman kelas yang menggunakan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung; (2) Model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) berpengaruh besar terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa; (3) Model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Berdasarkan hal itu menunjukan bahwa model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) dapat menjadi salah satu diantara alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Medan Makna Berkebun Karet dalam Bahasa Dayak Dialek Belangin Desa Muun (Kajian Semantik) Lizawati Lizawati; Ester Ester; Herlina Herlina
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen makna yang terdapat dalam medan makna berkebun karet dalam BDDB, jenis makna dalam medan medan berkebun karet dalam BDDB, dan peran semantis  dalam  medan  makna  berkebun  karet  dalam  BDDB.  Metode  penelitian  yang  digunakan  dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa bahasa Dayak dialek Belangin yang digunakan informan, sedangkan data dalam penelitian ini kata-kata yang dituturkan informan yang mengandung medan makna berkebun karet. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik simak   libat cakap dan   wawancara, alat pengumpul data berupa panduan   observasi, alat perekam suara    dan    panduan  wawancara.  Teknik  pemeriksaan  keabsahaan  data  menggunakan  triangulasi sumber dan teori. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.  Hasil penelitian ialah terdapat 44 leksem yang berkaitan dengan kegiatan berkebun karet; 29 leksem dikategorikan sebagai verba; 15 leksem dikategorikan sebagai nomina. Terdapat 37  makna leksikal; sebelas kategori makna kolokatif berupa kegiatan menggunakan  alat, kegiatan  tanpa  alat,  peralatan  berbahan logam,  peralatan  berbahan  anyaman,  peralatan berbahan  kayu,  peralatan  berbahan  plastik,  peralatan  berbahan  batu,  peralatan  berbahan  seng,  peralatan berbahan daun, peralatan berbahan batok kelapa, peralatan berbahan bambu. Terdapat 29 leksem dengan fungsi semantis verba; 15 leksem dengan fungsi semantik nomina. 
Pembelajaran Linguistik Terapan dengan Metode Flipped Learning pada Mata Kuliah Psycholinguistics Dian Shinta Sari
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses penerapan metode Flipped Learning di kelas Psycholinguistics. Desain dari penelitian ini adalah diskriptif kualitatif.. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 Program Study Pendidikan Bahasa Inggris yang terdiri dari 30 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas dan observasi kerja kelompok. Hasil penelitian menyimpulkan mahasiswa melaksanakan kegiatan dalam  proses pembelajaran dengan metode flipped learning sesuai dengan role masing- masing. Kegiatan membaca materi dan partisipasi dalam diskusi mengindikasikan mahasiswa lebih aktif dan bertanggung jawab pada proses pembelajaran yang menerapkan metode flipped learning. Data menunjukkan rata- rata frekuasi respon membaca mahasiswa pada mata kuliah psycholinguistics adalah 8.0 dari frekuensi maksimal 10 respon. Kualitas respon membaca bervariasi dari rentang Fair (38%); Good (26%) dan Excellent (36%). Di sisi lain, diskusi kelompok dan diskusi kelas selama proses belajar mengajar di kelas didominasi oleh 8 mahasiswa (26.7%) dari total 30 mahasiswa. 17 mahasiswa (56.7%) berpartisipasi di bawah rata- rata frekuensi partisipasi, dan hanya 5 mahasiswa yang memenuhi rata partisipasi (16.7%). Rata – rata frekuensi partisipasi adalah 2.9 kali.
Improving Student’s Writing Skill through Four-Phase Technique on Accounting Students Ni Made Ernila Junipisa; Ni Made Ayu Purnami
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4305

Abstract

This research is aimed to find out whether or not the implementation of four-phase technique during students’ learning activities. A class of accounting class in Triatma Mulya University is participated as the participant of this research.  The required data were collected through the use of questionnaire, observation checklist, and writing test. The data from the questionnaire indicated that students had positive attitude toward the implementation of Four-Phase Technique. Four-Phase improves their motivation in learning English and this technique brings more fun to the process of learning. Moreover, it was found from observation data that the students were actively participated during Four-Phase implementation. Finally, the study proved that Four-Phase Technique improved students’ writing skill. Students’ mean score of writing  before implemented this technique was 57.20  in the beginning of the study the mean score  was 72,5 their mean scores improved from 78,94 to  84,23. 
Implementasi Prefiks dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Elva Sulastriana; Dewi Leni Mastuti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4758

Abstract

Prefiks meng-  adalah salah satu bentuk afiks yang tingkat pemakaiannya sangat produktif. Namun demikian masih banyak kekeliruan yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan prefiks khususnya prefiks-meng- pada karya tulis ilmiah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari 110  karya tulis mahasiswa berupa makalah, desain penelitian, dan skripsi. Data yang akan digunakan berupa kutipan kalimat yang berisi kata-kata yang menggunakan prefiks meng-. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumenter. Keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan trianggulasi dan analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh. Implementasi prefiks meng- pada karya tulis mahasiswa mengalami tingkat kesalahan rata-rata 77,76% dengan rincian (1) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk me- ada pada kata “merubah” (2)  kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk mem- pada kata “mempengaruhi, mempublikasikan, mempesona, mempercayai”, (3) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk men- pada kata “menterjemahkan, mentaati, menyetabilkan”,  (4) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk meny- pada kata “mensuplai, dan mensortir”, (5) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk meng- pada kata “mengkonfirmasi,  mengkeriting, mengkesampingkan/mengenyampingkan, mengkedepankan, mengkemukakan, mengketengahkan, mengeristal, mengeritik”,  (6) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk  menge- pada kata “membom, mencat, mensahkan”.
Karakteristik Budaya Madura dalam Antologi Puisi "Bantalku Ombak Selimutku Angin" Karya D. Zawawi Imron Eko Adi Sumitro; Siddik Ramadhan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4200

Abstract

Keberadaan puisi erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan tidak bisa lepas dari masyarakat dan budaya tempat lahirnya puisi itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik budaya Madura dalam beberapa aspek yang terkandung dalam antologi puisi “Bantalku Ombak Selimutku Angin” karya D. Zawawi Imron.Penelitian ini’ akan menggunakan metode deskriptif’ analisis, yaitu : dengan menggunakan yang biasa disebut mendeskripsikan fakta-fakta’ dengan menggunakan analisis (Ratna, 2009:53). Untuk bisa menafsirkan metode ini akan dilakukan metode  deskriptif’. Pada antologi puisi’ Bantalku Ombak Selimutku Angin. Dalam penyesuaian pada Teori Analisis’ ini yaitu menyesesuaikan dengan kerangka’ teori’ agar puisi tersebut terstruktur’ dan dapat digambarkan serta dilanjutkan dengan’ cara menafsirkan’ temuan-temuuan data.. Data alam penelitian’ ini secara kualitatif’ mendeskripsikan’ karakteristik’ budaya Madura.Hasil dalam penelitian ini diketahui bahwa Nilai-nilai karakteristik budaya Madura yang terkandung dalam antologi puisi: a) Nilai ketuhanan yang meliputi dua pandangan yaitu pandangan Tuhan sebagai’ penguasa’ yang menguasai serta menentukan kehidupan manusia’. b) Nilai kemasyarakatan’ yang meliputi kebanggaan akan eksistensi Madura, toolong-menolong, kebersamaan’ dan persatuan’. Dalam puisi tersirat bahwa orang Madura’ senantiasa’ bangga akan’ tanah’ kelahiran’ dan kekayaan’ akan seni  budayanya yang ada pada masyarakat Madura. c) Nilai kepribadian yang mengartikan bahwa masyarakat Madura memiliki kepribadian tertentu dalam etos’ kerja’, penjagaan’ diri’ dari’ prilaku buru, dan  menjunjung tinggi harkat martabat’ sebagai masyarakat Madura. d) Nilai kealaman yang beranggapan bahwa alam’ adalah tempat hiburan’, alam sebagai sumber’ nafkah’, dan’ alam’ berprilaku sebagai manusia.
Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Tayangan “Jejak Anak Negeri” dan Implikasinya sebagai Bahan Ajar di SMP Putri Lestari; Wienike Dinar Pratiwi; Roni Nugraha Syafroni
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4153

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif, strategi tindak tutur direktif, dan diimplikasikan sebagai bahan ajar berupa diktat teks prosedur di kelas VII. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil analisis yang ditemukan, terdapat 86 data tuturan, yakni bentuk tindak tutur perintah berjumlah 38 data, permintaan berjumlah 4 data, ajakan berjumlah 12 data, larangan berjumlah 12 data, nasihat berjumlah 19 data, dan kritikan berjumlah 1 data, sedangkan strategi tindak tutur direktif langsung berjumlah 79 data dan strategi tindak tutur direktif tidak langsung berjumlah 7 data. Hasil analisis tersebut membuktikan bahwa tindak tutur direktif perintah yang paling dominan dan dapat diimplikaiskan sebagai bahan ajar teks prosedur.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue