cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Gaya Bahasa Perbandingan dalam Pantun Melayu Redaksi Balai Pustaka Eti Sunarsih; Zulfahita Zulfahita
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.3456

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan gaya bahasa yang tergolong figuratif dalam pantun melayu redaksi balai pustaka. Penggunaan gaya bahasa perbandingan tersebut digunakan untuk menimbulkan efek keindahan. Penelitian ini bertujuan untuk  pendeskripsian gaya bahasa perumpamaan, metafora, personifikasi, antithesis, dan pleonasme dalam pantun melayu redaksi balai pustaka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif dan pendekatan stilistika. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari buku pantun melayu redaksi balai pustaka. Berdasarkan hasil analisis maka di dapatkan data pada gaya bahasa perbandingan yang digunakan dalam pantun melayu redaksi balai pustaka terdapat 34 data. Adapun hasilnya adalah gaya bahasa perumpamaan terdapat 10 data,  metafora terdapat 8 data, personifikasi terdapat 8 data, depersonifikasi terdapat 3 data, antitesis terdapat 3 data dan pleonasme terdapat 2 data.
Discovering Students’ Cognitive Perspective on the Use of Cooperative Learning in EFL Classroom Nida Fauziah; Nita Sari Narulita Dewi; Arini Nurul Hidayati; Fuad Abdullah
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.3753

Abstract

This study aims to explore the students' cognitive perspectives when learning English in the classroom using the cooperative learning method. Cooperative learning is a learning method in which students with different learning abilities are conditioned to work together in a group to achieve the same learning goals. Johnson et al. (2013) added that in cooperative learning students can work together and maximize their learning. The data collection technique used in this study was semi-structured interviews conducted on three students as participants in this study. The data was processed qualitatively using thematic analysis. The findings of this study indicated positive cognitive perception obtained from students' learning experiences, namely, the discovery of partners that become supportive system in learning development and also the improvement of self-accountability in learning English.
Problematik Pembelajaran Sastra (Studi Kasus di SMK Negeri 2 Kolaka) Syarifuddin Tundreng
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4083

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan-permasalahan yang dialami siswa SMK Negeri 2 Kolaka dalam mata pelajaran bahasa Indonesia pada aspek pembelajaran sastra. Penelitian menggunakan penelitian Kualitatif, dengan metode Penelitian bersifat deskriptif kualitatif, studi kasus digunakan sebagai media untuk menemukan, mempelajari, dan mengkaji secara mendalam kasus-kasus yang dialami siswa di SMK Negeri 2 Kolaka terkait aspek pembelajaran sastra Indonesia. Sumber data penelitian yaitu siswa SMK Negeri 2 Kolaka yang berjumlah 50 dari 130 jumlah keseluruhan siswa. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan beberapa teknik penelitian  guna menemukan data, yaitu berupa observasi (pengamaatan langsung), wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian yaitu: 1) kualitas guru yang yang mengajarkan sastra di SMK Negeri  Kolaka adalah guru bahasa Indonesia yang kurang memiliki kompetensi terhadap aspek sastra,     2) srana dan prasana sebagai pendukung dalam proses pembelajaran kurang memadai, sehingga membuat siswa tidak mampu mengembangkan kompetensi diri dalam mengapresiasi pembelajaran sastra secara teoretis dan praktis, 3) rendahnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran sastra perlu menjadi perhatian khusus, dan 4) lembaga pendidikan yang terkait sebagai bagian dari birokrasi, kurang mampu memberikan pelayanan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan sarana dan prasarana dalam rangka pengembangan kompetensi siswa di sekolah.
Efl Students' Critical Thinking in Speaking Activities Rahmat Maulana; Finny Anita; Muhammad Iqbal Ripo Putra
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.3528

Abstract

This research aimed to investigate how EFL students apply critical thinking in speaking activities and to explore the levels of critical thinking achieved by EFL students in speaking activities at e-COLINK Pontianak. The population of this research was the EFL students of advanced level 3 at e-COLINK Pontianak with a total of eight students. The samples of this research were selected using total sampling technique. The researcher applied the type of descriptive research with a qualitative approach. The techniques of data collection used in this research were observation and direct communication. For collecting the data, the researcher used the instruments such as field notes and interview. To analyze the data, the researcher used descriptive qualitative analysis, which was based on the theory from Ary, Jacobs, Sorensen, Walker (2014). As the results, the researcher revealed that the EFL students applied critical thinking in speaking activities based on the indicators of critical thinking from some authors that had been summarized into six sections. The levels of critical thinking achieved by the EFL students were level of Understand and Apply which indicated as low level, and level of Evaluate which indicated as high level.
Speech Act Analysis In Zootopia Movie Devian Try Gustary
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tindak tutur dan kemungkinan tujuannya yang dilakukan oleh dua karakter utama, yaitu Judy Hopps dan Nick Wilde dalam film Zootopia. Metode kualitatif digunakan untuk menjelaskan fungsi tindak tutur yang dilakukan oleh para tokoh. Teori Searle digunakan sebagai teori utama untuk menjawab dua rumusan masalah mengenai klasifikasi tindak tutur dan tujuan mereka menggunakan tindak tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua tindak tutur digunakan oleh Hopps. Di sisi lain, Wilde hanya menggunakan setengah dari klasifikasi tindak tutur, yaitu direktif, ekspresif, dan komisif. Sedangkan tujuan penggunaan tindak tutur adalah untuk menceritakan apa yang diyakininya (assertives), untuk meminta seseorang melakukan sesuatu (directives), untuk mengungkapkan perasaan (expressive), untuk berjanji (commissives), dan untuk membawa perubahan (declarations).
Campur Kode dalam Pidato Presiden Joko Widodo Pada Konferensi Forum Rektor Seluruh Indonesia Bayu Andika Prasatyo; santosa santosa; Yayu Kurniyawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4174

Abstract

Penelitian ini mencoba menyibak kejadian campur kode yang terjadi pada sebuah percakapan. Masalah yang akan diangkat adalah bentuk dari campur kode serta faktor penyebab terjadinya campur kode pada pidato presiden Joko Widodo pada acara konferensi forum rektor seluruh Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan bentuk campur kode serta menjelaskan faktor penyebab adanya campur kode itu sendiri yang terdapat pada pidato presiden Joko Widodo. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, yakni dengan teknik menyimak serta mencatat hasil percakapan yang terdapat pada objek penelitian. Sumber data pada penelitian ini adalah ujaran yang disampaikan presiden Joko Widodo dalam pidato beliau pada acara konferensi rektor seluruh Indonesia dalam bentuk video yang diduga mengadung gejala campur kode. Terdapat hasil yang diperoleh dari fenomena campur kode pada pidato tersebut, yakni adanya campur kode external berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Sementara faktor penyebab terjadinya campur kode ini adalah faktor identifikasi peran, faktor identifikasi ragam serta faktor keinginan menafsirkan.
Students’ Perception toward Vocabulary Mastery Mutaat Mutaat; Radik Darmawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4175

Abstract

The present study tries to identify the students’ perceptions toward vocabulary mastery of the literature students departments. There are 40 students who are recruited voluntarily to participate in the study. The students are actively learning students in the college. The instrument used in the present study is questionnaire. The use of questionnaire is to elicit the students’ perception on the vocabulary mastery and the other relevant factors affecting vocabulary mastery. The findings indicate that basically, the students have varied perceptions on the vocabulary taught to them. The finding also shows that the students prefer to learn vocabulary in context, for instance, the students can learn vocabulary while reading novel, short story, or the other reading materials, and not from the conversation, or listening material. The students are also found that they prefer to learn vocabulary, which are related to business, health, tourism, and technology. Lastly, they also prefer to learn vocabulary, which are closely related to their occupational background. 
The Effectiveness of Lapbook in Teaching Reading Comprehension Aunurrahman Aunurrahman; Fernando Putra; Maliqul Hafis
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4150

Abstract

This pre-experimental study aimed to determine the effectiveness of the lapbook and its effect on students’ reading comprehension mastery. A cluster random sampling was used to select the participants, the eighth-grade students of MTs Negeri 02 Pontianak. The data was collected by using tests. Try out was conducted to validate the test. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistics to know the process and result caused by the implementation of the wapbook which was elaborated into three main procedures; pretest, treatments, and post-test. The data analysis shows that the lapbook implementation affected the students’ reading comprehension achievement. The mean score from pre-test was 53.51 and the means score of the post-test was 71.89. The calculated data of the t-test confirms that tobtain was higher than ttable, which means that the alternative hypothesis was accepted. Furthermore, the effect size calculation was 1.07 ( 1.00) which indicates the standard effectiveness of the test is categorized as strong effect according to Cohens’ effect size qualification. In summary, the lapbook is significantly effective and encourages the other English teachers to use it to teach reading comprehension. 
Variasi Kata Sapaan dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas 12 Marti Marganingsih; Mayang Santika Dewi; Odien Rosidin
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis kata sapaan yang terdapat dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas 12 dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian teknik baca dan teknik catat.. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas 12 yang ditulis oleh  Nisone Ayu Constantya dan diterbitkan oleh PT Bumi Aksara Jakarta. Data penelitian ini menggunakan kata atau kalimat yang terdapat dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas 12. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi sapaan yang terdapat dalam Buku Teks Bahasa Indonesia antara lain sapaan nama diri, sapaan pronomina persona, sapaan kekerabatan, sapaan gelar, sapaan pangkat/jabatan, dan sapaan profesi. Sapaan nama diri, sapaan pronomina persona, dan sapaan kekerabatan dipengaruhi oleh faktor situasi, usia, hubungan kekerabatan dan hubungan keakraban. Sedangkan untuk sapaan gelar, sapaan pangkat/jabatan, dan sapaan profesi dipengaruhi oleh situasi dan status sosial.
Kandoushi pada Anime Shingeki No Kyojin: The Final Season (2020) (Kajian Semantik) Nunik Nur Rahmi Fauzah; Yanti Hidayati; Theodore Kristianto Gunawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis, makna dan fungsi kandoushi pada anime yang berjudul Shingeki no Kyojin: The Final Season (2020) dengan menggunakan teori yang dipaparkan oleh Terada Takano, juga Masuoka dan Takubo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam anime Shingeki no Kyojin: The Final Season (2020) dari episode 1 (satu) hingga episode 16 (enam belas), terdapat sebanyak 73 (tujuh puluh tiga) data kandoushi yang terdiri dari 35 (tiga puluh lima) data berupa kandou, 24 (dua puluh empat) data berupa outou, 7 (tujuh) data berupa yobikake, dan 7 (tujuh) data berupa aisatsugo. Kandoushi yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini adalah kandou yang menyatakan keterkejutan terhadap keadaan yang tidak terduga sebanyak 20 (dua puluh) data. Beberapa kandoushi yang ditemukan meskipun memiliki jenis yang sama, dapat mengalami perubahan makna dan fungsi berdasarkan percakapan yang dilakukan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue