cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shautut Tarbiyah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Shautut Tarbiyah adalah satu dari banyak jurnal yang ada di IAIN Kendari yang membahas Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman.
Arjuna Subject : -
Articles 287 Documents
PENTINGNYA MEMBANGUN STAIN KENDARI SEBAGAI ORGANISASI BELAJAR Nurdin Karim
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6014.115 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i1.137

Abstract

Menjawab tantangan persaingan bisnis pada era globalisasidan liberalisasi, setiap perusahaan dituntut untuk memiliki keunggulankompetitif yang didukung intelegensi organisasi untuk mengelolapengetahuan melalui proses belajar berkelanjutan. Oleh karena itusejak diperkenalkan tahun 1990-an, organisasi belajar berperanmembekali organisasi perusahaan dengan basis pengetahuan dalamrangka memenangkan persaingan. Organisasi belajar sangatdiperlukan perusahaan terutama dalam menghadapi perubahanlingkungan yang sangat cepat, semakin meningkatnya ketidakpastian,persaingan ketat di antara pebisnis, globalisasi, tuntutan dan harapanhidup yang semakin tinggi dari berbagai pihak, tanggungjawab sosialperusahaan, dilema etika, serta munculnya kekuatan pengetahuanekonomi masyarakat dan organisasi.Ada beberapa pemikiran yang melatarbelakangi tulisan inidiantaranya adalah: Pertama sumber daya manusia adalah merupakanaset yang paling berharga dalam setiap organisasi baik profit maupunnon profit. Kedua di era globalisasi ini pengetahuan merupakaninstrumen utama keunggulan kompetitif yang dapat membuat suatuorganisasi bertahan dan berkembang. Hal ini bisa terjadi apabilaorganisasi tersebut terus menerus belajar mengembangkan diri, sertadapat berproduksi. Ketiga, Organisasi belajar telah berkembang luasdan memiliki kekuatan sebagai faktor kritik kinerja organisasi.Keempat, secara akademik studi-studi yang berkaitan dengan peranorganisasi belajar dalam meningkatkan kinerja organisasi masihkurang. Kelima, sebagain besar manajemen perusahaan profit maupunnon profit belum sepenuhnya menyadari arti pentingnya organisasibelajar, termasuk pada perguruan tinggi.Kata Kunci: Organisasi Belajar, Stain Kendari
Sekularisme dalam Perkembangan Islam Tomo Paranrangi
Shautut Tarbiyah Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.634 KB) | DOI: 10.31332/str.v19i1.42

Abstract

Perkembangan Islam sejak diwahyukannya sampai saat sekarang ini, telah memunculkan berbagai istilah termasuk sekularisme. Istilah ini sebelumnya tidak di kenal dalam Islam, karena Islam  tidak mengenal polarisasi dalam kehidupan. Islam adalah ajaran agama yang multi dimensi dengan ijtihad sebagai prinsip gerakannya.Kata kunci: Islam, Sekuler, Ijtihad.
HUKUM DAN KEADILAN Sriwaty Sakkirang
Shautut Tarbiyah Vol 15, No 1 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2339.742 KB) | DOI: 10.31332/str.v15i1.105

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai hukum dan keadilan. Masalah yang dikaji adalah bagaimana hukum dan keadilan dapat ditegakkan dan penyebab terpuruknya hukum di Indonesia. Dalam upaya memberantas korupsi, kejaksaan dituntut bersikap adil dan tidak diskriminatif. Penulis memandang bahwa proses penegakan hukum di Indonesia akan semakin membaik di tahun-tahun mendatang dan dapat menjadikan negara ini bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Yang paling penting adalah keinginan pemerintah untuk menegakkan hukum bukan hanya sekedar wacana tetapi diwujudkan dalam bentuk action.Kata Kunci: hukum, keadilan
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KARIES GIGI PADA MURID SDN 1 RAHA KABUPATEN MUNA Ratna Umi Nurlia
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 2 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.606 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i2.153

Abstract

Karies gigi adalah suatu proses kronis regresif yang dimulaidengan larutnya mineral email sebagai akibat terganggunyakeseimbangan antara email dan sekelilingnya yang disebabkan olehpembentukan asam mikrobial dari substrat(medium makanan bagi bakteri) dan timbulnya destruksi komponenkomponenorganik dan akhirnya terjadi kavitasi (pembentukanlubang) yang tidak dapat diperbaiki kembali oleh tubuh melalui prosespenyembuhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarapengetahuan orang tua, konsumsi makanan kariogenik dan kebiasaanmenggosok gigi dengan kejadian karies gigi. Metode penelitian yangdigunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectionalstudy. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 responden yangdiperoleh secara proportional stratified random sampling. Datadidapatkan menggunakan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji statistik padatingkat signifikasi () = 0,05 diperoleh tidak ada hubungan yangbermakna antara pengetahuan orang tua (Value = 0,078) serta adahubungan yang bermakna antara konsumsi makanan kariogenik (Value= 0,002 dan RØ = 0,539) yang berarti tingkat keeratan hubungan kuatdengan kejadian karies gigi dan kebiasaan menggosok gigi (Value =0,002 dan RØ = 0,539) yang berarti tingkat keeratan hubungan kuatdengan kejadian karies gigi.Kata Kunci : Karies gigi, makanan, kariogenik
Peranan Matematika pada Prestasi Belajar Statistik Pendidikan bagi Mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari Ety Nur Inah
Shautut Tarbiyah Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.889 KB) | DOI: 10.31332/str.v19i2.58

Abstract

Statistik pendidikan diajarkan agar para mahasiswa Fakultas Tarbiyah 1) dapat (mampu) menggunakan Statistik (sebagai alat bantu) dalam penyusunan Laporan Penelitian Pendidikan, 2) dapat memahami dan mengerti beberapa istilah statistik dan manfaatnya, 3) dapat (mampu) menggunakan rumus-rumus dan teknik-teknik analisa statistik dalam penyusunan Laporan Penelitian Pendidikan, 4) dapat memiliki sikap teliti dan cermat dalam menerima dan mengemukakan sesuatu.Seorang mahasiswa akan dihadapkan pada penelitian yang tidak semuanya merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya, setiap mahasiswa mau tak mau akan mengadakan pengolahan data secara kuantitatif.Kata Kunci: matematika, statistik pendidikan, prestasi belajar.
KONSEP DASAR PENGELOLAAN PENGAJARAN Samrin Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.333 KB) | DOI: 10.31332/str.v16i1.121

Abstract

Proses interaksi belajar mengajar (pengajaran) merupakan inti darikegiatan pendidikan. Keberhasilan dalam proses belajar mengajartersebut mempunyai dampak positif kepada peserta didik, yaitumeningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dan nilai yangdimiliki oleh peserta didik. Keberhasilan tersebut salah satudiantaranya dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh pesertadidik dalam proses belajar. Dalam mencapai prestasi belajar yangbaik, terdapat dua hal yang mempengaruhi keberhasilannya, yaitukarakteristik individu dan kualitas pengajaran, di antaranyapengelolaan pengajaran. Karakteristik individu yang mempengaruhihasil belajar siswa merupakan faktor yang bersumber dari dalam dirisiswa yang terdiri dari usia, kematangan, kesehatan, kelelahan,suasana hati, motivasi, minat dan kebiasaan belajar. Sedangkankualitas pengajaran merupakan faktor yang bersumber dari luar siswayang berkaitan dengan kualitas dari pengelolaan pengajaran yang baik,dan komponen-komponen pengajaran. Komponen-komponen yangberhubungan langsung dengan proses belajar mengajar adalah guru,kurikulum, metode, sarana dan prasarana. Sebagai salah satukomponen pengajaran, guru mempunyai peran yang sangat penting,utamanya dalam menentukan keberhasilan belajar siswa.Kata Kunci : Pengelolaan, Pengajaran
Etika Berbusana dalam Perspektif Agama Dan Budaya Muhammad Alifuddin
Shautut Tarbiyah Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.832 KB) | DOI: 10.31332/str.v20i2.26

Abstract

Berbusana sebagai bagian integral dari keadaban manusia berhubungan erat dengan etika, baik etika yang berbasis pada nilai-nilai religi maupun norma tradisi. Secara prinsip semua agama memandang etika berbusana dalam hal ini menutup aurat adalah bagian yang tak terpisahkan dengan ketaatan pada Tuhan, maka sangat beralasan jika pengaturan etika berbusana di ruang publik mengacu pada  nilai-nilai religiusitas. Mengingat masyarakat Kendari secara sosio kultural dan historis memiliki akar kultur religi yang berbasis pada Islam, maka sejatinya pakaian atau norma model tata busana yang “layak” untuk dikembangkan bagi masyarakat di daerah ini,  merujuk pada tata busana budaya masyarakat Kendari yang dikaitkan dengan akar religi masyarakat setempat, yaitu Islam. Tanpa harus dimaknai bahwa konsep tersebut menegasikan keberadaan pihak lain.Kata Kunci: Etika, berbusana, agama dan budaya
Jejak Dan Pemikiran Keagamaan-Pendidikan La Malik Idris(1963-2009) Muhammad Alifuddin
Shautut Tarbiyah Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.291 KB) | DOI: 10.31332/str.v22i2.493

Abstract

This study is the study deskripstif about: Traces and Religious Thought La Malik Idris. The focus of this study is the problem, how to trace and religious thought developed by La Malik Idris. As a descriptive study of the data of this study were collected through a series of in-depth interviews and the review of documents related to the study subject. Analysis of data obtained refers to the perspective of Miles and Huberman. The results of the study on a number of data obtained can be concluded that: La Malik Mujahid is the figure at the same propaganda propaganda academics. Keywords: Religious Thought, education, Da'wah
PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PANDANGAN QADARIYAH, JABARIYAH DAN ASY’ARIYAH Sitti Kuraedah
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.352 KB) | DOI: 10.31332/str.v16i2.132

Abstract

Pendidkan Islam bertujuan menumbuhkan keseimbangan pada kepribadianmanusia , sedangkan tujuan akhir pendidikan Islam adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah, pada tingkat individual, masyarakat dan kemanusiaan pada umumnya. Oleh karena itu Islam memandang, kegiatan pendidikan merupakan satu-kesatuan integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia. Ia harus berjalan harmoni dan seimbang serta menjadi tanggung jawab setiap muslim. Manusia dalam pandangan jabariyah tidak perlu melakukan proses pendidikan baik secara formal dan tidak formal karena tanpa proses pun manusia akan memperoleh pengetahuan yang banyak jika Allah menghendaki begitupun sebaliknya sekalipun mereka mengikuti pendidikan formal atau tidak formal kalau Tuhan tidak memberikan hidayah dan petunjuknya untuk mengetahui dan memahami sesuatu pastilah tidak akan terjadi, oleh sebab itu maka pendidikan tidaklah menjadi sesuatu yang penting. Kata kunci : Pendidikan Islam
Perkembangan Otak Anak Usia Dini Laode Anhusadar
Shautut Tarbiyah Vol 20, No 1 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.336 KB) | DOI: 10.31332/str.v20i1.37

Abstract

Anak yang terlahir sehat tanpa gangguan secara fisik maupun gangguanneurologis merupakan dambaan setiap orang tua. Agar dapat mencapai haltersebut tentu terdapat berbagai kriteria yang harus terpenuhi dalampertumbuhan dan perkembangan anak sejak dari masa janin. Salah satunyaadalah bagaimana membentuk otak dengan baik dan tepat, karenakemampuan otak dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang agar dapatmenjadi manusia seutuhnya. Perkembangan otak sebagaimana tumbuhkembang anak pada umumnya dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktorlingkungan baik lingkungan internal (faktor-faktor yang terdapat dalam dirijanin atau anak itu sendiri), maupun lingkungan eksternal (faktor di luaranak). Faktor eksternal misalnya kondisi ibu hamil, lingkungan tempattinggal, pola asuh (otoriter, partipatif, demokratis atau permisif), pola makan,pemberian ASI yang adekuat, asupan nutrisi dan mikronutrien penting sepertiiodium, zink, selenium, zat besi, serta kecukupan oksigen.Kata kunci: Perkembangan Otak

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 31 No. 1 (2025): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tra Vol 30, No 2 (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol. 30 No. 2 (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tra Vol 29, No 2 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 29, No 1 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 2 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 1 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 27, No 2 (2021): Pendekatan Transdisipliner dalam Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies Vol 26, No 1 (2020): Education in Islamic Societies Vol 25, No 2 (2019): Kependidikan Vol 25, No 1 (2019): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 39, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 38, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 1 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 23, No 2 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 23, No 1 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 1 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 21, No 2 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 21, No 1 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 1 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 2 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 1 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 2 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 2 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 1 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan More Issue