cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 260 Documents
Penguasaan Konsep Kapal Selam melalui Kit IPA Kafah di Sekolah Dasar Syahrial Ayub; Ahmad Busyairi; Hikmawati Hikmawati; Endang P Handayani
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.16826

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan konsep kapal selam secara kafah dengan mengunakan Kit IPA Kafah. Sampel penelitian adalah  guru IPA SD Negeri 23 Cakranegara. Data didapatkan dari hasil pre-test dan post-test penguasaan konsep secara kafah dan angket respon guru-guru terhadap penggunaan Kit IPA Kafah. Secara Kafah guru diberi kompetensi yang utuh karena satu konsep yang ditemukan dikaitkan agama, aplikasi dan kebermaknaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan terhadap penguasaan konsep kapal selam secara kafah dan respon guru dalam menggunakan Kit IPA Kafah sangat baik, sehingga pemanfaatan Kit IPA Kafah sangat dianjurkan dalam pembelajaran.
Penerapan Pendekatan TPACK Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V SD Negeri 1 Panggung Harjo Rovi Rohmawati Muflikha; M. Taheri Akhbar; Mega Prasrihamni
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.17058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V setelah diterapkannya pendekatan TPACK. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan sensus/sampling total diambil dari semua anggota populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 1 Panggung Harjo dengan jumlah 16 peserta didik dan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunkaan adalah uji N-gain, uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, dan uji hipotesis yaitu uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh nilai rata-rata dari pre-test sebesar 53,9 dan post-test memperoleh nilai sebesar 78,12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 ≤ 0,05, yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V setelah diterapkan pendekatan TPACK di SD Negeri 1 Panggung Harjo.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Acvtive Learning pada Muatan IPA Siswa Kelas V Muhammad Rudi Aprizal; Mijahamuddin Alwi; Arif Rahman Hakim; Husnul Mukti
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.17068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Acvtive Learning Pada Muatan IPA Untuk Siswa Kelas V di SDN 1 Semaya Tahun Ajaran 2020/2021, penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D tahapan disederhanakan menjadi 3 yaitu, pendefinisian, perancangan dan pengembanagan. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V Sekolah Dasar dengan jumlah 19 siswa. Instrumen pengembangan ini menggunakan lembar validasi, angket responden siswa. Hasil validasi ahli materi dengan jumlah skor 48 yang termasuk dalam rentang skor 41 < X ≤ 50 dengan kategori “BAIK” sedangkan ahli tampilan mendapatkan skor 25 yang termasuk dalam rentan skor 20 < X ≤ 25 dengan ketegori “BAIK” dan hasil dari angket respon peserta didik terhadap keefektifan penggunaan bahan ajar (LKPD) yang di kembangkan mendapatkan skor rata-rata 60.78 yang termasuk dalam rentang skor 51 < X ≤ 63 dengan kategori “BAIK”. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengembanagan bahan ajar (LKPD) berbasis active learning pada muatan IPA siswa kelas V SDN 1 Semaya ini sangat baik dan efektif untuk digunakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Berbasis Kearifan Lokal Kelas IV SDN 2 Surabaya Musabihatul kudsiah; Baiq Dini Rahayu Wardani; Irma Puspita Dewi; Muhammad Abdul Aziz
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.17455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika materi pecahan berbasis kearifan lokal menggunakan desain penelitian Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah disederhanakan menjadi 7 langkah, yaitu (1) melakukan analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) pengujian terbatas, (5) revisi hasil uji produk, (6) uji produk utma, (7) revisi produk akhir. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV dengan jumlah 11 peserta didik. Instrumen penelitian dan pengembanngann ini menggunakan lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil uji validasi ahli desain media dengan jumlah skor 93 berada pada rentang skor X>83,94 dengan kategori “sangat baik”. Hasil uji validasi ahli materi dengan jumlah skor sebesar 90 berada pada rentang skor X>83,94 dengan kategori “sangat baik”. Hasil dari angket respon peserta didik terhadap kevalidan dan kefektifan penggunaan modul yang dikembangkan mendapatkan skor rata-rata 50,53 dan berada pada rentang 39<X≤51 dengan kategori “cukup baik”. Sehingga dapat disimpulkan, modul pembelajaran matematika materi pecahan berbasis kearifan lokal valid dan efektif digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar
Pengembangan Media Pembelajaran MIPA Karakteristik Permainan Simulasi untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Mahasiswa Wahyu Maulida Lestari
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18353

Abstract

Mahasiswa PGSD merupakan generasi yang dicetak sebagai seorang guru kelas. Pada faktanya, banyak mahasiswa yang merasa kurang menguasai materi matematika dan IPA (MIPA) sehingga menimbulkan kesulitan mengajar. MIPA merupakan rumpun bidang studi yang abstrak dan sulit, karena materi MIPA terdapat rumus-rumus untuk menyelesaikan masalah. Selain itu, sistem pembelajarannya monoton kurang menarik, tidak ada interaksi positif antara siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran MIPA karakteristik permainan dan simulasi untuk meningkatkan berpikir kreatif mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ADDIE (Analysis, Design, Delevopment, Implement and Evaluate). Subjek dalam penelitian ini mahasiswa semester VII yang mengikuti program mata kuliah microteaching Prodi PGSD FKIP UNUSIDA. Pada penelitian ini akan dikembangkan media pembelajaran MIPA karakteristik permainan dan simulasi yang berbentuk permainan ular tangga. Berdasarkan hasil implementasi, penggunaan media permainan stimulasi, mahasiswa memiliki kemampuan berpikir lancar (fluency), berpikir orisinal (originality), dan berpikir elaborasi (elaboration). Maka dapat disimpulkan media pembelajaran karakteristik permainan dan simulasi efektif digunakan untuk meningkatkan berpikir kreatif mahasiswa dalam praktik mengajar MIPA.
Pengembangan Media Papan Selip (Slot Board) Terhadap Penguasaan Kosakata Pada Siswa Kelas II SDN Ampelgading Blitar Indar Neliana Putri; Innan Mukhlishina
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18736

Abstract

 Kosakata merupakan aspek penting bagi siswa dalam menyampaikan pesan dan pendapat. Namun bebrapa studi menunjukan bahwa penguasaan kosakata siswa sekolah dasar masih rendah. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran papan Selip (Slot Board) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas 2 SDN Ampelgading II Blitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan SDN Ampelgadingm Blitar dengan subjek penelitian siswa kelas 2 yang berjumlah 13, yang terdiri dari siswa perempuan 6 orang dan siswa laki-laki 7 orang. Data penelitian yang diperoleh bahwa media pembelajaran Papan Selip (Slot Board) yang dikembangkan layak di uji cobakan. Respon peserta didik terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi kosakata melalui metode wawancara dan observasi dengan media pembelajaran menunjukkan respon yang baik dari peserta didik kelas 2 SDN Ampelgading  Blitar.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penggunaan Alat Peraga Benda Manipulatif Sekolah Dasar Repi Mei Suryani; Astri Sutisnawati; Lutfhi Hamdani Maula Hamdani Maula
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18738

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Ciracap pada mata pelajaran matematika sehingga memerlukan perbaikan. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa maka akan digunakan media manipulatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menggunakan media manipulatif untuk meningkatkan hasil belajar serta mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa setelah digunakannya media manipulatif dalam pembelajaran matematika. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 2 Ciracap yang berjumlah 14 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga manipulatif berupa geoboard dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar pada mata pelajaran matematika. Peningkatan hasil belajar ini dapat dilihat dari siswa yang paham terhadap materi pelajaran, dapat mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, dan meningkatkan nilai yang diperoleh siswa pada saat tes hasil belajar. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 75,71 dengan persentase ketuntasan klasikal 71,42%. Pada siklus II, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 81,43 dengan persentase ketuntasan klasikal 85,71%. 
Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Berbasis Pendidikan Karakter pada Fase New Normal Covid-19 Muhammad Husni; Abdullah Abdullah; Siti Ulfiaturruhi; Yul Alfian Hadi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran tematik berbasis pendidikan karakter menggunakan desain penelitian pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah disederhanakan menjadi 7, yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan draft awal, uji awal produk, revisi hasil uji coba awal, uji coba lapangan utama, revisi produk berdasarkan uji coba lapangan utama. Penelitian dilakukan pada siswa kelas III dengan jumlah 21. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, angket respon guru, dan tes hasil belajar siswa. Hasil uji validasi ahli desain media memperoleh skor 75 berada pada rentang 67,99<X≤83,99 dengan kategori “baik”. Hasil uji validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 82 berada pada rentang 67,99<X≤83,99  dengan kategori “baik”. Hasil  angket respon siswa terhadap keefektifan penggunaan modul yang dikembangkan mendapatkan skor rata-rata 62,88 dan berada pada rentang 51<X≤63 dengan kategori “baik”. Hasil penilaian kepraktisan yang dilakukan guru kelas memperoleh skor sebesar 47 berada pada rentang X>41,98 dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan penilaian pretest dan posttest yang dilakukan ini menunjukkan perubahan yang baik, yaitu pretest dengan ketuntasan belajar maksimal hanya 53% kemudian posttest dengan hasil 86%. Sehingga dapat disimpulkan, modul pembelajaran tematik berbasis pendidikan karakter layak digunakan sebagai bahan ajar penunjang kegiatan belajar di rumah.
Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Baca Siswa Kelas Iv Sdn 2 Suryawangi Aswasulasikin Aswasulasikin; Dina Apriana; Abdul Aziz; Rozia Apria Husna
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18795

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya minat baca siswa dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat dasar. Minat baca yang rendah ini memicu pemerintah melalui kemendikbud mengadakan Gerakan Literasi Sekolah yang diintegrasikan ke dalam kurikulum. Dengan harapan dapat meningkatkan minat baca siswa dan menjadi pusat motivasi untuk belajar sepanjang hayat. Tujuan peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV SDN 2 Suryawangi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan kepala sekolah, pustakawan, guru wali kelas IV, siswa kelas IV, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SDN 2 Suryawangi menerapkan strategi berupa kegiatan membaca 15 menit di pojok baca kelas dan kunjungan wajib setiap kelas ke perpustakaan. Kegiatan membaca 15 menit ini dilakukan setiap hari di kelas sebagai upaya melakukan pembiasaan membaca dan kunjungan ke perpustakaan sebagai bentuk motivasi siswa untuk mau membaca. Dalam mempengaruhi minat baca siswa dilakukan tiga tahapan pelaksanaan gerakan literasi sekolah diantaranya yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Faktor pendukungnya yakni peran aktif seluruh warga sekolah dan sarana-prasrana yang memadai, sedangkan yang menjadi hambatannya yakni minat anak yang berbeda-beda sehingga menjadi tugas guru untuk memotivasi siswa memiliki kebiasaan membaca.
Implementasi program literasi membaca kelas 5 di SD Negeri Karangwuni vadia indra luxyana; Henry Aditya Rigianti; Yogi Indra Wijayanto
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.19282

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang implementasi Program Literasi membaca siswa kelas 5 di SD Negeri Karangwuni. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data yakni Guru Kelas dan siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahap yakni data reduksi, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SD Negeri Karangwuni, implementasi program literasi membaca sampai pada tahap pembiasaan 15 menit membaca sebelum pembelajaran dimulai. Upaya sekolah untuk meningkatkan program literasi adalah dengan cara membiasakan membaca buku non pelajaran dan buku pembelajaran selama 15 menit sebelum kelas dimulai, membangun lingkungan yang mendukung literasi dan melibatkan mitra dalam pelaksanaan kegiatan literasi. Terdapat beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dalam kegiatan ini yakni semangat siswa-siswi dalam membaca buku dan dukungan dari berbagai pihak. Sedangkan faktor penghambat pembiasaan kegiatan membaca adalah belum optimalnya pelaksanaan Program literasi sekolah ini karena belum sepenuhnya rutin dilaksanakan disetiap kelas lainnya. Kata kunci: Program literasi, Implementasi Program, literasi membaca.