cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a double blind-peer-reviewed journal managed by Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cooperates with the Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia presenting diverse themes, yet still within major themes in education. Particularly about the study of theoretical education and results of classroom action research, experimental research and development research in the development of education including sustainable professionalism. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is published three times a year in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
Menciptakan High Level of Play dalam Rencana Pembelajaran Anak Usia Dini Maria Melita Rahardjo
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.687 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p206-216

Abstract

Bermain adalah filosofi dasar pembelajaran anak usia dini di Indonesia. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mememeriksa dan menganalisa secara teoritis rancangan pembelajaran yang dapat mendukung implementasi prinsip bermain level tinggi atau high level of play dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut. Setiap pembelajaran AUD hendaknya dapat mengintegrasikan high level of play ke dalamnya karena studi dan penelitian yang ada menyatakan bahwa hal tersebut dapat mengembangkan semua aspek perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini melibatkan sepuluh kelompok partisipan dan masing-masing kelompok merancang sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH). Dokumen RPPH disusun mengacu pada kurikulum 2013 PAUD dan kesepuluh kelompok mengembangkan sistem pembelajaran berbasis sentra. Dokumen RPPH yang mereka rancang kemudian mereka presentasikan dalam bentuk simulasi penataan lingkungan belajar. Dokumen RPPH, diskusi dan wawancara partisipan, serta observasi hasil penataan lingkungan belajar menjadi sumber data utama penelitian deskriptif kualitatif ini. Hasil penelitian menemukan bahwa setidaknya ada tiga faktor penting yang berperan dalam perencanaan pembelajaran yang dapat menginisiasi high level of play. Ketiga faktor tersebut adalah material, penataan material, dan guru. Selanjutnya, salah satu keterbatasan penelitian ini adalah bahwa rancangan RPPH yang disusun tidak dilanjutkan hingga tahap implementasi di kelas AUD. Penelian selanjutnya disarankan untuk melihat analisa teoritis hasil wawancara dan diskusi apakah benar perencanaan pembelajaran yang dihasilkan mampu menginisiasi high level of play pada pembelajaran anak usia dini.
Efektivitas Model Pembelajaran Tipe Group Investigation (GI) dan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam Meningkatkan Kreativitas Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas 4 Lucia Venda Christina; Firosalia Kristin
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.517 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p217-230

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis dan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 Salatiga. Jenis penelitan adalah eksperimen. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 yang berjumlah 37 siswa dan siswa kelas IV SDN Sidorejo Kidul 02 yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar dan rubrik untuk mengetahui kreativitas berpikir kritis siswa. Metode analisis data dengan melakukan uji t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh data nilai t hitung = 5,722 dan t tabel = 0,05 dengan signifikansi pada uji t adalah 0,000<0,05 maka terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada analisis penilaian kreativitas berpikir kritis siswa didapat peningkatan dari rata-rata 28,05 menjadi 29,32. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC efektif dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis siswa, serta dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02. Saran bagi guru hendaknya menggunakan model pembelajaran kooperatif yang dapat disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan, bagi siswa hendaknya lebih aktif dalam mengikuti pelajaran, bagi sekolah supaya menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pembelajaran, dan bagi pembaca yang akan melakukan penelitian dengan model pembelajaran yang sama hendaknya guru yang menentukan setiap anggota kelompok sehingga waktu untuk pembentukan kelompok tidak terlalu banyak.
Pembelajaran Berbasis Proyek Membuat Ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk Meningkatkan Academic Skill pada Mahasiswa Para Mitta Purbosari
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.458 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p231-238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui bagaimana hasil media pembelajaran ensiklopedia IPA dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning) berdasar penilaian Dosen, 2). Mengetahui apakah media pembelajaran ensiklopedia IPA yang dihasilkan oleh mahasiswa dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning) dapat meningkatkan academic skill. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning) untuk medapatkan ensiklopedia IPA sehingga academik skill meningkat. Penelitian PTK ini dilaksanakan minimal 2 siklus utuk meningkatkan academic skill mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 PGSD Univet Bantara Sukoharjo mulai dari kelas A sampai F secara berkelompok untuk mengerjakan proyek dengan bantuan dosen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan diskriptif kualitatis. Hasil penelitian menunjukkan nilai academic skill pada siklus I dalam kategori kurang lengkap dan pada siklus II menjadi kategori lengkap. Sedangkan nilai ensiklopedia pada siklus I terdapat 67% memiliki nilai 75 dan 33% memiliki nilai 80. Pada siklus II 67% memiliki nilai 85 dan 33% memiliki nilai 90. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan bahwa, pembelajaran berbasis proyek membuat ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dapat meningkatkan Academic Skill pada mahasiswa S1 PGSD Semester 2 Tahun Akademik 2015/2016.
Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Integratif Subtema Hubungan Makhluk Hidup dalam Ekosistem Pendekatan Saintifik untuk Kelas 5 SD Tia Sekar Arum; Wahyudi Wahyudi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.04 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p239-250

Abstract

Buku pegangan siswa sebagai bahan ajar utama yang digunakan dalam proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 dinilai masih dangkal dan terkesan masih berdiri sendiri sebagai mata pelajaran. Diperlukan pengembangan berupa modul pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan saintifik pada subtema Hubungan Makhluk Hidup dalam Ekosistem. Modul dikembangkan dengan model desain pembelajaran ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa uji pakar, tes, dan nontes. Teknik tes yang digunakan adalah tes tertulis uraian singkat, teknis nontes yang digunakan adalah wawancara, angket, dan observasi. Keefektifan modul dianalisis menggunakan uji Paired-Samples T Test sedangkan kevalidan modul dianalisis menggunakan uji pakar. Hasil dari penelitian berupa modul pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan saintifik subtema Hubungan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem untuk kelas 5 SD. Modul terbukti valid berdasarkan uji pakar yang dilakukan. Penilaian validator aspek materi diperoleh rata-rata 3,96 dengan persentase 79,17%. Validator aspek media mendapat rata-rata 4 dengan persentase 80%. Modul terbukti efektif berdasarkan perbedaan pretest dan posttest pada taraf signifikansi 0,000. Rata-rata pretest sebesar 62,34 sedangkan rata-rata posttest sebesar 74,05. Keefektifan terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM. Sebanyak 75,61% siswa dinyatakan tuntas pada posttest sedangkan pada pretest jumlah siswa yang tuntas sebesar 34,15%.
Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan STAD Ditinjau dari Hasil Belajar Siswa Hanifah Kusumawati; Mawardi Mawardi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.569 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p251-263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achivement Division (STAD) pada siswa kelas 5 SD Gugus Singoprono 1 dan 3 Simo. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5B SDIT Al Falaah (SD swasta) dan SDN 02 Simo (SD Imbas) sebagai kelompok eksperimen 1, dan 5A SDIT Al Falaah (SD Swasta) dan SDN Putri (SD Imbas) sebagai kelompok eksperimen 2. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas model NHT dan STAD sebagai variabel bebas, hasil belajar sebagai variabel terikat, dan pretest sebagai variabel kovariat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen soal tes dan lembar observasi. Teknik analisis data hasil penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dan teknik statistik ANCOVA. Berdasarkan uji ANCOVA yang telah dilakukan terhadap skor posttest kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 diperoleh hasil F hitung sebesar 10,303, pada taraf signifikansi/probabilitas 0,002; oleh karena nilai probabilitas tersebut < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan pada siswa kelas 5 SD Gugus Singoprono 1 dan 3 dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran NHT dan STAD. Perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan tersebut didukung oleh perbedaan rerata dua sampel penelitian, dimana rerata hasil belajar pada penerapan model pembelajaran NHT sebesar 81, sedangkan rerata hasil belajar pada penerapan model pembelajaran STAD sebesar 74. Maknanya adalah bahwa perlakuan pembelajaran dengan model NHT memberikan dampak pada hasil belajar yang berbeda dan lebih tinggi daripada model pembelajaran STAD. Saran yang penulis ajukan berkenaan dengan hasil penelitian ini adalah guru dapat memilih model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran Matematika sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pelaksanaan Perilaku Sehat pada Anak Usia Dini di PAUD Purwomukti Desa Batur Kecamatan Getasan Apriliana Kuntoro Astuti
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.603 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p264-272

Abstract

Tumbuh berkembangnya anak usia dini yang optimal tergantung dari perilaku sehat yang dilakukan. Perilaku sehat yang diamati dalam penelitian ini adalah perilaku makan dan minum; perilaku terhadap kebersihan diri; perilaku terhadap kebersihan lingkungan; perilaku terhadap sakit dan penyakit; perilaku keseimbangan (olahraga yang rutin, istirahat dan tidur yang cukup). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sehat anak usia dini di PAUD Purwomukti, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kab. Semarang sebagai rekomendasi pada lembaga PAUD untuk bisa ditindaklanjuti, karena lembaga PAUD sebagai patner bagi orang tua murid harusnya melakukan edukasi tentang perilaku sehat bagi anak usia dini dan menjadi tempat kedua untuk melakukan pembiasaan perilaku sehat tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode survei, dilakukan melalui penyebaran angket secara langsung kepada 27 orang tua/wali murid PAUD Purwomukti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sehat anak usia dini di PAUD Purwomukti belum dilaksanakan dengan baik oleh peserta didik. Hal ini ditunjukan oleh perilaku yang berada dalam kriteria cukup diantaranya perilaku kebersihan lingkungan 58%, perilaku terhadap kebersihan diri 63% dan perilaku keseimbangan (kebutuhan tidur dan aktifitas) 65%. Sedang perilaku makan dan minum 75%; perilaku terhadap sakit dan penyakit 82% berada dalam kriteria baik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Berbantuan Media Interaktif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Agni Era Hapsari
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.178 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p1-9

Abstract

This study aimed to improve history learning achievement through the implementation of cooperative learning model NHT assisted interactive media. The method used in this research was a classroom action research by conducting two meetings in two cycles. The instrument used was questionnaire for the interview and questionnaire for observation of learning activities and achievement test. Data analysis techniques used was comparative descriptive method by comparing pre cycle and between cycles. The results of the study in the first cycle was the activity of 12 students or 40% in the high category, activity 9 students or 30% was in medium category and the activity of another 9 students or 30% was in lower categories. It was found that 24 students or 70% were mastery learning with average grade 62.25. In the second cycle, the activity of 24 students or 80% was in higher category, activity of 6 students or 20% was in medium category, and 0 student or 0% in lower categories. The average of learning achievement reached 85 with 30 students mastery learning or 100%. Based on the analysis and discussion of the research, it is concluded that the implementation of cooperative learning model NHT aided interactive media can improve student achievement.
Peran Jam Belajar Efektif Siswa di Sekolah Dalam Memoderatori Motivasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Darius Imanuel W
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.479 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p10-16

Abstract

Motivation is the mean or a process that can be used to affect someone in a positive way so that it can motivate a person to achieve learning outcomes. Learning hours is the time needed to do learning activities well in school. In this study, researcher was interested to know the effect of motivation on learning outcomes moderated by students’ effective hours in the school. Without motivation, the learning process will be difficult to be succesfully achieved. This quantitative research was conducted as a case study in high school science students. The study aimed to show an effective model for achieving better student learning outcomes. There were 32 high school science students who became sampled in this study. The data were collected through questionnaire and students’ test results. The result was processed and looking for the average by using SPSS. From the SPSS analysis, it was found that the learning motivation was valid and reliable with the value 0.775 and 0.795. Then, it is concludede that motivation model using students’ effective hours as a moderator can improve students’ learning outcomes in schools.
Manajemen Sarana Prasarana di Day Care Baby’s Home Salatiga Desi Kusumawati
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.304 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p17-25

Abstract

Day Care is one form of early childhood education in non formal education program that organize nurturing and social welfare of children from birth up to the age of 6 years. This study aimed to identify the suitability of existing infrastructure in Baby's Home day care with the ACT of Minister of Education and Culture No. 137 of 2014 Article 32 Paragraph 3; and to provide an overview why the planning, maintenance and inventory in Baby's Home day care were not optimal. This study was qualitative research. The subject was Baby's Home day care Salatiga. Technique of collecting data using interviews, observation and documents. Data were analyzed using Miles and Huberman Model. Data validation using triangulation technique of data. Facilities and infrastructure in Baby's Home day care which conform with ACT of Minister of Education and Culture No. 137 of 2014 Article 32 Paragraph 3 of were the area of land, space of activities inside and outside, hand washing facilities, showers and latrines, and access to health facilities. While things were not conform included the bedroom, dining room, and covered trash. The cause of the planning, maintenance and inventory of facilities and infrastructure have not optimally done because the plan was not carried out continuously, the lack of personnel to assist in the maintenance, and did not have the administrative staff specifically for inventory. Advice can be given to Baby's Home day care is to conduct procurement planning infrastructure on sleeping room, dining room and trash. In addition, the maintenance to existing infrastructure must be made as well as the inventory of infrastructure in order to facilitate the planning purchasing.
Model Pelatihan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Muhammadiyah Kartasura Tjipto Subadi; Dahroni Dahroni
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.737 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p26-34

Abstract

The study aimed to review and describe: 1) Coaching model of social sciences teacher in SMP Muhammadiyah Kartasura. 2) Test the validation of coaching model on social sciences teacher. This study used a qualitative approach of phenomenology. This study was conducted in SMP Muhammadiyah Kartasura, Sukoharjo district. The research design was classroom action research. The subject in this research were students, teachers, the principal. Data collection technique used observation, testing and interview. The interview process using theory of first and second order understanding. Data were analyzed using an interactive model included data reduction, data display, and conclusion. This study concluded that 1) Coaching Model of social sciences teacher in SMP Muhammadiyah Kartasura used modification lesson study approach. 2) Validation of the coaching model using two kinds of validation namely theory of validation and practice of validation.