cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 882 Documents
MANADO WEDDING RESORT “ WATERSCAPE ARCHITECTURE “ Mandulangi, Lucky; Rondonuwu, Dwight M.; Rate, Johannes Van
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v5i1.10735

Abstract

ABSTRAK Manado Wedding Resort adalah sebuah wadah yang melayani akan kebutuhan saat akan melaksanakan pernikahan maupun setelah pernikahan.Wadah ini nantinya akan menjadi alternatif pemecah masalah bagi pasangan kekasih yang ingin menikah atau untuk liburan setelah pasca pernikahan.Waterscape Architecture merupakan tema yang diambil untuk meningkatkan kualitas perancangan. Tema ini berfungsi sebagai bentuk pemanfaatan air pada arsitektur. Air dapat menciptakan suasana beragam yang berpengaruh pada perasaan dan suasana hati manusia baik itu dari efek visual maupun efek suara. Kota Manado sebagai kota yang dominan kaya akan unsur air memenuhi kriteria dalam penerapan tema, serta kota Manado sebagai kota pariwisata banyak menarik turis lokal dan interlokal menjadikan  kota Manado memiliki prospek lokasi yang tinggi dalam pembangunan resor. Kata kunci: Manado, Wedding, Resort, air
GEDUNG REKTORAT KAMPUS UNSRAT DI PANDU-WORI. ECO – ARCHITECTURE Gabriel, Rogi D.; MT, Surjono; Mandey, Johansen C.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17085

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dari manusia untuk menghadapi tuntutan pekerjaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pendidikan perguruan tinggi. Universitas Sam Ratulangi adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Sulawesi Utara. Universitas Sam Ratulangi telah berkembang. Saat ini Unsrat telah memiliki 11 Fakultas dan program Pasca Sarjana. Seiring dengan berkembangnya Unsrat, kebutuhan terhadap lahan untuk pengembangan fasilitas akan meningkat. Hal ini tidak dibarengi dengan ketersedian lahan Unsrat yang semakin terbatas.Berhubungan dengan urgensi ini pemprov berinisiatif untuk menyediakan lahan untuk kampus baru Unsrat di Pandu-Wori yang diikuti dengan pembuatan “Masterplan Pengembangan Kawasan Pendidikan di Pandu-Wori”.Dalam Perguruan Tinggi, tentu terdapat seorang pemimpin dari perguruan tinggi tersebut, yaitu Rektor beserta Jajarannya. Garis kepemimpinan ini memerlukan sarana untuk memfasilitasi kegiatan dan pekerjaannya sebagai pemimpin. Biasanya sarana Ini disebut Rektorat. Rektorat tidak hanya diperlukan oleh pemimpin perguruan tinggi tapi juga dibutuhkan oleh mahasiswa untuk kebutuhan administrasi dan sebagainya. Untuk itu Rektorat menjadi sesuatu yang penting dalam pembangunan Kawasan Perguruan TinggiPenerapan tema pada rancangan adalah berupa konsep desain arsitektural yang memerhatikan masalah energi dan berwawasan lingkungan yaitu Eco-Architecture. Dalam penerapan Eco-Architecture diharapkan arsitektur tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, melainkan dapat menyatu dengan lingkungan serta memberikan respon positif terhadap lingkungan tempat berdirinya. Selain itu bangunan yang menerapkan Eco-Architecture diharapkan menanggapi masalah energi dengan penggunaan energi yang bersifat terbarukan. Dari tema ini arsitektur diharapkan dapat mempengaruhi manusia untuk tidak merusak alam melainkan menjaga dan melestarikan sebagai warisan untuk keberlangsungan kehidupan manusia di masa mendatang.Kata Kunci : Kampus, Rektorat, Ekologi, Eco-Architecture.
SPORT CENTER DI KOTA MABA, MALUKU UTARA. Simbiosis Arsitektur Masrin, Subandrio La; Tinangon, Alvin J.; Lintong, Steven
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i2.21264

Abstract

Kota Maba sebagai Ibu Kota Kabupaten Halmahera Timur yang berkembang pesat memiliki masyarakat yang mempunyai apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan dunia olahraga. Olahraga sudah menempati posisi yang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur.Pembangunan Sport Center di Kota Maba dengan tema Symbiosis Arsitektur ini di harapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Halmahera Timur akan fasilitas olahraga secara terpadu yang di lengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya, selain itu juga dapat meningkatkan kebugaran fisik sekaligus berekreasi dan menambah pengetahuan di bidang olahraga.Pada dasarnya objek perancangan merupakan penggabungan dari dua aspek yang memiliki satu tujuan berhubungan dengan petualangan alam dan dua tipe bangunan yang berbeda fungsi. Fungsi olahraga digabungkan dengan tempat olahraga yang berfungsi sebagai penunjang berolahraga dan latihan sebelum memulai kegiatan berolahraga yang sesuai dengan kebutuhan yang ada di Kota Maba,Kabupaten Halmahera Timur.Kata kunci: Sport center di kota maba, maluku utara, simbiosis arsitektur
KANTOR WALIKOTA MANADO DI MAPANGET, MANADO. Arsitektur Simbolisme Pelealu, Veronica L.; Kindangen, Jefrey I.; Rogi, Oktavianus H. A.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17280

Abstract

Kota Manado merupakan ibu kota Sulawesi Utara, kota Manado yaitu kota yang sedang berkembang.             Kantor walikota Manado menerapkan pendekatan tematik Architekture Simbolisme. Melalui pendekatan tematik tersebut objek diharapkan dapat menghadirkan bangunan yang  mencerminkan kehidupan maupun identitas tersendiri bagi Kota Manado dan juga menghadirkan suatu bentuk arsitektural yang menjadikan sebagai icon atau symbol dari kota Manado itu sendiri, dalam bangunan maksimal tidak hanya kualitas (fungsi) tapi juga kuantitas (estetika). Dalam perancangan ini, objek dituntut agar mampu mengoptimalkan perkembangan kota Manado dalam kawasan perkantoran dalam menjalankan kepemimpinan, serta tugas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.Kata kunci : Kantor Walikota Manado, Arsitektur Simbolisme. 
REDESAIN PERPUSTAKAAN UMUM PROVINSI SULAWESI UTARA. Arsitektur Hibrida Bella A. C. Korompis; Roosje J. Poluan; Sonny Tilaar
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i1.24623

Abstract

Penduduk Indonesia saat ini mencari suatu informasi apapun sudah langsung menggunakan aplikasi situs pencari seperti Google yang sekali ketik muncul ratusan, ribuan bahkan jutaan hit yang ditemukan. Sehingga membuktikan bahwa masyarakat seolah-olah meninggalkan perpustakaan karena didukung dengan teknologi yang memberikan informasi secara instant dan cepat. Padahal perpustakaan itu sendiri sudah ada dimasing-masing kota di Indonesia, terlebih khusus di Manado. Kota Manado memiliki 2 perpustakaan, salah satunya adalah Perpustakaan Umum Provinsi Sulawesi Utara. Namun kondisi eksisting perpustakaan juga tidak memadai dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Sehingga dari beberapa faktor tersebut maka diperlukan adanya perancangan kembali terhadap perpustakaan ini, atau disebut juga Redesain Perpustakaan Umum Provinsi Sulawesi Utara. Dengan tujuan untuk mampu menghadirkan fungsi baru yaitu perpustakaan digital sehingga akan digabungkan dengan perpustakaan konvensional menjadi perpustakaan hibrida, sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat serta dapat menarik minat masyarakat milenial dan meningkatkan kualitas membaca sesuai dengan visi dan misi Kota Manado. Kata kunci : Redesain, Perpustakaan Umum, Hibrida, Kota Manado
FASILITAS REKREASI AIR “FLOATING ARCHITECTURE” Baso, Fransisca P. Y.; Erdiono, Deddy; Sela, Rieneke L. E.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.14841

Abstract

Fasilitas Rekreasi Air adalah suatu sarana yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan akan suatu fasilitas yang bisa menjadi tempat untuk menyegarkan pikiran dan tempat untuk bersosialisasi. Tema yang diangkat adalah Floathing Architecture, yang dipakai untuk struktur bagunan. Dengan menghadirkan objek wisata ini kiranya bisa memenihi kebutuhan wisatawan dan menghadirkan objek arsitektural yang belum ada di SULUT, dan menampilkan sesuatu dengan wajah yang baru. Metode perancangan meliputi 3 pendekatan yaitu pendekatan tipologi objek, pendekatan tapak dan pendekatan tematik. Fasilitas-fasilitas rekreasi air yang akan dihadirkan ditinjau dari segi fungsi utama yaitu Fasilitas rekreasi yang berhubungan dengan air, seperti waterpark, kolam arus, tempat pemancingan ikan, watersport, dari segi fungsi penunjang dalam kegiatan rekreasi/hiburan, management, dan pelayanan yaitu restaurant, gasebo, taman, kantor pengelola, wc umum, parkir, gudang, pos jaga masuk/keluar kendaraan dan loket-loket tiket untuk fasilitas rekreasi/hiburan, tempat spa, resort dan convention hall. Kata kunci : Fasilitas, Rekreasi, Air, Floating Architecture.
MINAHASA TENGGARA FOOTBALL STADIUM. Metaphore Architecture Manawan, Andrew A.; Tinangon, Alvin J.; ., Suryono
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.19209

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan peningkatan kesehatan yang rekreatif sebagai bagian dari pendidikan menuju sportivitas, disiplin, dan prestasi. Citra bangsa yang positif dapat dinilai melalui prestasi olahraga dari bangsa tersebut. Pembinaan olahraga tentu saja tidak terlepas dari adanya sarana prasarana yang representatif. Pengadaan sarana prasarana yang baik akan mendukung pembinaan dan pelatihan para atlit, serta sebagai sarana yang rekreatif bagi masyarakat umum.  Khususnya untuk olahraga Sepakbola di Minahasa Tenggara memiliki minat dan animo yang cukup tinggi. Guna lebih mengembangkan potensi masyarakat Minahasa Tenggara pada olahraga sepak bola maka perlu disediakan wadah yang akan memberikan kenyamanan dan keamanan sehingga dapat menunjang kegiatan ini. Dengan adanya “Minahasa Tenggara Football Stadium” di harapkan dapat memenuhi kegiatan dan kebutuhan tersebut. Metaphor Architecture merupakan tema yang diambil untuk meningkatkan kualitas gagasan desain. Tema ini befungsi sebagai titik berangkat sekaligus sebagai koridor dalam pengambilan keputusan desain. Metaphor Architecture sebuah gaya bahasa arsitektur yang membawa, memindahkan dan menerjemahkan kiasan suatu objek ke dalam bentuk bangunan (ruang tiga dimensi).Burung Manguni adalah ide bentuk  yang diambil sebagai rupa awal yang akan menjadi patokan pengaplikasian tema dalam rancangan. Hasil rancangan yang ada diolah terus menerus dengan mengatasi kekurangan-kekurangan pada rancangan sebelumnya hingga menghasilkan objek rancangan yang tepat dan sesuai dengan maksud dan tujuan perancangan. Kata kunci : Minahasa Tenggara, Football Stadium, Metaphor Architecture
GRAHA PEMUDA DAN REMAJA DI MANADO “PLURALISME DALAM GUBAHAN BENTUK DAN RUANG ARSITEKTURAL” S, Sahril; Betteng, Luther; Makainans, Indradjaja
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v4i1.9178

Abstract

Salah satu agenda besar kehidupan berbangsa dan bernegara dalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan membangun kesejahteraan hidup bersama seluruh warga Negara dan umat beragama. Melihat kondisi lokal kota Manado saat ini sangat memprihatinkan, stabilitas keamanan di kota Manado patut dipertanyakan dan menjadi tanggung jawab kita bersama selaku masyarakat Manado. Kasus pembunuhan dan penggunaan senjata tajam semakin meningkat dan sangat meresahkan masyarakat. Manado yang dikenal dengan semboyan Torang Samua Basudara kini tergugah eksistensinya ditengah maraknya kasus pembunuhan. Setelah diidentifikasi, diantara berbagai kasus tersebut ternyata sebagian besar pelaku pembunuhan dan penggunaan senjata tajam adalah para (pemuda) dan (remaja) yang rata-rata sebahagian besar sudah putuhs sekolah dan dibawah pengaruh minuman keras. Ada beberapa pendekatan yang perlu dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi terjadinya kasus kasus diatas. Salah satu pendekatan yaitu pembinaan mental yang bebrbasis Religius. Berkaca dari kasus-kasus inilah, maka dipandang perlu untuk membuat suatu wadah/bangunan (graha) yang mampu mengakomodir dan membingkai meraka semua dalam suatu kesepahaman dan semngat (pluralisame) guna terwujudnya sutu tatanan masyarakat yang lebih baik dan berguna bagi nusa dan bangsa. Kata Kunci:GrahaPemuda dan Remaja, Pluralisme, Bentuk dan Ruang Arsitektural  
GALERI SENI DI KOTA MANADO. Arsitektur Ekspresionisme Gloria J. Mononimbar; Sonny Tilaar; Ricky M. S. Lakat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.25553

Abstract

ABSTRAKDi kota Manado terdapat banyak sanggar-sanggar dan komunitas seni. Kenyataannya, banyak jenis karya seni yang ada di kota Manado,  belum tersedia wadah yang menampung seluruh aktifitas seni yang ada. Olehnya, perlu dihadirkan sebuah Galeri Seni di Manado dimana masyarakat dapat mempelajari, mempertunjukkan, mempertahankan, dan mengembangkan seni seiring dengan zaman yang terus berjalan. Desain Galeri Seni telah banyak dilakukan oleh para Arsitek. Namun, mendesain Galeri Seni dengan tema Arsitektur Ekspresionisme belum banyak. Desain ini memadukan ekspresionisme dalam konsep-konsep kearifan lokal yang menghasilkan desain yang berkarakter. Tujuan Galeri Seni ini didesain dengan Tema Arsitektur Ekspresionisme yang menerapkan ciri dan nilai dari ekspresionisme ke dalam rancangan. Tema akan diterapkan pada bentuk, fasad, material, ruang dalam maupun ruang luar. Ekspresi objek adalah bentuk yang bebas serta tidak monoton dan kaku, cat yang menunjukkan pola-pola yang berbeda warna namun terlihat ekspresif dan menyatu. Kata Kunci : Kota Manado, Galeri Seni, Ekspresionisme, Arsitektur
STASIUN KERETA API TRANS SULAWESI DI MOLIBAGU. Folding Architecture Sidadu, Febrianto; Rate, Johannes Van; Karongkong, Hendriek H.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.16691

Abstract

Stasiun Kereta Api Trans-Sulawesi di Molibagu adalah sebuah prasarana transportasi bagi calon para penumpang digunakan sebagai tempat untuk menunggu atau menurunkan penumpang bagi pengguna jasa kereta api yang melintasi jalur Trans - Sulawesi di Molibagu. Molibagu terletak tepat berada di tengah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang merupakan ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Perhubungan Tahun 2015 -2019, Molibagu merupakan daerahyang akan di lalui oleh jalur kereta api Trans - Sulawesi.Folding architecture sebagai tema perancangan merupakan suatu proses menghasilkan bentukan dalam desain arsitektur yang pada intinya bereksperimen untuk menghasilkan suatu bentuk konfigurasi melalui suatu proses lipatan. Penerapannya ke dalam perancangan arsitektur menggunakan metode proses lipat, potong, tekan.Kata Kunci : Molibagu, Stasiun kereta api, Folding.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue