cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 882 Documents
ISLAMIC CENTER DI KOTA MANADO. Arsitektur Metafora Rafiq Adam; Rachmat Prijadi; Johansen C. Mandey
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.25055

Abstract

Islamic Center marupakan tempat atau wadah dimana seluruh kegiatan yang berlandaskan keislaman dilakukan dan dikembangkan. Banyaknya umat muslim yang ada  di Kota Manado, Sulawesi Utara. sehingga Masalah yang timbul adalah tidak adanya tempat yang sesuai guna mengakomodir fasilitas yang dibutuhkan dalam membantu perkembangan dari masyarakat muslim yang ada. Selain itu juga masalah yang timbul adalah bagaimana merancang bangunan Islam terpusat yang bisa menyatukan berbagai kegiatan dan silaturahmi antar sesama umat muslim dengan penerapan tema Arsitektur Metafora  pada perancangan. Islamic Center bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya berbagai komunitas umat muslim, tetapi juga sebagai sarana yang bisa mempererat nilai ukhuwah dan merupakan bagian dari bentuk toleransi yang ada di kota Manado. Tujuan dan sasaran perancangan terciptanya Islamic Center di Kota manado dimana objek ini nantinya menjadi sarana masyarakat muslim kota Manado dalam mendukung dan mengembangkan  berbagai kegiatan Islam kedepannya dengan penerapan bangunan berdasarkan tema Arsitektur Metafora. Metode perancangan menggunakan metode Glass Box berdasarkan pendekatan tipologi objek, pendekatan tematik, dan pendekatan tapak dan lingkungan yang kemudian dilakukan pengambilan data, kemudian dianalisis, konsep, hasil perancangan.Hasil perancangan berupa desain Site Plan, Lay Out, Tampak Tapak, Potongan Tapak, Tampak Bangunan, Potongan Bangunan, Utilitas Bangunan, Utilitas Tapak, Perspektif, Interior dan eksterior bangunan, Struktur bangunan, detail Struktur dan Utilitas yang mengacu pada tema perancangan Arsitektur metafora.Kata kunci: Islamic Center Di Kota Manado, Arsitektur Metafora
OFFICE PARK DI MANADO (UNFOLDING ARCHITECTURE) Mailoor, Felicia M.; Siregar, Frits O. P.; Karongkong, Hendriek H.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15651

Abstract

Kebutuhan akan fasilitas-fasilitas penunjang perdagangan dan jasa di Sulawesi Utara menyebabkan perlunya suatu sarana atau wadah yang dapat menampung dan mengorganisir serta mengembangkan kegiatan dalam bidang perkantoran atau bisnis di Kota Manado. Semakin berkurangnya ruang terbuka hijau di tengah kota, menjadi salah satu fasilitas yang dibutuhkan dalam perkembangan pembangunan yang terjadi di Kota Manado dewasa ini. Ditinjau dari hal diatas maka Kota Manado memerlukan sarana atau wadah yang dapat mengembangkan kegiatan perkantoran, maka dihadirkan Office Park sebagai wadah atau sarana yang dapat mengorganisir kegiatan perkantoran dan perniagaan dengan fasilitas-fasilitas pendukung. Dengan menghadirkan “park” dalam objek, akan menghadirkan nuansa yang baru dalam pembangunan objek sejenis dan dapat berkontribusi pada pembangunan daerah hijau di tengah kota. Tema Unfolding Architecture akan dipakai sebagai acuan dan strategi perancangan. Dengan menghadirkan bentuk yang meliuk pada bentuk objek memberikan daya tarik yang lain dari bentuk objek yang sama pada umumnya dan dapat menghadirkan bentuk objek yang lebih atraktif.Kata Kunci: Office, Park, Unfolding.
PUSAT HEWAN PELIHARAAN DI KOTA MANADO. Arsitektur Biomimetik Hartono, Gabrielle D. A.; Egam, Pingkan P.; Sembel, Amanda S.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.20448

Abstract

Hewan peliharaan telah menjadi bagian dari hidup manusia sejak masa lampau. Masyarakat modern mulai menempatkan hewan peliharaan pada posisi yang hampir sama dengan manusia. Potensi dan manfaat yang dimiliki oleh hewan peliharaan dalam berbagai bidang dan aspek kehidupan membuat hewan peliharaan tidak lagi dipandang hanya sebatas sebagai peliharaan. Dalam beberapa tahun terakhir, di Kota Manado sendiri hewan peliharaan jenis anjing dan kucing sudah mulai menjadi hal yang diminati masyarakat luas. Sayangnya tingginya minat masyarakat terhadap hewan peliharaan tidak diimbangi oleh ketersediaan fasilitas yang mampu mewadahi aktivitas sekaligus memenuhi kebutuhan hewan peliharaan. Penyediaan fasilitas wadah aktivitas dan pemenuhan kebutuhan hewan peliharaan dan pemiliknya sangatlah penting. Perawatan hewan peliharaan harus dilakukan dengan penanganan khusus dan sesuai yang didukung oleh fasilitas yang memadai.Pusat Hewan Peliharaan di Kota Manado berupa kawasan rekreasi yang menghadirkan tiga fasilitas utama dengan fungsi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan menempatkan hubungan antara aktivitas manusia dan hewan peliharaan sebagai fokus utama, yaitu fungsi foster yang melingkupi fungsi perdagangan serta hunian dan perawatan fisik hewan peliharaan terlantar, fungsi care yang melingkupi pelayanan informasi dan kesehatan hewan peliharaan berpemilik, serta fungsi community yang mewadahi aktivitas outdoor hewan peliharaan, pemiliknya, dan masyarakat umum pengguna objek rancangan. Perancangan objek yang berkaitan dengan hewan peliharaan memiliki beberapa persyaratan dan batasan agar hewan peliharaan tidak hanya diberikan wadah begitu saja namun melalui wadah ini juga dapat meningkatkan kualitas aktivitas yang berlangsung di dalamnya.Alam sangat berpengaruh bagi kondisi fisik dan psikologis manusia maupun hewan peliharaan. Arsitektur Biomimetik adalah desain arsitektur yang menjadikan alam sebagai model dalam perancangannya; berfokus pada bentukan-bentukan alam dan proses yang terjadi di dalamnya. Perpaduan tema perancangan Arsitektur Biomimetik dengan objek rancangan melalui implementasi kriteria-kriteria biologis dapat menghasilkan pengaruh positif bagi pengguna, lingkungan sekitar, maupun objek rancangan itu sendiri dimana dapat menciptakan sebuah harmoni dan keseimbangan antara semua aspek dan pihak yang terlibat dengan keberadaan objek rancangan. Kata Kunci : Alam, Arsitektur Biomimetik, Hewan Peliharaan
PUSAT KEBUDAYAAN JAWA-TONDANO DI MINAHASA. Eco-Culture Design Lombogia, Cybil A.; Rengkung, Joseph; Wuisang, Cynthia E. V.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i2.20836

Abstract

Jawa Tondano adalah hasil dari pembauran suku antara Jawa dan Minahasa yang sampai saat ini masih ada dan berkembang. Masyarakat Jaton mempertahankan eksistensinya lewat kegiatan – kegiatan sosial seperti festival seni dan budaya. Pusat Kebudayaan Jawa Tondano di Minahasa hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan wadah dalam menyalurkan kegiatan sosial dan untuk melestarikan budaya Jaton. Perancangan didasarkan pada pendekatan Eco Culture yang merupakan salah satu logika dari Sustainable Architecture. Konsep perancangan arsitektur yang menitikberatkan pada kondisi lingkungan dan budaya lokal. Nilai budaya ini diekspresikan lewat transformasi dan penerapan dari teknik konstruksi tradisional, tipologi bangunan dan pola hubungan ruang yang ada. Metode perancangan dengan pengumpulan data melalui studi literatur, studi komparasi dan survey kondisi eksisting tapak. Sedangkan pengolahan data pada analisis dan sintesis dilakukan berdasarkan 5 kriteria strategi perancangan Eco Culture. Kedepannya, objek Pusat Kebudayaan Jawa Tondano dapat diterapkan konsep ekologi dan budaya secara bersamaan dan untuk pembangunan yang berkelanjutan tanpa menghilangkan unsur lokal daerah. Kata kunci      : pusat kebudayaan, budaya Jaton, Eco Culture, Kampung Jawa
MANADO PRESS TOWER (High-rise Building dengan Pendekatan Ekspresi Struktur) Karamoy, Megawati; MT, Surjono; Punuh, Claudia S.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17100

Abstract

Kebutuhan informasi bagi masyarakat mendasari perancangan sebuah bangunan kantor pers yang mewadahi kegiatan jurnalistik. Keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pers pun tidak perlu diragukan lagi dengan melihat contoh-contoh perusahaan lokal maupun internasional yang memperoleh keuntungan yang besar. Oleh karena itu, penulis mengangkat tema High-rise Building dengan pendekatan ekspresi struktur, dimana ketinggian bangunan sangat menunjang bagi proses transmisi informasi dan penyiaran oleh kantor pers. Sistem bangunan tinggi yang sangat memperhatikan penggunaan struktur pun dimanfaatkan untuk merancang bangunan tinggi dengan bentuk-bentuk struktural yang tidak monoton, namun dapat berekspresi.Proses perancangan objek tersebut menggunakan proses desain generasi II menurut John Zeisel yang terdiri dari dua fase. Fase pertama, yaitu pengkajian terhadap tipologi objek, tapak, dan lingkungan serta tema yang diangkat. Ketiga data tersebut dianalisa dan menciptakan sinkronisasi yang baik antara objek, tema, dan tapak. Dilanjutkan dengan fase kedua, yaitu siklus Image-Present-Test, dimana siklus yang keluar dievaluasi berdasarkan kriteria perancangan dari teori Geofrey Broadbent kemudian berlanjut ke siklus II dan seterusnya sebagai upaya untuk menutupi kekurangan kualitas desain siklus sebelumnya.Gubahan bentuk Manado Press Tower memiliki konsep bentuk yang diputar untuk menciptakan bentuk aerodinamis dengan struktur diagrid yang membungkus bangunan sebagai aplikasi dari tema, yaitu High-rise Building dengan pendekatan ekspresi struktur.Kata Kunci : kantor pers, High-rise Building, ekspresi struktur
STADION SEPAK BOLA DI TOBELO. Ekspresi Struktur pada Bangunan Trajuman, Rendi W.; Rate, Johannes Van; Takumansang, Esli D.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i2.21876

Abstract

Olahraga adalah salah satu kegiatan manusia untuk menjaga kebugaran tubuh. Pada era sekarang ini olahraga sepak bola pun mulai diminati kembali. Dapat dilihat dari perkembangan yang ada dibeberapa daerah saat ini termasuk Kabupaten Halmahera Utara. Kota Tobelo yang merupakan ibukota Kabupaten Halmahera Utara, sebagai kota yang sedang berkembang, yaitu bertambahnya jumlah penduduk dan semakin berkembangnya pembangunan maka bertambahnya juga pemain-pemainnya atau peminat olahraga sepak yang ada di Tobelo. Maka tentunya harus diimbangi dengan menghadirkan fasilitas-fasilitas untuk Masyarakat sebagai pelengkap ataupun sebagai sarana bagi masyarakatnya untuk bisa mengembangkan potensi diri serta berkreasi dan sebagai fasilitas-fasilitas yang di banggakan. Dalam bidang olahraga, tentunya juga harus ditingkatkan kualitas dan mutu dari sarana dan prasarana dari olahraga itu sendiri. Perancangan stadion sepak bola di Kota Tobelo dengan mengankat tema “Ekspresi struktur pada bangunan” diharapkan bangunan ini menjadi icon yang modern di kota Tobelo. Kata kunci: Stadion Sepak Bola, Tobelo, Ekspresi Struktur pada bangunan..
HOTEL RESORT DI RATATOTOK KABUPATEN MINAHASA TENGGARA. Sustainable Architecture Momuat, Yudha J. R.; Kindangen, Jefrey I.; Tungka, Aristotulus E.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17626

Abstract

Ratatotok merupakan salah satu kecamatan berkembang yang berada di Minahasa Tenggara. Dimana Ratatotok memiliki banyak objek wisata baik itu wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya dan tak kalah wisata bahari yang begitu menakjubkan. Semuanya itu bisa memajukan dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya wilayah Ratatotok. Salah satunya objek wisata pantai Lakban. Pengembangan serta Peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi prioritas utama dalam program pemerintah. Untuk itu hotel resort dihadirkan menjadi fasilitas pendukung yang dapat menunjang serta mampu meningkatkan potensi wisata pantai Lakban. Pemilihan tema Sustainable Architecture digunakan agar mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas arsitektural secara fisik baik dalam penggunaan material, teknologi serta energi yang terbarukan. Rancangan hotel resort di Ratatotok dengan tema sustainable architecture diharap mampu menjaga lingkungan alam sekitar yang dapat membantu kehidupan manusia di masa yang akan datang.Kata kunci : Ratatotok, Hotel Resort, Sustainable Architecture
PERPUSTAKAAN UMUM MULTIMEDIA DI MANADO. Folding Architecture Mario Y. Maturbongs; Windy Mononimbar; Julianus A. R. Sondakh
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.25046

Abstract

Perkembangan teknologi multimedia di era digital ini semakin pesat. Disadari bahwa perkembangan teknologi menjadi salah satu indikator penentu meningkatnya daya saing daerah, namun harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusianya sehingga dibutuhkan fasilitas yang dapat mewadahi pengembangan teknologi sekaligus sumber daya manusia yang ada. Perpustakaan merupakan suatu wadah yang berfungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan. Gedung perpustakaan saat ini tersingkir akibat hadirnya teknologi semakin canggih yang berdampak pada menurunnya animo masyarakat keperpustakaan.oleh sebab itu penulis ingin menghadirkan perpustakaan umum multimedia di mana masyarakat kota manado bisa memperoleh informasi bukan lagi dengan buku saja ,tetapi melalui teknologi multimedia yang bukan hanya bersifat informatif dan edukatif,tetapi juga bersifat rekreatif. Dengan pendekatan Folding Architecture atau arsitektur folding ini. Perpustakaan Umum di Manado ini perancangan dan penerapannya pada bentuk bentuk dilandasi dengan menggunakan karakter kertas dan mengubahnya/mentransformasikannya melalui proses lipat, potong, ditekuk, sehingga menghasilkan bentukan arsitektur yang di inginkan.  .  Kata Kunci : perpustakaan umum,Multimedia,Folding architecture dan Manado.
HOTEL RESORT TEPI PANTAI di LIKUPANG TIMUR. “PENDEKATAN DESAIN ARSITEKTUR BIOMORFIK” Todingan, Ripka T.; Rengkung, Michael M.; Rompas, Leidy M.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15370

Abstract

Likupang Timur merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dan menjadi satu dari sebelas Kabupaten di Minahasa Utara.Pariwisata di Likupang Timur mempunyai prospek yang baik dan masih dapat dikembangkan secara lebih optimal. Objek wisata yang beragam menjadi salah satu potensi dalam sektor pariwisata di Likupang Timur sehingga tergolong primadona dalam menghasilkan devisa Negara. Keindahan yang menakjubkan dari pulau-pulau dan pantai-pantai yang terdapat di Sulawesi Utara diprediksi akan semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Penekanan desain pada hotel resort ini adalah arsitektur biomorfik yang mengambil ide-ide bentukan dari makhluk hidup di alam yang kemudian diterapkan pada denah, ornament, bentuk jendela atau pintu, bentuk atap, material dan warna. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai Hotel Resort, tipe dan syarat hotel, sejarah dan perkembangan hotel, pedoman perencanaan hotel resort dan tinjauan arsitektur biomorfik.Akhirnya, seluruh hasil kajian dituangkan dalam bentuk program ruang dan konsep-konsep perancangan yang diaplikasikan ke dalam desain yang dipresentasikan ke dalam bentuk gambar-gambar arsitektur. Kata Kunci : Biomorfik, Hotel, Likupang Timur, Resort.
OCEANARIUM DI MANADO. Arsitektur Ikonik Taroreh, Julio B.; ., Sangkertadi; Moniaga, Ingerid L.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.19309

Abstract

Kota Manado adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki keindahan bawah laut yang sangat indah dan menarik. Untuk menikmati keindahan tersebut sebagian orang menikmati dengan cara menyelam dan snorkeling. Namun sebagian orang yang ingin menikmati keindahan bawah laut tersebut dibatasi oleh keahlian menyelam serta snorkeling yang kurang dan keterbatasan fisik serta umur.  Tujuan perencanaan ini diantaranya menghadirkan objek wisata bawah laut di kota Manado, menciptakan fasilitas bawah laut yang bersifat rekreasi dan edukasi, serta mengembangkan tingkat pariwisata khususnya alam bawah laut di Manado.Metode perancangan dengan pendekatan fungsi aspek utama yaitu pendekatan tematik, tipologi objek dan analisis tapak serta lingkungannya.Hasil perancangan Oceanarium di Manado ini menggunakan konsep “Arsitektur Ikonik” dimana penerapan perancangan bangunan yang berskala besar serta bentuk yang atraktif dan menciptakan bangunan sebagai ikon kota Manado. Kata Kunci: Oceanarium, Manado, Arsitektur Ikonik

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue